WorksheetsUH 11-25-SMTR 1, (Pancasila-AKM)
Total questions: 23
Worksheet time: 29mins
Tiga tokoh penting dalam perumusan dasar negara Indonesia, yaitu Muhammad Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno, memberikan usulan rumusan Pancasila yang berbeda dalam sidang BPUPKI tahun 1945.
Usulan Muhammad Yamin (29 Mei 1945) menyebutkan:
Peri Kebangsaan
Peri Kemanusiaan
Peri Ketuhanan
Peri Kerakyatan
Kesejahteraan Rakyat
Usulan Soepomo (31 Mei 1945):
Persatuan
Kekeluargaan
Keseimbangan lahir dan batin
Musyawarah
Keadilan sosial
Usulan Ir. Soekarno (1 Juni 1945):
Kebangsaan Indonesia
Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan
Mufakat atau Demokrasi
Kesejahteraan Sosial
Ketuhanan yang Berkebudayaan
1. Berdasarkan teks di atas, manakah perbedaan mencolok dari usulan Soepomo dibandingkan usulan Muhammad Yamin dan Ir. Soekarno?
A. Soepomo tidak mencantumkan nilai Ketuhanan secara eksplisit
B. Soepomo hanya menekankan pada nilai demokrasi dan kebebasan
C. Usulan Soepomo tidak memuat aspek kesejahteraan rakyat
D. Soepomo adalah satu-satunya tokoh yang menolak musyawarah
E. Soepomo mencantumkan ketuhanan secara lebih tegas daripada tokoh lainnya
Bacalah kutipan berikut dengan saksama!
Dalam sidang-sidang BPUPKI tahun 1945, tiga tokoh utama, yaitu Muhammad Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno, masing-masing mengusulkan rumusan dasar negara Indonesia.
Yamin mengusulkan lima dasar: peri kebangsaan, peri kemanusiaan, peri ketuhanan, peri kerakyatan, dan kesejahteraan rakyat.
Soepomo mengusulkan: persatuan, kekeluargaan, keseimbangan lahir batin, musyawarah, dan keadilan rakyat.
Soekarno mengusulkan: kebangsaan Indonesia, internasionalisme atau peri kemanusiaan, mufakat atau demokrasi, kesejahteraan sosial, dan Ketuhanan Yang Maha Esa.
Pertanyaan:
Apa persamaan utama dari ketiga rumusan dasar negara yang diusulkan oleh Muhammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno?
A. Ketiganya mengutamakan ideologi liberalisme dan kapitalisme
B. Ketiganya tidak memuat unsur ketuhanan dalam rumusannya
C. Ketiganya menolak sistem musyawarah sebagai dasar pemerintahan
D. Ketiganya memuat unsur persatuan, keadilan, dan kemanusiaan
E. Ketiganya menyatakan bahwa Indonesia harus menjadi negara agama
Teks bacaan:
Sidang BPUPKI pertama yang berlangsung pada tanggal 29 Mei–1 Juni 1945 membahas dasar negara Indonesia merdeka. Dalam sidang tersebut, beberapa tokoh menyampaikan usulan rumusan dasar negara, seperti Mr. Mohammad Yamin, Prof. Dr. Soepomo, dan Ir. Soekarno. Perdebatan berlangsung hangat, menunjukkan perbedaan pandangan mengenai dasar negara, seperti peran agama dalam negara dan bentuk negara. Ir. Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945 mengusulkan lima prinsip yang kemudian dikenal sebagai Pancasila. Sidang ini menunjukkan semangat kebersamaan, kompromi, dan gotong royong untuk mencapai kesepakatan.
Pertanyaan:
Berdasarkan teks di atas, bagaimana kondisi yang terjadi dalam sidang BPUPKI saat membahas rumusan dasar negara?
A. Sidang berjalan singkat karena semua tokoh sudah sepakat sejak awal.
B. Semua tokoh mengusulkan rumusan yang sama tanpa perbedaan pendapat.
C. Terjadi perdebatan hangat karena adanya perbedaan pandangan.
D. Tidak ada tokoh yang mengusulkan dasar negara secara tertulis.
E. Sidang ditunda karena tidak ada usulan yang dianggap tepat.
Pada sidang pertama BPUPKI tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno mengusulkan Pancasila yang terdiri dari lima sila, dengan sila pertama berbunyi: “Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.”
Namun, dalam perkembangan berikutnya, terutama demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang majemuk, sila tersebut mengalami perubahan. Pada 18 Agustus 1945, sila pertama menjadi: "Ketuhanan Yang Maha Esa", yang bersifat lebih inklusif terhadap semua agama di Indonesia.
Apa alasan utama diubahnya sila pertama dari rumusan Piagam Jakarta menjadi "Ketuhanan Yang Maha Esa"?
