Font size
WorksheetsPH 1 MODERASI XII
Total questions: 40
Worksheet time: 40mins
Seorang siswa beragama minoritas ingin tetap menjalankan ibadahnya meskipun kegiatan sekolah padat. Apa sikap moderat yang sebaiknya dilakukan sekolah?
Menyuruh siswa tersebut menyesuaikan diri dengan mayoritas
Mengizinkan siswa beribadah sesuai keyakinannya dengan bijak
Meminta siswa mengikuti ibadah agama mayoritas
Melarang kegiatan keagamaan di sekolah
Meminta siswa untuk menunda ibadahnya dan melakukannya di rumahnya
Kata moderasi berasal dari bahasa latin moderatio, yang berarti ke- sedang-an (tidak berlebihan dan tak kekurangan). Lantas, yang dimaksud dengan moderasi beragama, adalah sebagai berikut
Taklid
Ekstrem
Berlebih-lebihan
Mengedepankan keseimbangan dalam hal keyakinan
Mengedepankan kesepakatan golongan dalam hal keyakinan
Menggambarkan watak Islam ialah moderat dalam hal bertindak, dan kesimbangan dalam segala urusan yang bagus tindakan, ucapan atau pikiran. Hal berikut merupakan pengertian dari
Keimanan
Syari’at Islam
Moderasi beragama
Kerukunan beragama
Ekstrimisme beragama
Ruang lingkup moderasi beragama antara lain
Keadilan, keseimbangan dan toleransi
Keadilan, persatuan dan humanisme
Ketuhanan, persatuan dan kerakyatan
Iman, taqwa dan syari’at
Iman, jamaah dan pedoman
Yang akan menggambarkan bahwa seseorang itu moderat dalam beragama mencakup empat indikator berikut ini, kecuali
Komitmen kebangsaan
Humanisme
Toleransi
Anti- kekerasan
Akomodatif
Moderasi Islam menjadi paham keagamaan keislaman yang mengewajantahkan ajaran Islam yang sangat esensial yaitu moderasi Islam yang lebih mengedepankan persaudaraan. Dalam konteks kehidupan berbangsa, kita dihadapkan dengan masyarakat yang majemuk, tidak semua teman kita berasal dari agama yang sama. Dari uaraian tersebut, merupakan penerapan dari
Moderasi beragama
Moderasi Islam
Moderasi dalam akidah
Moderasi dalam syari’ah
Moderasi dalam akhlak
Berikut ini merupakan ciri-ciri radikalisme, kecuali
Mengklaim kebenaran tunggal dan menyesatkan kelompok lain yang tak sependapat
Berlebihan dalam beragama yang tidak pada tempatnya
Kasar dalam berinteraksi, keras dalam berbicara dan emosional dalam berdakwah
individu ataupun kelompok sosial terjamin hak-haknya sebagai manusia yang merdeka dan bermartabat
Mudah mengkafirkan orang lain yang berbeda pendapat
Saat ini banyak ditemukan perumahan yang dikembangkan sebagai hunian khusus bagi kelompok agama tertentu. Perumahan ini dikembangkan dengan aturan-aturan tertentu yang diyakini sebagai wujud dari implementasi hukum agama. Dalam konteks perumahan eksklusif Muslim, Sosiolog Imam B. Prasojo menemukan fenomena perumahan yang hanya khusus bagi Muslim. Pemilik rumah di perumahan ini dilarang menjual rumah kecuali kepada orang yang beragama Islam. Di perumahan ini juga ada beberapa peraturan, di antaranya: tak ada musik; shalat harus berjemaah; mengaji harus di masjid perumahan; perempuan tidak boleh keluar malam; dsb. Terkait narasi diatas, berikut yang termasuk sikap ektrimisme beragama adalah
Senantiasa menjalankan ajaran agama yang dianutnya dengan sungguh-sungguh
Tidak mengikuti ibadah pemeluk agama lain tapi cukup menghormatinya
Tidak menyetujui adanya kezhaliman yang terjadi di masyarakat
Senantiasa mengajak kepada yang baik dan mencegah seseorang untuk melakukan keburukan
Mendakwahkan ajaran agamanya kepada pemeluk agama lain yang menolaknya
Diriwayatkan Imam At-Tirmizi, beliau (Rasulullah) pernah mengatakan betapa indahnya engkau wahai negeriku (Mekkah). Betapa saya sangat cinta kepadamu. Seandainya kaumku tidak mengeluarkanku darimu, tentu saya tidak akan bertempat tinggal selain dirimu,"
Ucapan itu dilontarkan Nabi Muhammad saat keluar dari Makkah seraya berlinangan air mata. Rasulullah sangat terpaksa meninggalkan negeri tempat tumpah darahnya. Prilaku Rasulullah SAW pada kisah tersebut apabila dikaitkan dengan prilaku yang terjadi di lingkungan masyarakat adalah
Pergi keluar negeri untuk menghindari kasus hukum yang menjeratnya
Memprioritaskan barang -barang impor dari luar negeri yang sangat baik kualitasnya
Mendukung suku dan agamanya meskipun berada di pihak yang salah
Mempertentangkan antara ajaran agama yang dianutnya dan hukum yang berlaku di negaranya
Bersikap terbuka kepada seluruh anak bangsa tanpa melihat agamanya
Pandangan dan sikap keagamaan yang menonjolkan superioritas kelompok, menutup diri, dan tidak mengakui pandangan dan keberadaan kelompok lain yang berbeda keyakinan.
