Font size
WorksheetsPANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA
Total questions: 20
Worksheet time: 11mins
Alasan nilai-nilai Pancasila dianggap dipengaruhi oleh religiusitas, adat-istiadat dan kearifan lokal masyarakat Indonesia adalah karena....
A. nilai-nilai Pancasila merupakan sumber kearifan lokal
B. nilai-nilai Pancasila tidak berakar pada aspek kebudayaan
C. nilai-nilai Pancasila tidak tercemin dari budaya dan adat-istiadat
D. nilai-nilai tersebut tidak relevan dengan karakteristik bangsa Indonesia
E. nilai-nilai Pancasila tercermin dalam beragam aspek budaya dan adat-istiadat di Indonesia
Bersikap adil serta memahami antara hak dan kewajiban berdasarkan wacana terkait makna Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa terkait sila ... Pancasila
A. Pertama
B. Kedua
C. Ketiga
D. Keempat
E. Kelima
Dalam kehidupan berneraga, diperlukan pedoman dalam pengaturan kehidupan penyelenggara ketatanegaraan, di mana dasar negara menjadi landasan hidup bernegara. ketika suatu negara tidak memiliki dasar negara sebagai pedoman, hal yang akan terjadi adalah ...
A. terdapat tujuan yang pasti dalam kehidupan bernegara
B. adanya pedoman hidup dalam kehidupan bernegara
C. tercipta kehidupan yang damai karena adanya persatuan bangsa
D. penjagaan terhadap kebudayaan asli karena terjamin di dalam landasan hidup
E. tidak memiliki arah dan tujuan yang jelas dalam penyelenggaraan ketatanegaraan
Pancasila memiliki berbagai kedudukan dan fungsi bagi bangsa Indonesia. Berikut yang bukan kedudukan dan fungsi Pancasila bagi bangsa Indonesia adalah sebagai ...
A. dasar negara
B. pandangan hidup bangsa
C. asas persatuan dan kesatuan bangsa
D. filsafat bangsa dan negara Indonesia
E. salah satu batasan dalam berperilaku
Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki dimensi realita, idealisme, dan fleksibilitas. Apa makna kedudukan ini dalam menghadapi perkembangan zaman?
A. Memungkinkan Pancasila diganti sesuai tren
B. Menolak pengaruh budaya asing secara mutlak
C. Adaptif terhadap perubahan tanpa menghilangkan nilai dasar
D. Secara tegas menolak globalisasi
E. Menyeragamkan seluruh pola pikir masyarakat
Dalam sidang BPUPKI, Ir. Soekarno menyampaikan gagasannya tentang dasar negara. Salah satu poin utamanya adalah nasionalisme. Bagaimana gagasan nasionalisme Soekarno dapat dibedakan dari nasionalisme di negara lain?
A. Nasionalisme Soekarno didasarkan pada konsep negara-agama.
B. Nasionalisme Soekarno berorientasi pada persatuan etnis dan ras
C. Nasionalisme Soekarno berfokus pada kekuatan militer dan ekspansi wilayah
D. Nasionalisme Soekarno adalah 'nasionalisme kebangsaan' yang tidak bersifat chauvinistik dan berdiri di atas kemanusiaan universal
Nasionalisme Soekarno adalah 'nasionalisme kebangsaan' yang tidak bersifat chauvinistik dan berdiri di atas kemanusiaan universal
A. Karena ia ingin meniru sistem ekonomi sosialis dari negara lain.
B. Karena kesejahteraan rakyat merupakan tujuan akhir dari perjuangan kemerdekaan, yaitu menciptakan keadilan sosial.
C. Karena ia percaya bahwa kesejahteraan rakyat akan menjamin kekuasaan aristokrat.
D. Karena hal itu akan memotivasi rakyat untuk bekerja lebih keras.
Soepomo, dalam pidatonya, mengusulkan dasar negara 'Negara Integralistik'. Apa implikasi paling signifikan dari gagasan 'Negara Integralistik' menurut Soepomo?
