WorksheetsTeks Argumentasi
Total questions: 15
Worksheet time: 23mins
Jahe adalah tanaman yang memiliki banyak manfaat. Rimpangnya bisa dibuat minuman yang menghangatkan tubuh. Selain itu, jahe digunakan untuk mengobati bagian tubuh yang memar. Efek hangat jahe dapat memberi rasa nyaman pada tubuh yang sakit. Kalimat utama paragraf tersebut adalah ….
Efek hangat jahe dapat memberi rasa nyaman pada tubuh yang sakit.
Jahe digunakan untuk mengobati bagian tubuh yang memar.
Jahe adalah tanaman yang memiliki banyak manfaat.
Rimpangnya bisa dibuat minuman yang menghangatkan tubuh
Salah semua
(1) Udara yang dihirup makhluk hidup mempunyai kadar oksigen 21 persen. (2) Kadar tersebut harus tetap terpelihara. (3) Namun setiap tahun, dunia industri akan menghabiskan kira-kira 41 persen oksigen untuk menggerakkan roda perindustriannya. (4) Kalau dituliskan dalam bilangan nyata, oksigen dihabiskan oleh industri kurang lebih 400 ton setiap menit yang akan diambil dari udara tanpa pengembalian. (5) Meskipun bilangan itu cukup besar, keadaan itu belum sampai membuat kita sesak nafas.
Kalimat fakta dalam paragraf tersebut terdapat pada kalimat nomor . . .
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Baca kutipan teks berikut!
Dari data pada 1954, komposisi karbohidrat dalam struktur menu bangsa kita menunjukkan proporsi beras hanya 53,5%. Sisanya dipenuhi dari ubi kayu (22,6%), jagung (18,9%), dan kentang (4,99%). Akan tetapi, kondisi itu terus berubah pada era Orde Baru. Pada akhir 80-an, proporsi beras semakin dominan mencapai 81,1%, sisanya ubi kayu (10,02%) dan jagung (7,82%). Orde Baru makin mendorong beras untuk menjadi bahan pangan utama di seluruh Indonesia. Penyeragaman konsumsi beras di Indonesia membuat makanan pokok lokal terabaikan.
Pernyataan yang sesuai dengan isi paragraf di atas adalah ...
Tahun 1954 komposisi karbohidrat jagung lebih besar daripada beras
Akhir 80-an komposisi karbohidrat jagung lebih besar daripada ubi kayu
Tahun 1954 komposisi karbohidrat kentang lebih besar daripada jagung
Akhir 80-an komposisi karbohidrat ubi kayu lebih besar daripada beras
Akhir 80-an komposisi karbohidrat ubi kayu lebih besar daripada jagung
Cermati kutipan teks berikut!
Sagu telah dikonsumsi oleh masyarakat Papua dan Maluku sejak berabad-abad yang lalu. (1) Nenek moyang suku-suku di pedalaman telah mengolah makanan sederhana. (2) Kandungan gizi dan zat karbohidrat yang tinggi pada sagu telah membuat masyarakat Papua tidak kekurangan dalam suplai makanan pokoknya. (3) Sagu telah menjadi makanan pokok sebelum mereka mengenal beras yang dibawa oleh pendatang khususnya dari Jawa. (4) Oleh karena itu, kita sebaiknya menghidupkan kembali kearifan lokal dengan mengembalikan sagu sebagai makanan pokok di Papua. (5)
Kalimat tidak padu pada pargraf tersebut ditandai dengan nomor ...
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Tujuan teks argumentasi adalah untuk meyakinkan pembaca agar memiliki [ ... ] atau [ ... ] yang sama dengan penulis.
Isian yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang tersebut yaitu ....
pandangan, pemikiran
pengamatan, penilaian
pengamatan, pemikiran
pandangan, pengamatan
penilaian, pemikiran
Indonesia memiliki keragaman produk pangan lokal yang sangat kaya. Namun, di banyak restoran mewah, menu utama justru didominasi oleh makanan impor. Bagaimana pendapat yang tepat jika Anda diminta membuat teks argumentasi tentang fenomena tersebut?
Produk impor memang lebih bergizi.
Produk lokal tidak layak disajikan di restoran mewah.
Restoran mewah sebaiknya mengangkat pangan lokal sebagai identitas kuliner Indonesia.
Restoran sebaiknya tetap menggunakan bahan impor demi prestise.
Makanan lokal hanya untuk masyarakat desa.
Di daerah pegunungan, masyarakat mengandalkan umbi-umbian seperti ubi, singkong, dan talas sebagai makanan pokok. Sementara itu, di perkotaan konsumsi umbi-umbian semakin menurun. Jika Anda membuat teks argumentasi, mana alasan paling kuat agar pangan lokal tetap dilestarikan?
Umbi-umbian sulit diolah dan tidak modern.
Pangan lokal membantu ketahanan pangan dan mencegah ketergantungan pada beras.
Umbi-umbian membuat makanan terlihat tidak menarik.
Beras lebih praktis untuk disajikan.
Produk impor lebih mudah ditemukan di kota.
Berikut ini yang merupakan opini adalah. . .
Membuang sampah secara sembarangan menyebabkan banjir
Malam tadi hujan sangat lebat, akibatnya sungai citarum meluap dan membanjiri pemukiman warga
Setiap tahunnya, Jakarta mengalami bencana banjir akibat curah hujan yang tinggi
Sebaiknya, warga mengungsi ke tempat yang lebih aman karena dikhawatirkan ada banjir susulan
Kalimat di bawah ini yang merupakan kalimat fakta adalah. . .
Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia hingga tanggal 13 Mei 2013 mencatat ada 158.812 narapidana dan tahanan di Indonesia, yang 51.899 orang diantaranya terkait kasus narkoba
Dari hal itu dapat dibayangkan betapa besar kerusakan alam yang terjadi karena jumlah
populasi yang besar dan konsumsi sumber daya alam yang meningkat.
Seharusnya lonsep pembangunan adalah memenuhi kebutuhan manusia dengan mempertimbangkan kebutuhan generasi mendatang
Jadi, sikap rekonsiliasi dari pihak manusia dapat memungkinkannya melakukan perubahan demi kenyamanan lingkungan hidupnya
Nasi jagung atau dikenal oleh orang Jawa dengan sebutan sego jagung merupakan salah satu makanan pokok di Indonesia pada zaman dahulu. Nasi ini terbuat dari tanaman biji-bijian jagung yang sudah tua yang dipipil terlebih dahulu kemudian ditumbuk hingga halus. Setelah itu, baru dimasak dengan cara dikukus. Kuliner ini awalnya berasal dari Madura Jawa Timur, akan tetapi sekarang sudah tersebar luas di Tanah Air. Nasi jagung menjadi makanan pokok masyarakat zaman dulu. Hal ini disebabkan karena harga makanan ini dianggap lebih murah dibanding dengan beras sebagai nasi putih biasa. Pada proses pengolahan nasi ini cukup rumit dan juga membutuhkan waktu yang lama. Oleh sebab itu, maka sekarang jarang ditemukan. Namun, kita bisa menemukan di warung-warung yang menyediakan makanan ini. Apa yang dibahas teks tersebut?
Gagasan utama nasi jagung
Opini nasi jagung
Mengganti pengganti nasi yaitu nasi jagung
Fakta ubi ungu
Mengonsumsi ubi ungu
Sudah hampir jam satu malam, ketakutan menyerangku. Aku ingin menelepon ke rumah, tapi kupastikan Mak Yem menunggu ayah di rumah sakit. Tiba-tiba aku merasa bersalah, ini sebuah egoisme. Aku dan Yu Ning kejar karir dan selalu lupa kalu masih punya ayah yang harus kami perhatikan. Selalu lupa menelepon beliauhanya untuk mengucapkan, “Halo”. Padahal, sebelum keberangkatanku ke Jakarta, ayah bilang, “Kalian berdua memilih karir di Jakarta. Tak seorang pun memang ingin bersama laki-laki tua sepertiku. Aku tahu tidak ada yang harus disalahkan, setiap anak pasti mencari sarangnya yang baru. Tapi, sesekali teleponlah aku. Itu sudah lebih dari cukup.”
amanat kutipan cerita di atas adalah ...
jangan sia-siakan kesempatan untuk meraih sukses karir
Kesempatan tidak akan pernah datang dua kali dalam hidup
orangtua harus mendukung anaknya untuk mencapai karirnya
sesukses apapun selalu ingat dan memperhatikan orangtua
”Pak, pohon pepaya di pekaranganku telah dirobohkan dengan semena-mena. Tidaklah sepatutnya hal itu kulaporkan?”
”Itu benar, tapi jangan melebih-lebihkan. Ingat, yang harus diutamakan ialah kerukunan kampung. Soal kecil yang dibesar-besarkan bisa mengakibatkan kericuhan dalam kampung. Setiap soal mesti diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Tidak boleh main seruduk. Masih ingatkah kau pada peristiwa Dullah dan Bidin tempo hari? Hanya karena soal dua kilo beras, seorang kehilangan nyawa dan yang lain meringkuk di penjara.”
(Gerhana, Muhammad Ali)
Unsur intrinsik yang paling dominan dalam cerita di atas adalah
latar
tokoh
alur
amanat
Kali ini, untuk menggarap batik pesanan lelaki itu, ia memilih saat malam buta di sebuah kamar berhias sarang laba-laba. Kamar penyimpan langut dan kemelut. Sebelumnya, hampir lima tahun pintu kamar itu dibiarkan terkatup serupa kabisuan mulut disumpal ujung selimut.
Gaya bahasa (majas) yang tercetak miring pada kutipan cerita pendek di atas adalah ....
ironi
metafora
personifikasi
litotes
Setiap sore menjelang, bapak selalu duduk di bangku tua kesayangannya. Bangku yang terbuat dari bambu itu telah menemani bapak melewati senja yang begitu indah. Duduk dengan tenang sembari melempar pandang ke luar jendela untuk menyaksikan betapa indah panorama yang senja sajikan. Rasa lelah setelah seharian memeras keringat tampak memudar ketika ia duduk di bangku tua kesayangannya itu.
Gaya bahasa (majas) dalam kutipan cerita di atas adalah ....
personifikasi
metafora
hiperbola
litotes
Terik. Hari ini begitu panas, sampai-sampai cahaya matahari membuat kulitku hampir terbakar. Jemuran pun sekejab kering. Bau asap-asap polusi menyergap masuk ke paru-paru membuat kotor udara. Ditambah suara bising kendaraan yang lalu lalang dihadapanku, membuat suasana bertambah pengap dan panas. Aku hanya bisa melihat orang-orang itu di dalam mobil dengan AC yang membuat mereka sejuk. Berbeda dengan diriku, anak laki-laki dengan baju kumal berdiri di tepi jalan sambil membawa payung di genggaman. Aku hanya bisa menunggu hujan turun dan seseorang datang untuk menggunakan jasaku.
sudut pandang kutipan cerita di atas adalah
Orang pertama pelaku utama
Orang pertama pelaku sampingan
Orang ketiga sebagai pengamat
Orang ketiga sebagai pelaku serba tahu
