wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian Akhir Anemia

Total questions: 25

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Apakah etiologi anemia yang disebabkan oleh karena adanya gangguan produksi eritrosit?

a)

Defisiensi enzim piruvat kinase

b)

Perdarahan akut

c)

Hereditary spherocytosis

d)

Thalassemia mayor

e)

Defisiensi besi

2.

Apakah indikasi pemberian terapi besi secara intravena?

a)

Adanya malabsorbsi besi

b)

Toleransi terhadap besi oral

c)

Pasien menolak semua bentuk pengobatan farmakologis

d)

Kadar hemoglobin normal tetapi pasien masih merasa lemas

e)

Anemia normositik normokromik tanpa tanda defisiensi besi

3.

Apakah komplikasi jangka panjang anemia defisiensi besi jika tidak ditangani dengan baik pada anak?

a)

Gangguan pertumbuhan

b)

Gangguan pada tulang langsung

c)

Gangguan ginjal akibat rentan infeksi

d)

Rentan terjadi kebutaan pada anak

e)

Rentan terjadi Anemia Hemolitik

4.

Apakah mekanisme utama anemia pada pasien thalassemia mayor?

a)

Penekanan sumsum tulang oleh selsel blast yang belum matang

b)

Hemolisis akibat antibodi autoimun

c)

Kekurangan zat besi akibat asupan nutrisi yang tidak mencukupi

d)

Eritropoiesis tidak efektif akibat ketidakseimbangan rantai globin

e)

Kehilangan darah kronik dari saluran cerna

5.

Gambaran Anemia Mikrositik Hipokrom selain ditemukan pada Anemia Defisiensi Besi, juga pada penyakit apakah lagi ditemukan?

a)

Thalasemia

b)

Leukemia

c)

Hemofilia

d)

Defisiensi asam folat

e)

Infeksi

6.

Kondisi apakah yang dapat menyebabkan defisiensi asam folat akibat peningkatan kebutuhan?

a)

Kehamilan

b)

Alkoholisme kronis

c)

Penyakit Celiac

d)

Penggunaan susu kambing pada bayi

e)

Dialisis

7.

Laki-laki 8 tahun dibawa ke dokter karena pucat, lemas, mudah memar, dan sering demam selama sebulan terakhir. Pemeriksaan fisik menunjukkan hepatosplenomegali. Apakah kemungkinan besar penyebab gejala pada skenario?

a)

Akumulasi limfosit matur yang tidak fungsional

b)

Produksi eritrosit yang berlebihan

c)

Infiltrasi dan supresi sumsum tulang oleh sel blast

d)

Fibrosis pada sumsum tulang yang menyebabkan hematopoiesis ekstrameduler

e)

Proliferasi sel Reed-Sternberg di kelenjar getah bening

8.

Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan perbedaan pola pewarisan antara Hemofilia A dan Penyakit von Willebrand tipe 1?

a)

Hemofilia A autosomal resesif, VWD sex-linked resesif

b)

Hemofilia A sex-linked resesif, VWD autosomal dominan

c)

Keduanya diturunkan secara autosomal dominan

d)

Hemofilia A didapat, VWD herediter

e)

Hemofilia A dan VWD diturunkan secara sex-linked resesif

9.

Manakah pernyataan berikut yang paling tepat mengenai limfadenopati?

a)

Limfadenopati generalisata dikatakan jika terdapat hanya 1 pembesaran kelenjar limfe

b)

Limfadenopati akibat infeksi biasanya kemerahan pada kulit diatasnya

c)

Kelenjar getah bening aksila dianggap normal jika >5 cm

d)

Semua limfadenopati pasti disertai nyeri tekan saat ditekan

e)

Limfadenopati keganasan salah satu tandanya adalah teraba hangat jika di pegang

10.

Pada kaskade koagulasi, faktor jaringan (tissue factor/TF) berperan utama dalam jalur apa?

a)

Fibrinolisis

b)

Hemostasis primer

c)

Ekstrinsik

d)

Common Pathway

e)

Intrinsik

11.

Pasien laki-laki umur 30 tahun datang ke klinik dengan keluhan demam. Pemeriksaan apa yang dianjurkan sebagai skrining awal untuk pasien tersebut?

a)

Darah rutin

b)

Protrombin Time

c)

Laju Endap Darah

d)

Protein

e)

Glukosa Darah

12.

Pasien mimisan dengan Trombositopenia < 50.000/uL. Komponen darah apakah YANG PALING tepat diberikan?

a)

Fresh Frozen Plasma

b)

Whole Blood

c)

Trombosit Konsentrat

d)

Darah segar

e)

Cryopresipitate

13.

Perbedaan mendasar antara anemia defisiensi besi dan anemia penyakit kronik meskipun keduanya dapat menyebabkan eritropoiesis yang tidak efektif adalah:

a)

Pada anemia penyakit kronik, terjadi gangguan absorpsi besi di duodenum akibat inflamasi sistemik

b)

Anemia defisiensi besi selalu bersifat makrositik, sedangkan anemia penyakit kronik bersifat mikrositik

14.

