WorksheetsVisi Misi Kuis
Total questions: 68
Worksheet time: 34mins
Apa tujuan dari pelatihan ini?
Memberikan pemahaman tentang penyelarasan visi, misi, dan tujuan satuan pendidikan dengan pembelajaran mendalam serta merumuskan strategi yang sesuai.
Meningkatkan kemampuan teknis dalam penggunaan perangkat lunak komputer.
Mengajarkan cara melakukan administrasi keuangan sekolah.
Memfokuskan pada pelatihan olahraga untuk siswa.
Berdasarkan tabel rubrik, pada tahap 'Terbatas', apa yang belum ada dalam satuan pendidikan terkait Pembelajaran Mendalam?
Strategi dan tujuan Pembelajaran Mendalam sudah mulai ditulis
Belum ada strategi, tujuan, maupun dukungan implementasi yang mengarah pada Pembelajaran Mendalam
Terdapat strategi tertulis yang jelas
Strategi Pembelajaran Mendalam dirumuskan secara ringkas, jelas, dan fokus
Pada tahap 'Mapan dan Terimplementasi', strategi Pembelajaran Mendalam harus dirumuskan secara ______, jelas, dan fokus.
ringkas
panjang
acak
rumit
Pada tahap 'Mulai Berprogres', apa yang menjadi ciri utama strategi Pembelajaran Mendalam?
Belum ada strategi
Strategi dan tujuan sudah mulai ditulis
Terdapat strategi tertulis yang jelas dan dipahami bersama, berisi tujuan Pembelajaran Mendalam dan cara penerapannya
Visi, Misi, dan Tujuan dimiliki bersama oleh seluruh warga satuan pendidikan
Pendidikan seperti apa yang kita cita-citakan berdasarkan visi, misi, dan tujuan satuan pendidikan?
Pendidikan yang berkarakter, berkualitas, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik.
Pendidikan yang hanya berfokus pada nilai akademik semata.
Pendidikan yang mengabaikan perkembangan karakter peserta didik.
Pendidikan yang tidak memperhatikan visi dan misi sekolah.
Sebutkan tiga karakteristik Visi Satuan Pendidikan menurut panduan yang disebutkan dalam gambar!
Gambaran masa depan, b) Panduan/arahan dan motivasi, c) Ideal, realistis, kredibel, atraktif, singkat, mudah dipahami, berfokus pada mutu, memotivasi pemangku kepentingan.
Berorientasi pada masa lalu, b) Tidak memiliki arah, c) Sulit dipahami dan tidak memotivasi.
Fokus pada administrasi, b) Tidak perlu kredibel, c) Hanya untuk kepala sekolah.
Hanya berisi tujuan jangka pendek, b) Tidak perlu melibatkan pemangku kepentingan, c) Tidak harus realistis.
Menurut Quinn et al. (2019), apa yang harus dimiliki oleh seluruh warga Satuan Pendidikan agar tujuan Pembelajaran Mendalam dapat tercapai?
Strategi yang ringkas, jelas, terarah, fokus, didukung implementasi baik, dan dimiliki bersama oleh seluruh warga Satuan Pendidikan.
Fasilitas pembelajaran yang lengkap dan modern.
Jumlah siswa yang banyak dan beragam.
Kurikulum yang selalu berubah setiap tahun.
Menurut Senge (2006), Visi Satuan Pendidikan yang ideal harus mencerminkan prinsip apa?
learning organization
teaching organization
management organization
innovation organization
Senge menekankan bahwa Visi yang efektif harus dibangun secara kolektif. Siapa saja yang harus terlibat dalam membangun visi tersebut?
Guru, pimpinan, dan komunitas Satuan Pendidikan.
Hanya guru saja.
Hanya pimpinan sekolah saja.
Hanya siswa saja.
Apa tujuan utama dari visi sebagai sumber inspirasi menurut Senge?
Memotivasi warga Satuan Pendidikan untuk terus belajar dan berinovasi.
Menetapkan aturan yang ketat dalam pembelajaran.
Mengawasi seluruh aktivitas warga sekolah.
Mengutamakan hasil akademik di atas segalanya.
Visi Satuan Pendidikan yang efektif harus berfokus pada pembelajaran dan pertumbuhan berkelanjutan. Lingkungan seperti apa yang harus dimiliki oleh Satuan Pendidikan?