A. Untuk menghargai usulan dari kelompok Islam mayoritas
B. Agar sesuai dengan budaya lokal di seluruh Indonesia
Demi menjaga persatuan bangsa yang terdiri dari berbagai agama
D. Karena rumusan sebelumnya tidak sesuai dengan ajaran Islam
E. Supaya lebih singkat dan mudah diingat
Mengapa rumusan "Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya" dianggap kurang inklusif?
A. Karena hanya mengakomodasi kepentingan budaya lokal
B. Karena tidak mencantumkan semua agama yang diakui
C. Karena membuat Indonesia menjadi negara sekuler
D. Karena dapat menimbulkan perpecahan antar golongan agama
E. Karena tidak menggunakan bahasa Indonesia baku
Teks Bacaan (Konteks Soal):
Pada masa penjajahan, bangsa Indonesia hidup dalam penderitaan karena tidak memiliki dasar negara sendiri. Menjelang kemerdekaan, para tokoh bangsa menyadari perlunya dasar negara yang mampu menyatukan seluruh rakyat Indonesia yang beragam. Oleh karena itu, para tokoh bangsa seperti Soekarno, Mohammad Yamin, dan Soepomo mengemukakan gagasan mengenai dasar negara yang akhirnya dirumuskan menjadi Pancasila. Pancasila dirumuskan untuk menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.
Berdasarkan teks di atas, apa alasan utama Pancasila dirumuskan oleh para pendiri bangsa?
A. Untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia luar
B. Agar bangsa Indonesia memiliki dasar negara yang menyatukan seluruh rakyat
C. Supaya Indonesia menjadi negara adidaya di Asia Tenggara
D. Untuk membentuk partai politik nasional
E. Agar Indonesia cepat memperoleh pengakuan dari PBB
Mengapa keberagaman masyarakat Indonesia menjadi salah satu alasan penting dalam perumusan Pancasila?
A. Karena keberagaman membuat Indonesia menjadi negara terkaya di dunia
B. Karena keberagaman harus dihapuskan demi persatuan
C. Karena keberagaman memerlukan dasar negara yang mampu mempersatukan
D. Karena keberagaman hanya ada di wilayah tertentu
E. Karena keberagaman membuat Indonesia sulit untuk merdeka
Pancasila dipilih sebagai dasar negara karena...
A. Mengandung nilai-nilai kebudayaan luar negeri
B. Dibuat hanya oleh tokoh dari satu golongan
C. Merupakan hasil penjajahan Belanda yang baik
D. Mengandung nilai-nilai luhur yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia
E. Ditentukan oleh negara lain agar cepat merdeka
Apa yang terjadi jika bangsa Indonesia tidak memiliki dasar negara seperti Pancasila?
A. Indonesia akan mudah dipengaruhi budaya asing
B. Indonesia akan lebih cepat maju dalam teknologi
C. Seluruh rakyat Indonesia akan hidup makmur
D. Setiap daerah akan membuat dasar negara masing-masing
E. Indonesia akan mudah bersatu secara otomatis
Perumusan Pancasila sebagai dasar negara tidak berlangsung dalam satu waktu, melainkan melalui proses yang panjang dan penuh perdebatan. Sidang pertama BPUPKI dilaksanakan pada tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945, membahas dasar negara Indonesia merdeka.
Tiga tokoh utama yang menyampaikan usulan dasar negara dalam sidang tersebut adalah Mohammad Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno. Masing-masing tokoh memiliki pandangan dan penekanan yang berbeda terhadap nilai-nilai yang seharusnya menjadi dasar negara.
Ir. Soekarno kemudian mengusulkan lima sila yang ia sebut sebagai "Pancasila" dalam pidatonya pada 1 Juni 1945. Usul ini kemudian dibahas dan disempurnakan dalam sidang-sidang berikutnya oleh Panitia Sembilan. Perbedaan pandangan, termasuk antara golongan Islam dan nasionalis, menjadi tantangan dalam merumuskan dasar negara yang inklusif dan dapat diterima semua pihak.
Apa tujuan utama diadakannya sidang pertama BPUPKI pada 29 Mei – 1 Juni 1945?
A. Menentukan pemimpin Indonesia merdeka
B. Merumuskan sistem pemerintahan demokrasi
C. Menyusun dasar negara Indonesia merdeka
D. Menandatangani kemerdekaan Indonesia
E. Mengusulkan pembentukan partai politik
Berikut ini merupakan tokoh-tokoh yang menyampaikan usulan dasar negara dalam sidang BPUPKI, kecuali...
A. Ir. Soekarno
B. Drs. Mohammad Hatta
C. Soepomo
D. Mohammad Yamin
E. Semua benar
Apa makna penting dari usulan Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945 dalam konteks sidang BPUPKI?
A. Menciptakan konsep republik parlementer
B. Memperkenalkan nama dan konsep "Pancasila"
C. Menyampaikan piagam kemerdekaan Indonesia
D. Menolak konsep negara federal
E. Menetapkan Presiden pertama Indonesia
Salah satu tantangan dalam perumusan dasar negara adalah...