Pada anemia defisiensi besi, penyediaan besi berkurang karena cadangan besi kosong

a)

um akibat inflamasi sistemik

b)

Anemia defisiensi besi selalu bersifat makrositik, sedangkan anemia penyakit kronik bersifat mikrositik

c)

Pada anemia penyakit kronik, terjadi gangguan mitokondria yang menghambat inkorporasi besi ke dalam heme

d)

Pada anemia defisiensi besi, penyediaan besi berkurang karena cadangan besi kosong

e)

Pada anemia defisiensi besi, cadangan besi normal, namun pelepasan dari sistem retikuloendotelial terganggu

15.

Sel neoplastik patognomonik manakah yang ditemukan pada pemeriksaan histopatologi Limfoma Hodgkin, yang sering mengekspresikan CD15 dan CD30?

a)

Sel limfoblas

b)

Sel mieloblas

c)

Sel limfosit atipikal

d)

Sel plasma klonal

e)

Sel Reed-Sternberg

16.

Seorang perempuan berusia 23 tahun datang ke Poliklinik dengan keluhan lemas, pusing, dan mudah lelah sejak 3 bulan terakhir. Pasien memiliki riwayat menstruasi yang banyak dan lama. Pada pemeriksaan fisik, didapatkan konjungtiva anemis dan koilonychia. Apakah pemeriksaan laboratorium yang mungkin ditemukan pada pasien ini?

a)

MCV > 100 fL

b)

MCH >34 pg

c)

MCHC 33-36 g/dL

d)

MCV < 80 fL

e)

MCV 80-100 fL

17.

Seorang anak laki-laki berusia 18 bulan dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan pucat dan lemas. Pada hasil pemeriksaan darah menunjukkan kadar Hb 9.8 g/dL. Berdasarkan klasifikasi tingkat keparahan anemia dari WHO, termasuk ke dalam kriteria anemia apakah pasien di atas?

a)

Anemia sangat berat

b)

Tidak anemia

c)

Anemia sedang

d)

Anemia berat

e)

Anemia ringan

18.

Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun didiagnosis menderita Leukemia Limfoblastik Akut (LLA). Pemeriksaan sumsum tulang menunjukkan banyak sel imatur (belum matang) yang abnormal. Dari jenis sel manakah kanker ini berasal?

a)

Sel plasma

b)

Sel megakariosit

c)

Sel punca limfoid

d)

Sel punca mieloid

e)

Sel T

19.

Seorang anak laki-laki usia 3 tahun dibawa ibunya ke Puskesmas dengan keluhan anak tampak pucat, lemas, dan sering sakit. Dari hasil anamnesis diketahui Ibu adalah seorang vegetarian. Nafsu makan anak cukup baik, dengan menu nasi, sayur, buah, tempe, tahu dan kacang-kacangan. Dari pemeriksaan fisis tampak konjungtiva pucat. Pemeriksaan lab menunjukkan konsentrasi Hb eritrosit 25%, Fe serum 40 Ug/dl. Anak kemudian didiagnosis mengalami Anemia Defisiensi Besi. Terapi farmakologis apakah yang dapat segera dianjurkan untuk pasien ini?

a)

Ferrous fumarate 1mg/kgBB/hari hingga lab normal

b)

Ferrous gluconate 3mg/kgBB/hari hingga anak berumur 5 tahun

c)

Ferrous fumarate 5mg/kgBB/hari selama 3 bulan berturut-turut setiap tahun

d)

Ferrous gluconate 3mg/kgBB/hari hingga gejala membaik

e)

Ferrous fumarate 1mg/kgBB/hari selama 3 bulan berturut-turut setiap tahun

20.

Seorang anak perempuan berusia 10 tahun dibawa ke dokter karena sering mengalami perdarahan gusi dan mudah memar sejak kecil. Ibunya juga memiliki riwayat perdarahan yang serupa setelah prosedur cabut gigi. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan waktu perdarahan memanjang, aPTT

4 lines
21.

Apa kemungkinan diagnosis yang paling sesuai untuk pasien ini?

a)

Hemofilia A berat

b)

Penyakit Von Willebrand

c)

Trombositopenia imunitas autoimun

d)

Koagulopati akibat gangguan hati kronik

e)

Hemofilia B (Christmas disease)

22.

Apakah faktor utama yang paling berperan dalam terjadinya anemia pada anak ini?

a)

Pola makan rendah zat besi

b)

Infeksi bakteri berulang

c)

Konsumsi daging merah berlebihan

d)

Kurang konsumsi susu sapi

e)

Konsumsi vitamin C berlebihan

23.

Apa prinsip utama pencegahan anemia defisiensi besi pada kasus di atas?

a)

Memberikan susu sapi sebelum usia 1 tahun

b)

Edukasi gizi dan suplementasi besi

c)

Menghindari MPASI sejak usia 6 bulan

d)

Memberikan antibiotik secara rutin

e)

Memberikan vitamin B12 rutin

24.

Apakah penatalaksanaan utama yang paling sesuai?

a)

Anti jamur oral

b)

Antiviral oral

c)

Obat anti-TB oral

d)

Kortikosteroid oral

e)

Antibiotik oral

25.

Antibodi manakah yang diperkirakan paling dominan pada fase ini?

a)

IgD

b)

IgA

c)

IgG

d)

IgE

e)

IgM