WorksheetsTO KIMKLIN
Total questions: 39
Worksheet time: 39mins
Name
Class
Date
1.
Seorang petugas laboratorium sedang melakukan pemeriksaan berat jenis urine.Suhu tera pada urinometer tercantum 20OC, suhu ruangan sebesar 32OC, nilai berat jenis urine sementara sebesar 1,015. setelah itu dilakukan perhitungan untuk mengetahui berat jenis sebenarnya. Berapakah nilai pada kasus diatas?
a)
A. 1.015
b)
B. 1.016
c)
C. 1.017
d)
D. 1.018
e)
E. 1.019
2.
Seorang dokter ingin mengetahui hasil pemeriksaan keton urine dari pasien yang menderita diabetes mellitus. Seorang ATLM untuk melakukan pemeriksaan di laboratorium dengan penambahan larutan amoniak pekat pada sampel. Hasil pemeriksaan yang didapatkan positif keton yang ditunjukkan dengan terbentuknya cincin ungu.Apa metode yang digunakan dalam kasus tersebut?
a)
a. Esbach
b)
b. Gerhard
c)
c. Harrison
d)
d. Rothera
e)
e. Schlesinger
3.
Seorang ATLM menerima rujukan pemeriksaan urine rutin atas indikasi infeksi saluran kemih. Hasil pemeriksaan kimia urine menunjukkan hasil nitrit dan leukosit esterase positif Pada pemeriksaan mikroskopis urine, kemungkinan unsur apakah yang positif ?
a)
A Bakteri dan leukosit
b)
B Eritrosit dan protein
c)
C Darah dan nitrit
d)
D Darah dan protein
e)
E Leukosit esterase dan protein
4.
Seorang ATLM melakukan pemeriksaan urin lengkap dari sampel urin pagi pasien wanita. Pemeriksaan tersebut dilakukan menggunakan metode dipstick diperoleh hasil sebagai berikut: Reaksi apa yang terbentuk jika hasil konfirmasi kimia urin tersebut sama dengan hasil metode dipstick?
a)
a. Menggumpal
b)
b. Jernih tidak ada kekeruhan
c)
c. Kekeruhan jelas (berbutir-butir)
d)
d. Kekeruhan jelas dan berkeping-keping
e)
e. Kekeruhan sedikit (tanpa butir-butir)
5.
Seorang ATLM menerima sampel feses dari pasien dengan gejala diare, sembelit, berat badan turun tanpa sebab yang jelas, perdarahan pada eutro (bagian ujung usus besar) dan buang air besar berdarah. Diagnosis dokter menyatakan pasien terindikasi menderita kanker usus besar. Apa pemeriksaan faeces yang mendukung diagnosis pada kasus diatas ?
a)
A Tes lemak tinja
b)
B Tes darah samar
c)
C Tes neutrophil
d)
D Tes serat makanan
e)
E Tes elastase
6.
Seorang ATLM sedang melakukan preparasi sampel untuk pemeriksaan feses. Sedikit feses dibuat menjadi lapisan tipis pada sebuah objek glass dengan penambahan reagen lugol. Pemeriksaan akan dilakukan untuk menilai adanya sisa makanan karena adanya gangguan pencernaan pada pasien. Pemeriksaan apakah yang akan dilakukan pada sampel tersebut ?
a)
A. Lemak
b)
B. Amilum
c)
C. Protein nabati
d)
D. Protein hewani
e)
E. Sel-sel darah
7.
Dokter meminta petugas ATLM untuk melakukan pemeriksaan sampel feses seorang balita berusia 3 tahun dengan keluhan nyeri perut tanpa adanya perdarahan. Hasil pemeriksaan mikroskopis menunjukkan terdapat butir-butir merah jingga (++) dengan pengecatan Sudan III. Unsur sedimen apakah yang paling mungkin ditemukan pada kasus tersebut?
a)
A. Lemak
b)
B. Protein
c)
C. Eritrosit
d)
D. Sel epitel
e)
E. Karbohidrat
8.
