wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TO UKPPPG -1

Total questions: 90

Worksheet time: 48mins

Name
Class
Date
1.

Di kelas Bu Rina, ia menyadari bahwa beberapa siswa tampak ragu untuk bertanya karena takut ditertawakan. Untuk mengatasinya, Bu Rina membuat aturan kelas bersama yang berisi komitmen saling menghargai pendapat. Tindakan Bu Rina mencerminkan:

a)

Strategi pengajaran berbasis proyek

b)

Desain pembelajaran dengan penilaian autentik

c)

Membangun lingkungan belajar yang aman dan nyaman

d)

Penerapan metode pembelajaran kooperatif

e)

Penegakan disiplin berbasis hukuman tegas

2.

Pak Dani memulai pelajaran dengan menanyakan pendapat siswa tentang fenomena alam yang terjadi di lingkungan mereka. Ia kemudian mengaitkan pendapat tersebut dengan materi yang akan dibahas. Strategi ini menunjukkan bahwa Pak Dani:

a)

Menggunakan pendekatan saintifik secara penuh

b)

Menilai kompetensi awal siswa

c)

Mengembangkan keterampilan sosial emosional

d)

Menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik

e)

Memberikan penguatan terhadap karakter siswa

3.

Bu Dini menyesuaikan susunan meja kursi untuk diskusi kelompok dan menyediakan pojok tenang bagi siswa yang membutuhkan waktu sendiri. Ini menunjukkan upaya untuk:

a)

Menghindari keributan di kelas

b)

Membuat variasi metode pembelajaran

c)

Memberi reward pada siswa

d)

Membangun lingkungan belajar inklusif dan nyaman

e)

Meningkatkan nilai akademik siswa

4.

Dalam pembelajaran sejarah, Pak Arif meminta siswa membuat vlog bertema "Perjuangan Pahlawan Lokal". Penilaian dilakukan melalui rubrik yang disepakati bersama. Ini menunjukkan:

a)

Strategi penilaian subjektif

b)

Kegiatan bermain sambil belajar

c)

Penilaian autentik berbasis proyek

d)

Penilaian hasil belajar kognitif semata

e)

Strategi pembelajaran konvensional

5.

Pak Doni mendapati bahwa siswa belum memahami konsep dasar pada materi sebelumnya. Ia kemudian mengulang materi dengan pendekatan berbeda dan memberikan latihan tambahan. Tindakan ini mencerminkan:

a)

Evaluasi sumatif

b)

Penguatan disiplin siswa

c)

Pengajaran remedial berdasarkan hasil asesmen

d)

Perubahan strategi pembelajaran ke ceramah

e)

Penundaan penilaian akhir

6.

Bu Yeni memberikan kesempatan kepada siswa untuk memilih topik proyek akhir mereka sesuai minat. Hal ini mencerminkan prinsip:

a)

Disiplin kelas

b)

Kegiatan individual

c)

Pembelajaran diferensiasi

d)

Pembelajaran berbasis teks

e)

Ujian berbasis kompetensi

7.

Pak Jaka menggunakan teknik "two stars and a wish" dalam memberi umpan balik. Teknik ini bertujuan untuk:

a)

Mengkritik dengan tajam

b)

Mendorong kompetisi antar siswa

c)

Memberikan motivasi sambil membangun

d)

Memberi nilai secara obyektif

e)

Menyeleksi siswa unggulan

8.

Setelah proses pembelajaran, Bu Tina meminta siswa menuliskan refleksi tentang apa yang telah mereka pelajari dan perasaan mereka selama belajar. Ini termasuk bagian dari:

a)

Evaluasi administratif

b)

Ujian akhir semester

c)

Asesmen formatif dan reflektif

d)

Pelaporan nilai

e)

Psikotes kelas

9.

Pak Anton memperhatikan bahwa siswa dengan gaya belajar visual kesulitan memahami materi audio. Ia lalu menambahkan gambar dan video. Ini adalah bentuk dari:

4 lines
10.

Pak Anton memperhatikan bahwa siswa dengan gaya belajar visual kesulitan memahami materi audio. Ia lalu menambahkan gambar dan video. Ini adalah bentuk dari:

a)

Disiplin kelas

b)

Intervensi psikologis

c)

Adaptasi pembelajaran berbasis kebutuhan peserta didik

d)

Penilaian otentik

e)

Konseling akademik

11.

