wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PENGKAYAAN UKOM UMADA SINDANG KASIH 2025

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Seorang laki-laki, umur 52 tahun, diagnosis Acute Miokard Infark, dirawat di RS dengan nyeri dada sejak 3 hari yang lalu. Saat ini, perawat sedang melakukan tindakan perekaman EKG. Elektroda sudah terpasang, mesin EKG sudah dinyalakan. Saat perekaman berlangsung tampak gelombang pada kertas EKG tidak beraturan naik dan turun. Apakah tindakan yang harus dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Mengkaji riwayat medis dan gejala klinis yang menyertai

b)

Membandingkan dengan rekaman EKG sebelumnya

c)

Memeriksa apakah ada elektroda yang terlepas

d)

Melapor kepada dokter penanggung jawab

e)

Menganjurkan pasien untuk tetap tenang

2.

Seorang laki-laki, umur 52 tahun, diagnosis Benigna Prostat Hiperplasia, dirawat di RS dengan keluhan susah BAK, kandung kemih terasa penuh, BAK tidak tuntas. Hasil pemeriksaan menunjukkan kandung kemih distensi, wajah meringis, aliran urine sedikit saat BAK, TD 140/90 mmHg, frekuensi nadi 96x/menit, frekuensi napas 20x/menit, suhu 380C. Apakah masalah keperawatan prioritas pada kasus tersebut?

a)

Nyeri akut

b)

Hipertermia

c)

Retensi urin

d)

Gangguan rasa nyaman

e)

Gangguan eliminasi urin

3.

Seorang laki-laki, umur 58 tahun, dirawat di RS dengan gagal jantung kongestif. Pasien mengeluh dada terasa berdebar, sesak napas, lemas, mual. Hasil pemeriksaan menujukkan warna kulit pucat, distensi vena jugularis, edema tungkai, TD 100/60 mmHg, frekuensi napas 24x/menit, frekuensi nadi 116x/menit, hasil EKG aritmia. Apakah luaran keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Toleransi aktifitas meningkat

b)

Perfusi perifer meningkat

c)

Curah jantung meningkat

d)

Tingkat nausea menurun

e)

Keseimbangan cairan

4.

Seorang laki-laki, umur 43 tahun, diagnosis DHF, dirawat di RS dengan keluhan nyeri ulu hati dan demam. Pasien mendapatkan terapi cairan NaCL 0,9% sebanyak 1.000 ml selama 12 jam menggunakan infus set makro dengan faktor tetesan 20 tetes/menit. Berapakah jumlah tetesan per menit yang dibutuhkan pasien pada kasus tersebut?

a)

32 tetes/menit

b)

28 tetes/menit

c)

26 tetes/menit

d)

24 tetes/menit

e)

21 tetes/menit

5.

Seorang laki-laki, umur 23 tahun, diagnosis DHF, dibawa ke RS dengan keluhan demam sejak 4 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan menunjukan tampak bercak kemerahan di kulit, suhu 390C. Saat ini, perawat akan melakukan pemasangan akses intravena. Daerah yang akan di insersi sudah dibersihkan, kateter intravena sudah di tusukan dan tampak darah pada ruang kateter intravena. Apakah langkah tindakan selanjutnya pada kasus tersebut?

a)

Sambungkan kateter intravena dengan set infus

b)

Tarik sedikit stilet dan dorong kateter perlahan

c)

Pasang balutan transparan pada asera insersi

d)

Regangkan kulit di bawah vena

e)

Lepaskan torniket

6.

Seorang laki-laki, umur 28 tahun, dibawa ke RS dengan penurunan kesadaran. Saat ini, perawat sedang melakukan pengkajian tingkat kesadaran menggunakan skala koma Glasgow, didapatkan data pasien dapat membuka mata dengan rangsang suara, mengalami disorientasi dan bergerak menjauhi rangsang nyeri. Berapakah nilai kesadaran pasien pada kasus tersebut?

a)

8

b)

9

c)

10

d)

11

e)

12

7.

Seorang perempuan, umur 50 tahun, diagnosis fraktur, dirawat di RS dengan keluhan nyeri pada daerah tulang yang patah sejak 2 hari yang lalu, nyeri dirasakan sepanjang waktu. Perawat akan melakukan pengkajian karakteristik nyeri secara lengkap tetapi jawaban pasien berlebihan, yang diceritakan tidak sesuai dengan yang ditanyakan. Bagaimanakah sikap perawat pada kasus tersebut?

a)

Memarahi pasien

b)

Mendengarkan aktif

c)

Memberi umpan balik

d)

Menentang jawaban pasien

e)

Memfokuskan kembali pertanyaan

8.

Seorang laki-laki, umur 52 tahun, diagnosis Benigna Prostat Hiperplasia, dirawat di RS dengan keluhan susah BAK, kandung kemih terasa penuh, BAK tidak tuntas. Hasil pemeriksaan menunjukkan kandung kemih distensi, wajah meringis, aliran urine sedikit saat BAK, TD 140/90 mmHg, frekuensi nadi 96x/menit, frekuensi napas 20x/menit, suhu 380C. Apa intervensi keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Ajarkan tehnik relaksasi napas dalam

b)

Kolaborasi pemasangan kateter urine

c)

Monitor frekuensi berkemih

d)

Latih BAK sesuai jadwal

e)

Berikan kompres hangat

9.

Seorang laki-laki, umur 52 tahun, diagnosis Benigna Prostat Hiperplasia, dirawat di RS dengan keluhan susah BAK, kandung kemih terasa penuh, BAK tidak tuntas. Hasil pemeriksaan menunjukkan kandung kemih distensi, wajah meringis, aliran urine sedikit saat BAK, TD 140/90 mmHg, frekuensi nadi 96x/menit, frekuensi napas 20x/menit, suhu 380C. Apa luaran keperawatan prioritas pada kasus tersebut?

a)

Tingkat nyeri menurun

b)

Eliminasi urin membaik

c)

Termoregulasi membaik

d)

Kontinensia urin membaik

e)

Status kenyamanan meningkat

10.

Seorang laki-laki, umur 58 tahun, dirawat di RS dengan gagal jantung kongestif. Pasien mengeluh dada terasa berdebar, sesak napas, lemas, mual. Hasil pemeriksaan menujukkan warna kulit pucat, distensi vena jugularis, edema tungkai, TD 100/60 mmHg, frekuensi napas 24x/menit, frekuensi nadi 116x/menit, hasil EKG aritmia. Apakah luaran keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Toleransi aktifitas meningkat

b)

Perfusi perifer meningkat

c)

Curah jantung meningkat

d)

Tingkat nausea menurun

e)

Keseimbangan cairan