wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PENILAIAN SUMATIF 1 BAHASA INDONESIA SEMESTER GANJIL

Total questions: 20

Worksheet time: 44mins

Name
Class
Date
1.

Aku Anak Indonesia

    Yuri berjalan menyusuri lorong sekolah. Bel berdentang, tanda jam pelajaran pertama akan segera dimulai. Seluruh siswa berlarian masuk ke kelas masing-masing. Pandangan Yuri teralihkan pada seorang pria paruh baya yang memasuki kelas berlambangkan VI di atas pintu. Yuri mengikuti arah perginya pria tersebut. Namun, setelah sampai di sebelah pintu masuk Yuri terdiam sesaat. Rasa gelisah mulai muncul karena ini adalah hari pertamanya masuk sekolah baru di Indonesia. Keluarganya baru saja pindah dari Seoul, Korea Selatan, tempat Ibunya menyelesaikan pendidikan doktor.

   Pak Radit, guru kelas enam, melihat bayangan seseorang di jendela dekat pintu kelas. Pak Radit kemudian berjalan ke luar kelas.
"Ah, kamu pasti Yuri. Ayo masuk. Bapak carikan tempat duduk dulu untuk meletakkan tasmu, lalu berkenalan dengan teman-teman sekelasmu" sambut Pak Radit dengan senyuman lebar
Yuri mengangguk malu-malu. Seluruh mata di kelas ini hanya tertuju pada Yuri. Dia mendengar bisi-bisik meskipun tidak jelas. Dada Yuri bedegup begitu kecang dan raut wajahnya tampak cemas.

   Pak Radit menyilakan Yuri untuk berdiri di depan kelas dan memperkenalkan diri. Yuri menarik nafas lalu mulai memperkenalkan diri "Selamat pagi teman-teman. Nama saya Yuri. Usia saya tiga belas tahun. Saya pindah dari Seoul, Korea Selatan, Ibu saya baru saja menamatkan kuliahnya di sana. Kami pindah ke kota ini karena Ibu dan Ayah saya akan bekerja di sini. Saya senang berkenalan dengan teman-teman di sini. Gamsahamnida. Eh. terima kasih. Yuri lega, kecemasannya berkurang ketika melihat senyum terkembang dari teman-teman sekelasnya.

 "Terima kasih Yuri. Ada yang ingin kalian tanyakan pada Yuri?" ujar Pak Radit.
Seorang anak laki-laki mengacungkan tangan. "Kamu asalnya dari mana? Oh iya, Namaku Krisna. Salam kenal ya"
"Saya berasal dari Bali karena lahir di sana. Ayah saya berasal dari Korea dan Ibu saya berasal dari Sunda. Jadi, saya anak Indonesia" jawab Yuri
"Jadi, apa yang membuat kalian mengaku sebagai anak Indonesia?" tanya Pak Radit.
"Karena lahir di Indonesia" jawab Dicky sambil mengangkat tangan kanannya.
"Tapi adikku lahir di Amerika dan dia tetap anak Indonesia" sanggah Wina dengan tegas
"Kalian sama-sama benar. Anak Indonesia adalah anak-anak yang lahir atau tinggal di Indonesia, atau anak-anak yang ayah ibunya atau salah satu orang tuanya orang Indonesia" kata Pak Radit.

  1. Tokoh utama pada cerita di atas merupakan siswa pindahan dari ...

a)

Jepang

b)

Amerika

c)

Bali

d)

Korea Selatan

2.

Aku Anak Indonesia

    Yuri berjalan menyusuri lorong sekolah. Bel berdentang, tanda jam pelajaran pertama akan segera dimulai. Seluruh siswa berlarian masuk ke kelas masing-masing. Pandangan Yuri teralihkan pada seorang pria paruh baya yang memasuki kelas berlambangkan VI di atas pintu. Yuri mengikuti arah perginya pria tersebut. Namun, setelah sampai di sebelah pintu masuk Yuri terdiam sesaat. Rasa gelisah mulai muncul karena ini adalah hari pertamanya masuk sekolah baru di Indonesia. Keluarganya baru saja pindah dari Seoul, Korea Selatan, tempat Ibunya menyelesaikan pendidikan doktor.