Peryataan diatas merupakan penegertian dari
Eksklusivisme beragama
Intoleransi
Ekstremisme beragama
Ekstremisme kekerasan
Terorisme
Pada dasarnya semua umat beragama (dalam hal ini manusia sebagai pelaku) sangat mendambakan perdamaian, kasih sayang, cinta kasih dan hidup bahagia bersama orang-orang yang dicintainya. Secara normatif hal itu telah menjadi ajaran semua agama yang termaktub dalam teks-teks kitab suci masing- masing. Meletakkan agama sebagai salah satu varian potensi konflik adalah hal yang tidak mudah. Karena agama selalu diasosiasikan dengan ajaran yang penuh dengan nilai kedamaian dan keselamatan serta sakral. Sepanjang sejarah, agama mempunyai implikasi terhadap munculnya violence dan war. Fakta seringkali menunjukkan bahwa agama dapat dan menjadi pemicu terjadinya
kekerasan. Pemeluk agama menjadi doktrin agama sebagai main drive, primum mobile dan push factor kekerasan yang mereka lakukan.
Dari narasi di atas, yang tidak termasuk faktor utama pemicu konflik antar umat beragama di era digital saat ini adalah
Dogma (belief) yaitu perbedaan pandangan yang terjadi sangat sensitif dan rentan menimbulkan konflik
Perbedaan ritual baik internal maupun eksternal umat beragama
Perbedaan penafsiran terhadap teks suci
Pemuka agama yang otoritatif sehingga melahirkan pengikut yang fanatik
Penggunaan media sosial dalam dakwah di era digital
Bhinneka Tunggal Ika sebagai salah satu falsafah Bangsa Indonesia memang harus selalu dijaga dan diterapkan. Hal ini guna menjaga kerukunan antar umat beragama, juga suku dan ras. Salah satu hal untuk menjaga kerukunan itu ialah melalui forum diskusi dan dialog lintas agama dan budaya. Tujuan dari dialoglintas agama adalah menciptakan kedamaian dan saling menghargai antar pemeluk agama. Sehingga terwujud kenyamanan dalam mencapai kesejahteraan, peningkatan ekonomi dan kestabilan politik.
Terkait dengan narasi di atas, berikut ini yang tidak termasuk aturan dasar dalam dialog lintas agama adalah
tujuan dialog adalah untuk belajar
tidak boleh membandingkan pemikiran ideal dengan pemikiran yang dikemukakan patner
dialog dilakukan atas dasar saling percaya
memberi kritik terhadap dirinya sendiri
tidak boleh mencoba mengalami agama patnernya
Islam memiliki konsep kehidupan yaitu Islam rahmatan lil alamin, yaitu
Ajaran Islam yang mendasar dan sekaligus menegakkan keseimbangan dalam penciptaan dan kesatuan kehidupan
Mencintai tanah air sebagian dari iman
Islam yang memberikan kedamaian dan menyebarkan nilai kasih sayang kepada seluruh alam
Ajaran Islam yang menyeluruh meliputi semua zaman, kehidupan, dan eksistensi manusia
Teladan yang baik bagi umat manusia
Soal 29
Berikut ini merupakan implementasi moderasi dalam level negara, antara lain
Kesiapan mengikuti semua petunjuk-Nya
Diberi mandat untuk memimpin dan mengelola bumi
Khalifah atau wakil Tuhan di bumi
Menciptakan kemashlahatan bersama
Menciptakan Sumber Daya Manusia yang moderat
Diskursus moderasi beragama di Indonesia dijabarkan dalam
Moderasi Perkataan, Gerakan, dan Perbuatan
Moderasi Pemikiran, Gerakan, dan Perbuatan
Moderasi Pemikiran, Pemahaman, dan Perbuatan
Moderasi Pemikiran, Gerakan, dan Literasi
Moderasi Pemikiran, Keadilan dan keseimbangan
Perhatikan ilustrasi berikut ini !
