NEW
Font size
WorksheetsBINLAT TPK
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Berdasarkan UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dijelaskan tentang Lembaga yang menyelenggarakan Pemilu, Lembaga-lembaga tersebut adalah:
KPU Pusat,KPU Provinsi dan KPU Kab/Kota
KPU dan Bawaslu
KPU,Bawaslu, DKPP, dan Sentra Gakkumdu
KPU, Bawalu, dan DKPP
Berikut adalah asas Pemilu kecuali:
Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia
Jujur dan Adil
Tertib dan akuntabel
Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil
Jumlah anggota KPU sebagaimana dijelaskan dalam UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum adalah:
KPU sebanyak 7 orang, KPU Provinsi sebanyak 5 atau 7 orang, dan KPU Kabupaten/kota sebanyak 5 orang
KPU sebanyak 7 orang, KPU Provinsi sebanyak 5 atau 7 orang, dan KPU Kabupaten/kota sebanyak 3 atau 5 orang
KPU sebanyak 7 orang, KPU Provinsi sebanyak 5 atau 7 orang, dan KPU Kabupaten/kota sebanyak 3 atau 5 orang
KPU sebanyak 8 orang, KPU Provinsi sebanyak 5 atau 7 orang, dan KPU Kabupaten/kota sebanyak 4 orang
Tidak ada jawaban yang benar
Berikut ini adalah pengertian Presidential threshold yang paling tepat sesuai UU Pemilu adalah:
Ambang batas suara yang harus diperoleh partai politik dalam suatu gelaran pemilu untuk bisa mengajukan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden;
Pasangan calon yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20% dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25% dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya;
Pasangan-calon yang-diusulkan·oleh partai politik atau gabungan partai poiitik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 50%;
tidak ada jawaban yang benar.
Penyelenggara pemilu dalam melaksanakan pemilu harus memenuhi prinsip-prinsip sebagai berikut:
Mandiri, jujur, adil dan berkepastian hukum;
Tertib, terbuka dan proporsional;
Professional, akntabel,efektif,efisien dan aksesibel;
Jawaban a,b dan c benar;
Pada saat melaksanakan pemilu anda diminta untuk memberikan masukan tentang Pelaksanaan Apel Siaga, manakah usulan masukan yang tidak berdasarkan petunjuk Sistem, Manajemen Dan Standar Keberhasilan Operasional Kepolisian Negara Republik Indonesia
Siaga I melaksanakan apel gabungan (2/3 kekuatan) di lapangan apel setiap harinya pada jam 15.00 dan melaporkan kepada Sops Polri pada tingkat Mabes Polri serta Biroops untuk tingkat Polda
Siaga II melaksanakan apel gabungan (1/2 kekuatan) di lapangan apel setiap harinya pada jam 15.00 dan melaporan kepada Sops Polri pada tingkat Mabes Polri serta Biroops untuk tingkat Polda
Siaga III melaksanakan apel di satuan masing-masing setiap harinya pada pukul 15.00 dan melaporkan ke Sops Polri pada tingkat Mabes Polri dan Biroops untuk tingkat Polda
Pelibatan kekuatan dala siaga III sebagai berikut 1/3 kekuatan personel melaksanakan tugas rutin; 2/3 kekuatan personel sebagai cadangan yang sewaktuwaktu siap digerakkan
Penetapan dan berakhirnya status siaga, siaga 1, siaga 2 dan siaga 3 untuk tingkat Mabes atas perintah Kapolri, untuk tingkat Polda atas perintah Kapolda dan untuk tingkat Polres atas perintah Kapolres didasari perkiraan intelijen
Manakah kegiatan yang kurang tepat dalam Pengendalian kegiatan rutin pada tingkat Mabes Polri
Rapat Pimpinan (Rapim)Polri
Apel Kasatwil
Rapat koordinasi Tehnis (Rakornis)
Gelar Operasional (GO)
Analisa
Saat terjadi bencana alam, anda dilibatkan dalam operasi kepolisian sebagai Ka Posko ops. Manakah pernyataan di bawah ini yang bukan tugas dan tanggung jawab Ka posko ops
melaksanakan dan menyelenggarakan tugas pengendalian posko operasi