Seorang laki-laki berusia 35 tahun mengeluhkan defekasi disertai darah. Dugaan sementara menurut dokter yang menanganinya, pasien tersebut mengalami gangguan pencernaan. Saat dilakukan tahapan pemeriksaan, ATLM yang menangani pemeriksaan darah samar feses tersebut menggunakan metode Benzidine Basa, dimana tahapan pertama dalam proses analitiknya adalah membuat emulsi feses. Apakah larutan yang digunakan untuk membuat emulsi tersebut ?
a)
A. Alkohol 95%
b)
B. H2SO4 2%
c)
C. NaCl 0,9%
d)
D. H202 3%
e)
E. HCl 2%
9.
Seorang analis mendapatkan sampel dari ruang operasi yang ada berupa cairan rongga badan yang berasal dari rongga pleura akibat pengumpulan secara abnormal. Pemeriksaan makroskopis, nampak jernih, cair, kekuningan, tidak ada bekuan dan secara mikroskopis tidak ditemukan adanya sel radang. Apa nama cairan tersebut diatas ?
a)
a. Eksudat
b)
b. Transudat
c)
c. Cairan otak
d)
d. Cairan sendi
e)
e. Sputum
10.
Seorang penderita meningitis melakukan pemeriksaan LCS (Cairan otak) dan ditemukan adanya protein dalam cairan otak terutama globulin. Test apakah yang dapat digunakan untuk melakukan pemeriksaan tersebut?
a)
a. None Apelt
b)
b. Rivalta
c)
c. Aceton
d)
d. Gerhard
e)
e. Indikan
11.
Seorang laki-laki datang ke laboratorium untuk melakukan pemeriksaan fertilitas. Hasil pemeriksaan diperoleh jumlah sperma < 20 juta/mL, motlitas < 50 %, dan morfologi > 50.%. Bagaimana interpretasi hasil pemeriksaan ?
a)
A. Aspermia
b)
B. Stenospermia
c)
C. Teratozoospermia
d)
D. Oligoteratozoospermia
e)
E. Oligoastenozoospermia
12.
Seorang ATLM menerima form pemeriksaan laboratorium dengan pasien yang memiliki riwayat DM. Pasien didiagnosa mengalami gangguan glukosa, dan sedang menjalani terapi pengobatan, dan dokter ingin mengetahui hasil terapi pengobatan yang telah dilakukan selama 2-3 bulan. Dokter menganjurkan pasien untuk melakukan pemeriksaan terapi tersebut. Pemeriksaan apakah yang dimaksud pada kasus tersebut?
a)
A. Toleransi Glukosa Terganggu
b)
B. Toleransi Glukosa Oral
c)
C. Impaired Fasting Glucose
d)
D. Glukosa Darah
e)
E. HbA1c
13.
Seorang ATLM berusia 23 tahun melakukan pemeriksaan glukosa darah whole blood. Whole blood untuk pemeriksaan glukosa darah dapat diperoleh dengan menambahkan antikoagulan tertentu pada sampel darah yang akan diperiksa. Apakah antikoagulan yang dapat digunakan pada pemeriksaan tersebut?
a)
A. NaF
b)
B. EDTA
c)
C. Heparin
d)
D. Natrium sitrat
e)
E. Oksalat
14.
Seorang perempuan, 45 tahun, datang ke laboratorium puskesmas karena ingin memeriksakan diri terkait kadar glukosa. Hal ini dilakukan karena orang tua pasien memiliki riwayat diabetes. Pasien menanyakan mengenai pemeriksaan yang dapat dilakukan saat ini juga untuk mengetahui keadaannya. Pemeriksaan apa yang cocok dengan kasus tersebut?
a)
A. HbA1C
b)
B. Trigliserida
c)
C. Adiponektin
d)
D. Glicated albumin
e)
E. Glukosa darah sewaktu
15.
Seorang ATLM melakukan pemeriksaan glukosa darah pasien atas permintaan dokter. Pemeriksaan dilakukan dengan metode GOD-PAP. Hasil pembacaan pada fotometer didapat Abs sampel = 0,300; Abs standar = 0,400 dan konsentrasi standar sebesar 100 mg/dl. Berapakah kadar glukosa darah sampel yang diperiksa tersebut ?
a)
A. 57
b)
B. 75
c)
C. 100
d)
D. 157
e)
E. 175
16.