Dika dan Rico adalah sahabat, mereka berbeda agama. Dika beragama Islam. Rico beragama Kristen. suatu saat Dika diajak untuk mengikuti ibadah sesuai keyakinan Rico. Namun dengan sopan Dika menolaknya sengan baik .
hal itu menunjukkan Dika mengamalkan
Qs. Al Kafirun 1- 6
Qs al Fatihah ayat 1- 4
Qs An Nas ayat 1 - 4
Qs. An Nashr ayat 1- 3
Al Falaq 1-4
Perhatikan kisah berikut!
Semenjak tahun ke-5 kenabian, ada sejumlah umat Islam yang menetap di Habasyah dalam waktu yang cukup lama. Mereka tinggal berdampingan
dengan umat Nasrani. Meskipun demikian umat Islam dan umat Nasrani dapat hidup berdampingan dalam situasi yang harmonis. Tidak ada
catatan sejarah tentang konflik yang terjadi pada waktu itu. Berikut ini, faktor yang menyebabkan keharmonisan hubungan antar umat beragama pada waktu itu adalah dikarenakan umat Islam ...
Tinggal di rumah kerabat yang sudah menetap di Habasyah
Mengembangkan toleransi dalam kehidupan beragama
Membayar sejumlah uang untuk jaminan keamanan
Menjalankan ibadah bersama dengan umat Nasrani
Selalu berkompromi dan menjunjung tinggi asas simbiosis mutualisme
Ketika media sosial dipenuhi ujaran kebencian atas nama agama, sikap kita yang mencerminkan moderasi beragama adalah…
Membalas dengan komentar yang lebih keras
Mengabaikan saja
Melaporkan dan mengedukasi tentang pentingnya toleransi
Ikut menyebarkan agar lebih banyak yang tahu
Mendiamkan saja karena hal tersebut bukan urusan kita
Seorang tokoh agama lokal mengajak jamaahnya untuk tidak mengikuti kegiatan sosial yang melibatkan umat agama lain. Sikap ini…
Sesuai prinsip persaudaraan
Menunjukkan moderasi beragama
Mengarah pada eksklusivisme dan intoleransi
Bentuk ketaatan terhadap ajaran agama
Merupakan bentuk penghormatan kepada tokoh agama
Di sekolahmu terdapat siswa dari latar belakang agama yang berbeda. Suatu hari, terjadi perdebatan dalam diskusi kelas tentang perayaan hari besar keagamaan. Apa sikap yang paling tepat untuk menjaga keharmonisan?
Meminta semua siswa mengikuti pandangan mayoritas
Menghindari topik agama dalam diskusi kelas
Menghargai pandangan masing-masing dan mencari titik temu
Menyampaikan pandangan agama sendiri secara dominan
Menjaga argumentasi selama tidak menyalahi Norma atau Hukum yang berlaku
Ketika temanmu berbeda keyakinan dan tidak mengikuti pelajaran agama yang sama, bagaimana seharusnya kamu bersikap?
Menganggapnya tidak serius dalam belajar agama
Menyuruhnya ikut agamamu karena dianggap paling benar
Menghormati pilihannya dan menjaga hubungan baik
Tidak mengajaknya berteman karena berbeda kepercayaan
Menegurnya karena tidak tertib dan disiplin
Pada saat bulan Ramadan, sebagian temanmu berpuasa. Apa sikap terbaikmu jika kamu tidak berpuasa?
Makan dan minum di depan mereka sebagai hak pribadi
Menghindari makan di tempat umum untuk menghormati
Mengejek teman yang berpuasa
Mengajak teman yang berpuasa untuk ikut makan
Tidak Makan atau minum sampai waktu tertentu
Salah satu siswa mendapat diskriminasi karena berbeda agama. Apa tindakan tepat yang bisa kamu lakukan?