Bu Laila menyusun rubrik penilaian proyek bersama dengan siswa sebelum tugas diberikan. Ini bertujuan agar:

a)

Siswa takut jika tidak sesuai rubrik

b)

Guru tidak perlu menilai

c)

Proyek dapat disesuaikan dengan kemampuan guru

d)

Penilaian lebih transparan dan partisipatif

e)

Penilaian dapat dihindari

12.

Pak Nino menyediakan kartu ekspresi di meja siswa untuk mengkomunikasikan perasaan mereka selama belajar. Strategi ini bertujuan:

a)

Mengurangi interaksi verbal

b)

Menyediakan media visual dalam penilaian

c)

Membangun komunikasi emosional dalam pembelajaran

d)

Menambah nilai estetika kelas

e)

Menyederhanakan proses pembelajaran

13.

Dalam pelajaran IPS, Bu Erni mengajak siswa melakukan kunjungan lapangan ke kantor desa untuk belajar tentang struktur pemerintahan. Ini mencerminkan:

a)

Evaluasi lapangan

b)

Strategi pengayaan berbasis pengalaman langsung

c)

Pendekatan visual

d)

Penerapan pembelajaran daring

e)

Kegiatan ekstrakurikuler

14.

Siswa Bu Lisa kesulitan memahami topik pembagian pecahan. Ia kemudian menggunakan alat peraga potongan kue untuk membantu visualisasi. Tindakan ini menunjukkan:

a)

Penggunaan media konkret untuk membangun pemahaman

b)

Evaluasi sumatif dengan media

c)

Pemanfaatan mainan sebagai hiburan

d)

Strategi mendisiplinkan siswa

e)

Umpan balik berbasis video

15.

Pak Hadi mengubah posisi duduk siswa setiap minggu agar mereka belajar berkolaborasi dengan teman berbeda. Tujuannya adalah:

a)

Menghindari kebosanan

b)

Meningkatkan estetika ruang kelas

c)

Meningkatkan interaksi sosial dan inklusi

d)

Memonitor semua siswa secara adil

e)

Mengurangi suara bising

16.

Bu Nita menggunakan jurnal belajar siswa untuk melihat perkembangan pemahaman mereka dari waktu ke waktu. Ini adalah bentuk:

a)

Ujian formatif

b)

Asesmen portofolio

c)

Penilaian sumatif

d)

Asesmen daring

e)

Evaluasi lisan

17.

Pak Haryo mengajarkan siswa untuk membuat peta konsep dari materi yang telah dipelajari. Kegiatan ini berfungsi untuk:

a)

Mengurangi waktu ujian

b)

Membantu siswa menghafal

c)

Memfasilitasi pengorganisasian pengetahuan

d)

Mengembangkan nilai estetika

e)

Menyederhanakan bahan ajar

18.

Bu Umi memberikan PR berupa pilihan tugas: membuat puisi, poster, atau cerita pendek. Pendekatan ini mencerminkan:

a)

Pengajaran berbasis teks

b)

Penilaian standar

c)

Diferensiasi produk

d)

Disiplin progresif

e)

Praktik manipulatif

19.

Pak Wisnu mengobservasi interaksi antar siswa saat kerja kelompok sebagai bagian dari penilaian. Ini adalah:

a)

Asesmen observasi keterampilan sosial

b)

Ujian praktik

c)

Evaluasi kepribadian

d)

Laporan disiplin

e)

Skor kuis

20.

Ketika siswa mengalami kesulitan mengerjakan soal HOTS, Bu Eka memberikan scaffolding berupa pertanyaan pemantik. Ini menunjukkan penerapan:

a)

Intervensi psikoedukatif

b)

Asesmen karakter

c)

Dukungan belajar bertahap

d)

Penilaian hasil belajar akhir

e)

Model otoriter

21.

Bu Ayu mengubah instruksi tugas setelah mendapati banyak siswa bingung memahami perintah. Tindakan ini menunjukkan:

a)

Penyesuaian kurikulum

b)

Revisi metode

c)

R

22.

Bu Ayu mengubah instruksi tugas setelah mendapati banyak siswa bingung memahami perintah. Tindakan ini menunjukkan:

a)

Penyesuaian kurikulum

b)

Revisi metode

c)

Respons terhadap umpan balik peserta didik

d)

Penerapan model drilling

e)

Evaluasi administratif

23.

