WorksheetsPre-Test Biogas Maintenance Operation
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Apa fungsi utama dari Biodigester Pond dalam sistem pengolahan POME menjadi biogas?
Menyaring lumpur dari efluent
Mengurangi kandungan H₂S dalam biogas
Mengolah efluent secara anaerobik dan memerangkap biogas
Mendinginkan efluen sebelum masuk ke pond
Ke mana POME dialirkan setelah keluar dari Cooling Tower?
Ke Flare
Ke Raw POME Sump
Ke Biogas Engine
Ke Dehumidifier
Apa yang terjadi jika tekanan biogas di Biodigester Pond melebihi titik tekanan tinggi?
Sistem akan otomatis dimatikan
Biogas akan dibuang ke udara
Biogas disalurkan ke Flare untuk dibakar
Biogas dikembalikan ke cooling tower
Apa fungsi dari Biogas Scrubber dalam sistem ini?
Menyaring partikel padat dari POME
Menurunkan kadar H₂S dalam biogas
Mengeringkan biogas sebelum masuk engine
Menstabilkan tekanan di dalam pond
Jika Biogas Engine tidak beroperasi, kemana biogas dari scrubber disalurkan?
Ke dehumidifier
Ke Biodigester Pond
Ke Flare untuk dibakar
Ke Portable Gas Analyzer
Apa alat yang digunakan untuk memastikan biogas bersih sebelum masuk ke engine?
Flare
Dehumidifier
Cooling Tower
Compost Pond
Fungsi dari Portable Gas Analyzer adalah untuk:
Menyaring partikel dalam biogas
Mengatur tekanan dalam system
Memantau fungsi scrubber dan kualitas biogas
Menghitung jumlah sludge
Parameter apa yang dikontrol dalam Ujian Sludge Volume (SV)?
Kadar H₂S dalam gas
Konsentrasi COD
Konsentrasi lumpur dalam efluent
Suhu biogas
Dalam perhitungan penurunan COD, jika nilai COD inlet adalah 83.000 mg/L dan COD outlet adalah 4.490 mg/L, maka efisiensinya adalah:
54,2%
80,5%
94,6%
97,3%
Rumus untuk menghitung Hydraulic Retention Time (HRT) adalah:
COD removed × volume kolam
Volume kolam Anaerobik / Laju Effluent
Laju effluent × waktu tinggal
pH × temperatur