Lingkungan yang adaptif terhadap perubahan dan tantangan baru
Lingkungan yang statis
Lingkungan yang tertutup
Lingkungan yang kompetitif
Visi Satuan Pendidikan harus selaras dengan sistem berpikir (thinking system). Sebutkan dua elemen pendidikan yang harus diperhitungkan dalam visi tersebut!
Kearifan/budaya lokal dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL).
Teknologi informasi dan komunikasi serta anggaran sekolah.
Jumlah siswa dan lokasi sekolah.
Fasilitas olahraga dan ekstrakurikuler.
Menurut Panduan Pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan, misi Satuan Pendidikan menjawab pertanyaan: bagaimana kita akan mewujudkan visi itu?
Misi berisi langkah-langkah strategis yang menjadi panduan bagi Satuan Pendidikan dalam merancang program jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.
Misi berisi tujuan jangka panjang yang ingin dicapai oleh Satuan Pendidikan.
Misi berisi visi yang ingin diwujudkan oleh Satuan Pendidikan.
Misi berisi nilai-nilai yang dianut oleh Satuan Pendidikan.
Pernyataan Misi menunjukkan secara jelas mengenai apa yang hendak dicapai oleh Satuan Pendidikan. Pernyataan ini termasuk dalam:
Tujuan Satuan Pendidikan
Indikator Keberhasilan
Pernyataan Misi
Rumusan Misi selalu dalam bentuk kalimat yang menunjukkan tindakan, bukan kalimat yang menunjukkan keadaan sebagaimana pada rumusan Visi.
Benar
Salah
Antara indikator Visi dan rumusan Misi harus ada keterkaitan atau terdapat benang merahnya secara jelas. Satu indikator Visi dapat dirumuskan lebih dari satu rumusan Misi.
Benar
Salah
Misi menggambarkan upaya bersama yang berorientasi kepada murid.
Benar
Salah
Menurut Panduan Pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan, apa yang dimaksud dengan tujuan Satuan Pendidikan?
Tujuan Satuan Pendidikan adalah hasil nyata yang ingin dicapai dalam kurun waktu tertentu, disesuaikan dengan karakter dan keunikan masing-masing satuan pendidikan.
Tujuan Satuan Pendidikan adalah daftar mata pelajaran yang harus diajarkan di sekolah.
Tujuan Satuan Pendidikan adalah metode pembelajaran yang digunakan oleh guru di kelas.
Tujuan Satuan Pendidikan adalah jadwal kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan oleh sekolah.
Berdasarkan teks, apa yang dimaksud dengan tujuan pendidikan menurut Suyanto et al., 2025?
Tujuan pendidikan adalah menghasilkan lulusan yang beriman, berakhlak mulia, sehat, cakap bersosialisasi, serta mampu terus belajar dan berkontribusi sebagai warga negara.
Tujuan pendidikan adalah semata-mata untuk memperoleh pekerjaan yang bergaji tinggi.
Tujuan pendidikan adalah agar siswa dapat menguasai seluruh mata pelajaran secara sempurna.
Tujuan pendidikan adalah untuk menciptakan persaingan yang ketat di antara siswa.
Sebutkan salah satu prinsip penyusunan tujuan pendidikan menurut Panduan Pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan!
Tujuan harus serasi dan mendeskripsikan misi dan nilai-nilai satuan pendidikan.
Tujuan harus bersifat umum tanpa memperhatikan kebutuhan peserta didik.
Tujuan hanya berfokus pada aspek akademik saja.
Tujuan disusun tanpa melibatkan pihak terkait.
Menurut teks, tujuan pendidikan yang baik harus mencerminkan karakteristik lulusan yang ingin dibentuk. Manakah di bawah ini yang bukan karakteristik lulusan yang diharapkan?
Berpikir kritis
Berperilaku baik
Tidak memiliki empati
Siap hidup di tengah masyarakat yang terus berubah
Jelaskan mengapa tujuan pendidikan harus spesifik, terukur, dan dapat dicapai dalam jangka waktu tertentu!
Agar pencapaian tujuan pendidikan dapat dievaluasi dan diketahui hasilnya secara jelas.
Agar tujuan pendidikan dapat berubah-ubah sesuai keinginan guru.
Supaya proses pendidikan menjadi lebih rumit dan sulit dipahami.
Agar siswa tidak perlu mengikuti proses pembelajaran yang terstruktur.
Pentingnya hal ini dalam proses pendidikan adalah karena:
Meningkatkan kualitas pembelajaran.
Mengurangi interaksi antara guru dan siswa.
Membatasi kreativitas siswa.
Mengabaikan kebutuhan siswa.