Bu Intan mempersilakan siswa membagikan pendapat mereka dalam diskusi tanpa takut salah. Ia menekankan bahwa semua pendapat layak dihargai. Pendekatan ini bertujuan:

a)

Mengembangkan kemampuan menyimak

b)

Meningkatkan motivasi intrinsik siswa

c)

Membangun keberanian dan rasa aman dalam belajar

d)

Mempersiapkan siswa menghadapi ujian

e)

Menanamkan budaya kompetitif

24.

Dalam proses penilaian, Pak Yoga tidak hanya menilai hasil akhir tetapi juga proses belajar siswa. Hal ini dikenal dengan istilah:

a)

Penilaian holistik

b)

Penilaian numerik

c)

Penilaian administratif

d)

Penilaian objektif

e)

Penilaian klasikal

25.

Bu Nani sering menyesuaikan gaya pengajarannya setelah menganalisis hasil asesmen formatif yang dilakukan setiap minggu. Ini mencerminkan:

a)

Evaluasi kebijakan sekolah

b)

Adaptasi pengajaran berdasarkan asesmen formatif

c)

Penyesuaian administrasi kurikulum

d)

Penguatan hasil akhir

e)

Kegiatan remedial massal

26.

Pak Indra membentuk kelompok belajar dengan anggota yang memiliki kemampuan beragam dan mengatur peran masing-masing anggota secara jelas. Ini mencerminkan:

a)

Sistem kompetisi individual

b)

Pembelajaran kooperatif yang terstruktur

c)

Model ceramah interaktif

d)

Sistem tutor sebaya pasif

e)

Evaluasi otoriter

27.

Saat ada siswa yang menangis karena hasil nilai tidak sesuai harapan, Bu Fitri mengajak berdiskusi, memberi penguatan, dan menyusun strategi belajar bersama. Pendekatan ini menunjukkan:

a)

Evaluasi sumatif

b)

Tindakan korektif administratif

c)

Pendekatan reflektif dan solutif terhadap asesmen

d)

Pembelajaran remedial massal

e)

Intervensi sanksi akademik

28.

Pak Arya mengetahui bahwa ada guru lain yang memberikan contekan kepada siswa saat ujian sekolah. Ia merasa terganggu dan mempertimbangkan untuk melapor ke kepala sekolah. Tindakan ini mencerminkan:

a)

Solidaritas terhadap rekan sejawat

b)

Profesionalisme dalam menjaga integritas profesi

c)

Sikap tidak setia kawan

d)

Campur tangan terhadap urusan orang lain

e)

Usaha mencari perhatian pimpinan

29.

Setelah menerima masukan dari kepala sekolah tentang gaya mengajarnya yang terlalu kaku, Bu Mira mulai mencari referensi dan ikut pelatihan daring. Ini menunjukkan:

a)

Ketergantungan pada saran atasan

b)

Keinginan pindah tempat kerja

c)

Refleksi dan pengembangan diri profesional

d)

Usaha mempertahankan jabatan

e)

Pemaksaan dari pimpinan

30.

Pak Reno memiliki kebiasaan membaca jurnal pendidikan dan berdiskusi dengan rekan sejawat setiap minggu. Hal ini menunjukkan bahwa ia:

a)

Mengisi waktu luang

b)

Ingin menjadi dosen

c)

Berorientasi pada kenaikan pangkat

d)

Memiliki komitmen sebagai pembelajar sepanjang hayat

e)

Menyukai kegiatan ilmiah semata

31.

Mengisi waktu luang

a)

Ingin menjadi dosen

b)

Berorientasi pada kenaikan pangkat

c)

Memiliki komitmen sebagai pembelajar sepanjang hayat

d)

Menyukai kegiatan ilmiah semata

32.

Bu Dina tidak membeda-bedakan siswa berdasarkan latar belakang sosial ekonomi saat mengajar maupun menilai. Ini mencerminkan sikap:

a)

Netral dalam berinteraksi

b)

Profesionalisme dalam pengambilan keputusan

c)

Empati sebagai guru

d)

Ketegasan terhadap siswa

e)

Pelanggaran terhadap hak istimewa

33.