menyiapkan Posko dan perlengkapannya
memimpin, mengawasi dan mengendalikan seluruh petugas Posko
membuat Rengiat dan melaporkan hasil giat kepada Kaops dengan memberikan tembusan kepada Karendalops
menerima dan menghimpun laporan hasil pelaksanaan tugas Satgas di lapangan
Pengendalian penyelenggaraan Operasi Kepolisian Terpusat oleh Mabes Polri dan Satwil dilakukan dengan kegiatan
memantau setiap tahapan operasi dan hasil yang dicapai
pemberian petunjuk dan arahan secara langsung, melalui surat atau voice data video(video conference)
melaksanakan asistensi dan supervisi untuk tingkat Mabes Polri dan Polda
membuat perubahan Cara Bertindak (C9) apabila terjadi perubahan Target Oparasi(TO)
penilaian yang berpedoman pada standar keberhasilan operasional Kepolisian
Penggolongan data gangguan Kamtibmas terdiri dari golongan, kecuali
Kejahatan
Pelanggaran
gangguan terhadap ketentraman/ketertiban umum
bencana
kasus menonjol
Informasi gangguan kamtibmas dapat digunakan untuk
kepentingan analisa dan evaluasi terhadap kondisi kerawanan daerah
kepentingan analisa dan evaluasi terhadap kondisi politik daerah
antisipasi penanggulangan
strategi kebijakan
public
Untuk kepentingan penetapan strategi kebijakan, digunakan informasi dari data gangguan kamtibmas berupa, kecuali
Perkembangan jumlah penduduk
perkembangan jumlah kejahatan disertai prosentase penyelesaian
perkembangan resiko jumlah penduduk menjadi korban kejahatan
persentase jumlah kejahatan yang meresahkan masyarakat
perkembangan selang waktu terjadinya kejahatan
Manakah yang bukan termasuk dalam Golongan kejahatan
kejahatan konvensional
kejahatan transnational
kejahatan terhadap kekayaan negara
kejahatan berimplikasikan kontinjensi
kejahatan politik
Golongan gangguan terhadap ketenteraman/ketertiban umum antara lain gangguan terhadap, kecuali
Orang
ketentuan peraturan
hewan
lingkungan hidup
sarana dan fasilitas
Saat terjadi konflik sosial yang berdampak secara nasional anda ditunjuk sebagai tanggung jawab Kapusdalops, manakah pertanyaan dibawah ini yang merupakan tugas dan tanggung jawab kapusdalops
melaksanakan dan menyelenggarakan tugas pengendalian operasi
melaksanakan dan menyelenggarakan tugas administrasi logistic
melaksanakan dan menyelenggarakan tugas administrasi operasi
melaksanakan tugas kesekretariatan operasi
membantu tugas PJKO dalam penetapan arah kebijakan dan pelaksanaan operasi Kepolisian
Apa yang dimaksud dengan Rencana Operasi
Rencana Operasi adalah suatu produk perencanaan yang akan dijadikan pedoman dalam melakukan operasi kepolisian yang berisi,situasi,tugas pokok, pelaksanaan, pengendalian, administrasi,personel, sarana dan prasarana dan anggaran.
Rencana Operasi adalah serangkaian tindakan kepolisian dalam melakukan kegiatan penyelidikan dan penyidikan suatu peristiwa tindak pidana
Rencana Kepolisian adalah suatu perencanaan dalam mengatasi suatu gangguan kamtibmas berupa kejahatan dan
pelanggaran
Rencana Operasi adalah rencana Kepolisian yang dibuat setiap hari,minggu dan bulan
Sasaran Operasi Kepolisan adalah bentuk Potensi Gangguan, Ambang Gangguan dan Gangguan Nyata. Apa yang dimaksud dengan dengan Potensi Gangguan ?
Suatu situasi dan kondisi yang dapat digunakan mengeliminir gangguan kamtibmas.
Situasi/ kondisi yang merupakan akar masalah dan atau faktor stimulan/ pencetus yang berkorelasi erat terhadap timbulnya Ambang Gangguan atau gangguan kamtibmas.
Suatu situasi/kondisi Kamtibmas yang apabila dilakukan tindakan Kepolisian dapat menciptakan keamanan dan ketertiban.
Suatu perencanaan kegiatan yang digunakan dalam mengatasi keadaan yang berpotensi menimbuikan tindak pidana.
