wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Pilihan Ganda Wedangga Kelas 8 SMP

Total questions: 100

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Apa sumber utama ajaran Dharma menurut Manawa Dharma Sastra II.6?

a)

Smrti

b)

Sila

c)

Weda

d)

Acara

2.

Berikut ini yang merupakan bagian dari ajaran Wedangga adalah...

a)

Darsana

b)

Itihasa

c)

Jyotisa

d)

Purana

3.

Arti dari Atmanastuti dalam sloka Manawa Dharma Sastra II.6 adalah...

a)

Kebiasaan orang suci

b)

Ilmu pengetahuan

c)

Kepuasan batin dari dalam diri sendiri

d)

Perintah raja

4.

Mengapa Jyotisa penting dalam kehidupan umat Hindu di Nusantara?

a)

Karena mengajarkan upacara yadnya

b)

Karena menentukan irama pembacaan mantra

c)

Karena membantu menghitung waktu hari raya berdasarkan pergerakan benda langit

d)

Karena menjelaskan makna kata dalam Weda

5.

Ilmu Jyotisa digunakan oleh para Maharsi terdahulu dengan cara...

a)

Berdasarkan ramalan mimpi

b)

Menghafal kitab mantra

c)

Mengamati dan menghitung posisi benda langit

d)

Menanyakan kepada raja

6.

Apa hubungan antara Jyotisa dengan kearifan lokal di Bali?

a)

Jyotisa digunakan dalam upacara pernikahan saja

b)

Jyotisa membantu dalam merancang arsitektur pura

c)

Jyotisa digunakan dalam perhitungan wariga, wewaran, dan sasih

d)

Jyotisa adalah nama lain dari kitab Sarasamuscaya

7.

Di antara berikut ini, manakah yang bukan bagian dari Wedangga?

a)

Kalpa

b)

Nirukta

c)

Aranyaka

d)

Siksa

8.

Mengapa ajaran Wedangga perlu disesuaikan dengan kearifan lokal?

a)

Agar tidak berbeda dengan ajaran luar negeri

b)

Agar mudah diajarkan ke orang dewasa saja

c)

Agar lebih relevan dan dipahami masyarakat sesuai tradisi daerah

d)

Agar semua orang bisa menjadi pendeta

9.

Contoh fenomena alam yang bisa diprediksi dengan ilmu Jyotisa adalah...

a)

Hujan deras dan banjir

b)

Gempa bumi dan letusan gunung

c)

Gerhana matahari dan bulan

d)

Suhu panas dan dingin

10.

Apa makna kutipan “acarasca iwa sadhunam” dalam Manawa Dharma Sastra II.6?

a)

Aturan yang ditentukan raja

b)

Perintah wajib dari Brahmana

c)

Tradisi atau kebiasaan para orang suci

d)

Upacara khusus untuk umat baru

11.

Ilmu Jyotisha dalam Wedangga berhubungan dengan...

a)

Pelafalan mantra

b)

Tata bahasa Sansekerta

c)

Perhitungan waktu berdasarkan benda langit

d)

Makna kata dalam sloka

12.

Mengapa ilmu Jyotisha menggunakan bumi sebagai patokan dalam perhitungan?

a)

Karena bumi dianggap sebagai pusat tata surya

b)

Karena bumi lebih besar dari matahari

c)

Untuk menyederhanakan perhitungan astronomi

d)

Karena bumi tidak bergerak

13.

Pandangan kosmologi dalam Weda bersifat...

a)

Geosentris

b)

Heliosentris

c)

Antroposentris

d)

Astrologis

14.

Apa bedanya geosentris dan heliosentris?

a)

Geosentris: matahari pusat, heliosentris: bumi pusat

b)

Geosentris dan heliosentris adalah sama

c)

Geosentris: bumi pusat, heliosentris: matahari pusat

d)

Geosentris: bula

15.

sentris dan heliosentris?

a)

Geosentris: matahari pusat, heliosentris: bumi pusat

b)

Geosentris dan heliosentris adalah sama

c)

Geosentris: bumi pusat, heliosentris: matahari pusat

d)

Geosentris: bulan pusat, heliosentris: matahari mengitari bumi

16.

Siapa yang memperkenalkan sistem heliosentris dalam ajaran Weda?

a)

Para brahmana

b)

Para raja

c)

Para maharsi

d)

Para ksatria

17.