Setiap selesai mengajar, Pak Budi menuliskan refleksi harian tentang apa yang berhasil dan apa yang perlu ditingkatkan dalam mengajar hari itu. Kebiasaan ini adalah bentuk dari:

a)

Dokumentasi administratif

b)

Laporan kinerja

c)

Disiplin guru

d)

Refleksi pembelajaran untuk perbaikan berkelanjutan

e)

Evaluasi kepala sekolah

34.

Bu Ani menolak menerima hadiah dari orang tua murid karena menurutnya bisa mengganggu objektivitas penilaian. Tindakan ini menunjukkan:

a)

Keengganan bersosialisasi

b)

Tidak menghargai pemberian

c)

Profesionalisme dan etika dalam relasi guru-orang tua

d)

Sikap dingin terhadap siswa

e)

Ketakutan terhadap peraturan

35.

Pak Toni menolak menyebarkan berita tentang siswa yang sering bolos karena tidak ingin mempermalukan anak tersebut. Tindakan ini mencerminkan:

a)

Perlindungan terhadap hak privasi peserta didik

b)

Upaya menyembunyikan masalah

c)

Kecenderungan favoritisme

d)

Pelanggaran informasi publik

e)

Menutupi data sekolah

36.

Bu Wina melihat bahwa salah satu siswa selalu menyendiri dan tampak tidak percaya diri. Ia kemudian mengajak bicara secara pribadi dan memberi dukungan emosional. Ini mencerminkan:

a)

Empati dan kepedulian pada perkembangan siswa

b)

Usaha menasihati semua siswa

c)

Kewajiban administratif guru

d)

Paksaan untuk bersosialisasi

e)

Pelanggaran terhadap otonomi siswa

37.

Pak Galih sedang mengajar saat tiba-tiba anaknya menelepon. Ia memilih tidak mengangkat panggilan dan melanjutkan pelajaran. Ini menunjukkan:

a)

Pengabaian terhadap keluarga

b)

Profesionalisme dalam menjalankan tugas

c)

Sikap keras kepala

d)

Kesalahan manajemen waktu

e)

Tidak peduli pada urusan pribadi

38.

Bu Sinta menghadapi kritik dari orang tua siswa terkait gaya mengajarnya. Ia merespons dengan mendengarkan, tidak defensif, dan menjelaskan dengan baik. Tindakan ini menunjukkan:

a)

Ketundukan terhadap orang tua

b)

Kompromi terhadap nilai

c)

Kematangan emosi dalam menghadapi tekanan

d)

Strategi mempertahankan diri

e)

Usaha menyenangkan semua pihak

39.

Pak Yudi menyadari bahwa saat sedang marah, ia cenderung membentak siswa. Ia lalu mencari cara mengelola emosi melalui meditasi dan jurnal emosi. Ini mencerminkan:

a)

Refleksi untuk pengembangan spiritual pribadi

b)

Gaya hidup modern

c)

Tuntutan pelatihan guru

d)

Kewajiban mengikuti pelatihan

e)

Kompensasi atas nilai rendah

40.

Meski berada dalam tekanan waktu, Bu Rika tetap menilai tugas siswa dengan jujur dan adil. Ini menunjukkan bahwa ia:

a)

Menunda pekerjaan administratif

b)

Terlalu kaku dalam penilaian

c)

Memiliki integritas dan tanggung jawab profesional

d)

Ingin disukai siswa

e)

Terobsesi dengan perfeksionisme

41.

Pak Tono dengan sengaja menunda memberikan nilai karena ingin 'memberi pelajaran' pada siswa yang terlambat mengumpulkan tugas. Ini merupakan contoh pelanggaran terhadap:

a)

Strategi pembelajaran aktif

b)

Prinsip keadilan dan etika profesional

c)

Kurikulum nasional

d)

Otonomi guru

42.

n" pada siswa yang terlambat mengumpulkan tugas. Ini merupakan contoh pelanggaran terhadap:

a)

Strategi pembelajaran aktif

b)

Prinsip keadilan dan etika profesional

c)

Kurikulum nasional

d)

Otonomi guru dalam kelas

e)

Disiplin akademik

43.

Saat diminta menjadi pembicara dalam seminar, Bu Tini menolaknya karena merasa tidak percaya diri, meskipun memiliki keahlian di bidang tersebut. Ini menunjukkan:

a)

Kekurangan motivasi

b)

Tidak menghargai kesempatan

c)

Masalah pengembangan profesional

d)

Gangguan interaksi sosial

e)

Ketidaksiapan administratif

44.

