wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

BINLAT TPK

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Berdasarkan UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dijelaskan tentang Lembaga yang menyelenggarakan Pemilu, Lembaga-lembaga tersebut adalah:

a)

KPU Pusat,KPU Provinsi dan KPU Kab/Kota

b)

KPU dan Bawaslu

c)

KPU,Bawaslu, DKPP, dan Sentra Gakkumdu

d)

KPU, Bawalu, dan DKPP

2.

Berikut adalah asas Pemilu kecuali:

a)

Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia

b)

Jujur dan Adil

c)

Tertib dan akuntabel

d)

Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil

3.

Jumlah anggota KPU sebagaimana dijelaskan dalam UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum adalah:

a)

KPU sebanyak 7 orang, KPU Provinsi sebanyak 5 atau 7 orang, dan KPU Kabupaten/kota sebanyak 5 orang

b)

KPU sebanyak 7 orang, KPU Provinsi sebanyak 5 atau 7 orang, dan KPU Kabupaten/kota sebanyak 3 atau 5 orang

c)

KPU sebanyak 7 orang, KPU Provinsi sebanyak 5 atau 7 orang, dan KPU Kabupaten/kota sebanyak 3 atau 5 orang

d)

KPU sebanyak 8 orang, KPU Provinsi sebanyak 5 atau 7 orang, dan KPU Kabupaten/kota sebanyak 4 orang

e)

Tidak ada jawaban yang benar

4.

Berikut ini adalah pengertian Presidential threshold yang paling tepat sesuai UU Pemilu adalah:

a)

Ambang batas suara yang harus diperoleh partai politik dalam suatu gelaran pemilu untuk bisa mengajukan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden;

b)

Pasangan calon yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20% dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25% dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya;

c)

Pasangan-calon yang-diusulkan·oleh partai politik atau gabungan partai poiitik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 50%;

d)

tidak ada jawaban yang benar.

5.

Penyelenggara pemilu dalam melaksanakan pemilu harus memenuhi prinsip-prinsip sebagai berikut:

a)

Mandiri, jujur, adil dan berkepastian hukum;

b)

Tertib, terbuka dan proporsional;

c)

Professional, akntabel,efektif,efisien dan aksesibel;

d)

Jawaban a,b dan c benar;

6.

Pada saat melaksanakan pemilu anda diminta untuk memberikan masukan tentang Pelaksanaan Apel Siaga, manakah usulan masukan yang tidak berdasarkan petunjuk Sistem, Manajemen Dan Standar Keberhasilan Operasional Kepolisian Negara Republik Indonesia

a)

Siaga I melaksanakan apel gabungan (2/3 kekuatan) di lapangan apel setiap harinya pada jam 15.00 dan melaporkan kepada Sops Polri pada tingkat Mabes Polri serta Biroops untuk tingkat Polda

b)

Siaga II melaksanakan apel gabungan (1/2 kekuatan) di lapangan apel setiap harinya pada jam 15.00 dan melaporan kepada Sops Polri pada tingkat Mabes Polri serta Biroops untuk tingkat Polda

c)

Siaga III melaksanakan apel di satuan masing-masing setiap harinya pada pukul 15.00 dan melaporkan ke Sops Polri pada tingkat Mabes Polri dan Biroops untuk tingkat Polda

d)

Pelibatan kekuatan dala siaga III sebagai berikut 1/3 kekuatan personel melaksanakan tugas rutin; 2/3 kekuatan personel sebagai cadangan yang sewaktuwaktu siap digerakkan

e)

Penetapan dan berakhirnya status siaga, siaga 1, siaga 2 dan siaga 3 untuk tingkat Mabes atas perintah Kapolri, untuk tingkat Polda atas perintah Kapolda dan untuk tingkat Polres atas perintah Kapolres didasari perkiraan intelijen

7.