Ilmu Jyotisha dalam masyarakat Bali dikenal juga dengan nama...

a)

Asta Kosala

b)

Wariga atau Dewasa

c)

Lontar Usada

d)

Swadharma

18.

Dalam penerapannya, Wariga sering digunakan untuk menentukan...

a)

Waktu tidur yang baik

b)

Makanan sehat

c)

Hari baik untuk kegiatan seperti pertanian dan perjodohan

d)

Tempat wisata terbaik

19.

Apa fungsi pengamatan posisi bintang dan planet menurut para maharsi zaman dahulu?

a)

Untuk navigasi laut

b)

Untuk hiburan malam

c)

Untuk memprediksi bencana, kelahiran raja, dan peristiwa besar lainnya

d)

Untuk menentukan harga pasar

20.

Ilmu Jyotisha pertama kali sampai di Bali sekitar abad ke...

a)

ke-5 Masehi

b)

ke-7 Masehi

c)

ke-10 Masehi

d)

ke-12 Masehi

21.

Apa kaitan antara Sri Isyana Tunggawijaya dan ajaran Jyotisha di Bali?

a)

Ia menulis kitab Weda pertama

b)

Ia adalah guru astronomi

c)

Pernikahannya membawa ajaran pawukon dan wewaran ke Bali

d)

Ia menghapuskan sistem kalender

22.

Raja yang menikah dengan Sri Isyana Tunggawijaya adalah...

a)

Sri Jayabaya

b)

Mpu Sindok

c)

Raja Udayana

d)

Airlangga

23.

Mengapa Jyotisha disebut sebagai gabungan antara astronomi dan astrologi?

a)

Karena hanya digunakan di luar negeri

b)

Karena memadukan perhitungan benda langit dan penafsiran makna spiritualnya

c)

Karena membahas sejarah dan mitologi

d)

Karena isinya hanya tentang bintang

24.

Sistem penanggalan Bali seperti pawukon dan wewaran berasal dari...

a)

China

b)

India dan Jawa

c)

Mesir

d)

Jepang

25.

Apa tujuan utama ilmu Wariga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Bali?

a)

Untuk menulis kitab suci

b)

Untuk menyusun silsilah keluarga

c)

Untuk menentukan waktu yang baik dalam berbagai kegiatan

d)

Untuk menghitung hasil panen

26.

Mengapa ajaran Jyotisha dapat bertahan dan berkembang hingga kini di Bali?

a)

Karena dibukukan dalam bahasa asing

b)

Karena sesuai dengan kepercayaan dan adat lokal

c)

Karena tidak boleh berubah

d)

Karena diwajibkan oleh pemerintah

27.

Nama ilmu yang digunakan di Bali untuk perhitungan hari baik adalah...

a)

Primbon

b)

Wariga

c)

Papan Katika

d)

Paririmbon

28.

Perhitungan kalender Bali berdasarkan dua sistem utama, yaitu...

a)

Tattwa dan Susila

b)

Surya Pramana dan Candra Pramana

c)

Pawukon dan Parwa

d)

Yadnya dan Sastra

29.

Sasih Kasanga dalam kalender Bali digunakan untuk menentukan...

a)

Hari Saraswati

b)

Hari Tumpek

c)

Hari Raya Nyepi

d)

Hari Pagerwesi

30.

Fungsi dari perhitungan Candra Pramana adalah untuk menentukan...

a)

Letak pura

b)

Waktu Tilem (bulan mati)

c)

Arah mata angin

d)

Lam

31.

Fungsi dari perhitungan Candra Pramana adalah untuk menentukan...

a)

Letak pura

b)

Waktu Tilem (bulan mati)

c)

Arah mata angin

d)

Lama mantra dibaca

32.

Nama sistem perhitungan hari baik di masyarakat Jawa Tengah dan Jawa Timur adalah...

a)

Paririmbon

b)

Wariga

c)

Primbon

d)

Katika Lima

33.

Arti kata “primbon” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah...

a)

Buku tentang mantra-mantra Weda

b)

Kitab kejawen untuk mengetahui waktu tidur

c)

Buku berisi ramalan dan hari baik atau naas

d)

Catatan hitungan wariga Bali

34.

Tradisi ramalan hari baik dalam budaya Sunda dikenal sebagai...

a)

Wariga

b)

Katika Lima

c)

Paririmbon

d)

Erpangir Kulau

35.