Seorang wanita penberita Diabetes Mellitus datang ke laboratorium dengan membawa formulir permintaan pemeriksaan dari dokter untuk pemeriksaan HbA1c untuk memantau hasil pengobatan yang telah dilakukan selama ini. Analis dilaboratorium melakukan pengambilan spesimen darah dari pasien tersebut untuk dilakukan pemeriksaan. Bahan pemeriksaan apakah yang sebaiknya dipakai pada pemeriksaan tersebut?
a)
a. Darah arteri
b)
b. Plasma EDTA
c)
c. Plasma heparin
d)
d. Serum
e)
e. Whole blood
17.
Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan kimia darah. Setelah disentrifuge ternyata serum yang didapat berwarna putih keruh seperti susu. Apabila dilakukan pemeriksaan laboratorium kadar apakah yang meningkat atau sebagai penyebab sampel tersebut berwarna keruh seperti itu?
a)
A.Kilomikron
b)
B.Kolesterol
c)
C.Trigliserida
d)
D.Ester Kolesterol
e)
E.HDL –Kolesterol
18.
Seorang ATLM menerima blanko pemeriksaan terhadap pasien perempuan berusia 60 tahun untuk dilakukan pemeriksaan profil lipid. Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui bahwa pasien tersebut memiliki kadar kolesterol total sebesar 260 mg/dL, trigliserida 300 mg/dL dan kadar HDL 150 mg/dL. Berapakah kadar LDL pasien tersebut berdasarkan perhitungan rumus Friedewald?
a)
A. Tidak dapat dihitung
b)
B. 350 mg/dL
c)
C.170 mg/dL
d)
D.60 mg/dL
e)
E. 50 mg/dL
19.
Seorang petugas ATLM menerima pasien seorang laki-laki berumur 58 tahun dengan riwayat atherosklerosis. Dokter meminta pemeriksaan tes faal jantung untuk menentukan diagnosis dan terapi yang perlu dilakukan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat lemak jahat pada tubuh. Parameter apa yang digunakan untuk mendiagnosis kasus diatas?
a)
A. LDL
b)
B. HDL
c)
C. VLDL
d)
D. Trigliserida
e)
E. Kolesterol total
20.
Seorang pasien datang ke laboratorium dengan membawa rujukan pemeriksaan dari dokter. Pasien tersebut diketahui memiliki riwayat penyakit jantung koroner (PJK), sehingga dokter meminta untuk melalukan pemeriksaan profil lipid. Pemeriksaan apakah yang membutuhkan persyaratan puasa sebelum pengambilan spesimen pada kasus tersebut?
a)
A. LDL
b)
B. HDL
c)
C. VLDL
d)
D. Kolesterol
e)
E. Trigliserida
21.
Seorang ATLM melakukan pemeriksaan profil lipid dari sampel pasien rawat inap. Pada formulir permintaan Pasien terdapat catatan dokter makan terakhir pukul 21.00 malam dan diambil darah keesokan harinya pukul 09.05. ATLM tersebut melakukan semua pemeriksaan profil lipid dengan metode spektrofotometri. Namun, pada salah satu pemeriksaan reagen yang digunakan tepat habis sehingga untuk mendapatkan hasil pemeriksaan salah satu profil lipid tersebut harus menggunakan rumus Friedwald. Apakah senyawa yang dimaskud?
a)
A. kolesterol
b)
B. Trigliserida
c)
C. Khilomirkon
d)
D. Low Density Lipoprotein
e)
E. High Density Lipoprotein
22.
Seorang analis di sebuah laboratorium, menerima pasien seorang ibu hamil berumur 34 tahun dengan riwayat mempunyai penyakit hati. Dokter meminta pemeriksaan fungsi hati/lever. Parameter apakah yang biasa digunakan untuk kasus diatas?
a)
A. SGPT
b)
B. Ureum
c)
C. Kreatinin
d)
D. Kolesterol
e)
E. Trigliserida
23.