Manakah kegiatan yang kurang tepat dalam Pengendalian kegiatan rutin pada tingkat Mabes Polri

a)

Rapat Pimpinan (Rapim)Polri

b)

Apel Kasatwil

c)

Rapat koordinasi Tehnis (Rakornis)

d)

Gelar Operasional (GO)

e)

Analisa

8.

Saat terjadi bencana alam, anda dilibatkan dalam operasi kepolisian sebagai Ka Posko ops. Manakah pernyataan di bawah ini yang bukan tugas dan tanggung jawab Ka posko ops

a)

melaksanakan dan menyelenggarakan tugas pengendalian posko operasi

b)

menyiapkan Posko dan perlengkapannya

c)

memimpin, mengawasi dan mengendalikan seluruh petugas Posko

d)

membuat Rengiat dan melaporkan hasil giat kepada Kaops dengan memberikan tembusan kepada Karendalops

e)

menerima dan menghimpun laporan hasil pelaksanaan tugas Satgas di lapangan

9.

Pengendalian penyelenggaraan Operasi Kepolisian Terpusat oleh Mabes Polri dan Satwil dilakukan dengan kegiatan

a)

memantau setiap tahapan operasi dan hasil yang dicapai

b)

pemberian petunjuk dan arahan secara langsung, melalui surat atau voice data video(video conference)

c)

melaksanakan asistensi dan supervisi untuk tingkat Mabes Polri dan Polda

d)

membuat perubahan Cara Bertindak (C9) apabila terjadi perubahan Target Oparasi(TO)

e)

penilaian yang berpedoman pada standar keberhasilan operasional Kepolisian

10.

Penggolongan data gangguan Kamtibmas terdiri dari golongan, kecuali

a)

Kejahatan

b)

Pelanggaran

c)

gangguan terhadap ketentraman/ketertiban umum

d)

bencana

e)

kasus menonjol

11.

Informasi gangguan kamtibmas dapat digunakan untuk

a)

kepentingan analisa dan evaluasi terhadap kondisi kerawanan daerah

b)

kepentingan analisa dan evaluasi terhadap kondisi politik daerah

c)

antisipasi penanggulangan

d)

strategi kebijakan

e)

public

12.

Untuk kepentingan penetapan strategi kebijakan, digunakan informasi dari data gangguan kamtibmas berupa, kecuali

a)

Perkembangan jumlah penduduk

b)

perkembangan jumlah kejahatan disertai prosentase penyelesaian

c)

perkembangan resiko jumlah penduduk menjadi korban kejahatan

d)

persentase jumlah kejahatan yang meresahkan masyarakat

e)

perkembangan selang waktu terjadinya kejahatan

13.

Manakah yang bukan termasuk dalam Golongan kejahatan

a)

kejahatan konvensional

b)

kejahatan transnational

c)

kejahatan terhadap kekayaan negara

d)

kejahatan berimplikasikan kontinjensi

e)

kejahatan politik

14.

Golongan gangguan terhadap ketenteraman/ketertiban umum antara lain gangguan terhadap, kecuali

a)

Orang

b)

ketentuan peraturan

c)

hewan

d)

lingkungan hidup

e)

sarana dan fasilitas

15.

Saat terjadi konflik sosial yang berdampak secara nasional anda ditunjuk sebagai tanggung jawab Kapusdalops, manakah pertanyaan dibawah ini yang merupakan tugas dan tanggung jawab kapusdalops

a)

melaksanakan dan menyelenggarakan tugas pengendalian operasi

b)

melaksanakan dan menyelenggarakan tugas administrasi logistic

c)

melaksanakan dan menyelenggarakan tugas administrasi operasi

d)

melaksanakan tugas kesekretariatan operasi

e)

membantu tugas PJKO dalam penetapan arah kebijakan dan pelaksanaan operasi Kepolisian

16.