Apa arti dari huruf 'S' dalam metode SMART untuk penyusunan tujuan satuan pendidikan?
Specific (Sederhana dan jelas)
Simple (Mudah dicapai)
Strategic (Bersifat strategis)
Sustainable (Berkelanjutan)
Apa arti dari huruf 'M' dalam metode SMART untuk penyusunan tujuan satuan pendidikan?
Measureable (Terukur, terdapat satuan ukuran atau kriteria ketercapaian)
Motivated (Termotivasi, memiliki dorongan yang kuat)
Manageable (Dapat dikelola, mudah diatur)
Meaningful (Bermakna, memiliki arti penting)
Apa arti dari huruf 'A' dalam metode SMART untuk penyusunan tujuan satuan pendidikan?
Attainable (Dapat dicapai, masuk akal)
Available (Tersedia)
Adaptable (Dapat disesuaikan)
Accurate (Akurat)
Apa arti dari huruf 'R' dalam metode SMART untuk penyusunan tujuan satuan pendidikan?
Relevant (Relevan dengan misi dan Pembelajaran Mendalam)
Reliable (Dapat diandalkan)
Rapid (Cepat dicapai)
Rigid (Kaku dan tidak fleksibel)
Apa arti dari huruf 'T' dalam metode SMART untuk penyusunan tujuan satuan pendidikan?
Time Bound (Terdapat alokasi waktu pencapaian)
Targeted (Sasaran yang dituju)
Tangible (Dapat dirasakan secara fisik)
Transparent (Terbuka dan jelas)
Apakah visi menggambarkan harapan seluruh warga satuan pendidikan?
Ya, visi seharusnya menggambarkan harapan seluruh warga satuan pendidikan.
Tidak, visi hanya untuk kepala sekolah saja.
Visi hanya penting untuk guru saja.
Visi tidak perlu melibatkan warga satuan pendidikan.
Apakah visi menyatakan tujuan besar yang ingin dicapai satuan pendidikan?
Ya, visi menyatakan tujuan besar yang ingin dicapai satuan pendidikan.
Tidak, visi hanya berisi aturan-aturan sekolah.
Tidak, visi hanya berisi jadwal kegiatan sekolah.
Tidak, visi hanya berisi daftar nama siswa.
Apakah visi sudah berpusat pada peserta didik?
Ya, visi seharusnya berpusat pada peserta didik.
Tidak, visi seharusnya berpusat pada guru.
Tidak, visi seharusnya berpusat pada kurikulum saja.
Tidak, visi seharusnya berpusat pada fasilitas sekolah.
Apakah misi jelas menyatakan hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai visi?
Ya, misi harus jelas menyatakan hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai visi.
Tidak, misi tidak perlu menyatakan hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai visi.
Misi hanya berisi tujuan jangka panjang tanpa langkah-langkah spesifik.
Misi dan visi adalah hal yang sama sehingga tidak perlu dibedakan.
Apakah semua warga satuan pendidikan memahami hal-hal yang menjadi prioritas untuk mencapai visi?
Ya, semua warga satuan pendidikan harus memahami hal-hal yang menjadi prioritas untuk mencapai visi.
Tidak, hanya sebagian warga satuan pendidikan yang perlu memahami hal-hal yang menjadi prioritas untuk mencapai visi.
Tidak perlu, hal-hal yang menjadi prioritas hanya diketahui oleh pimpinan satuan pendidikan.
Tidak, prioritas untuk mencapai visi tidak perlu dipahami oleh warga satuan pendidikan.
Apakah tujuan sudah secara jelas menyatakan hasil aksi yang perlu dilakukan untuk mencapai misi? Apakah cara/strategi untuk mencapai misi realistis untuk dijalankan?
Ya, tujuan harus jelas menyatakan hasil aksi dan strategi yang realistis untuk mencapai misi.
Tidak, tujuan tidak perlu menyatakan hasil aksi secara jelas.
Strategi tidak perlu realistis untuk dijalankan.
Tujuan hanya perlu menyatakan visi tanpa aksi.
Berdasarkan bacaan di atas, mengapa Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan tidak akan bermakna jika hanya dipajang pada dinding Satuan Pendidikan?
Karena visi, misi, dan tujuan harus dipahami dan dijalankan oleh seluruh warga Satuan Pendidikan, bukan hanya sebagai dokumen yang dipajang.
Karena visi, misi, dan tujuan hanya penting untuk tamu yang berkunjung.
Karena visi, misi, dan tujuan hanya sebagai hiasan dinding saja.
