NEW
Font size
WorksheetsQuiz Baterai Kendaraan Ringan
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Fungsi utama baterai pada kendaraan ringan adalah untuk:
Menghasilkan listrik utama untuk semua komponen kendaraan saat mesin hidup.
Menyimpan energi listrik dan menyediakannya untuk sistem starter serta komponen listrik saat mesin mati atau putaran rendah.
Mengubah energi mekanik menjadi energi listrik.
Mengatur tegangan listrik yang masuk ke ECU.
Cairan elektrolit pada baterai timbal-asam terdiri dari campuran:
Air murni dan natrium hidroksida.
Air suling dan asam sulfat.
Air aki dan kalium hidroksida.
Air laut dan asam klorida.
Berapa tegangan normal (nominal) untuk satu sel baterai timbal-asam yang terisi penuh?
1.2 Volt
2.1 Volt
6.0 Volt
12.0 Volt
Jika Anda mengukur tegangan baterai 12V dalam kondisi baik dan terisi penuh (saat mesin mati), nilai yang paling mungkin Anda dapatkan adalah:
Sekitar 10.5 Volt
Sekitar 11.8 Volt
Sekitar 12.6 Volt
Sekitar 13.5 Volt
Alat yang digunakan untuk mengukur berat jenis (density) cairan elektrolit baterai adalah:
Multimeter
Voltmeter
Hydrometer
Ampere meter
Apa indikasi jika berat jenis cairan elektrolit baterai menunjukkan nilai yang rendah (di bawah standar)?
Baterai terlalu panas.
Baterai dalam kondisi terisi penuh.
Baterai membutuhkan pengisian ulang atau sudah lemah.
Baterai mengalami overcharge.
Saat memeriksa level cairan elektrolit, level yang ideal adalah:
Tepat di permukaan pelat sel.
Sedikit di bawah pelat sel.
Antara batas LOWER dan UPPER level pada casing baterai.
Sebanyak mungkin hingga penuh.
Apa risiko jika Anda memegang terminal baterai positif dan negatif secara bersamaan tanpa alat pelindung?
Baterai akan langsung rusak.
Bisa menyebabkan sengatan listrik atau korsleting.
Tidak ada risiko sama sekali.
Hanya akan memicu alarm kendaraan.
Perawatan rutin pada terminal baterai yang berkarat sebaiknya dilakukan dengan cara:
Menyiram dengan air biasa.
Membersihkan dengan sikat kawat dan cairan pembersih khusus, lalu melumasi dengan grease anti karat.
Membiarkannya karena karat tidak berbahaya.
Mengoleskan oli mesin pada terminal.
Apa yang harus dihindari saat melakukan pengisian cepat (quick charge) pada baterai?
Memastikan ventilasi ruangan baik.
Melepaskan kabel negatif terlebih dahulu.
Melakukan pengisian dengan arus yang terlalu tinggi atau waktu yang terlalu lama.
Memeriksa level elektrolit sebelum dan sesudah pengisian.