Pak Arman selalu menyampaikan nilai secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada siswa dan orang tua. Ini mencerminkan:

a)

Administrasi yang rumit

b)

Keinginan untuk disukai

c)

Akuntabilitas profesional

d)

Strategi meredam protes

e)

Sikap terbuka tanpa batas

45.

Bu Nanik selalu menjadi contoh dalam berpakaian rapi, datang tepat waktu, dan menyapa semua orang di lingkungan sekolah. Ini menunjukkan bahwa guru adalah:

a)

Pegawai pemerintah yang patuh

b)

Teladan dalam kehidupan sosial sekolah

c)

Simbol dari sistem

d)

Perwakilan kepala sekolah

e)

Sumber informasi utama

46.

Pak Salman menggunakan jurnal pribadi untuk mencatat pengalamannya selama satu semester, lalu membaca ulang untuk melihat perkembangan dirinya. Ini bentuk dari:

a)

Evaluasi internal

b)

Manajemen waktu

c)

Refleksi profesional berkelanjutan

d)

Pengarsipan pribadi

e)

Laporan untuk pengawas

47.

Bu Lesti merasa gagal setelah nilai ujian siswanya menurun. Ia tidak menyalahkan siswa, tetapi mengevaluasi pendekatan mengajarnya dan berkonsultasi dengan kolega. Ini mencerminkan:

a)

Strategi pembelajaran baru

b)

Kepasrahan pada hasil

c)

Kematangan dalam refleksi profesional

d)

Kecemasan terhadap evaluasi

e)

Penghindaran kesalahan

48.

Pak Dedi selalu menempatkan kebutuhan belajar siswa sebagai prioritas utama meski harus mengorbankan waktu pribadi. Hal ini menunjukkan:

a)

Disiplin yang berlebihan

b)

Dedikasi tanpa batas

c)

Komitmen pada peserta didik sebagai pusat pembelajaran

d)

Pelanggaran hak pribadi

e)

Ketidakseimbangan hidup

49.

Bu Retno menyadari dirinya sering tidak sabar saat siswa lambat memahami materi. Ia mulai melatih kesabaran dengan memperlambat ritme pengajaran. Ini merupakan wujud dari:

a)

Evaluasi administrasi

b)

Refleksi kepribadian untuk perbaikan pengajaran

c)

Strategi penghematan waktu

d)

Kewajiban profesional

e)

Perintah kepala sekolah

50.

Pak Bimo bekerja sama dengan guru BK dan wali kelas untuk merancang strategi pembelajaran bagi siswa yang kesulitan belajar. Ini mencerminkan:

a)

Penegakan aturan kelas

b)

Kolaborasi lintas peran untuk keberhasilan pembelajaran

c)

Disiplin kolaboratif

d)

Penerapan metode ceramah interaktif

e)

Evaluasi hasil belajar individual

51.

Bu Mira mengundang orang tua siswa untuk menghadiri sesi parenting di sekolah guna mendukung keberhasilan akademik anak-anak. Tindakan ini merupakan contoh dari:

a)

Promosi program sekolah

b)

Kewajiban formal

c)

Keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan

d)

Upaya meningkatkan citra guru

e)

Progr

52.

silan akademik anak-anak. Tindakan ini merupakan contoh dari:

a)

Promosi program sekolah

b)

Kewajiban formal

c)

Keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan

d)

Upaya meningkatkan citra guru

e)

Program sosial berbasis amal

53.

Pak Dodi secara aktif terlibat dalam kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan sering berbagi praktik baik dengan rekan guru lain. Hal ini menunjukkan:

a)

Kepatuhan terhadap perintah dinas

b)

Usaha mempercepat kenaikan pangkat

c)

Keterlibatan dalam komunitas belajar profesional

d)

Usaha menggantikan kepala sekolah

e)

Kegiatan administratif rutin

54.

Bu Rini meminta siswa membawa orang tua mereka untuk terlibat dalam pameran hasil karya siswa. Ini merupakan strategi untuk:

a)

Meningkatkan prestise sekolah

b)

Menjalin komunikasi dengan orang tua secara informal

c)

Mengalihkan tugas guru

d)

Memberi tugas tambahan pada orang tua

e)

Mengurangi beban penilaian guru

55.

