WorksheetsUAS Dasar Administrasi Kesehatan
Total questions: 28
Worksheet time: 55mins
Seorang kepala puskesmas menyadari bahwa tingkat kunjungan pasien menurun drastis selama dua bulan terakhir. Ia membentuk tim kerja untuk menganalisis penyebab dan menyusun strategi perbaikan layanan. Fungsi manajemen yang sedang dilakukan adalah...
Controlling
Organizing
Planning
Coordinating
Dalam program imunisasi di daerah 3T, ditemukan bahwa hanya 40% anak yang mendapat layanan lengkap. Koordinator wilayah memanggil petugas untuk evaluasi dan perbaikan. Ini menunjukkan fungsi...
Planning
Actuating
Controlling
Commanding
Program BPJS Kesehatan mengalami defisit anggaran karena tingginya klaim penyakit katastropik. Pemerintah kemudian menyusun kebijakan segmentasi peserta dan KRIS. Tindakan ini merupakan bagian dari tahap...
Implementasi
Evaluasi
Formulasi kebijakan
Monitoring
Dalam proses akreditasi rumah sakit, bagian manajemen menugaskan tim khusus untuk melengkapi dokumen dan melatih staf sesuai standar. Fungsi manajemen yang dominan dalam situasi ini adalah...
Planning
Organizing
Actuating
Controlling
Seorang manajer rumah sakit mendapati laporan klaim BPJS banyak ditolak karena kesalahan kode INA-CBGs (Indonesian-Case Based Groups). Langkah pertama yang sebaiknya dilakukan adalah...
Memberhentikan petugas
Menambah staf administrasi
Melakukan pelatihan ulang sistem
Mengganti software
Di sebuah kabupaten, jumlah dokter hanya 1:25.000 penduduk, jauh di bawah standar WHO. Dinas kesehatan menyusun rencana redistribusi tenaga berbasis beban kerja. Ini termasuk dalam strategi...
Teknologi digital
Underwriting
Need-based planning
Budget allocation
Seorang direktur RS menetapkan SOP baru untuk sistem rujukan berjenjang berbasis BPJS. Ini merupakan bagian dari fungsi...
Planning
Organizing
Coordinating
Actuating
Pelayanan rekam medis elektronik (RME) di satu rumah sakit mengalami gangguan sistem. Petugas TI harus melakukan troubleshooting dan pelaporan harian. Fungsi yang dijalankan lebih tepat adalah...
Controlling
Organizing
Planning
Coordinating
Sebuah Puskesmas menerapkan telemedicine untuk wilayah terpencil, namun terjadi resistensi dari tenaga medis karena kurangnya pelatihan. Masalah ini menggambarkan pentingnya fungsi...
Evaluasi teknologi
Pelatihan dan actuating
Koordinasi distribusi
Penyusunan anggaran
Kepala Puskesmas melakukan rotasi tugas petugas gizi dan promosi kesehatan untuk meningkatkan performa pelayanan. Langkah ini masuk ke dalam fungsi...
Staffing
Actuating
Controlling
Organizing
Dalam rangka peningkatan mutu layanan, rumah sakit mengintegrasikan sistem data BPJS, SIMRS, dan RME. Upaya ini menggambarkan aspek...
Inovasi manajemen
Audit eksternal
Interoperabilitas sistem
Umpan balik stakeholder
Evaluasi program Nusantara Sehat menunjukkan bahwa sebagian besar tenaga kesehatan tidak ingin diperpanjang penugasannya karena minimnya insentif non-finansial. Hal ini menunjukkan kelemahan dalam aspek...
Pendanaan
Retensi SDM
Rotasi SDM
Kewenangan pusat
Ketimpangan jumlah tenaga medis antara kota dan daerah 3T menunjukkan lemahnya aspek...
Anggaran
Koordinasi
Perencanaan
Akreditasi
Dalam pelaporan kinerja faskes BPJS, ditemukan adanya manipulasi klaim. Ini termasuk isu dalam...
Efektivitas
Fraud (kecurangan)
Underwriting
Equity (keadilan)
Pelaksanaan audit internal di Puskesmas untuk mengevaluasi pemanfaatan dana kapitasi BPJS dilakukan secara berkala. Kegiatan ini merupakan fungsi...
Planning
Actuating
Evaluasi
Organizing
Sistem pelayanan rawat inap standar (KRIS) bertujuan mengurangi kesenjangan kualitas pelayanan antar kelas. Prinsip utama yang ingin dicapai adalah...