Karena visi, misi, dan tujuan sudah cukup diketahui oleh kepala sekolah saja.
Menurut bacaan, siapa saja yang perlu dilibatkan dalam membangun budaya Satuan Pendidikan yang berkomitmen dan berkelanjutan?
Guru, tenaga kependidikan, murid, Komite Sekolah/orang tua, dan pemangku kebijakan lainnya.
Hanya guru dan murid saja.
Hanya kepala sekolah dan Komite Sekolah.
Hanya orang tua dan pemangku kebijakan.
Siapa saja yang termasuk dalam warga Satuan Pendidikan menurut bacaan?
Guru, tenaga kependidikan, murid, Komite Sekolah/orang tua, dan stakeholder lainnya.
Hanya murid dan guru saja.
Hanya kepala sekolah dan guru.
Hanya orang tua dan murid.
Jelaskan mengapa keterlibatan warga Satuan Pendidikan dalam forum diskusi dan kegiatan kolaboratif penting untuk pengembangan Satuan Pendidikan menurut Sanders (2008).
Karena keterlibatan yang dirancang secara sadar dan terbuka membuat aspirasi warga Satuan Pendidikan dihargai dan bermanfaat untuk pengembangan Satuan Pendidikan.
Karena keterlibatan warga Satuan Pendidikan hanya bersifat formalitas tanpa dampak nyata.
Karena forum diskusi dan kolaborasi dapat mengurangi partisipasi aktif warga Satuan Pendidikan.
Karena pengembangan Satuan Pendidikan tidak memerlukan masukan dari warga Satuan Pendidikan.
Apa yang dimaksud dengan prinsip kepemilikan bersama dalam konteks Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan?
Prinsip kepemilikan bersama menekankan bahwa Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan adalah milik bersama seluruh warga Satuan Pendidikan, bukan hanya milik Kepala Satuan Pendidikan saja.
Prinsip kepemilikan bersama berarti hanya guru yang memiliki hak atas Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan.
Prinsip kepemilikan bersama menunjukkan bahwa Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan hanya ditentukan oleh pemerintah.
Prinsip kepemilikan bersama menandakan bahwa Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan hanya berlaku untuk siswa.
Mengapa peran Kepala Satuan Pendidikan sangat penting dalam menciptakan ruang partisipatif dan kolaboratif di lingkungan pendidikan?
Karena Kepala Satuan Pendidikan berperan aktif menjadikan partisipasi warga Satuan Pendidikan menjadi budaya, memberikan apresiasi kepada pihak yang berkontribusi, dan menciptakan ruang partisipatif serta kolaboratif agar semua orang merasa didengar dan dihargai.
Karena Kepala Satuan Pendidikan hanya bertanggung jawab pada administrasi sekolah tanpa melibatkan warga sekolah.
Karena Kepala Satuan Pendidikan berfokus pada pencapaian nilai akademik semata tanpa memperhatikan kolaborasi.
Karena Kepala Satuan Pendidikan membatasi komunikasi antara guru dan siswa demi menjaga disiplin.
Apa yang dimaksud dengan prinsip koherensi dalam implementasi Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan?
Prinsip koherensi berarti memastikan bahwa Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan betul-betul terwujud dalam program dan kebijakan yang dijalankan.
Prinsip koherensi berarti Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan harus selalu berubah setiap tahun.
Prinsip koherensi berarti Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan tidak perlu dikaitkan dengan program dan kebijakan.
Prinsip koherensi berarti Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan hanya berlaku untuk guru saja.
Menurut penjelasan pada teks, mengapa kolaborasi penting dalam implementasi Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan?
Kolaborasi penting karena membangun sense of belonging atau rasa kepemilikan bersama dan mendorong inovasi pembelajaran.
Kolaborasi penting karena dapat mengurangi jumlah peserta didik di sekolah.
Kolaborasi penting karena membuat proses administrasi menjadi lebih rumit.
Kolaborasi penting karena mengurangi peran guru dalam pembelajaran.
Penelitian Moolenaar et al. (2010) menunjukkan bahwa kolaborasi antara guru dan Kepala Satuan Pendidikan berdampak positif terhadap:
Penerimaan Visi bersama
Inovasi pembelajaran
Keduanya benar
Tidak ada dampak
Apa yang dimaksud dengan transparansi dalam satuan pendidikan?