Apa yang dimaksud dengan Rencana Operasi

a)

Rencana Operasi adalah suatu produk perencanaan yang akan dijadikan pedoman dalam melakukan operasi kepolisian yang berisi,situasi,tugas pokok, pelaksanaan, pengendalian, administrasi,personel, sarana dan prasarana dan anggaran.

b)

Rencana Operasi adalah serangkaian tindakan kepolisian dalam melakukan kegiatan penyelidikan dan penyidikan suatu peristiwa tindak pidana

c)

Rencana Kepolisian adalah suatu perencanaan dalam mengatasi suatu gangguan kamtibmas berupa kejahatan dan

pelanggaran

d)

Rencana Operasi adalah rencana Kepolisian yang dibuat setiap hari,minggu dan bulan

17.

Sasaran Operasi Kepolisan adalah bentuk Potensi Gangguan, Ambang Gangguan dan Gangguan Nyata. Apa yang dimaksud dengan dengan Potensi Gangguan ?

a)

Suatu situasi dan kondisi yang dapat digunakan mengeliminir gangguan kamtibmas.

b)

Situasi/ kondisi yang merupakan akar masalah dan atau faktor stimulan/ pencetus yang berkorelasi erat terhadap timbulnya Ambang Gangguan atau gangguan kamtibmas.

c)

Suatu situasi/kondisi Kamtibmas yang apabila dilakukan tindakan Kepolisian dapat menciptakan keamanan dan ketertiban.

d)

Suatu perencanaan kegiatan yang digunakan dalam mengatasi keadaan yang berpotensi menimbuikan tindak pidana.

18.

Yang dimaksud dengan Asta Siap adalah:

a)

Siap masyaraket, siop legistik, alap piranti lunak, siap posko, siap latpraops, siap kondisi kamtibmas, siap kuat personel, dan siap anggaran

b)

Siap keamanan masyarakat, siap logistik, siap administrasi,siap posko, siap gladi posko, siap kamtibmas, siap pasukan, dan siap anggaran

c)

Siap kamtibmas, siap sarpras, siap pilun, siap posko, siap latpraops,siap gangguan kamtibmas, siap serpas, dan siap keuangan

d)

Siap masyarakat, siap sarpras, siap administrasi, siap posko, siap gladi posko, siap kondisi kamtibmas, siap serpas, dan siap anggaran

19.

Salah satu kategori keberhasilan dalam penilaian suatu operasi kepolisian yaitu :

a)

pengukuran penilaian kuantitatif nilai capaian dinyatakan dalam bentuk perbandingan waktu dalam pencapaian TO dan waktu yg ditetapkan dalam operasi

b)

pengukuran penilaian kualitatif. berdasarkan pendataan dan pengkajian dlm bentuk kuisioner

c)

berdasar data ada/tidaknya efek samping kerusakan harta benda dan jiwa di luar TO dalam bentuk pendataan

d)

membandingkan jumlah anggaran operasi

20.

Salah satu Prinsip operasional Polri adalah Integratif yang mengandung pengertian:

a)

Bahwa dalam rangka operasional Polri dapat melibatkan unsur-unsur lain (TNI, aparat penegak hukum lainnya, lembaga/instansi pemerintah dan stakeholders lainnya);

b)

Bahwa unsur-unsur lainnya yang terlibat merupakan suatu kesatuan yang saling memahami peran masing-masing dalam mencapai keberhasilan operasional;

c)

Keterlibatan unsur-unsur dalam pelaksanaan operasional harus diarahkan-pada tujuan keberhasilan operasional sesuai dengan batas kewenangan secara fungsional;

d)

Penyelenggaraan operasional Polri dapat dipertanggungjawabkan secara hukum kepada masyarakat.

21.