Efisiensi
Standarisasi
Keuntungan
Keadilan
Rumah sakit X mengalami kendala dalam implementasi sistem informasi kesehatan karena tidak ada tenaga TI khusus. Permasalahan ini termasuk dalam aspek...
Sistem rujukan
Kelembagaan
Infrastruktur pendukung
Reimbursement
Dalam proses controlling, kepala dinas meminta laporan dari seluruh puskesmas tentang pelaksanaan skrining PTM. Tujuan dari controlling ini adalah...
Memberikan insentif
Menentukan kebijakan baru
Memastikan kesesuaian rencana dan hasil
Menambah program baru
Seorang petugas promosi kesehatan membuat modul edukasi peserta BPJS mengenai hak dan kewajiban mereka. Ini merupakan bagian dari upaya...
Legalitas layanan
Akuntabilitas publik
Literasi kesehatan
Evaluasi program
Pada tahap implementasi sistem rujukan berjenjang, sering terjadi miskomunikasi antar faskes. Hal ini mengindikasikan lemahnya...
Supervisi
Koordinasi dan tata kelola
Pelatihan
Evaluasi anggaran
Pemerintah mendorong penggunaan INA-CBGs (Indonesian-Case Based Groups) untuk kontrol biaya layanan. Sistem ini masuk dalam pendekatan...
Capitation
Fee for service
Prospective payment system
Pay per visit
Dinas kesehatan membuat dashboard interaktif untuk monitoring distribusi tenaga kesehatan. Inovasi ini mendukung...
Evaluasi kebijakan berbasis bukti
Penyusunan anggaran
Penetapan honor tenaga medis
Penempatan pasien
Di sebuah RSUD, bagian administrasi mengalami overload pekerjaan karena sistem pencatatan masih manual. Solusi yang paling tepat adalah...
Menambah tenaga kontrak
Menurunkan target laporan
Menerapkan RME dan pelatihan staf
Menghapus prosedur pelaporan
Seorang staf IT di RS harus mengelola keamanan data pasien dari kebocoran. Fungsi teknologi yang paling terkait adalah...
Akuntabilitas
Efisiensi
Proteksi dan keamanan data
Pelaporan otomatis
Program pelatihan digital untuk staf administrasi puskesmas bertujuan meningkatkan...
Standar upah
Disiplin kerja
Literasi digital dan kinerja administratif
Jumlah laporan pasien
Studi Kasus : Puskesmas Tanjung Rejo sedang menghadapi penurunan cakupan imunisasi balita selama tiga bulan terakhir. Kepala puskesmas memutuskan untuk menyusun strategi baru dengan memperkuat kerjasama lintas sektor, menjadwalkan ulang posyandu keliling, serta melakukan pelatihan ulang kepada petugas kesehatan. Di sisi lain, tim evaluasi menemukan banyak keluhan masyarakat karena ketidaksesuaian jadwal layanan.
Pertanyaan: Jelaskan bagaimana penerapan keempat fungsi manajemen dapat membantu meningkatkan kembali cakupan imunisasi di Puskesmas tersebut!
a. Planning
b. Organizing
c. Actuating
d. Controlling
Studi Kasus : Seorang pasien peserta BPJS Kesehatan mengeluh karena harus mengantri lama di faskes tingkat pertama dan merasa tidak mendapatkan pelayanan optimal. Setelah ditelusuri, ternyata fasilitas kesehatan tersebut belum mengimplementasikan sistem digital antrean dan masih melakukan pencatatan manual. Di sisi lain, tenaga medis merasa beban kerja meningkat karena proses administratif BPJS yang rumit.
Pertanyaan : Jelaskan bagaimana analisis masalah administrasi kesehatan yang terjadi pada kasus di atas dari aspek :
a. Efisiensi
b. Keadilan layanan (equity), dan
c. Tata kelola (governance)
d. Sertakan juga solusi strategis untuk memperbaiki sistem layanan tersebut
Studi Kasus : Di Kabupaten X, terdapat puskesmas di daerah 3T yang hanya memiliki satu dokter umum untuk melayani lebih dari 10.000 penduduk. Program Nusantara Sehat pernah mengirim tim kesehatan, namun hanya berlangsung 2 tahun karena tidak ada insentif lanjutan. Hingga kini, distribusi tenaga kesehatan di daerah tersebut tetap tidak merata.
Pertanyaan: Jelaskan bagaimana pendekatan perencanaan kebutuhan SDM berbasis beban kerja (need-based planning) untuk mengatasi ketimpangan distribusi tenaga kesehatan di wilayah seperti Kabupaten X!