Menyembunyikan proses perumusan visi dan misi
Membuka proses perumusan dan pelaksanaan visi, misi, dan tujuan secara jelas dan terbuka
Hanya melibatkan guru dalam proses perumusan visi dan misi
Tidak melibatkan murid dan orang tua dalam proses pendidikan
Akuntabilitas dalam satuan pendidikan lebih menekankan pada ________ setiap pihak terhadap visi dan misi yang telah disepakati.
tanggung jawab
kewenangan
pengawasan
kebijakan
Mengapa penting bagi warga satuan pendidikan untuk mengetahui apa yang sedang dikerjakan dan mengapa hal itu penting?
Agar mereka merasa dihargai dan dilibatkan, serta membangun kepercayaan dan keterlibatan aktif.
Karena itu adalah kewajiban mereka.
Untuk meningkatkan prestasi akademik.
Agar dapat mengikuti perkembangan teknologi.
Sebutkan dua contoh praktik akuntabilitas yang dapat dilakukan di satuan pendidikan!
Rapat evaluasi ketercapaian visi dan pemberian umpan balik antar guru.
Mengadakan lomba olahraga antar kelas dan membuat mural sekolah.
Menyusun jadwal piket kelas dan mengadakan bazar makanan.
Membagikan hadiah kepada siswa berprestasi dan mengadakan pentas seni.
Jelaskan makna pemberdayaan dalam konteks Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan menurut penjelasan di atas.
Pemberdayaan berarti memberi ruang dan kepercayaan kepada seluruh warga Satuan Pendidikan untuk turut andil atau berperan aktif dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan program Satuan Pendidikan.
Pemberdayaan berarti membatasi peran warga Satuan Pendidikan hanya pada pelaksanaan program tanpa keterlibatan dalam pengambilan keputusan.
Pemberdayaan berarti hanya guru dan kepala sekolah yang berhak mengambil keputusan tanpa melibatkan warga Satuan Pendidikan lainnya.
Pemberdayaan berarti warga Satuan Pendidikan hanya berperan sebagai penerima hasil keputusan tanpa ikut serta dalam prosesnya.
Menurut penelitian Ahmadi dan Arief (2022), apa dampak dari pelibatan seluruh warga Satuan Pendidikan dalam perencanaan Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan?
Motivasi dan rasa tanggung jawab meningkat secara signifikan, serta keberhasilan Satuan Pendidikan juga meningkat.
Terjadi penurunan partisipasi warga Satuan Pendidikan dalam kegiatan sekolah.
Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan menjadi kurang relevan dengan kebutuhan siswa.
Pelibatan warga Satuan Pendidikan menyebabkan konflik internal yang berkepanjangan.
Prinsip Keteladanan Kepala Satuan Pendidikan sebagai role model adalah fondasi penting dalam mengimplementasikan Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan. Benar atau Salah?
Benar
Salah
Jika visi Satuan Pendidikan menekankan pada budaya belajar kolaboratif, apa yang perlu dilakukan oleh Kepala Satuan Pendidikan menurut penjelasan di atas?
Kepala Satuan Pendidikan perlu hadir dan terlibat dalam komunitas belajar guru, bukan hanya memantau dari jauh.
Kepala Satuan Pendidikan cukup memberikan instruksi tanpa perlu terlibat langsung.
Kepala Satuan Pendidikan hanya perlu memantau hasil belajar guru dari laporan tertulis.
Kepala Satuan Pendidikan sebaiknya menyerahkan sepenuhnya kepada guru tanpa campur tangan.
Keteladanan kepala Satuan Pendidikan dapat memengaruhi budaya satuan pendidikan menurut Hallinger & Heck (2010) dengan cara:
Menciptakan lingkungan yang mendukung nilai-nilai positif melalui perilaku dan tindakan kepala satuan pendidikan.
Mengabaikan peran kepala satuan pendidikan dalam membentuk budaya satuan pendidikan.
Budaya satuan pendidikan terbentuk tanpa pengaruh dari kepala satuan pendidikan.
Keteladanan kepala satuan pendidikan tidak berpengaruh terhadap budaya satuan pendidikan.
Siapa penulis dari artikel 'Teacher empowerment to improve the quality of education and school progress' yang diterbitkan di EDUTEC: Journal of Education And Technology?
Ahmadi, R. & Arief, N. F.
Suryadi, T. & Wulandari, S.
Pratama, D. & Santoso, B.
Rahmawati, L. & Hidayat, M.
Pada tahun berapa buku 'Professional learning communities at work tm: Best practices for enhancing students achievement' oleh DuFour dan Eaker diterbitkan?
2009
2005
2012
1998
Apa judul buku yang ditulis oleh Epstein pada tahun 2018 tentang kemitraan sekolah, keluarga, dan komunitas?