A. Negara mewakili seluruh lapisan masyarakat, di mana negara dan rakyat bersatu tanpa ada dikotomi dan konflik kepentingan.
B. Negara harus tunduk pada kehendak individu dan melindungi hak-hak mutlak perorangan.
C. Negara harus mengadopsi sistem federal untuk mengakomodasi keragaman daerah.
D. Negara adalah entitas yang terpisah dari masyarakat dan berkuasa mutlak.
Pada perumusan Piagam Jakarta, Sila Pertama berbunyi 'Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.' Mengapa frasa ini kemudian dihapus dan diganti menjadi 'Ketuhanan Yang Maha Esa'?
A. Karena frasa tersebut tidak mencerminkan keberagaman agama dan berpotensi menimbulkan perpecahan, terutama bagi masyarakat di luar Jawa dan pemeluk agama non-Islam.
B. Karena frasa tersebut dianggap terlalu panjang dan tidak praktis untuk digunakan
C. Karena para pendiri bangsa ingin menjadikan Indonesia sebagai negara sekuler
D. Karena adanya tekanan dari pihak asing yang tidak menyetujui Indonesia sebagai negara religius
Mohammad Hatta, sebagai salah satu proklamator, memiliki gagasan kuat tentang sistem ekonomi. Sistem ekonomi seperti apa yang diusulkannya yang sejalan dengan semangat 'gotong royong'?
A. Kapitalisme bebas yang didasarkan pada persaingan individu
B. Sistem ekonomi feodal yang didasarkan pada kepemilikan tanah oleh kaum bangsawan
C. Sistem ekonomi komando yang sepenuhnya dikendalikan oleh negara
D. Ekonomi kerakyatan dengan koperasi sebagai soko guru (tiang utama) untuk menghindari eksploitasi
Perubahan frasa sila pertama dari Piagam Jakarta yang berbunyi "Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya" menjadi "Ketuhanan Yang Maha Esa" dalam Pembukaan UUD 1945 merupakan wujud nyata dari semangat (a) para pendiri bangsa demi menjaga persatuan dan kesatuan.
Perbedaan tafsir terhadap sila 'Ketuhanan Yang Maha Esa' sering menjadi sumber ketegangan dalam masyarakat majemuk. Pendekatan manakah yang paling tepat untuk mengelola perbedaan tafsir ini?
A. Memutuskan satu agama sebagai agama resmi negara untuk menghindari konflik.
B. Mendorong dialog antarumat beragama dan intraumat beragama yang fokus pada nilai-nilai kemanusiaan universal.
C. Menyeragamkan cara pandang keagamaan melalui kurikulum pendidikan nasional.
D. Melarang ekspresi keagamaan di ruang publik untuk menjaga netralitas negara.
Seorang pengguna media sosial sering menyebarkan informasi yang provokatif dan hoaks untuk memicu perpecahan antar kelompok masyarakat. Tindakan ini bertentangan dengan aktualisasi Pancasila, khususnya Sila Ketiga. Mengapa tindakan tersebut dianggap sangat membahayakan persatuan bangsa?
A. Karena merusak rasa persaudaraan, toleransi, dan gotong royong yang merupakan fondasi persatuan bangsa.
B. Karena melanggar kebebasan berpendapat
C. Karena meningkatkan angka pengangguran
D. Karena menghambat pembangunan ekonomi.
Pemerintah berencana menerapkan kebijakan yang memberikan subsidi hanya kepada perusahaan-perusahaan besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Bagaimana kebijakan ini dapat dinilai dari perspektif aktualisasi Sila Kelima Pancasila, yaitu Keadilan Sosial?
A. Kebijakan ini sudah sejalan karena akan menciptakan lapangan kerja baru.
B. Kebijakan ini dapat bertentangan dengan Pancasila karena mengabaikan pemerataan dan keadilan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).
