Worksheetslatihan soal ukom
Total questions: 30
Worksheet time: 30mins
Seorang perempuan umur 26 tahun dirawat di rumah sakit jiwa karena mengurung diri. Pasien mengatakan dirinya jelek, bodoh, dan tidak berguna. pasien terlihat menyendiri, murung, kontak mata kurang, postur membungkuk, dan bersikap pasif. Perawat telah menjelaskan cara melaksanakan kemampuan yang dipilih. Apakah tindakan keperawatan selanjutnya dalam kasus tersebut?
Mendiskusikan aspek positif dari diri
Menanyakan kepada pasien perasaannya setelah latihan
Mendorong pasien untuk melakukan aktivitas yang telah dilatih secara mandiri
Memperagakan cara melakukan keterampilan yang dipilih
Memberikan pujian atas kemampuan pasien dalam melakukan aktivitas
Seorang laki-laki umur 43 tahun diantar ke IGD RSJ karena mengamuk. Pasien mengatakan kesal karena keinginannya untuk membeli motor tidak dipenuhi oleh istrinya. Pasien merasa kesal, tidak dihargai sebagai suami, malu karena tidak memiliki motor, merasa terasingkan, wajah tegang, tangan mengepal, tatapan mata tajam, penampilan kotor, tidak rapi. Apakah data Subjektif pada diagnosa prioritas untuk kasus tersebut?
Merasa tidak dihargai
Merasa malu karena tidak memiliki sepeda motor
Merasa kesal
Tangan mengepal
Wajah tegang
Seorang perempuan umur 28 tahun diantar oleh keluarga ke RSJ karena mengurung diri sejak 4 bulan yang lalu. Pasien mengatakan malas berbicara dengan orang lain karena merasa tidak ada yang memahami kondisi pasien sehingga lebih baik diam. Pasien terlihat banyak terdiam, penampilan tidak rapi, kontak mata kurang , bicara hanya bila ditanya, bicara seperlunya. Apakah diagnosa keperawatan pada kasus tersebut?
Perilaku kekerasan
Risiko perilaku kekerasan
Gangguan persepsi sensorik
Harga diri rendah kronis
Isolasi sosial
Seorang perempuan umur 28 tahun diantar oleh keluarga ke RSJ karena mengurung diri sejak 4 bulan yang lalu. Pasien mengatakan malas berbicara dengan orang lain karena merasa tidak ada yang memahami kondisi pasien sehingga lebih baik diam. Pasien terlihat banyak terdiam, penampilan tidak rapi, kontak mata kurang , bicara hanya bila ditanya, bicara seperlunya. Apakah tindakan keperawatan yang tepat untuk kasus tersebut?
Melatih pasien untuk berkenalan
Mengkajii tanda, gejala, dan penyebab isolasi sosial
Memberi pujian kepada pasien atas apa yang telah dilakukannya
Mengajak pasien bercakap-ckap saat melakukan kegiatan sehari-hari
Melibatkan pasien dalam kegiatan sosial
Seorang perempuan umur 40 tahun diantar oleh keluarga ke RSJ karena berbicara sendiri. Pasien lebih senang menyendiri karena merasa tidak berguna. Saat pengkajian pasien terlihat tegang, postur tubuh kaku, bicara ketus dan defensif. Apakah diagnosa keperawatan yang tepat untuk pasien diatas?
Perilaku kekerasan
Risiko perilaku kekerasan
Halusinasi
Harga diri rendah kronis
Isolasi sosial
Seorang laki-laki umur 30 tahun diantar keluarga ke IGS RSJ karena mengamuk. Saat ini pasien dirawat dibangsal IGD dan dilakukan restrain untuk menjaga kemanan pasien dan lingkungan. Sebelum memasang tali restrain perawat memastikan bahwa ikatan pasien tidak terlalu ketat dan aman untuk pasien. Apakah prinsip etik yang dilakukan oleh perawat diatas?
Veracity
Non-maleficence
Videlity
Otonomi
Justice
Seorang perawat sedang melakukan komunikasi terapeutik dengan pasien. Perawat mengatakan “ sesuai dengan janji kita kemarin, kita hari ini akan berdiskusi di ruangan ini jam 09.00 untuk mendiskusikan tentang cara mengontrol marah dengan obat”. Berdasarkan percakapan diatas apakah prinsip etik yang dilakukan oleh perawat?
Veracity
Non malficience
Videlity
Otonomi
Justice
Seorang perempuan umur 37 tahun, diantar ke RSJ karena mengurung diri sejak 1 bulan yang lalu. Pasien mengatakan jengkel karena mendengar suara yang mengejek dirinya. Suara biasanya muncul saat pasien sendiri di malam hari, saat suara muncul pasien marah dan mengetok tembok agar suaranya hilang. Apakah pengkajian selanjutnya untuk menegakan diagnosa diatas?