   Pak Radit, guru kelas enam, melihat bayangan seseorang di jendela dekat pintu kelas. Pak Radit kemudian berjalan ke luar kelas.
"Ah, kamu pasti Yuri. Ayo masuk. Bapak carikan tempat duduk dulu untuk meletakkan tasmu, lalu berkenalan dengan teman-teman sekelasmu" sambut Pak Radit dengan senyuman lebar
Yuri mengangguk malu-malu. Seluruh mata di kelas ini hanya tertuju pada Yuri. Dia mendengar bisi-bisik meskipun tidak jelas. Dada Yuri bedegup begitu kecang dan raut wajahnya tampak cemas.

   Pak Radit menyilakan Yuri untuk berdiri di depan kelas dan memperkenalkan diri. Yuri menarik nafas lalu mulai memperkenalkan diri "Selamat pagi teman-teman. Nama saya Yuri. Usia saya tiga belas tahun. Saya pindah dari Seoul, Korea Selatan, Ibu saya baru saja menamatkan kuliahnya di sana. Kami pindah ke kota ini karena Ibu dan Ayah saya akan bekerja di sini. Saya senang berkenalan dengan teman-teman di sini. Gamsahamnida. Eh. terima kasih. Yuri lega, kecemasannya berkurang ketika melihat senyum terkembang dari teman-teman sekelasnya.

 "Terima kasih Yuri. Ada yang ingin kalian tanyakan pada Yuri?" ujar Pak Radit.
Seorang anak laki-laki mengacungkan tangan. "Kamu asalnya dari mana? Oh iya, Namaku Krisna. Salam kenal ya"
"Saya berasal dari Bali karena lahir di sana. Ayah saya berasal dari Korea dan Ibu saya berasal dari Sunda. Jadi, saya anak Indonesia" jawab Yuri
"Jadi, apa yang membuat kalian mengaku sebagai anak Indonesia?" tanya Pak Radit.
"Karena lahir di Indonesia" jawab Dicky sambil mengangkat tangan kanannya.
"Tapi adikku lahir di Amerika dan dia tetap anak Indonesia" sanggah Wina dengan tegas
"Kalian sama-sama benar. Anak Indonesia adalah anak-anak yang lahir atau tinggal di Indonesia, atau anak-anak yang ayah ibunya atau salah satu orang tuanya orang Indonesia" kata Pak Radit.

Latar tempat dari cerita yang berjudul "Aku Anak Indonesia" di atas yaitu ...

a)

ruang kelas IV

b)

ruang kelas VI

c)

lobby sekolah

d)

halaman sekolah

3.

Aku Anak Indonesia

    Yuri berjalan menyusuri lorong sekolah. Bel berdentang, tanda jam pelajaran pertama akan segera dimulai. Seluruh siswa berlarian masuk ke kelas masing-masing. Pandangan Yuri teralihkan pada seorang pria paruh baya yang memasuki kelas berlambangkan VI di atas pintu. Yuri mengikuti arah perginya pria tersebut. Namun, setelah sampai di sebelah pintu masuk Yuri terdiam sesaat. Rasa gelisah mulai muncul karena ini adalah hari pertamanya masuk sekolah baru di Indonesia. Keluarganya baru saja pindah dari Seoul, Korea Selatan, tempat Ibunya menyelesaikan pendidikan doktor.

   Pak Radit, guru kelas enam, melihat bayangan seseorang di jendela dekat pintu kelas. Pak Radit kemudian berjalan ke luar kelas.
"Ah, kamu pasti Yuri. Ayo masuk. Bapak carikan tempat duduk dulu untuk meletakkan tasmu, lalu berkenalan dengan teman-teman sekelasmu" sambut Pak Radit dengan senyuman lebar
Yuri mengangguk malu-malu. Seluruh mata di kelas ini hanya tertuju pada Yuri. Dia mendengar bisi-bisik meskipun tidak jelas. Dada Yuri bedegup begitu kecang dan raut wajahnya tampak cemas.

   Pak Radit menyilakan Yuri untuk berdiri di depan kelas dan memperkenalkan diri. Yuri menarik nafas lalu mulai memperkenalkan diri "Selamat pagi teman-teman. Nama saya Yuri. Usia saya tiga belas tahun. Saya pindah dari Seoul, Korea Selatan, Ibu saya baru saja menamatkan kuliahnya di sana. Kami pindah ke kota ini karena Ibu dan Ayah saya akan bekerja di sini. Saya senang berkenalan dengan teman-teman di sini. Gamsahamnida. Eh. terima kasih. Yuri lega, kecemasannya berkurang ketika melihat senyum terkembang dari teman-teman sekelasnya.