Pak Eko menjalin kerja sama dengan perangkat desa untuk melibatkan siswa dalam kegiatan konservasi lingkungan sekitar sekolah. Ini mencerminkan:

a)

Pelibatan masyarakat dalam pendidikan

b)

Kegiatan rekreasi sekolah

c)

Program studi lapangan

d)

Kegiatan amal tahunan

e)

Sistem pengawasan siswa di luar kelas

56.

Bu Fitri memanfaatkan grup WhatsApp orang tua siswa untuk menyampaikan perkembangan belajar dan meminta masukan. Strategi ini menunjukkan kemampuan:

a)

Teknologi informasi

b)

Komunikasi dua arah antara sekolah dan rumah

c)

Penegakan aturan rumah

d)

Manajemen data

e)

Pelaporan nilai secara daring

57.

Pak Tommy menjadi anggota aktif dalam organisasi profesi guru dan sering mengikuti pelatihan yang diselenggarakan asosiasi tersebut. Hal ini penting karena:

a)

Mendapatkan sertifikat

b)

Meningkatkan status sosial

c)

Meningkatkan profesionalisme dan kompetensi guru

d)

Menambah penghasilan

e)

Mewakili sekolah secara formal

58.

Bu Rika menghadapi siswa dengan kesulitan perilaku dan mengajak wali murid berdiskusi untuk mencari solusi bersama. Tindakan ini mencerminkan:

a)

Pengalihan tanggung jawab ke orang tua

b)

Komunikasi terbuka dengan wali siswa demi solusi pendidikan

c)

Usaha menyenangkan wali murid

d)

Evaluasi pribadi siswa

e)

Pelaporan ke instansi luar

59.

Pak Sandi merasa metode temannya sangat efektif dalam mengajar tema lingkungan. Ia meminta izin untuk mencoba metode tersebut di kelasnya. Tindakan ini adalah contoh:

a)

Peniruan metode orang lain

b)

Kolaborasi dan saling berbagi praktik baik antar guru

c)

Keterbatasan kreativitas guru

d)

Pelanggaran orisinalitas

e)

Kompetisi internal

60.

Bu Yeni mengundang narasumber dari dunia industri untuk berbagi pengalaman dengan siswa. Ini mencerminkan:

a)

Diversifikasi pembelajaran

b)

Penerapan pelajaran berbasis proyek

c)

Pelibatan masyarakat dalam proses pendidikan

d)

Kegiatan motivasi rutin

e)

Strategi pemasaran sekolah

61.

Setelah melihat siswa kurang semangat belajar daring, Pak Aji meminta masukan dari orang tua tentang jadwal dan metode belajar yang cocok di rumah. Ini adalah bentuk dari:

a)

Intervensi sekolah terhadap rumah

b)

Kerja sama rumah dan sekolah demi efektivitas belajar

c)

Pelaporan hasil belajar

d)

Penyesuaian kurikulum

e)

Sanksi akademik

62.

Bu Nina sering membagikan hasil pelatihan yang ia ikuti kepada rekan guru agar dapat diimplementasikan bersama. Ini menunjukkan:

a)

Kompetensi sosial rendah

b)

Kolaborasi untuk peningkatan pembelajaran

63.

Pak Yanto mengajarkan konsep listrik statis dengan eksperimen sederhana menggunakan balon dan potongan kertas. Tindakan ini mencerminkan:

a)

Penilaian hasil praktik

b)

Pembelajaran berbasis proyek

c)

Penggunaan strategi konkret dalam memahami konsep abstrak

d)

Asesmen diagnostik

e)

Penilaian sumatif berbasis portofolio

64.

Bu Santi mengidentifikasi bahwa sebagian siswanya adalah kinestetik. Maka ia menggunakan metode bermain peran saat mengajar. Strategi ini menunjukkan:

a)

Penerapan asesmen berbasis keterampilan

b)

Penguatan nilai karakter

c)

Adaptasi metode mengajar sesuai gaya belajar peserta didik

d)

Evaluasi kemampuan afektif

e)

Penilaian berbasis portofolio

65.

Saat menyusun RPP, Pak Andi mencantumkan tujuan pembelajaran, kegiatan inti, dan asesmen yang sesuai. Ini mencerminkan pemahaman terhadap:

a)

Peraturan sekolah

b)

Prinsip supervisi kelas

c)

Komponen utama dalam perencanaan pembelajaran

d)

Prosedur evaluasi

e)

Jadwal pelajaran

66.