Persamaan antara primbon dan paririmbon adalah...

a)

Keduanya berasal dari Bali

b)

Keduanya berasal dari luar negeri

c)

Sama-sama berisi perhitungan hari baik dan buruk

d)

Berisi kisah Ramayana

36.

Dalam tradisi masyarakat Karo, waktu yang dianggap baik untuk upacara adalah...

a)

Sore hari

b)

Malam hari

c)

Tengah malam

d)

Pagi hari (06.00 – 09.00)

37.

Upacara adat seperti kematian atau tolak bala di Karo biasa dilakukan pada waktu...

a)

Tengah malam

b)

Sore hingga malam hari

c)

Pagi hari

d)

Tengah hari

38.

Upacara Erpangir Kulau biasanya dilakukan antara pukul...

a)

05.00 – 06.00

b)

06.00 – 11.00

c)

12.00 – 15.00

d)

15.00 – 18.00

39.

Suku Dayak Tunjung dan Benuaq mengenal perhitungan hari baik yang disebut...

a)

Paririmbon

b)

Papan Katika

c)

Wariga

d)

Surya Pramana

40.

Masyarakat Kaharingan memiliki sistem perhitungan hari baik yang dikenal sebagai...

a)

Wariga

b)

Primbon

c)

Katika Lima

d)

Candra Pramana

41.

Dalam sistem Katika Lima, perhitungan hari baik didasarkan pada...

a)

Posisi bintang

b)

Pergerakan planet

c)

Jam dalam sehari

d)

Gerak bulan dan matahari

42.

Apa kesamaan semua bentuk penerapan Jyotisa di daerah Bali, Jawa, Sunda, Karo, dan Kalimantan?

a)

Hanya digunakan dalam upacara perkawinan

b)

Menggunakan sistem kalender barat

c)

Menyesuaikan ajaran Weda dengan adat dan budaya lokal

d)

Hanya digunakan oleh pendeta atau pemuka adat

43.

Upacara penyucian benih padi dalam tradisi Dayak Kahayan disebut...

a)

Mpokang b’hini

b)

Nantungkal Wini

c)

Puun Benyi

d)

Tampulak Binyi

44.

Upacara Tampulak Binyi dilaksanakan sebelum...

a)

Memanen padi

b)

Menugal atau menabur benih di ladang

c)

Mendirikan rumah

d)

Upacara kematian

45.

Mengapa benih padi dalam upacara Tampulak Binyi dimandikan menghadap matahari terbit?

a)

Karena arah matahari terbit dianggap sebagai arah rezeki

b)

Karena matahari pagi membuat benih cepat tumbuh

c)

Agar ayam yang dikorbankan tidak melihat matahari

d)

Karena tempatnya hanya bisa di sisi timur ladang

46.

Upacara Tampulak Binyi menggunakan air khusus untuk memandikan benih, yaitu...

a)

Air keruh dan garam

b)

Air bunga, darah ayam, dan tuak

c)

Air laut dan pasir

d)

Air sungai saja

47.

yi menggunakan air khusus untuk memandikan benih, yaitu...

a)

Air keruh dan garam

b)

Air bunga, darah ayam, dan tuak

c)

Air laut dan pasir

d)

Air sungai saja

48.

Suku Dayak Maanyan menyebut upacara penyucian benih dengan istilah...

a)

Tampulak Binyi

b)

Mpokang b’hini

c)

Nantungkal Wini

d)

Puun Benyi

49.

Nama upacara penyucian benih menurut masyarakat Dayak Katingan adalah...

a)

Mpokang b’hini

b)

Nantungkal Wini

c)

Puun Benyi

d)

Tampulak Binyi

50.

Upacara Mpokang b’hini dikenal dalam masyarakat suku Dayak...

a)

Kahayan

b)

Maanyan

c)

Hibun

d)

Katingan

51.

Apa tujuan utama dilaksanakannya upacara penyucian benih padi oleh masyarakat Dayak?

a)

Untuk memperingati hari panen

b)

Agar benih lebih bersih secara fisik

c)

Untuk menyucikan benih dan memohon berkah hasil panen

d)

Untuk menghitung jumlah benih

52.

Ajaran Vyakarana dalam Wedangga berkaitan dengan...

a)

Ilmu ramalan

b)

Ilmu tata bahasa

c)

Ilmu metrum mantra

d)

Ilmu pelafalan suara

53.