Seorang analis di sebuah laboratorium, menerima pasien seorang ibu hamil berumur 34 tahun dengan riwayat mempunyai penyakit hati. Dokter meminta pemeriksaan fungsi hati (LFT). Parameter apakah yang biasa digunakan untuk mendiagnosa penyakit hati ?
a)
a. Ureum
b)
b. Creatinin
c)
c. Trigliserit
d)
d. Cholesterol
e)
e. SGOT/SGPT
24.
Seorang pasien Laki-laki mengalami demam selama 3 hari, lesu, setelah demam BAK berwarna teh tua, bilirubin direk meningkat, indirek meningkat, Alkalin fosfatase 50 mg/dl. Penyebab hasil laboratorium tersebut adalah?
a)
a. Kerusakan ginjal
b)
b. Kerusakan sel hepar
c)
c. Kerusakan sel jantung
d)
d. Peningkatan asupan ammonia
e)
e. Peningkatan penyerapan amonia dalam usus
25.
Seorang ATLM menerima sampel darah seorang petani. berdasarkan formulir pemeriksaan, dokter meminta pemeriksaan fungsi hati terhadap pasien yang didiagnosis mengalami intoksikasi karena paparan pestisida yang cukup lama. atlm melakukan pemeriksaan fungsi hati meliputi: ldh, gamma glutamil transferase, sgot, sgpt dan cholinesterase. aktivitas enzim apakah yang mengalami gangguan pada kasus tersebut?
a)
A. LDH
b)
B. GGT
c)
C. SGOT
d)
D. SGPT
e)
E. CHOLINESTERASE
26.
Seorang ATLM menerima spesimen untuk pemeriksaan bilirubin total dengan metode Diazo Sulfanilat, kemudian spesimen tersebut ditambah dengan reagen Dimethysulfoxide membentuk azobilirubin dan dibaca pada fotometer. Apakah warna yang terbentuk dari campuran reagen dan spesimen diatas ?
a)
A Merah muda
b)
B Ungu kemerahan
c)
C Orange
d)
D Hijau
e)
E Orange
27.
Seorang analis sedang dinas di laboratorium menerima pasien seorang laki-laki berumur 52 tahun dengan riwayat penyakit gagal ginjal. Dokter meminta pemeriksaan tes fungsi ginjal (GFR). Parameter apakah yang digunakan untuk mendiagnosa adanya penyakit ginjal?
a)
a. GGT
b)
b. SGOT
c)
c. Uric acid
d)
d. Creatinin
e)
e. Trigliserid
28.
Seorang ATLM melakukan pemeriksaan kreatinin menggunakan metode tes enzimatik. Hasil akhir reaksi diketahui bahwa terbentuk kompleks pikrat kreatinin. Metode apakah yang digunakan pada pemeriksaan tersebut?
a)
A. Jendrassik-Groft
b)
B. Heksokinase
c)
C. CHOD-PAP
d)
D. GOD-PAP
e)
E. JAffe
29.
Hasil pemeriksaan laboratorium pada pasien dengan keluhan sakit pinggang bagian belakang didapatkan bahwa kadar kreatinin sebesar 5 mg/dl dan kadar ureum sebesar 89 mg/dl. Organ apakah yang mengalami gangguan pada kasus tersebut ?
a)
A. Lambung
b)
B. Jantung
c)
C. Testis
d)
D. Ginjal
e)
E. Hati
30.
Seorang pasien paruh baya mengeluh merasa sakit pada pinggang bagian belakang dan jumlah urine sedikit, pasien tersebut disarankan dokter untuk melakukan pemeriksaan laboratorium fungsi ginjal. Parameter fungsi ginjal yang dapat dipengaruhi oleh asupan tinggi protein adalah ?
a)
A. BUN
b)
B. Kreatinin Serum
c)
C. Kreatinin Klirens
d)
D. ALT
e)
E. Asam Urat
31.
Seorang ATLM menerima sampel dari pasien dengan kelainan jantung. Pasien kelainan jantung sering mengalami kesulitan saat bernapas atau sesak napas dan terjadi edema (pembengkakan). Pemeriksaan penunjang untuk memantau terjadi edema pada pasien jantung adalah?
a)
a. Elektrolit (Na, K)
b)
b. Protein di jantung
c)
c. Profil lipid
d)
d. Enzim-enzim di jantung
e)
e. Analisa gas darah
32.