C. Kebijakan ini relevan karena ekonomi Pancasila mengutamakan persaingan bebas.
D. Kebijakan ini tidak relevan karena Sila Kelima hanya berkaitan dengan keadilan hukum
Penerapan sistem pemilihan umum (Pemilu) sebagai sarana memilih pemimpin negara merupakan wujud nyata dari aktualisasi Pancasila, khususnya sila ke-empat yang mengutamakan prinsip (a) .
Seorang pengguna media sosial sering menyebarkan informasi yang provokatif dan hoaks untuk memicu perpecahan antar kelompok masyarakat. Tindakan ini bertentangan dengan aktualisasi Pancasila, khususnya Sila Ketiga. Mengapa tindakan tersebut dianggap sangat membahayakan persatuan bangsa?
A. Karena merusak rasa persaudaraan, toleransi, dan gotong royong yang merupakan fondasi persatuan bangsa.
B. Karena melanggar kebebasan berpendapat.
C. Karena meningkatkan angka pengangguran
D. Karena menghambat pembangunan ekonomi.
Pemerintah berencana menerapkan kebijakan yang memberikan subsidi hanya kepada perusahaan-perusahaan besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Bagaimana kebijakan ini dapat dinilai dari perspektif aktualisasi Sila Kelima Pancasila, yaitu Keadilan Sosial?
A. Kebijakan ini sudah sejalan karena akan menciptakan lapangan kerja baru
B. Kebijakan ini dapat bertentangan dengan Pancasila karena mengabaikan pemerataan dan keadilan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM)
C. Kebijakan ini relevan karena ekonomi Pancasila mengutamakan persaingan bebas
D. Kebijakan ini tidak relevan karena Sila Kelima hanya berkaitan dengan keadilan hukum
Di sebuah forum multikultural, tim perumus visi dan misi organisasi terdiri dari dua kubu: satu kubu menghendaki visi yang sangat individualis, sementara kubu lain menginginkan visi yang sangat kolektivis. Keduanya bersikukuh pada pendirian masing-masing. Untuk menyelesaikan perbedaan ini, mereka akhirnya sepakat menggabungkan esensi terbaik dari kedua pandangan untuk menciptakan visi yang lebih inklusif. Tindakan ini mencerminkan dinamika apa dalam kelahiran Pancasila?
A. Penggalian nilai-nilai luhur
B. Musyawarah dan kompromi
C. Sentralisme kekuasaan
D. Dominasi mayoritas
Pada era reformasi, dinamika Pancasila menghadapi tantangan besar dari globalisasi dan liberalisme. Bagaimana tantangan ini paling efektif diatasi melalui pengamalan Pancasila?
A. Dengan kembali ke sistem politik yang lebih sentralistik untuk mengendalikan pengaruh luar.
B. Dengan mengeliminasi pengaruh keagamaan dalam kehidupan bernegara untuk menghindari konflik horizontal.
C. Dengan membatasi akses masyarakat terhadap informasi dan budaya asing.
D. Dengan memperkuat identitas nasional melalui pendidikan yang mengedepankan toleransi dan gotong royong.
Piagam Jakarta merupakan kompromi historis yang berhasil menyatukan pandangan antara golongan nasionalis dan agamis. Namun, keberatan yang muncul dari wakil-wakil non-muslim terhadap frasa 'dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya' menunjukkan adanya dinamika yang mendalam. Apa implikasi terpenting dari keberatan tersebut bagi kelangsungan bangsa Indonesia?
A. Menunjukkan bahwa bangsa Indonesia belum siap menerima konsep negara religius.
B. Menegaskan bahwa persatuan dan kesatuan bangsa jauh lebih penting daripada kepentingan satu golongan atau agama
C. Mengindikasikan adanya keinginan kuat untuk membentuk negara sekuler seperti di Barat
D. Menyebabkan ketegangan yang tidak dapat diselesaikan antara para pendiri bangsa
