NEW
Font size
Worksheets[SAS 25/26] Kromatografi Kertas dan Kromatografi Lapis Tipis
Total questions: 20
Worksheet time: 41mins
Kromatografi adalah metode ....
Pemisahan zat-zat yang tercampur berdasarkan kecepatan masing-masing zat tersebut yang dibawa oleh fase gerak saat melalui fase diam
Titrasi zat-zat yang tercampur berdasarkan kecepatan masing-masing zat tersebut yang dibawa oleh fase gerak saat melalui fase diam
Pemanasan zat-zat yang tercampur berdasarkan kecepatan masing-masing zat tersebut yang dibawa oleh fase gerak saat melalui fase diam
Distilasi zat-zat yang tercampur berdasarkan kecepatan masing-masing zat tersebut yang dibawa oleh fase gerak saat melalui fase diam
Kromatografi merupakan teknik fisikokimia yang digunakan untuk memisahkan komponen dalam campuran berdasarkan distribusi relatifnya antara dua fase yaitu ...
Fase Diam dan Fase Cair
Fase Gerak dan Fase Gas
Fase Diam dan Fase Gerak
Fase volatil dan Fasa Gerak
Fase diam adalah komponen tetap dalam sistem kromatografi yang berfungsi untuk ...
menahan atau menghambat laju pergerakan komponen-komponen campuran.
menahan atau menghambat laju pergerakan fase diam
Membawa senyawa-senyawa dalam campuran melalui fase diam
Membawa silika dalam campuran melalui fase diam
Fase gerak adalah pelarut atau gas yang berfungsi untuk ...
menahan atau menghambat laju pergerakan komponen-komponen campuran.
menahan atau menghambat laju pergerakan fase diam
Membawa senyawa-senyawa dalam campuran melalui fase diam
Membawa silika dalam campuran melalui fase diam
Berikut ini yang termasuk jenis-jenis kromatografi adalah ...
Paper Chromatography
Thin Layered Chromatography
High Performance Liquid Chromatography
Semua benar
Kromatografi kertas menggunakan mekanisme pemisahan yaitu berdasarkan ...
Adsorpsi
Partisi (kelarutan)
Penukar ion
Afinitas
Kromatografi Lapis Tipis (KLT) menggunakan mekanisme pemisahan yaitu berdasarkan ...
Adsorpsi
Partisi (kelarutan)
Penukar ion
Afinitas
Etanol sebagai fasa gerak bersifat polar dan sampel senyawa A bersifat polar, sedangkan senyawa B bersifat non polar. Berdasarkan pemisahan dengan kromatografi kertas maka nilai Rf senyawa A dan B jika dibandingkan adalah ...
Rf senyawa A lebih besar daripada senyawa B
Rf senyawa B lebih besar daripada senyawa A
Rf senyawa A sama dengan Rf senyawa B
Rf senyawa A dan Rf senyawa B tidak dapat ditentukan
Klorofom sebagai fasa gerak bersifat non polar dan sampel senyawa A bersifat polar, sedangkan senyawa B bersifat non polar. Berdasarkan pemisahan dengan kromatografi kertas maka nilai Rf senyawa A dan B jika dibandingkan adalah ...
Rf senyawa A lebih besar daripada senyawa B
Rf senyawa B lebih besar daripada senyawa A
Rf senyawa A sama dengan Rf senyawa B
Rf senyawa A dan Rf senyawa B tidak dapat ditentukan
Perhatikan hasil pemisahan dengan kromatografi kertas berikut. Fase gerak yang digunakan adalah etanol. Berdasarkan hasil pada sebelah kiri, komponen tinta berwarna pink bersifat ...
Polar
Non polar
Lebih polar dibandingkan komponen warna ungu
Lebih non polar dibandingkan warna ungu
Perhatikan hasil pemisahan dengan kromatografi kertas berikut. Fase gerak yang digunakan adalah petroleum eter. Berdasarkan hasil tersebut, komponen tinta berwarna ungu bersifat ...
Paling Polar
Paling Non polar
Lebih polar dibandingkan komponen warna pink
Lebih polar dibandingkan warna biru muda
Perhatikan hasil pemisahan dengan KLT berikut. Pemisahan dilakukan dengan menggunakan etanol. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa ...
Komponen biru lebih teradsorpsi pada plat KLT
Komponen pink lebih teradsorpsi pada plat KLT
Komponen hijau lebih teradsorpsi pada plat KLT daripada komponen biru
Komponen pink lebih teradsorpsi pada plat KLT daripada komponen biru
Perhatikan hasil pemisahan dengan KLT berikut. Pemisahan dilakukan dengan menggunakan etanol. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa ...
Komponen biru memiliki Rf paling kecil
Komponen pink memiliki Rf paling kecil
Nilai Rf biru lebih besar daripada nilai Rf pink
Nilai Rf biru lebih besar daripada nilai Rf hijau
Kromatogram berikut adalah hasil pemisahan dari sampel daun dan menghasilkan senyawa-senyawa pigmen daun dengan berbagai warna. Perhatikan bercak pigmen warna hijau muda. Berapa nilai Rf dari warna hijau muda jika diketahui jarak pelarut adalah 10 cm ?
0.2
0.47
0.55
0.9
Kromatogram berikut adalah hasil pemisahan dari sampel daun dan menghasilkan senyawa-senyawa pigmen daun dengan berbagai warna. Perhatikan bercak pigmen warna berikut. Berapa nilai Rf dari warna jingga / orange jika diketahui jarak pelarut adalah 10 cm ?
0.2
0.47
0.55
0.9
Kromatogram berikut adalah hasil pemisahan dari sampel daun dan menghasilkan senyawa-senyawa pigmen daun dengan berbagai warna yaitu "klorofil A", "klorofil B", "Xantofil", "Karoten". Perhatikan bercak pigmen warna berikut. Berapa nilai Rf dari pigmen klorofil A jika diketahui jarak bercak klorofil A adalah 3.5 cm sedangkan jarak pelarut adalah 10 cm ?
0.0035
0.035
0.35
3.5
Perhatikan gambar hasil pemisahan dengan kromatografi kertas berikut ini. Berdasarkan hasil tersebut, manakah hasil pemisahan yang terbaik ?
1
2
3
Semua
Perhatikan gambar hasil pemisahan dengan kromatografi kertas berikut ini. Berdasarkan hasil tersebut, manakah hasil pemisahan yang terbaik ?
1
2
3
Semua
Perhatikan gambar hasil pemisahan dengan kromatografi kertas berikut ini. Berdasarkan hasil tersebut, manakah pernyataan yang benar berikut ini :
Kromatogram 1 lebih baik karena ada tailing disetiap bercaknya
Kromatogram 2 lebih baik karena ada tailing di setiap bercaknya
Kromatogram 1 lebih baik karena ada jarak di setiap bercaknya dan tidak ada tailing
Kromatogram 2 lebih baik karena ada jarak di setiap bercaknya dan tidak ada tailing
Perhatikan gambar hasil pemisahan dengan kromatografi kertas berikut ini. Berdasarkan hasil tersebut, manakah pernyataan yang benar berikut ini :
Kromatogram 1 tidak dipilih karena komponen A dan B menumpuk
Kromatogram 3 tidak dipilih karena komponen A dan B menumpuk
Kromatogram 1 lebih baik karena komponen A dan B tidak menumpuk
Kromatogram 2 lebih baik daripada kromatogram 3