 "Terima kasih Yuri. Ada yang ingin kalian tanyakan pada Yuri?" ujar Pak Radit.
Seorang anak laki-laki mengacungkan tangan. "Kamu asalnya dari mana? Oh iya, Namaku Krisna. Salam kenal ya"
"Saya berasal dari Bali karena lahir di sana. Ayah saya berasal dari Korea dan Ibu saya berasal dari Sunda. Jadi, saya anak Indonesia" jawab Yuri
"Jadi, apa yang membuat kalian mengaku sebagai anak Indonesia?" tanya Pak Radit.
"Karena lahir di Indonesia" jawab Dicky sambil mengangkat tangan kanannya.
"Tapi adikku lahir di Amerika dan dia tetap anak Indonesia" sanggah Wina dengan tegas
"Kalian sama-sama benar. Anak Indonesia adalah anak-anak yang lahir atau tinggal di Indonesia, atau anak-anak yang ayah ibunya atau salah satu orang tuanya orang Indonesia" kata Pak Radit.

Pada cerita di atas, tokoh yang bernama Yuri kadang memiliki sifat cemas. Hal tersebut dipertegas melalui tindakannya yaitu. . . .

a)

Yuri berjalan menyusuri lorong sekolah

b)

Yuri terdiam sesaat di sebelah pintu

c)

Yuri berdiri di depan kelas dan memperkenalkan diri

d)

Semua pandangan siswa tertuju hanya pada Yuri

4.

Aku Anak Indonesia

    Yuri berjalan menyusuri lorong sekolah. Bel berdentang, tanda jam pelajaran pertama akan segera dimulai. Seluruh siswa berlarian masuk ke kelas masing-masing. Pandangan Yuri teralihkan pada seorang pria paruh baya yang memasuki kelas berlambangkan VI di atas pintu. Yuri mengikuti arah perginya pria tersebut. Namun, setelah sampai di sebelah pintu masuk Yuri terdiam sesaat. Rasa gelisah mulai muncul karena ini adalah hari pertamanya masuk sekolah baru di Indonesia. Keluarganya baru saja pindah dari Seoul, Korea Selatan, tempat Ibunya menyelesaikan pendidikan doktor.

   Pak Radit, guru kelas enam, melihat bayangan seseorang di jendela dekat pintu kelas. Pak Radit kemudian berjalan ke luar kelas.
"Ah, kamu pasti Yuri. Ayo masuk. Bapak carikan tempat duduk dulu untuk meletakkan tasmu, lalu berkenalan dengan teman-teman sekelasmu" sambut Pak Radit dengan senyuman lebar
Yuri mengangguk malu-malu. Seluruh mata di kelas ini hanya tertuju pada Yuri. Dia mendengar bisi-bisik meskipun tidak jelas. Dada Yuri bedegup begitu kecang dan raut wajahnya tampak cemas.

   Pak Radit menyilakan Yuri untuk berdiri di depan kelas dan memperkenalkan diri. Yuri menarik nafas lalu mulai memperkenalkan diri "Selamat pagi teman-teman. Nama saya Yuri. Usia saya tiga belas tahun. Saya pindah dari Seoul, Korea Selatan, Ibu saya baru saja menamatkan kuliahnya di sana. Kami pindah ke kota ini karena Ibu dan Ayah saya akan bekerja di sini. Saya senang berkenalan dengan teman-teman di sini. Gamsahamnida. Eh. terima kasih. Yuri lega, kecemasannya berkurang ketika melihat senyum terkembang dari teman-teman sekelasnya.

 "Terima kasih Yuri. Ada yang ingin kalian tanyakan pada Yuri?" ujar Pak Radit.
Seorang anak laki-laki mengacungkan tangan. "Kamu asalnya dari mana? Oh iya, Namaku Krisna. Salam kenal ya"
"Saya berasal dari Bali karena lahir di sana. Ayah saya berasal dari Korea dan Ibu saya berasal dari Sunda. Jadi, saya anak Indonesia" jawab Yuri
"Jadi, apa yang membuat kalian mengaku sebagai anak Indonesia?" tanya Pak Radit.
"Karena lahir di Indonesia" jawab Dicky sambil mengangkat tangan kanannya.
"Tapi adikku lahir di Amerika dan dia tetap anak Indonesia" sanggah Wina dengan tegas
"Kalian sama-sama benar. Anak Indonesia adalah anak-anak yang lahir atau tinggal di Indonesia, atau anak-anak yang ayah ibunya atau salah satu orang tuanya orang Indonesia" kata Pak Radit.