Diam saja karena bukan urusan pribadi
Membela teman tersebut dan melapor kepada guru
Menjauhinya agar tidak terlibat masalah
Menertawakannya bersama teman lain
Membulynya agar siswa tersebut pindah agama
Sikap moderasi beragama yang paling tepat ditunjukkan oleh siswa ketika ada perayaan agama tertentu adalah…
Mengikuti semua kegiatan walaupun berbeda keyakinan
Menghindari kegiatan agar tidak dianggap berbeda
Menghormati perayaan teman lain meskipun tidak ikut serta
Menolak semua bentuk perayaan selain agamanya
Memberikan kelonggaran baik tempat dan waktu untuk merayakannya
Seorang siswa tidak mengikuti pelajaran agama di kelasmu karena berbeda agama. Bagaimana cara terbaik agar ia tetap merasa nyaman?
Memintanya tetap ikut pelajaranmu
Mengolok-olok karena berbeda
Mengajak diskusi tentang nilai universal seperti toleransi dan kasih sayang
Menjauh darinya agar tidak salah paham
Membiarkan saja asalkan tidak membuat gaduh didalam kelas
Jika kamu menjadi ketua OSIS dan akan mengadakan kegiatan sekolah, bagaimana caramu menerapkan moderasi beragama dalam kegiatan tersebut?
Mengutamakan kegiatan sesuai mayoritas agama
Menyusun kegiatan netral dan memberi ruang semua siswa ikut
Menolak masukan dari agama minoritas
Mengadakan lomba khusus untuk agama tertentu
Membedakan kegiatan tertentu untuk agama lain
Apa manfaat langsung dari menerapkan sikap moderasi beragama di lingkungan sekolah?
Semua siswa harus mengikuti satu agama
Menumbuhkan rasa benci terhadap perbedaan
Terciptanya suasana rukun, damai, dan saling menghargai
Memudahkan untuk membedakan agama yang benar dan salah
Memberikan motivasi terhadap siswa dalam pemahaman keberagaman
Kata Moderasi menurut kamus bahasa Arab disebut dengan wasath atau wasathiyah, yang memiliki padanan makna dengan 3 kata berikut, yaitu....jawaban lebih dari satu
tawassuth yang artinya tengah-tengah
tafahum yang artinya saling memahami
al adalah yang artinya adil
tawazun yang artinya berimbang
Al Ra'yi yang berarti Kepemimpinan
Penerimaan terhadap prinsip-prinsip berbangsa yang tertuang dalam konstitusi , yaitu UUD 1945 dan regulasi di bawahnya merupakan indikator Moderasi Beragama, yaitu....
Komitmen kebangsaan
Toleransi
Anti kekerasan
Penerimaan terhadap tradisi
Tawazun
Menolak tindakan seseorang atau kelompok tertentu yang menggunakan cara-cara kekerasan baik fisik maupun verbal dalam mengusung perubahan yang diinginkan merupakan indikator moderasi beragama, yaitu....
Komitmen Kebangsaan
Toleransi
Anti Kekerasan
Penerimaan terhadap tradisi
Istiqomah
Berikut ini merupakan 3 (tiga) Indikator Kinerja Penguatan Moderasi Beragama yaitu....Jawaban lebih dari satu
Indeks Kesalehan Umat Beragama meningkat dari 83,56 pada tahun 2019 menjadi 86,08 pada tahun 2024
Penerimaan umat beragama atas keragaman budaya sebesar 76,00 pada tahun 2024
Indeks kerukunan umat beragama meningkat dari 73,83 pada tahun 2019 menjadi 75,80 pada tahun 2024
Penguatan cara pandang, sikap dan praktik beragama yang moderat pada Aparatur Negara
Pendampingan dan pembinaan masyarakat dalam beragama dan praktik ritual keagamaan di Masyarakat
Penguatan moderasi beragama perlu dilakukan secara holistik dan komprehensif dengan pendekatan sinergitas dan kerja sama antar semua komponen ekosistem, yang meliputi unsur-unsur berikut, kecuali....
masyarakat dan media
pendidikan dan keagamaan
politik kekuasaan dan negara
pelaku terorisme dan radikalisme
Sosial dan Ekonomi
Perhatikan beberapa pernyataan berikut ini:
1. Seleksi data (selected data)
2. Kesimpulan (conclusion)
3. Asumsi (assumption)
4. Keyakinan (belieft)
5. Memaknai data (added meaning)
Urutan pernyataan-pernyataan di atas yang benar dalam tangga kesimpulan (Ladder of Inference) ketika mendapatkan realita atau kondisi nyata yang dapat diamati (actual of experience) ditunjukkan dengan nomor urut....