Yang dimaksud dengan Asta Siap adalah:
Siap masyaraket, siop legistik, alap piranti lunak, siap posko, siap latpraops, siap kondisi kamtibmas, siap kuat personel, dan siap anggaran
Siap keamanan masyarakat, siap logistik, siap administrasi,siap posko, siap gladi posko, siap kamtibmas, siap pasukan, dan siap anggaran
Siap kamtibmas, siap sarpras, siap pilun, siap posko, siap latpraops,siap gangguan kamtibmas, siap serpas, dan siap keuangan
Siap masyarakat, siap sarpras, siap administrasi, siap posko, siap gladi posko, siap kondisi kamtibmas, siap serpas, dan siap anggaran
Salah satu kategori keberhasilan dalam penilaian suatu operasi kepolisian yaitu :
pengukuran penilaian kuantitatif nilai capaian dinyatakan dalam bentuk perbandingan waktu dalam pencapaian TO dan waktu yg ditetapkan dalam operasi
pengukuran penilaian kualitatif. berdasarkan pendataan dan pengkajian dlm bentuk kuisioner
berdasar data ada/tidaknya efek samping kerusakan harta benda dan jiwa di luar TO dalam bentuk pendataan
membandingkan jumlah anggaran operasi
Salah satu Prinsip operasional Polri adalah Integratif yang mengandung pengertian:
Bahwa dalam rangka operasional Polri dapat melibatkan unsur-unsur lain (TNI, aparat penegak hukum lainnya, lembaga/instansi pemerintah dan stakeholders lainnya);
Bahwa unsur-unsur lainnya yang terlibat merupakan suatu kesatuan yang saling memahami peran masing-masing dalam mencapai keberhasilan operasional;
Keterlibatan unsur-unsur dalam pelaksanaan operasional harus diarahkan-pada tujuan keberhasilan operasional sesuai dengan batas kewenangan secara fungsional;
Penyelenggaraan operasional Polri dapat dipertanggungjawabkan secara hukum kepada masyarakat.
Dalam menetapkan sasaran operasi kepolisian maka harus mempedomani beberapa hal dibawah ini, kecuali:
sasaran operasi dapat berupa PG, AG, dan GN yang menurut Kirsus intelijen dan berdasarkan penilaian pimpinan kesatuan
setiap pelaksanaan operasi kepolisian harus ditetapkan sasaran yang akan diwujudkan dengan jelas melalui analisis bentuk,waktu, tempat,dan aspek-aspek yang menyertainya
sasaran operasi kepolisian harus mencakup aspek kualitas,kuantitas, waktu dan biaya dengan memperhatikan kharakteristik,sifat dan jenis operasi kepolisian
sasaran harus memperhatikan resiko kegagalan yang paling kecil meliputi giat preemtif, preventif, gakkum, kuratif dan rehabilitasi
Dalam melaksanakan tugas pokok Kepolisian Negara Republik Indonesia bertugas,kecuali
melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli terhadap kegiatan masyarakat dan pemerintah sesuai kebutuhan.
turut serta dalam pembinaan hukum nasional.
memelihara ketertiban dan menjamin keamanan umum.
melaksanakan semua rencana yang telah disusun untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh semua fungsi utama yang tergelar mulai dari tingkat Mabes Polri sampai tingkat Polsek dan diselenggarakan secara terus-menerus sepanjang hari dan sepanjang tahun disebut?
Operasi Kontinjensi.
Kegiatan Rutin.
Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan.
Operasi Intelijen.
Pola bertindak vang dipilih dalam rangka menangani sasaran dan/atau target sebagai berikut, kecuali:
cara bertindak dengan mengedepankan fungsi Deteksi
cara bertindak dengan mengedepankan fungsi preemtif
cara bertindak dengan mengedepankan fungsi preventif
cara bertindak dengan mengedepankan fungsi Intel.
Pada tingkat Polres pejabat sebagai koordinator sekaligus penanggung jawab kegiatan rutin adalah ?
Kasatwil/kasatfung.
Karendalops.
Kaops.