Dalam menetapkan sasaran operasi kepolisian maka harus mempedomani beberapa hal dibawah ini, kecuali:

a)

sasaran operasi dapat berupa PG, AG, dan GN yang menurut Kirsus intelijen dan berdasarkan penilaian pimpinan kesatuan

b)

setiap pelaksanaan operasi kepolisian harus ditetapkan sasaran yang akan diwujudkan dengan jelas melalui analisis bentuk,waktu, tempat,dan aspek-aspek yang menyertainya

c)

sasaran operasi kepolisian harus mencakup aspek kualitas,kuantitas, waktu dan biaya dengan memperhatikan kharakteristik,sifat dan jenis operasi kepolisian

d)

sasaran harus memperhatikan resiko kegagalan yang paling kecil meliputi giat preemtif, preventif, gakkum, kuratif dan rehabilitasi

22.

Dalam melaksanakan tugas pokok Kepolisian Negara Republik Indonesia bertugas,kecuali

a)

melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli terhadap kegiatan masyarakat dan pemerintah sesuai kebutuhan.

b)

turut serta dalam pembinaan hukum nasional.

c)

memelihara ketertiban dan menjamin keamanan umum.

d)

melaksanakan semua rencana yang telah disusun untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

23.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh semua fungsi utama yang tergelar mulai dari tingkat Mabes Polri sampai tingkat Polsek dan diselenggarakan secara terus-menerus sepanjang hari dan sepanjang tahun disebut?

a)

Operasi Kontinjensi.

b)

Kegiatan Rutin.

c)

Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan.

d)

Operasi Intelijen.

24.

Pola bertindak vang dipilih dalam rangka menangani sasaran dan/atau target sebagai berikut, kecuali:

a)

cara bertindak dengan mengedepankan fungsi Deteksi

b)

cara bertindak dengan mengedepankan fungsi preemtif

c)

cara bertindak dengan mengedepankan fungsi preventif

d)

cara bertindak dengan mengedepankan fungsi Intel.

25.

Pada tingkat Polres pejabat sebagai koordinator sekaligus penanggung jawab kegiatan rutin adalah ?

a)

Kasatwil/kasatfung.

b)

Karendalops.

c)

Kaops.

d)

Kaposko.

26.

hasil yang diharapkan pada setiap sasaran Kegiatan Rutin pada sasaran Ambang Gangguan (AG),kecuali

a)

AG tidak berkembang

b)

AG tidak menghambat aktivitas masyarakat secara luas

c)

Hilangnya kekhawatiran masyarakat

d)

AG yang tidak dapat hilang karena sifatnya

27.

Kegiatan Rutin dikendalikan melalui mekanisme sebagai berikut,kecuali

a)

pengendalian pada tingkat Mabes Polri

b)

pengendalian pada tingkat Polda

c)

pengendalian pada tingkat Polres

d)

pengendalian bersifat administrative

28.

Perencanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) memuat secara lengkap dan jelas, tentang?

a)

pelibatan kekuatan personel sesuai dengan kebutuhan.

b)

menyiapkan direktif pelaksanaan kegiatan perencanaan operasi.

c)

sasaran tertentu, yaitu sasaran selektif dan sasaran prioritas yng telah ditetapkan

d)

melaporkan kepada Kapolri tentang kegiatan yang akan dilaksanakan.

29.

Bentuk sasaran Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), kecuali

a)

Situasi.

b)

Pelaku.

c)

Kegiatan masyarakat/pemerintah.

d)

Cara bertindak.

30.

Penentuan sasaran Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), kecuali

a)

Landasan penentuan sasaran.

b)

Bentuk sasaran Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

c)

Tujuan penentuan sasaran.

d)

Langkah penentuan sasaran.

31.

Rencana Kegiatan berisi secara lengkap dan jelas, kecuali

a)

Kirka intel

b)

cara bertindak

c)

pelibatan kekuatan personel

d)

logistik

32.

Pejabat Polri yang bertugas menyusun rencana kegiatan, kecuali

a)

pada tingkat Mabes Polri disusun oleh Asops Kapolri.

b)

pada tingkat Polda disusun oleh Karcops.

c)

pada tingkat Polres disusun oleh Kapolres.

d)

pada tingkat Polsek, disusun oleh Kapolsek.

33.