1-3-4-2-5
1-5-3-2-4
2-5-4-3-1
2-4-3-5-1
1-2-3-4-5
Penguatan moderasi beragama pada dasarnya adalah menghadirkan negara sebagai rumah bersama yang adil dan ramah bagi bangsa Indonesia untuk menjalani kehidupan beragama yang rukun, damai, dan makmur. Karena itu, perlu dilakukan langkah: Menyelenggarakan pelayanan publik secara adil untuk memenuhi hak-hak sispil tanpa diskriminasi.
Langkah ini termasuk dalam penyelerasan relasi antara....
Agama dan politik
Agama dan hukum
Agama dan layanan publik
agama dan ekspresi publik
Agama dan Ekonomi
Berikut ini yang bukan termasuk Strategi Penguatan Moderasi Beragama adalah....
Penyiaran Agama dan Sistem Pendidikan
Pengelolaan Rumah Ibadat dan Pengelolaan Ruang publik
Pesantren dan Satuan Pendidikan Keagamaan lainnya
Politisasi isu penguatan moderasi beragama
Pembinaan dan Pengarahan Generasi Muda di masyarakat melalui tempat Ibadah
Harmonisasi umat beragama dapat tercapai jika memenuhi 2 hal berikut ini, yaitu.(Jawaban lebih dari satu)
masyarakat terlindungi hak sipil dan hak beragamanya
para tokoh dan lembaga kunci mampu memainkan peran menjaga situasi kondusif bagi terciptanya kerukunan dan solidaritas sosial
Aparat keamanan secara persuasif selalu melakukan pengamanan rumah ibadat
Selalu merayakan hari besar agama bersama-sama
Berkolaborasi dengan agama lain untuk ritual keagamaan
Berikut ini merupakan 3 Tantangan Penguatan Moderasi Beragama, kecuali....
Berkembangnya cara pandang, sikap dan praktik beragama yang berlebihan (ekstrem), yang mengesampingkan martabat kemanusiaan
Berkembangnya klaim kebenaran subyektif dan pemaksaan kehendak
atas tafsir agama serta pengaruh kepentingan ekonomi dan politik
berpotensi memicu konflik
Berkembangnya semangat beragama
yang tidak selaras dengan kecintaan
berbangsa dalam bingkai NKRI
Berkembangnya keinginan memisahkan konsepsi keagamaan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara
Meminimalisir faham fanatisme dan radikalisme untuk menjaga ukhuwah Islamiyah dan persatuan dan kesatuan berbangsa dan bernegara
Apa yang menjadi ciri-ciri orang yang mengamalkan moderasi beragama?
Toleran terhadap perbedaan agama
Memaksakan keyakinannya pada orang lain
Tidak menghormati simbol-simbol agama lain
Mengkritik agama lain secara negatif
Sikap acuh tak acuh dengan agama lain
Ketika diskusi kelas tentang hari besar keagamaan, seorang siswa menyampaikan bahwa semua agama seharusnya dihormati karena mengajarkan kebaikan. Bagaimana kamu merespons pernyataan tersebut?
Menolak karena hanya agamaku yang benar
Menyetujui bahwa perbedaan adalah kekayaan bangsa
Diam saja karena takut salah bicara
Menyindir agama lain secara halus
Perbedaan merupakan rahmat yang harus kita jaga
Di sekolah kamu, diadakan kegiatan kerja bakti yang melibatkan semua siswa dari berbagai agama. Salah satu temanmu tidak bisa ikut karena sedang menjalani ibadah agamanya. Apa sikap terbaik yang bisa kamu lakukan?
Meminta guru agar tidak memberi nilai kerja bakti padanya
Menyuruhnya tetap datang karena ini adalah kewajiban sekolah
Membiarkannya dan melaporkan ke guru tanpa memberi penjelasan
Menghargai keyakinannya dan mengajak teman lain untuk bergantian dalam membantu
Tetap menyuruh ikut kegiatan kerja bakti karena merupakan kewajiban semua siswa