Bu Lala merancang pembelajaran IPA dengan menggunakan eksperimen dan diskusi kelompok. Hal ini menunjukkan bahwa ia:

a)

Fokus pada hasil akhir

b)

Menghindari ceramah

c)

Menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran

d)

Mengurangi beban siswa

e)

Membatasi interaksi

67.

Pak Damar menyesuaikan penyampaian materi agar lebih lambat dan repetitif karena banyak siswa di kelasnya memiliki hambatan belajar. Ini menunjukkan bahwa ia memahami:

a)

Kurikulum darurat

b)

Karakteristik peserta didik

c)

Penilaian berbasis sekolah

d)

Kewajiban administrasi

e)

Jadwal kurikulum

68.

Bu Intan membagi kegiatan pembelajaran menjadi tiga tahap: eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi. Ini sesuai dengan:

a)

Pendekatan pembelajaran aktif

b)

Struktur kurikulum nasional

c)

Model pembelajaran klasik

d)

Tahapan penilaian

e)

Strategi remedial

69.

Pak Bima menjelaskan materi dengan contoh kontekstual yang dekat dengan kehidupan siswa. Tujuannya adalah:

a)

Menyederhanakan ujian

b)

Menambah daya tarik visual

c)

Membantu siswa memahami materi secara bermakna

d)

Mempercepat waktu pembelajaran

e)

Memenuhi kewajiban kurikulum

70.

Bu Tania memulai pelajaran dengan mengajukan pertanyaan pemantik dan menyambungkannya dengan pengalaman siswa. Teknik ini dikenal sebagai:

a)

Apersepsi

b)

Intervensi

c)

Konfirmasi

d)

Diagnostik

e)

Remedial

71.

Pak Iwan mengembangkan modul ajar berdasarkan CP (Capaian Pembelajaran) dan TP (Tujuan Pembelajaran). Ini mencerminkan pemahaman terhadap:

a)

SK dan KD

b)

Kurikulum 2006

c)

Kurikulum Merdeka

d)

Silabus KTSP

e)

Kurikulum Darurat

72.

Bu Nuri mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Ini menunjukkan penerapan prinsip:

a)

Asimilasi budaya

b)

Pembelajaran kontekstual berbasis budaya

c)

Intervensi sosial

d)

Pemisahan budaya dalam pembelajaran

e)

Tradisi lokal sebagai ekstrakurikuler

73.

Saat menyusun kegiatan belajar, Pak Surya memperhatikan tingkat kemampuan berpikir siswa: mulai dari mengingat, memahami, hingga mengevaluasi. Ini berdasarkan:

a)

Taksonomi Bloom

b)

Teori Vygotsky

c)

Kurikulum Merdeka

d)

Prinsip multiple intelligence

e)

Teori Piaget

74.

Bu Risa melihat siswa di kelas sangat antusias saat belajar melalui permainan edukatif. Ia pun mengembangkan game serupa dalam mata pelajaran lain. Ini bentuk dari:

a)

Evaluasi akhir

b)

Penguatan minat belajar

c)

Penghematan waktu

d)

Strategi menjelang ujian

e)

Penilaian hasil belajar

75.

Pak Gilang mengelompokkan siswa berdasarkan kemampuan saat pembelajaran matematika. Ia memberikan soal yang sesuai dengan level masing-masing. Ini contoh dari:

a)

Strategi klasikal

b)

Pembelajaran berdiferensiasi

c)

Evaluasi standar

d)

Pengelompokan administratif

e)

Sistem remedial

76.

Bu Nanda menjelaskan kembali topik menggunakan pendekatan visual kepada siswa tunarungu. Ini menunjukkan penerapan prinsip:

a)

Standarisasi belajar

b)

Penyesuaian pembelajaran untuk kebutuhan khusus

c)

Evaluasi berbasis sekolah

d)

Strategi kompetitif

e)

Pembelajaran daring

77.

Pak Joko membuat tujuan pembelajaran yang mengandung unsur "murid dapat menyusun laporan hasil pengamatan dengan benar." Tujuan ini termasuk dalam:

a)

Tujuan normatif

b)

Tujuan administratif

c)

Tujuan operasional

d)

Tujuan emosional

e)

Tujuan pengembangan karakter

78.

