NEW
Font size
WorksheetsJumlah Fi'liyyah
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Apa yang mendefinisikan "Jumlah Fi'liyyah" dalam tata bahasa Arab?
Sebuah kalimat yang dimulai dengan kata benda.
Sebuah kalimat yang dimulai dengan kata kerja.
Sebuah kalimat yang menggambarkan keadaan.
Sebuah kalimat yang hanya mengandung kata benda yang tepat.
Verba (Fi'il) dikategorikan menjadi dua jenis berdasarkan kebutuhan mereka akan objek. Apa saja dua jenis tersebut?
Fi'il Madhi dan Fi'il Mudhari'
Fi'il Amr dan Fi'il Nahy
Fi'il Lazim dan Fi'il Muta'addiy
Fi'il Majhul dan Fi'il Ma'lum
Apa pola tata bahasa yang benar untuk kalimat yang menggunakan "Fi'il Lazim"?
Verba + Objek
Verba + Subjek + Objek
Verba + Subjek
Subjek + Verba
Ketika membentuk kalimat dengan "Fi'il Lazim", apa aturan pertama mengenai kata kerja dan subjeknya (Fa'il)?
Kata kerja harus selalu maskulin, terlepas dari jenis kelamin subjek.
Kata kerja harus selalu feminin, terlepas dari jenis kelamin subjek.
Kata kerja harus sesuai dengan jenis kelamin subjeknya.
Jenis kelamin kata kerja tidak relevan dengan jenis kelamin subjek.
Apa aturan kedua mengenai bentuk kata kerja (Fi'il) dalam "Jumlah Fi'liyyah" dengan "Fi'il Lazim"?
Kata kerja harus selalu dalam bentuk jamak.
Kata kerja harus selalu dalam bentuk dual.
Kata kerja harus selalu dalam bentuk tunggal.
Bentuk kata kerja harus sesuai dengan jumlah subjek.
Apa aturan kunci untuk kata kerja (Fi'il) dalam Jumlah Fi'liyyah (kalimat verbal) dengan kata kerja intransitif (Fi'il Lazim)?
Kata kerja harus sesuai dengan jumlah subjek (tunggal, dual, jamak).
Kata kerja harus selalu dalam bentuk tunggal.
Kata kerja harus selalu dalam bentuk jamak.
Kata kerja harus selalu dalam bentuk dual.
Ketika subjek tunggal (Fa'il Mufrad) berada dalam keadaan Rafa', apa tanda karakteristiknya?
Dhammah
Alif
Waw
Kasrah
Jika subjek (Fa'il) dalam Jumlah Fi'liyyah berada dalam bentuk dual (Mutsanna) atau bentuk jamak (Jamak), bentuk apa yang harus dipertahankan oleh kata kerja (Fi'il)?
Kata kerja harus tetap dalam bentuk tunggal.
Kata kerja harus berubah menjadi bentuk dual.
Kata kerja harus berubah menjadi bentuk jamak.
Kata kerja harus sesuai dengan jumlah subjek.
Ketika jamak taksir (broken plural) merujuk pada objek tak bernyawa (Lighairil 'Aqil) dan berfungsi sebagai subjek (Fa'il), bentuk apa yang harus diambil oleh kata kerja (Fi'il)?
Maskulin tunggal (Mufrad Mudzakkar)
Feminim tunggal (Mufrad Muannats)
Maskulin jamak (Jamak Mudzakkar)
Feminim jamak (Jamak Muannats)
Ketika jamak taksir (Jamak Taksir) merujuk pada makhluk rasional (Lil 'Aqil) dan berfungsi sebagai subjek (Fa'il), bentuk apa yang harus diambil oleh kata kerja (Fi'il)?
Selalu tunggal feminin (Mufrad Muannats).
Selalu tunggal maskulin (Mufrad Mudzakkar).
Selalu jamak, terlepas dari gender.
Tunggal, sesuai dengan gender subjek.
