WorksheetsAssessment for learning (Kelas X) bab 1
Total questions: 10
Worksheet time: 6mins
Siapakah tokoh yang mengusulkan lima asas dasar negara yang dikenal dengan istilah "Panca Sila" dalam sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945?
Dr. Soepomo
Ir. Soekarno
Mr. Muhammad Yamin
Prof. Notonegoro
Ki Hajar Dewantara
Dalam pidatonya tanggal 29 Mei 1945, Muhammad Yamin mengemukakan gagasan dasar negara. Berikut ini bukan merupakan lima asas yang dikemukakan oleh Muhammad Yamin secara lisan:
Peri Kebangsaan
Peri Kemanusiaan
Ketuhanan yang Maha Esa
Kesejahteraan Sosial
Gotong royong
Dr. Soepomo mengusulkan dasar negara yang bersifat integralistik. Hal ini berarti:
Negara harus berdasarkan pada kebebasan individu sepenuhnya
Negara dibentuk atas dasar kesepakatan rakyat melalui perjanjian
Negara tidak berpihak pada golongan manapun dan menyatukan semua unsur
Negara membatasi kekuasaan demi keadilan sosial
Negara menolak campur tangan pemerintah dalam urusan agama
Berikut ini adalah kesamaan gagasan dasar negara antara Ir. Soekarno, Dr. Soepomo, dan Muhammad Yamin, kecuali:
Menekankan pentingnya persatuan bangsa
Mengutamakan aspek individualisme
Mendorong nilai-nilai kemanusiaan
Menjadikan Ketuhanan sebagai dasar
Mengedepankan kesejahteraan sosial
Apa kaitan antara usulan dasar negara dari para pendiri bangsa dengan Pancasila yang disahkan pada 18 Agustus 1945?
Usulan para pendiri bangsa bertentangan dengan Pancasila
Pancasila tidak memuat unsur agama
Pancasila murni merupakan gagasan satu tokoh saja
Usulan dasar negara dari tokoh pendiri bangsa menjadi landasan rumusan final Pancasila
Usulan para pendiri bangsa digantikan seluruhnya oleh Piagam Jakarta
Dalam pidatonya, Ir. Soekarno menyampaikan konsep Trisila dan Ekasila. Makna dari Ekasila menurut Soekarno adalah:
Gotong royong
Persatuan Indonesia
Ketuhanan yang berkebudayaan
Sosialisme religius
Nasionalisme sejati
Tokoh yang menggambarkan negara sebagai organisasi integralistik, di mana negara dan rakyat merupakan satu kesatuan yang utuh, adalah:
Ir. Soekarno
Muhammad Yamin
Dr. Soepomo
Mr. Ahmad Subardjo
Moh. Hatta
Muhammad Yamin menyampaikan lima dasar negara secara tertulis yang memuat:
Nasionalisme, Internasionalisme, Demokrasi, Sosialisme, dan Ketuhanan
Persatuan, Kebudayaan, Sosialisme, Demokrasi, dan Ketuhanan
Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan sosial
Keislaman, Kebangsaan, Demokrasi, Sosialisme, dan Gotong royong
Kebangsaan, Kemanusiaan, Ketuhanan, Kerakyatan, dan Kesejahteraan rakyat
Apa tujuan utama para pendiri bangsa merumuskan dasar negara dalam sidang BPUPKI?
Menghindari campur tangan asing dalam pemerintahan
Mencari bentuk negara yang sesuai dengan sistem barat
Menentukan siapa presiden pertama Indonesia
Menyatukan keberagaman bangsa Indonesia dalam satu dasar negara
Menjadikan Indonesia negara agama
Piagam Jakarta yang dirumuskan pada 22 Juni 1945 merupakan hasil kompromi antara golongan Islam dan nasionalis. Hal penting dalam piagam tersebut yang diubah dalam Pancasila adalah:
Sila Ketuhanan Yang Maha Esa menjadi Sila Sosialisme
Frasa “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” dihapuskan
Pancasila diganti menjadi Trisila
Sila kedua dihapuskan dari Piagam
Asas musyawarah dihapus