Saat menyusun materi, Bu Diah mengacu pada prinsip spiral, yaitu memperkenalkan konsep dasar di awal dan memperluasnya secara bertahap. Ini adalah pendekatan:

a)

Linear

b)

Tematik

c)

Spiral Curriculum

d)

Modular

e)

Segmentasi

79.

Pak Narto sering berdiskusi dengan siswa tentang metode belajar yang mereka sukai dan menyesuaikan strategi pengajarannya. Ini mencerminkan:

a)

Keterpaksaan dalam metode

b)

Diskusi berbasis siswa

c)

Pembelajaran partisipatif dan reflektif

d)

Sistem pengawasan akademik

e)

Penilaian kolektif

80.

Pak Ardi memberikan angket kepada seluruh siswa untuk mengetahui kondisi emosi dan sosial mereka. Kegiatan ini merupakan bentuk:

a)

Layanan klasikal

b)

Layanan responsif

c)

Administrasi asesmen awal dalam layanan BK

d)

Konseling individu

e)

Remedial akademik

81.

Bu Rani mengadakan sesi bimbingan klasikal di kelas untuk membahas tema "Mengelola Waktu Belajar dengan Baik". Kegiatan ini termasuk:

a)

Layanan konseling pribadi

b)

Layanan klasikal dalam bimbingan dasar

c)

Layanan krisis

d)

Layanan remedial

e)

Tes minat dan bakat

82.

Pak Hendra melakukan wawancara secara personal dengan siswa yang berulang kali terlibat pelanggaran tata tertib. Pendekatan ini merupakan bagian dari:

a)

Layanan klasikal preventif

b)

Layanan responsif untuk menangani permasalahan ind

83.

ngajarkan tentang sistem pernapasan. Strategi ini bertujuan untuk:

a)

Mengurangi waktu penugasan

b)

Menghidupkan pengalaman belajar

c)

Menghindari praktik langsung

d)

Mengukur nilai afektif

e)

Mengurangi beban siswa

84.

Pak Gani menyusun rubrik penilaian yang mengukur aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Ini berarti ia:

a)

Fokus pada aspek kognitif

b)

Mengukur aspek akademik saja

c)

Menggunakan asesmen holistik

d)

Menghindari ulangan tertulis

e)

Menyederhanakan proses penilaian

85.

Bu Mega mengatur urutan penyampaian materi dari yang sederhana ke kompleks. Ini berdasarkan prinsip:

a)

Spiral dan terintegrasi

b)

Koherensi dan berjenjang

c)

Modular dan adaptif

d)

Taktis dan fleksibel

e)

Segmentasi tematik

86.

Pak Rio menggunakan pertanyaan terbuka untuk mengembangkan pemikiran kritis siswa. Ini merupakan bagian dari strategi:

a)

Drilling

b)

Ceramah interaktif

c)

Inquiry-based learning

d)

Problem avoidance

e)

Rote learning

87.

Bu Desti menyesuaikan penjelasannya agar lebih visual karena siswanya lebih cepat menangkap informasi melalui gambar. Ini merupakan:

a)

Gaya mengajar individual

b)

Diferensiasi berdasarkan modalitas belajar

c)

Strategi tunggal

d)

Ceramah visual

e)

Teknik penghafalan

88.

Pak Fikri memberikan kesempatan siswa memilih topik proyek akhir sesuai minat mereka. Ini mencerminkan:

a)

Disiplin berbasis reward

b)

Pembelajaran berbasis kompetisi

c)

Penilaian berbasis minat

d)

Pembelajaran yang memfasilitasi diferensiasi

e)

Tugas wajib kurikulum

89.

Bu Indri menekankan pentingnya berpikir reflektif di akhir setiap pelajaran. Tujuan utamanya adalah:

a)

Mengisi waktu kosong

b)

Memenuhi jam pelajaran

c)

Menyadarkan siswa terhadap proses belajar mereka

d)

Mengulang tugas

e)

Menunda penilaian

90.

Pak Aldi selalu mengaitkan materi pembelajaran dengan isu-isu global terkini, seperti lingkungan atau teknologi. Ini menandakan:

a)

Kurikulum berbasis fakta

b)

Pembelajaran berbasis konten

c)

Integrasi wawasan global dan kontekstual

d)

Evaluasi prediktif

e)

Penilaian berbasis proyek