Yang termasuk dalam landasan penentuan sasaran Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) adalah?

a)

kirka Intel aktual.

b)

Situasi.

c)

Waktu.

d)

Pelaku.

34.

hal-hal yang harus dihindari dalam penentuan sasaran selektif dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan,kecuali

a)

penentuan sasaran atau sasaran selektif tidak dilakukan asal jadi tanpa memperhatikan bobot ancaman.

b)

sikap dan pandangan yang keliru dalam penentuan sasaran selektif yang diukur dari jumlah sasaran atau sasaran selektif yang akan diselesaikan dengan mengabaikan bobot ancaman.

c)

kurang pemahaman dan pengertian terhadap klasifikasi sasaran atau sasaran selektif dan bobot ancaman serta tujuan-tujuan yang akan dicapai dari pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD),sehingga dalam proses penentuan sasaran atau sasaran selektif tidak ierlaksana dengan baik, selanjuinya perencanaan serta pelaksanaan kegiatannyapun tidak terarah dan tidak teroganisir dengan baik.

d)

dapat mengurangi/menghilangkan keresahan masyarakat

35.

Pejabat pengendali Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan Gabungan Fungsi Utama Internal Polri pada tingkat Polres adalah?

a)

Kapolda.

b)

Kapolres.

c)

Kabagops.

d)

pejabat lainnya.

36.

bentuk sasaran Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD),kecuali

a)

situasi

b)

Sikap

c)

benda atau barang

d)

kegiatan masyarakat/pemerintah

37.

metode pengendalian yang bersifat administratif dalam pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD),adalah?

a)

Laporan insidentil.

b)

Pengendalian melekat pada jabatan dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD):.

c)

Pemilihan dan penentuan sasaran.

d)

Melakukan perilaian tingkat keberhasilan pelaksanaan Kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan(KRYD).

38.

Penggunaan Rencana Kegiatan didistribusikan kepada Kasatker pada tingkat fungsi utama yang melaksanakan kegiatan di bawah ini, kecuali

a)

preemtif.

b)

preventif.

c)

penegakan hukum.

d)

penyelidikan

39.

Pelibatan sumber daya kepolisian dalam penyelenggaraan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), kecuali

a)

Personel

b)

Logistik

c)

Pembinaan

d)

Anggaran

40.

Pada tahapan pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang termasuk tahap akhir adalah?

a)

Acara Pirnpinan Pasukan

b)

Penyaluran dukungan anggaran

c)

Kesiapan logistik

d)

penyusunan laporan pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD)

41.

metode pengendalian dalam pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang bersifat teknis dan taktis adalah?

a)

Laporan insidentil

b)

Analisa dan evaluasi

c)

Gelar perkara

d)

Melakukan penilaian tingkat keberhasilan pelaksanaan Kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD)

42.

Maksud dan tujuan dilakukannya pengendalian terhadap pelaksanaan Kegiatan Rutin, kecuali

a)

memelihara arah dan dinamika pelaksanaan Kegiatan Rutin sesuai dengan perencanaan

b)

menjamin tergelarnya Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan

c)

menghindari timbulnya penyimpangan-penyimpangan

d)

melakukan tindakan korektif apabila terdapat penyimpangan

43.

Fungsi yang memberikan dukungan bahan keterangan/informasi berupa penyusunan Rencana Kegiatan oleh fungsi utama yang berkepentingan adalah?

a)

Inlelijen

b)

Reserse

c)

Densus 88

d)

Baharkam

44.