Menanyakan kapan halusinasi terjadi
Menanyakan respons terhadap halusinasi
Menanyakan frekuensi terjadinya halusinasi
Menanyakan jenis halusinasi
Menanyakan isi halusinasi
Seorang laki laki umur 18 tahun di rawat di RSJ karena mengamuk. Pasien pernah di rawat di RSJ 2 tahun yang lalu, pasien pernah kecanduan alkohol sejak usia 10 tahun. Pasien mengatakan selama 3 bulan ini tidak minum obat karena merasa badannya sudah sehat. Apakah faktor presipitasi pada kasus diatas?
Riwayat penyalahgunaan alkohol
Mengamuk
Pernah dirawat di rumah sakit jiwa
Putus obat
Koping yang tidak efektif
Seorang perempuan umur 24 tahun, dirawat di rumah sakit karena mengurung diri sejak sebulan yang lalu. Pasien sering menyendiri dan mudah marah sejak ibunya meninggal 7 bulan yang lalu. Saat dilakukan pengkajian, pasien menunduk, kontak mata kurang, menjawab seperlunya jika ditanya, selalu menyebut dirinya jelek dan bodoh. Apakah masalah keperawatan utama pada klien?
gangguan persepsi sensori
Isolasi sosial
Defisit perawatan diri
Harga diri rendah
Risiko perilaku kekerasan
Seorang laki-laki umur 40 tahun, dirawat di rumah sakit jiwa karena mengamuk. Pasien saat ini sudah dapat mengidentifikasi pentingnya kebersihan diri, cara merawat diri, dan sudah mengetahui cara mandi dengan benar. Saat pengkajian pasien terlihat menyendiri, menunduk, penampilan tidak rapi, rambut tidak disisir dan berantakan. Apa tindakan keperawatan yang tepat sesuai kasus di atas ?
Melatih pasien untuk berdandan (memakai pakaian, menyisir rambut, mencukur)
Melatih pasien cara makan yang tertib
Mendiskusikan pentingnya kebersihan pribadi
Melatih cara membersihkan diri
Melatih pasien BAB dan BAK yang baik
Seorang laki-laki umur 28 tahun dirawat di RSU karena amputasi kaki kanan akibat kecelakaan. Pasien mengatakan kecewa, sedih, karena kakinya diamputasi sehingga pasien tidak dapat bekerja lagi. Kondisi pasien saat ini mudah tersinggung, mata melotot, berteriak dan mengatakan dokter dan perawat tidak becus menangani pasien. Apakah tahapan rentang respon kehilangan pasien di atas?
Denial
Anger
Bargaining
Depression
Acceptance
Seorang wanita umur 30 tahun, diantar ke Rumah Sakit Jiwa karena merusak perabotan rumah. Pasien sering menyendiri di kamar, tidak mandi, melamun, dan berbicara sendiri. Pasien mengatakan: ”saya malu, tidak berguna dan bodoh kenapa tidak diterima PNS padahal saya sudah 3 kali ikut tes, saya tidak bisa membahagiakan orang tua saya". Apakah prioritas masalah pada kasus tersebut?
Isolasi sosial
Harga diri rendah
Risiko perilaku kekerasan
Defisit perawatan diri
Gangguan persepsi sensori
Seorang wanita umur 21 tahun dirawat di RSJ karena memukul tetangga. Keluarga mengatakan sejak ibunya meninggal 1 tahun yang lalu pasien sering menyendiri dan tidak mampu merawat diri. Pasien mengatakan jengkel dan berteriak ketakutan karena melihat bayangan putih yang menyeramkan. Hasil pengamatan perawat saat ini klien terlihat sering menunjuk-nunjuk kearah tertentu dan ketakutan. Apakah masalah keperawatan yang menjadi akibat pada pohon masalah keperawatan klien diatas?
Isolasi sosial
Harga diri rendah
Risiko perilaku kekerasan
Defisit perawatan diri
gangguan persepsi sensori
Seorang perempuan usia 30 tahun, dirawat di RSJ karena menyendiri. Keluarga mengatakan pasien sudah 1 bulan tidak keluar kamar, tidak mandi, tidak bersosialisasi dan marah bila didekati. Hasil pengkajian pasien terlihat kumal, penampilan berantakan dan berbau busuk. Apakah masalah keperawatan utama pasa kasus diatas?
Gangguan persepsi sensorik: Halusinasi
Risiko perilaku kekerasan
Defisit perawatan diri
Isolasi sosial
Rendahnya harga diri
Seorang laki-laki umur 30 tahun, diantar ke RSJ karena mengurung diri. Pasien terlihat menyendiri, tidak mau berinteraksi dengan orang lain. Saat dikaji pasien bicara sendiri, mondar mandir, pasien mengatakan sangat emosi dan ingin memukul kakaknya karena disuruh oleh suara yang membisikinya. Apakah masalah keperawatan yang menjadi causa/penyebab pada kasus diatas?