Bahasa yang digunakan sebagai penerapan Vyakarana di daerah Jawa adalah...

a)

Bahasa Sunda

b)

Bahasa Kawi atau Jawa Kuno

c)

Bahasa Sansekerta

d)

Bahasa Melayu

54.

Bahasa daerah yang digunakan dalam upacara adat di Bali sebagai wujud penerapan Vyakarana adalah...

a)

Bahasa Bali

b)

Bahasa Bugis

c)

Bahasa Batak

d)

Bahasa Madura

55.

Mengapa penerapan ajaran Vyakarana penting dalam kehidupan masyarakat daerah?

a)

Agar dapat membaca kitab dengan suara keras

b)

Agar bisa menghafal mantra

c)

Agar tata bahasa tradisional tetap digunakan dalam kegiatan keagamaan dan adat

d)

Agar masyarakat tidak perlu belajar bahasa Indonesia

56.

Bahasa perantara utama yang digunakan di Kalimantan Selatan adalah...

a)

Bahasa Ot Danom

b)

Bahasa Dohoi

c)

Bahasa Dayak Ngaju

d)

Bahasa Melayu Kalimantan

57.

Bahasa Sangen atau Sangiang digunakan untuk...

a)

Jual beli di pasar

b)

Bahasa sehari-hari

c)

Upacara adat seperti mahanteran, badewa, dan tiwah

d)

Lagu-lagu rakyat

58.

Apa ciri khas bahasa Dayak Ngaju dalam penggunaannya?

a)

Banyak menggunakan huruf i dan u

b)

Banyak menggunakan huruf e dan a

c)

Banyak menggunakan huruf o dan u

d)

Tidak menggunakan vokal

59.

Perbedaan utama antara bahasa Dayak Ngaju dan Ot Danom adalah...

a)

Dayak Ngaju menggunakan huruf o dan a, Ot Danom menggunakan e dan i

b)

Dayak Ngaju banyak menggunakan huruf e dan a, sedangkan Ot Danom menggunakan o dan a

c)

Dayak Ngaju menggunakan bahasa Bali, Ot Danom menggunakan bahasa Sansekerta

d)

Dayak Ngaju adalah bahasa resmi, Ot Danom bukan

60.

Ajaran Chanda dalam Wedangga berkaitan dengan...

a)

Tata bahasa

b)

Irama dan metrum dalam lagu atau tembang

c)

Pelafalan suara

d)

Ilmu astronomi

61.

Penerapan ajaran Chanda dalam kearifan lokal bisa dilihat dalam bentuk...

a)

Lontar dan prasasti

b)

Lagu atau tembang daerah

c)

Doa-doa dalam bahasa Latin

d)

Cerita pewayangan

62.

Kidung pujian masyarakat Hindu Kaharingan disebut...

a)

Pupuh

b)

Kidung Sinom

c)

Kandayu

d)

Palawakia

63.

Mengapa keberadaan tembang atau kidung dalam masyarakat Hindu Nusantara penting?

a)

Karena menjadi sarana hiburan semata

b)

Karena memperlihatkan keragaman budaya dan nilai spiritual dalam kehidupan masyarakat

c)

Karena lebih mudah dari belajar kitab suci

d)

Karena menggantikan peran guru

64.

Bahasa yang digunakan dalam tembang Kandayu adalah...

a)

Sansekerta

b)

Jawa Kuno

c)

Bahasa Sanghyang

d)

Bahasa Indonesia

65.

Apa makna kebhinnekaan dalam ajaran Chanda menurut teks tersebut?

a)

Semua daerah harus memiliki satu tembang yang sama

b)

Tembang hanya boleh dinyanyikan saat upacara

c)

Setiap etnis Hindu memiliki tembang atau kidung tersendiri yang tetap dalam satu kesatuan ajaran

d)

Tembang hanya boleh dalam bahasa Sansekerta

66.

Salah satu jenis tembang Kandayu adalah...

a)

Kekawin

b)

Kidung Sinom

c)

Tembang Kandayu Mambuwur Behas Hambaruan

d)

Gerongan Pucung

67.

Apa tujuan dari pelestarian tembang-tembang daerah seperti pupuh, kidung, atau kandayu?

a)

Untuk bersaing antar suku

b)

Untuk menjaga keberagaman budaya dan ajaran spiritual Hindu

c)

Agar menjadi hiburan modern

d)

Supaya bisa dijual ke luar negeri

68.