Kaposko.
hasil yang diharapkan pada setiap sasaran Kegiatan Rutin pada sasaran Ambang Gangguan (AG),kecuali
AG tidak berkembang
AG tidak menghambat aktivitas masyarakat secara luas
Hilangnya kekhawatiran masyarakat
AG yang tidak dapat hilang karena sifatnya
Kegiatan Rutin dikendalikan melalui mekanisme sebagai berikut,kecuali
pengendalian pada tingkat Mabes Polri
pengendalian pada tingkat Polda
pengendalian pada tingkat Polres
pengendalian bersifat administrative
Perencanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) memuat secara lengkap dan jelas, tentang?
pelibatan kekuatan personel sesuai dengan kebutuhan.
menyiapkan direktif pelaksanaan kegiatan perencanaan operasi.
sasaran tertentu, yaitu sasaran selektif dan sasaran prioritas yng telah ditetapkan
melaporkan kepada Kapolri tentang kegiatan yang akan dilaksanakan.
Bentuk sasaran Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), kecuali
Situasi.
Pelaku.
Kegiatan masyarakat/pemerintah.
Cara bertindak.
Penentuan sasaran Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), kecuali
Landasan penentuan sasaran.
Bentuk sasaran Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).
Tujuan penentuan sasaran.
Langkah penentuan sasaran.
Rencana Kegiatan berisi secara lengkap dan jelas, kecuali
Kirka intel
cara bertindak
pelibatan kekuatan personel
logistik
Pejabat Polri yang bertugas menyusun rencana kegiatan, kecuali
pada tingkat Mabes Polri disusun oleh Asops Kapolri.
pada tingkat Polda disusun oleh Karcops.
pada tingkat Polres disusun oleh Kapolres.
pada tingkat Polsek, disusun oleh Kapolsek.
Yang termasuk dalam landasan penentuan sasaran Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) adalah?
kirka Intel aktual.
Situasi.
Waktu.
Pelaku.
hal-hal yang harus dihindari dalam penentuan sasaran selektif dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan,kecuali
penentuan sasaran atau sasaran selektif tidak dilakukan asal jadi tanpa memperhatikan bobot ancaman.
sikap dan pandangan yang keliru dalam penentuan sasaran selektif yang diukur dari jumlah sasaran atau sasaran selektif yang akan diselesaikan dengan mengabaikan bobot ancaman.
kurang pemahaman dan pengertian terhadap klasifikasi sasaran atau sasaran selektif dan bobot ancaman serta tujuan-tujuan yang akan dicapai dari pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD),sehingga dalam proses penentuan sasaran atau sasaran selektif tidak ierlaksana dengan baik, selanjuinya perencanaan serta pelaksanaan kegiatannyapun tidak terarah dan tidak teroganisir dengan baik.
dapat mengurangi/menghilangkan keresahan masyarakat
Pejabat pengendali Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan Gabungan Fungsi Utama Internal Polri pada tingkat Polres adalah?
Kapolda.
Kapolres.
Kabagops.
pejabat lainnya.
bentuk sasaran Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD),kecuali
situasi
Sikap
benda atau barang
kegiatan masyarakat/pemerintah
metode pengendalian yang bersifat administratif dalam pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD),adalah?
Laporan insidentil.
Pengendalian melekat pada jabatan dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD):.
Pemilihan dan penentuan sasaran.
Melakukan perilaian tingkat keberhasilan pelaksanaan Kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan(KRYD).
Penggunaan Rencana Kegiatan didistribusikan kepada Kasatker pada tingkat fungsi utama yang melaksanakan kegiatan di bawah ini, kecuali
preemtif.
preventif.
penegakan hukum.
penyelidikan
Pelibatan sumber daya kepolisian dalam penyelenggaraan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), kecuali
Personel
Logistik
Pembinaan
Anggaran
Pada tahapan pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang termasuk tahap akhir adalah?
Acara Pirnpinan Pasukan
Penyaluran dukungan anggaran
Kesiapan logistik
penyusunan laporan pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD)
metode pengendalian dalam pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang bersifat teknis dan taktis adalah?
Laporan insidentil
Analisa dan evaluasi
Gelar perkara
Melakukan penilaian tingkat keberhasilan pelaksanaan Kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD)
Maksud dan tujuan dilakukannya pengendalian terhadap pelaksanaan Kegiatan Rutin, kecuali
memelihara arah dan dinamika pelaksanaan Kegiatan Rutin sesuai dengan perencanaan
menjamin tergelarnya Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan
menghindari timbulnya penyimpangan-penyimpangan
melakukan tindakan korektif apabila terdapat penyimpangan
Fungsi yang memberikan dukungan bahan keterangan/informasi berupa penyusunan Rencana Kegiatan oleh fungsi utama yang berkepentingan adalah?