Defisit perawatan diri
Isolasi sosial
gangguan persepsi sensori
Risiko perilaku kekerasan
Perilaku kekerasan
seorang permpuan umur 18 tahun, dirawat ke RSJ karena mengamuk. Pasien pernah dirawat di RSJ 1 tahun yang lalu, sejak gagal nikah 5 bulan yang lalu pasien sering mudah marah. Sejak dua bulan yang lalu pasien tidak minum obat, tidak mau makan, tidak mau bicara dengan orang lain, tidak mau keluar kamar dan menangis sepanjang hari. Apakah faktor presdisposisi kasus diatas?
Tidak mau bicara
Tidka mau makan
Putus obat
Menangis sepnajang hari
Pernah dirawat di RSJ
Seorang perempuan umur 40 tahun, datang ke poliklinik karena tidak bisa tidur dan tidak nafsu makan. Pasien mengatakan sangat sedih karena neneknya meninggal. Pasien terlihat lesu, menunduk, nada suara pelan, sesekali pasien mengapus air mata. Apakah respon terapeutik yang dapat dilakukan perawat selama wawancara dengan pasien?
“anda akan cepat sembuh kalau anda membiarkan kami membantu"
“Pegang tangan saya, saya tau kamu ketakutan, saya tidak akan biarkan orang lain menyakitimu"
“saya perawatmu, saya akan membawamu ke ruangan setelah saya mendapatkan beberapa informasi"
“ saya tau keadaan ini sulit, tapi segera setelah kita selesai saya akan membawamu ke ruangan"
“ibu harus semangat bila ingin lekas sembuh"
Seorang perempuan umur 40 tahun, dirawat di RSJ karena depresi. Pasien direncanakan akan mendapatkan terapi ECT ( electro convulsive terapi) dan telah mendapatkan persetujuannya. Pasien terlihat mondar mandir sambil berulang kali mengatakan khawatir karena ini adalah pengalam pertamanya melaksanakan ECT. Apakah respon perawat yang tepat untuk kondisi pasien diatas?
Menanyakan mengapa pasien cemas
Menanyakan tentang koping pasien bila mengalami hal yang sama
Menanyakan apakah pasien perlu bantuan
Menanyakan perasaan tentang prosedur ECT yang akan di jalaninya
Menanyakan apa yang dipikirkan pasien tentang prosedur ECT yang akan dijalaninya
Seorang pasien umur 30 tahun, mendapatkan terapi chlorpromazine (CPZ). Pasien mengatakan setelah minum obat tersebut pasien menjadi lemas dan mengantuk. Apakah tindakan keperawatan yang tepat untuk kasus diatas?
Menganjurkan untuk mengehntikan obat
Menganjurkan kepada pasien untuk tidur
Menganjurkan untuk melapor kepada dokter
Mengukur tekanan darahh pasien secara rutin
Menganjurkan untuk mengurangi dosis
Seorang laki-laki umur 40 tahun, dirawat di RSJ karena sering berteriak dan mengamuk. Pasien mengatakan saat dirumah mendengar suara yang mengajaknya tertawa. Saat suara muncul pasien berbicara sendiri dan tertawa terbahak bahak. Perawat sedang melakukan komunikasi terapeutik, saat ini pasien sudah mampu menyebutkan nama dan perasaannya hari ini. Apakah tindakan keperawatan selanjutnya untuk kasus diatas?
Melakukan kontrak waktu tempat dan topik
Menanyakan apakah masih mendengar suara suara
Menanyakan kapan munculnya halusinasi
Memberikan reinforcement
Menanyakan frekuensi halusinasi
Seorang perempuan umur 24 tahun, sedang menjalani kemoterapi. Pasien terlihat murung, menunduk dan menolak saat melihat cermin. Pasien mengatakan "saya menjadi perempuan yang tidak menarik lagi karena saya sekarang botak dan sakit sakitan". Apakah tindakan keperawatan yang tepat dilakukan perawat untuk melatih koping yang adaptif?
Membiarkan pasien merenungi masalahnya
Melatih afirmasi anggota tubuh yang sehat
Menganjurkan memakai protese
Menganjurkan berkonsultasi dengan psikolog
Melakukan distraksi agar pasien melupakan masalahnya
Seorang laki-laki umur 37 tahun, dirawat di RSJ karena berbicara sendiri. Pasien mengatakan dirinya tidak berguna dan tidak punya masa depan. Pasien terlihat lesu, kontak mata kurang dan nada suara pelan. Apakah rencana keperawatan yang tepat untuk mengidentifikasi aspek positif pasien?