Seorang ATLM menerima sampel serum untuk diperiksa Troponin. Setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan hasil Troponin yang meningkat dari nilai normalnnya. Organ apakah yang mengalami gangguan dalam kasus tersebut?
a)
a. Hati
b)
b. Ginjal
c)
c. Jantung
d)
d. Pankreas
e)
e. Paru-paru
33.
Seorang laki-laki perokok aktif berusia 59 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri dada, kadang jantung berdegup kencang dan sesak napas, mudah berkeringat, mudah lelah, dan lemas. Dokter merujuk pasien untuk melakukan pemeriksaan ke laboratorium klinik.Parameter pemeriksaan apakah yang paling tepat untuk diagnosis tersebut?
a)
A. ALP
b)
B. SGPT
c)
C. Albumin
d)
D. Troponin
e)
E. Gamma-GT
34.
Penyakit jantung coroner disebabkan oleh kerusakan pembuluh darah. Kerusakan dapat disebabkan oleh penumpukan atheroma didinding arteri. Ateroma yang terus menumpuk dapat menyebakan dinding arteri menebal hingga menyempit. Apa kondisi yang dapat terjadi jika penumpukan tersebut terus menerus?
a)
A Aterosklorosis
b)
B Diabetes mellitus
c)
C Hemodialisa
d)
D Tuberculosis
e)
E Keracunan
35.
Seorang perempuan berusia 43 tahun datang ke laboratorium dengan membawa formulir permintaan dan dokter meminta dilakukan pemeriksaan elektrolit. Elektrolit yang diperiksa merupakan anion utama dalam cairan ekstrasel. Zat apa yang dimaksud dalam kasus diatas?
a)
a. Natrium
b)
b. Kalium
c)
c. Klorida
d)
d. Kalsium
e)
e. Fosfat
36.
Seorang pasien laki-laki, 25 tahun datang ke laboratorium untuk pemeriksaan elektrolit atas permintaan dokter. Keterangan klinis pasien mengalami dehidrasi pasca diare. Apa kondisi klinis yang terjadi pada pasien tersebut?
a)
a. Hipernatremia
b)
b. Hiponatremia
c)
c. Hiperkalemia
d)
d. Hipokalemia
e)
e. Hiperkloriemia
37.
Seorang pasien yang telah mendapat pengobatan dengan diuretika selama beberapa bulan terakhir terjadi Hiperkalemia. Dokter meminta ATLM untuk melakukan pemeriksaan kadar elektrolit di dalam darah. Jenis elektrolit apakah yang mungkin mengalami peningkatan kadar di dalam darah pada kasus tersebut?
a)
A. Fosfat
b)
B. Kalium
c)
C.Klorida
d)
D.Natrium
e)
E. Magnesium
38.
Seorang ATLM telah melakukan pemeriksaan gas darah terhadap pasien ysng dirawat di ICU dan di dapatkan hasil sebgai berikut : Nilai pH: 7,13. Nilai PCO2 : 42 mmHg. Nilai HCO3 : 20 mmol/L. Kesimpulan pada kasus di atas ?
a)
A. Asidosis respiratorik
b)
B. Asidosis Metabolik
c)
C. Alkalosis respiratorik
d)
D. Asidosis metabolik
e)
E. Alkalosis hiperkloremik
39.
ATLM disuatu rumah sakit akan melakukan pengambilan darah arteri. Sebelum darah arteri radialis diambil terlebih dahulu dilakukan uji sebagai berikut. Salah satu tangan pasien menggenggam dan arteri radialis dan arteri ulnaris ditekan, setelah beberapa saat, arteri radialis dan ulnaris dilepas hingga tangan menjadi merah dalam waktu 3-7 detik. Apa nama pemeriksaan yang dilakukan dalam kasus tersebut?
a)
a. Adson’s test
b)
b. Doppler test
c)
c. Oximetry test
d)
d. Allen test
e)
e. Perfusion test
100 %