Inlelijen
Reserse
Densus 88
Baharkam
Dalam kegiatan rutin peranan fungsi-fungsi kepolisian dalam perencanaan khususnya pengemban fungsi utama memberikan dukungan beruoa, kecuali:
bahan keterangan/informasi mulai dari tingkat Mabes Polri sampai Polsek dalam rangka penyusunan Rencana Kegiatan
memberikan dukungan berupa perencanaan,kompetensi personel,latihan dan pendidikan, kesehatan personel, pemeriksaan psikologi,anggaran, logistik
khusus pengemban fungsi Intelijen memberikan dukungan berupa Kirkaintel tentang perkembangan situasi kamtibmas secara berkala kepada para pengemban fungsi utama dalam rangka penyusunan Rencana Kegiatan oleh fungsi utama yang berkepentingan
khusus pengemban fungsi Reserse memberikan dukungan bahan keterangan/informasi berupa anatemi kejahatan (anatomy of crime) kepada para pengemban fungsi utama dalam rangka penyusunan Rencana Kegiatan oleh fungsi utama yang berkepentingan
Bagaimana kondisi masyarakat daerah terdamapak pasca terjadinya bencana alam?
Bencana alam dapat mengakibatkan dampak yang merusak pada bidang ekonomi,sosial,dan lingkungan. Kerusakan infrastruktur dapat mengganggu aktivitas sosiai, korban jiwa, kerusakan ekosistem,dan hilangnya tempat tinggal.
Gempa Bumi, Letusan Gunung Api, Tsunami,Tanah Longsor,Banjir, Banjir Bandang, Kekeringan, Angin Puting Beliung.
Dampak dari bencana alam terhadap Masyarakat Korban jiwa Munculnya masalah kesehatan Gangguan mental Mengganggu aktivitas Kesulitan air bersih dan makanan Kerugian ekonomi Memburuknya ekonomi
Dampak perubahan sosial akibat bencana alam, perubahan perilaku sosial yang diakibatkan oleh bencana alam dapat berupa fisik dan psikis, diantaranya : Berkurangnya sikap kekeluargaan dan gotong royong. Perilaku ini dapat dilihat pada masyarakat pasca benc
Sistem dan manajemen operasional Polri meliputi:
Kegiatan Kepolisian dan operasi Kepolisian
Kegiatan rutin dan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD)
Operasi Kepolisian dan Kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD)
Kegiatan Kepolisian dan Kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD)
Kegiatan Kepolisian, Operasi Kepolisian dan Kerja sama Kepolisian
Kegiatan rutin Kepolisian diselenggarakan berdasarkan pada
Analisa dan evaluasi situasi Kamtibmas secara periodik
Kebijakan pimpinan
Situasi kontijensi
Kalender kamtibmas
Kirka intel aktual
Kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), diselenggarakan berdasarkan
Kalender Kamtibmas
Anatomi kejahatan
Permasalahan yang meresahkan masyarakat
Terpeliharanya keamanan dalam negeri
Semua jawaban benar
Tujuan kegiatan Kepolisian adalah:
Terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif
Terlaksananya kegiatan pemerintahan dan kegiatan masyarakat dengan aman dan tertib
Pulihnya situasi Kamtibmas yang terganggu
Menghargai hak, pendapat dan kebebasan orang lain
Mengembangkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa
Dalam rangka melaksanakan operasional, Polri memiliki fungsi kepolisian yang tergelar diseluruh kesatuan. Yang termasuk fungsi utama dalam operasional kepolisian yaitu :
Intelkam, Reserse kriminal, Densus 88 AT, Sabhara, Binmas dan lalu lintas
Intelkam, Reserse kriminal, Densus 88 AT, Sabhara, Polisi perairan, Binmas dan lalu lintas
Intelkam, Reserse kriminal, Densus 88 AT, Sabhara, Polisi perairan, Pamobvit, Binmas dan lalu lintas
Intelkam, Reserse kriminal, Densus 88 AT, Sabhara, Polisi perairan, Pamobvit, Binmas dan lalu lintas serta Humas
Intelkam, Reserse kriminal, Densus 88 AT, Sabhara, Brigade Mobil (Brimob), Pamobvit, Binmas dan lalu lintas serta Humas