Anjurkan pasien melakukan tindakan yang masih bisa dilakukan di RSJ
Pantau kegiatan haian pasien selama di RSJ
Buat daftar kemampuan diri pasien
Latih tindakan yang masih bisa dilakukan di RSJ
Bimbing dalam penulisan ADL pasien
Seorang perempuan umur 40 tahun, diantar ke RSJ karena berbicara sendiri. Pada saat pengkajian tiba -tiba pasien berteriak sambil menunjuk dinding tembok disebelah pasien "itu dia orang yang akan membunuhku, pergi kamu!". Bagaimanakan respon perawat yang tepat untuk kasus diatas?
"ibu tidak perlu takut, saya akan menjaga anda"
"itu hanya perasaan ibu saja, itu bayangan palsu"
"saya percaya ibu melihat bayangan tersebut, tetapi saya tidak melihatnya"
"ibu sepertinya sedang berkhayal, karena disini hanya ada kita"
"seprtinya ibu sangat ketakutan melihat bayangan itu"
Seorang perempuan umur 30 tahun, diantar keluarga ke RSJ karena mengamuk tanpa sebab. Pasien mengatakan sering melihat bayangan hitam besar 4 kali dalam sehari. Pasien mengatakan karena sering melihat bayangan tersebut membuat pasien jengkel dan mengamuk. Apa pengkajian selanjutnya untuk melengkapi data di atas?
Mengkaji respons terhadap halusinasi
Mengkaji isi halusinasi
Mengkaji jenis halusinasi
Mengkaji frekuensi halusinasi
Mengkaji situasi pemicu halusinasi
Seorang perempuan umur 20 tahun, diantar ke RSJ karena mengurung diri. Pasien terlihat lesu, nada suara rendah, kontak mata kurang. Pasien mengatakan “ saya ini tidak berguna, saya ini bodoh mba, tidak ada yang mau berteman dengan saya”. Apakah respon perawat yang tepat dilakukan terhadap kasus diatas?
"Itu tidak benar, itu hanya perasaanmu."
"Kamu tidak perlu merasa malu, mari kita berlatih memperkenalkan diri."
"Saya yakin masih banyak kemampuan yang kamu miliki."
"Saya mengerti perasaanmu, bagaimana jika kita mencoba mengingat kemampuan yang masih kamu miliki?"
"Buktinya adalah saya masih di sini, jadi kamu masih memiliki teman."
Seorang perempuan umur 34 tahun, dirawat di RSJ karena berbicara sendiri. Pasien terlihat mondar mandir di depan kamar mandi. Saat ditanya perawat pasien mengatakan "Saya mendengar suara orang menyuruh untuk mandi, suara itu muncul setiap saat. Apakah intervensi keperawatan utama yang tepat dilakukan untuk mengontrol halusinasi pasien tersebut?
Latih untuk minum obat
Latih distraksi
Latih untuk berbicara
Latih untuk menghardik
Latih melakukan kegiatan
Seorang laki-laki umur 40 tahun, dirawat di RSJ karena bicara sendiri. Saat dikaji pasien mengatakan sering mendengar suara orang berteriak memarahinya saat sendirian, tampak gelisah, merasa takut dan bersembunyi setelah mendengar suara tersebut. Perawat sudah melakukan hubungan saling percaya. Apakah teknik komunikasi yang tepat untuk merespon pasien diatas?
"Jika suara itu muncul, Anda bisa menghardik."
"Apakah Anda ingin saya mengajari cara mengontrol suara itu?"
"Jika suara itu muncul, Anda bisa bercakap-cakap"
"Jika suara itu muncul, Anda bisa melakukan aktivitas."
"Anda harus minum obat secara teratur."
Seorang laki-laki umur 50 tahun, diantar ke RSJ karena mengurung diri sejak 1 bulan yang lalu. Pasien mengatakan tidak ingin diganggu, ingin menyendiri. Hasil pengkajian: pasien menunduk, kontak mata kurang, nada suara pelan, tidak responsif, menolak interaksi, penampilan tidak rapi, marah ketika diajak interaksi. Apa diagnosa keperawatan pada kasus diatas?
Defisit perawatan diri
Risiko perilaku kekerasan
Halusinasi
Rendah diri kronis
Isolasi sosial
Seorang perempuan 45 tahun dirawat di RSJkarena sering berbicara sendiri. Pasien saat ini terlihat lebih banyak diam, menghindari kegiatan sosial, kontak mata kurang, duduk menyendiri. Perawat telah mencoba membina hubungan saling percaya tetapi saat ini respon pasien masih tetap diam. Perawat kemudian melakukan kontrak sepihak dengan pasien untuk menemui pasien kembali jam 11.00. Apakah prinsip etik yang harus diterapkan oleh perawat pada pasien tersebut?
Fidelity
Veracity
Otonomi
Beneficence
Confidentiality