School, family, and community partnerships, student economy edition: Preparing educators and improving schools.
Family Engagement in Education: Strategies for Success.
Community Collaboration for Student Achievement.
Partnerships for Learning: School, Family, and Community Connections.
Siapa penulis buku 'Coherence: The right drivers in action for schools, districts, and systems'?
Fullan, M. & Quinn, J.
Hargreaves, A. & Shirley, D.
Senge, P. & Scharmer, O.
Robinson, V. & Timperley, H.
Judul artikel yang membahas kolaborasi guru untuk peningkatan prestasi siswa di sekolah dasar publik ditulis oleh Goddard, Y. L., Goddard, R. D., & Tschannen-Moran pada tahun berapa?
2007
2005
2010
2012
Apa judul artikel yang ditulis oleh Hallinger & Heck pada tahun 2010 tentang kepemimpinan dalam pembelajaran?
Leadership for learning: Does collaborative leadership make a difference in school improvement?
Instructional Leadership and School Improvement: A Review of the Evidence
The Role of School Leaders in Promoting Student Achievement
Educational Leadership: Theory and Practice
Panduan Pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan Edisi Revisi 2024 ditulis oleh siapa saja?
Hastasasi, W., Harjatanaya, T. Y., Kristiani, A. D., Anggraena, Y., & Saad, Y.
Sutrisno, B., Wulandari, S., Prasetyo, R., & Nugroho, D.
Rahmawati, L., Suryadi, T., Hidayat, M., & Putri, F.
Santoso, A., Wijaya, E., Ramadhani, S., & Dewi, N.
Siapa penulis artikel 'Crafting coherence: How schools strategically manage multiple, external demands'?
Honig, M. I. & Hatch, T. C.
Fullan, M.
Senge, P. M.
Darling-Hammond, L.
Judul artikel yang membahas posisi kepala sekolah dan hubungan antara kepemimpinan transformasional dan iklim inovatif sekolah ditulis oleh siapa?
Moolenaar, N. M., Daly, A. J., & Sleegers, P. J.
Fullan, M. G., & Hargreaves, A.
Leithwood, K., & Jantzi, D.
Robinson, V. M., & Timperley, H.
Apa judul buku yang diterbitkan oleh OECD pada tahun 2013 tentang evaluasi dan asesmen pendidikan?
Synergies for Better Learning: An International Perspective on Evaluation and Assessment.
Education at a Glance: OECD Indicators 2013.
Assessment for Learning: OECD Insights.
International Guide to Educational Assessment.
Siapa saja penulis buku 'Dive into deep learning: Tools for engagement'?
Quinn, J., McEachen, J., Fullan, M., Gardner, M., & Drummy, M.
Goodfellow, I., Bengio, Y., & Courville, A.
LeCun, Y., Hinton, G., & Schmidhuber, J.
Russell, S., & Norvig, P.
Judul artikel yang membahas pengembangan agensi siswa melalui pembelajaran profesional guru ditulis oleh siapa?
Robertson, D. A., Padesky, L. B., & Brock, C. H.
Smith, J. T., Lee, M. K., & Chan, S. Y.
Hernandez, P. R., Kumar, S., & Tan, L. W.
Williams, R. S., Patel, N. D., & Wong, T. H.
Bagaimana judul artikel yang membahas peran penghubung orang tua dalam menjembatani kesenjangan antara rumah dan sekolah yang ditulis oleh Sanders pada tahun 2008?
How parent liaisons can help bridge the home-school gap.
Parent involvement in school: Strategies for success.
Building effective communication between teachers and parents.
The role of family engagement in student achievement.
Siapa penulis buku 'World class-How to build a 21st-century school system' yang diterbitkan oleh OECD pada tahun 2018?
Schleicher, A.
Robinson, K.
Fullan, M.
Hargreaves, A.
Apa judul buku yang ditulis oleh Senge pada tahun 2006 tentang organisasi pembelajaran?
The fifth discipline: The art and practice of the learning organization.
Organizational Learning and Development
Learning Organizations: Theory and Practice
The Learning Company: A Strategy for Sustainable Development
Judul artikel 'Optimizing the Vision and Mission of Schools in Learning Leadership Based on Action Learning Schools' ditulis oleh siapa saja?
Sulastri, S., Syahril, S., & Adi, N.
Budi, S., Rina, T., & Joko, P.
Dewi, M., Hasan, F., & Putra, R.
Andi, L., Sari, K., & Fajar, D.