Contoh tembang dari masyarakat Bali yang masih berkembang hingga kini adalah...

a)

Sinom Ketawang

b)

Gerongan Pucung

c)

Sekar Rare, Kekawin, Sloka

d)

Tembang Pucung Ilang

69.

Apa hubungan antara ajaran Chanda dan Dharma Gita?

a)

Dharma Gita adalah kitab, Chanda adalah mantra

b)

Dharma Gita berisi tembang/kidung yang disusun berdasarkan metrum yang dipelajari dalam Chanda

c)

Dharma Gita adalah alat musik, Chanda adalah nama seniman

d)

Tidak ada hubungan antara keduanya

70.

Ajaran Nirukta dalam Wedangga berkaitan dengan...

a)

Lagu dan irama

b)

Tata bahasa

c)

Arti kata atau penafsiran makna kata

d)

Tata cara upacara

71.

Sebutan untuk manifestasi Tuhan di masyarakat Bali adalah...

a)

Hyang Kamajaya

b)

Bhatara dan Ratu Ayu

c)

Sang Buddha

d)

Wisnu dan Siwa

72.

Di Lombok, Tuhan disebut dengan nama...

a)

Sang Hyang Widhi

b)

Ratu Gede

c)

Nenek Kaji

d)

Dewa Baruna

73.

Mengapa nama-nama Tuhan berbeda-beda di setiap daerah menurut ajaran Nirukta?

a)

Karena Tuhan itu berbeda-beda

b)

Karena setiap suku punya keyakinan sendiri

c)

Karena perbedaan bahasa daerah yang menyesuaikan makna dalam konteks budaya lokal

d)

Karena tidak ada aturan baku

74.

Sebutan Tuhan dalam masyarakat Hindu Kaharingan di Kalimantan adalah...

a)

Nenek Kaji

b)

Ratu Ayu

c)

Ranying Hatalla Langit

d)

Hyang Surya

75.

Apa makna dari perbedaan nama manifestasi Tuhan menurut Hindu Nusantara?

a)

Bentuk perpecahan keyakinan antar daerah

b)

Tidak adanya kepercayaan yang jelas

c)

Wujud kebhinnekaan dan kesatuan dalam keberagaman

d)

Ketidakseriusan dalam beragama

76.

Kata “Hyang Widhi Wasa” banyak digunakan di daerah...

a)

Jawa

b)

Bali

c)

Sumatera

d)

Kalimantan

77.

Ajaran Nirukta penting dipelajari karena...

a)

Mengajarkan kita cara bernyanyi pujian

b)

Membantu memahami makna nama-nama suci sesuai dengan kearifan lokal

c)

Menjelaskan ilmu perbintangan

d)

Memberikan informasi sejarah perang kuno

78.

Ajaran Kalpa dalam Wedangga berkaitan dengan...

a)

Tata bahasa Sanskerta

b)

Pengetahuan astronomi

c)

Tata cara pelaksanaan upacara atau ritual

d)

Makna kata dalam mantra

79.

Contoh upacara Panca Yajña di Bali adalah berikut ini, kecuali...

a)

Piodalan

b)

Pawiwahan

c)

Palus Mangantung Sahur Lewu

d)

Ngaben

80.

Upacara Ngaben di Bali merupakan bagian dari Panca Yajña, yaitu...

a)

Rsi Yajña

b)

Pitra Yajña

c)

Dewa Yajña

d)

Manusa Yajña

81.

Upacara Pakelem di Bali bertujuan untuk...

a)

Mengawinkan manusia

b)

Memberi sesajen di danau atau laut

c)

Menghormati roh leluhur

d)

Menyucikan bayi

82.

Apa kesamaan antara upacara Panca Yajña di Bali dan upacara Sosob Enlim di Tanimbar Kei, Maluku?

a)

Sama-sama dilakukan saat panen

b)

Sama-sama lima macam persembahan untuk Tuhan

c)

Sama-sama menggunakan air sebagai media utama

d)

Sama-sama untuk menghormati leluhur

83.

Tradisi upacara Pujan Mubeng sebagai bentuk Bhuta Yajña terdapat di masyarakat...

a)

Karo

b)

Kaharingan

c)

Tengger

d)

Bali

84.

Mengapa upacara seperti Erpangir Kulau dilakukan di tepi sungai oleh masyarakat Karo?

a)

Karena air dianggap sumber rezeki

b)

Karena sungai tempat bermain anak-anak

c)

Karena sungai dianggap keramat dan menyucikan

d)

Karena sulit menjangkau tempat lain

85.