Dalam kegiatan rutin peranan fungsi-fungsi kepolisian dalam perencanaan khususnya pengemban fungsi utama memberikan dukungan beruoa, kecuali:

a)

bahan keterangan/informasi mulai dari tingkat Mabes Polri sampai Polsek dalam rangka penyusunan Rencana Kegiatan

b)

memberikan dukungan berupa perencanaan,kompetensi personel,latihan dan pendidikan, kesehatan personel, pemeriksaan psikologi,anggaran, logistik

c)

khusus pengemban fungsi Intelijen memberikan dukungan berupa Kirkaintel tentang perkembangan situasi kamtibmas secara berkala kepada para pengemban fungsi utama dalam rangka penyusunan Rencana Kegiatan oleh fungsi utama yang berkepentingan

d)

khusus pengemban fungsi Reserse memberikan dukungan bahan keterangan/informasi berupa anatemi kejahatan (anatomy of crime) kepada para pengemban fungsi utama dalam rangka penyusunan Rencana Kegiatan oleh fungsi utama yang berkepentingan

45.

Bagaimana kondisi masyarakat daerah terdamapak pasca terjadinya bencana alam?

a)

Bencana alam dapat mengakibatkan dampak yang merusak pada bidang ekonomi,sosial,dan lingkungan. Kerusakan infrastruktur dapat mengganggu aktivitas sosiai, korban jiwa, kerusakan ekosistem,dan hilangnya tempat tinggal.

b)

Gempa Bumi, Letusan Gunung Api, Tsunami,Tanah Longsor,Banjir, Banjir Bandang, Kekeringan, Angin Puting Beliung.

c)

Dampak dari bencana alam terhadap Masyarakat Korban jiwa Munculnya masalah kesehatan Gangguan mental Mengganggu aktivitas Kesulitan air bersih dan makanan Kerugian ekonomi Memburuknya ekonomi

d)

Dampak perubahan sosial akibat bencana alam, perubahan perilaku sosial yang diakibatkan oleh bencana alam dapat berupa fisik dan psikis, diantaranya : Berkurangnya sikap kekeluargaan dan gotong royong. Perilaku ini dapat dilihat pada masyarakat pasca benc

46.

Sistem dan manajemen operasional Polri meliputi:

a)

Kegiatan Kepolisian dan operasi Kepolisian

b)

Kegiatan rutin dan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD)

c)

Operasi Kepolisian dan Kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD)

d)

Kegiatan Kepolisian dan Kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD)

e)

Kegiatan Kepolisian, Operasi Kepolisian dan Kerja sama Kepolisian

47.

Kegiatan rutin Kepolisian diselenggarakan berdasarkan pada

a)

Analisa dan evaluasi situasi Kamtibmas secara periodik

b)

Kebijakan pimpinan

c)

Situasi kontijensi

d)

Kalender kamtibmas

e)

Kirka intel aktual

48.

Kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), diselenggarakan berdasarkan

a)

Kalender Kamtibmas

b)

Anatomi kejahatan

c)

Permasalahan yang meresahkan masyarakat

d)

Terpeliharanya keamanan dalam negeri

e)

Semua jawaban benar

49.

Tujuan kegiatan Kepolisian adalah:

a)

Terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif

b)

Terlaksananya kegiatan pemerintahan dan kegiatan masyarakat dengan aman dan tertib

c)

Pulihnya situasi Kamtibmas yang terganggu

d)

Menghargai hak, pendapat dan kebebasan orang lain

e)

Mengembangkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa

50.

Dalam rangka melaksanakan operasional, Polri memiliki fungsi kepolisian yang tergelar diseluruh kesatuan. Yang termasuk fungsi utama dalam operasional kepolisian yaitu :

a)

Intelkam, Reserse kriminal, Densus 88 AT, Sabhara, Binmas dan lalu lintas

b)

Intelkam, Reserse kriminal, Densus 88 AT, Sabhara, Polisi perairan, Binmas dan lalu lintas

c)

Intelkam, Reserse kriminal, Densus 88 AT, Sabhara, Polisi perairan, Pamobvit, Binmas dan lalu lintas

d)

Intelkam, Reserse kriminal, Densus 88 AT, Sabhara, Polisi perairan, Pamobvit, Binmas dan lalu lintas serta Humas

e)

Intelkam, Reserse kriminal, Densus 88 AT, Sabhara, Brigade Mobil (Brimob), Pamobvit, Binmas dan lalu lintas serta Humas