A. Tidak adanya tokoh intelektual dalam BPUPKI
B. Perselisihan antara penjajah dan rakyat
C. Perbedaan pandangan antara golongan Islam dan nasionalis
D. Kurangnya dukungan dari pemuda
E. Tidak adanya dokumen tertulis
Apa peran Panitia Sembilan dalam perumusan dasar negara Indonesia?
A. Membentuk struktur kabinet Indonesia pertama
B. Mempersiapkan rancangan Undang-Undang Dasar
C. Menyusun Piagam Jakarta sebagai kompromi antar kelompok
D. Menyusun teks Proklamasi Kemerdekaan
E. Menetapkan sistem ekonomi negara
Teks Bacaan (Stimulus):
Pada masa awal kemerdekaan Indonesia, para tokoh bangsa mengadakan sidang untuk merumuskan dasar negara. Sidang pertama BPUPKI dilaksanakan pada tanggal 29 Mei hingga 1 Juni 1945. Dalam sidang ini, beberapa tokoh seperti Mr. Muhammad Yamin, Prof. Dr. Soepomo, dan Ir. Soekarno menyampaikan gagasan tentang dasar negara Indonesia. Hasil dari proses ini kemudian melahirkan Pancasila sebagai dasar negara yang sah dan disepakati oleh seluruh rakyat Indonesia melalui wakil-wakilnya.
Apa hikmah utama dari pelaksanaan sidang perumusan Pancasila bagi bangsa Indonesia?
A. Mendorong perpecahan karena banyaknya pendapat yang berbeda
B. Menunjukkan bahwa rakyat tidak bisa bersatu dalam merumuskan dasar negara
C. Membuktikan bahwa bangsa Indonesia mampu menyelesaikan perbedaan dengan musyawarah
D. Memberikan peluang bagi satu golongan untuk mendominasi negara
E. Membatasi hak berpendapat dalam perumusan dasar negara
Manakah manfaat langsung dari keberhasilan sidang perumusan Pancasila terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini?
A. Mendorong terbentuknya partai tunggal
B. Menjadi pedoman hukum bagi seluruh agama di Indonesia
C. Memberikan dasar yang kokoh dalam membangun negara Indonesia yang beragam
D. Menghapuskan perbedaan suku dan budaya
E. Menetapkan sistem ekonomi yang terpusat
Pancasila berperan sebagai dasar negara. Artinya, Pancasila berfungsi sebagai...
sumber hukum tertulis di dunia internasional
pedoman utama dalam penyusunan peraturan perundang-undangan di Indonesia
alat pemersatu bangsa di negara lain
aturan untuk mengatur kehidupan beragama di dunia
Mengapa Pancasila disebut sebagai ideologi terbuka?
Karena bisa diganti sesuai keinginan penguasa
Karena nilai-nilainya dapat dikembangkan sesuai perkembangan zaman tanpa meninggalkan dasar pokoknya
Karena hanya berlaku pada masa kemerdekaan
Karena menutup diri dari pengaruh globalisasi
Pancasila penting bagi bangsa Indonesia karena...
hanya menjadi simbol negara
membatasi hak asasi manusia
menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
hanya berlaku bagi pejabat negara
Teks Cerita:
Di sebuah desa, warganya hidup berdampingan meskipun memiliki perbedaan agama dan suku. Setiap kali ada kegiatan, mereka saling membantu tanpa membeda-bedakan latar belakang. Misalnya, ketika ada warga yang menikah, semua warga ikut bergotong royong mempersiapkan acara. Begitu pula saat ada warga yang terkena musibah, mereka bersama-sama mengumpulkan bantuan. Suasana damai, rukun, dan saling menghargai membuat desa tersebut menjadi contoh bagi desa lain.
Pertanyaan:
Nilai apa yang ditunjukkan oleh cerita tersebut sebagai wujud pentingnya Pancasila bagi kehidupan bangsa Indonesia?
Menunjukkan bahwa persatuan hanya dibutuhkan ketika ada bencana besar.
Mencerminkan semangat individualisme dalam kehidupan bermasyarakat.
Mewujudkan kerukunan, gotong royong, dan persatuan dalam keberagaman.
Menyatakan bahwa perbedaan harus dihapus agar tercapai persatuan.
Menekankan bahwa kebersamaan hanya berlaku pada kelompok tertentu.
Sebutkan nilai utama yang terkandung dalam sila ke-5 Pancasila!
(a)
Dalam kehidupan sehari-hari, Pancasila dijadikan sebagai pedoman hidup bangsa Indonesia. Berikut yang merupakan contoh pengamalan Pancasila dalam masyarakat adalah ….
Menghormati teman yang berbeda agama
Melakukan musyawarah saat menentukan keputusan bersama
Menyelesaikan masalah dengan kekerasan agar cepat selesai
Ikut kerja bakti membersihkan lingkungan
Membeda-bedakan teman berdasarkan suku
Hasil sidang BPUPKI dijadikan pedoman dalam merancang (a) sebagai aturan dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