Nama upacara yang dikenal di masyarakat Kaharingan, Kalimantan, antara lain adalah...

a)

Pujan Mubeng dan Sosob Enlim

b)

Palus Mangantung Sahur Lewu dan Ma`Mapas Lewu

c)

Pawiwahan dan Upacara Otonan

d)

Sembahyang Tilem dan Purnama

86.

Upacara yang dilakukan oleh masyarakat Kaharingan mirip dengan rangkaian upacara Hindu...

a)

Saraswati

b)

Galungan

c)

Nyepi

d)

Pagerwesi

87.

Dalam ajaran Hindu, Surya Sewana adalah upacara untuk menghaturkan...

a)

Rasa terima kasih pada alam

b)

Persembahan kepada para leluhur

c)

Sembah bhakti kepada Dewa Surya

d)

Penghormatan pada guru

88.

Apa yang menunjukkan bahwa ajaran Kalpa diterapkan sesuai kearifan lokal?

a)

Semua upacara mengikuti adat Jawa

b)

Adanya variasi bentuk upacara sesuai budaya masing-masing daerah

89.

Ajaran Kalpa dalam Wedangga berkaitan dengan...

a)

Tata bahasa Sanskerta

b)

Pengetahuan astronomi

c)

Tata cara pelaksanaan upacara atau ritual

d)

Makna kata dalam mantra

90.

Contoh upacara Panca Yajña di Bali adalah berikut ini, kecuali...

a)

Piodalan

b)

Pawiwahan

c)

Palus Mangantung Sahur Lewu

d)

Ngaben

91.

Upacara Ngaben di Bali merupakan bagian dari Panca Yajña, yaitu...

a)

Rsi Yajña

b)

Pitra Yajña

c)

Dewa Yajña

d)

Manusa Yajña

92.

Upacara Pakelem di Bali bertujuan untuk...

a)

Mengawinkan manusia

b)

Memberi sesajen di danau atau laut

c)

Menghormati roh leluhur

d)

Menyucikan bayi

93.

Apa kesamaan antara upacara Panca Yajña di Bali dan upacara Sosob Enlim di Tanimbar Kei, Maluku?

a)

Sama-sama dilakukan saat panen

b)

Sama-sama lima macam persembahan untuk Tuhan

c)

Sama-sama menggunakan air sebagai media utama

d)

Sama-sama untuk menghormati leluhur

94.

Tradisi upacara Pujan Mubeng sebagai bentuk Bhuta Yajña terdapat di masyarakat...

a)

Karo

b)

Kaharingan

c)

Tengger

d)

Bali

95.

Mengapa upacara seperti Erpangir Kulau dilakukan di tepi sungai oleh masyarakat Karo?

a)

Karena air dianggap sumber rezeki

b)

Karena sungai tempat bermain anak-anak

c)

Karena sungai dianggap keramat dan menyucikan

d)

Karena sulit menjangkau tempat lain

96.

Nama upacara yang dikenal di masyarakat Kaharingan, Kalimantan, antara lain adalah...

a)

Pujan Mubeng dan Sosob Enlim

b)

Palus Mangantung Sahur Lewu dan Ma`Mapas Lewu

c)

Pawiwahan dan Upacara Otonan

d)

Sembahyang Tilem dan Purnama

97.

Upacara yang dilakukan oleh masyarakat Kaharingan mirip dengan rangkaian upacara Hindu...

a)

Saraswati

b)

Galungan

c)

Nyepi

d)

Pagerwesi

98.

Dalam ajaran Hindu, Surya Sewana adalah upacara untuk menghaturkan...

a)

Rasa terima kasih pada alam

b)

Persembahan kepada para leluhur

c)

Sembah bhakti kepada Dewa Surya

d)

Penghormatan pada guru

99.

Apa yang menunjukkan bahwa ajaran Kalpa diterapkan sesuai kearifan lokal?

a)

Semua upacara mengikuti adat Jawa

b)

Adanya variasi bentuk upacara sesuai budaya masing-masing daerah

c)

Semua upacara dilaksanakan di pura

d)

Upacara hanya dilakukan oleh umat di Bali

100.

Upacara Erpangir Kulau dilakukan oleh masyarakat...

a)

Bali

b)

Jawa

c)

Karo

d)

Tengger