Tio merupakan anak dari ayah yang berasal dari Amerika dan ibu yang berasal dari Jepang. Tio lahir di Jawa Barat.


Berdasarkan penjelasan dari Pak Radit dalam cerita "Aku Anak Indonesia" tentang pengertian anak Indonesia, maka pernyataan berikut yang benar yaitu . . .

a)

Tio merupakan anak Indonesia

b)

Tio bukan anak Indonesia

c)

Tio bisa berbahasa Indonesia

d)

Tio tidak bisa berbahasa Indonesia

5.

Perhatikan gambar berikut!

Razqa merupakan siswa kelas 6 di SDN Galaksi 10. Razqa ingin mengikuti lomba nyanyi di sekolahnya. Gambar tersebut merupakan pernyataan resmi berupa formulir ...

a)

pemesanan

b)

penilaian

c)

pendaftaran

d)

penerimaan

6.

Aira bersama ayahnya pergi ke toko perlengkapan elektronik. Mereka ingin membeli lampu dan kabel listrik. Pramuniaga memberikan Aira sebuah formulir untuk diisi.


Formulir yang harus diisi Aira merupakan formulir. . .

a)

permohonan

b)

pendaftaran

c)

pembelian

d)

penilaian

7.

Perhatikan unsur-unsur surat berikut!

  1. 1. Salam pembuka

  2. 2. Tanggal surat

  3. 3. Identitas pengirim

  4. 4. Kop surat

  5. 5. Nomor surat

Unsur-unsur surat yang hanya ada pada surat resmi dan tidak ada pada surat pribadi, ditunjukkan oleh nomor . . .

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

3 dan 4

d)

4 dan 5

8.
  1. Urutan peristiwa atau kejadian dalam cerita disebut ....

a)
  1. Alur

b)
  1. Tokoh

c)
  1. Setting

d)
  1. Gaya bahasa

9.

Perhatikan pernyataan berikut!

a. Menggunakan bahasa yang santai

b. Menggunakan ungkapan yang lebih pribadi

  1. c. Tidak memiliki format baku

  2. d. Menggunakan bahasa yang formal

  3. e. Menggunakan kop surat

Ciri – ciri surat resmi ditujukan oleh ....

a)
  1. a dan b

b)
  1. b dan c

c)
  1. c dan d

d)
  1. d dan e

10.
  1. Contoh surat resmi yang benar adalah .... 

a)
  1. Undangan rapat wali murid

b)
  1. Pengalaman liburan

c)
  1. Undangan ulang tahun

d)
  1. Undangan pesta perkawinan

11.

Jena tidak masuk sekolah karena dia akan menghadiri acara pernikahan kakaknya. Jena membuat surat izin tidak masuk sekolah yang ditujukan kepada guru. Surat yang dibuat Jena termasuk surat . . . .

a)

surat pibadi

b)

Surat resmi

c)

Surat formal

d)
Surat izin tidak masuk kerja
12.

Nama lain dari Surat Elektronik ialah

a)

Email

b)

Kartu Pos

c)

Surat tangan

d)

Surat komputer

13.

Berikut ini adalah salah satu cara mengisi formulir yang baik dan benar adalah …

a)

Mengisi formulir dengan jujur sesuai yang sebenarnya

b)

Mengisi dengan dilebih-lebihkan agar tampak hebat dan menarik perhatian

c)

Cukup mengisi nama dan tanggal lahirnya saja serta tempat lahirnya

d)

Mengisi bagian yang disukai saja, yang tidak disukai tidak perlu

14.

Bagian surat resmi yang tidak terdapat pada surat pribadi adalah ...

a)

Salam pembuka

b)

Isi Surat

c)

Nomor surat

d)

Penutup surat

15.

Keuntungan menulis surat elektronik dibandingkan surat konvensional adalah...

a)
Lebih cepat, lebih murah, dan lebih ramah lingkungan.
b)
Kurang praktis, lebih mahal, dan tidak ramah lingkungan
c)
Tidak efisien, tidak terjangkau, dan tidak ramah lingkungan
d)
Lebih lambat, lebih mahal, dan lebih merugikan lingkungan
16.

Sejarah Bahasa Indonesia

    Bahasa Indonesia memiliki sejarah yang panjang dan kaya, berawal dari bahasa Melayu yang digunakan sebagai lingua franca di Nusantara. Pada masa kerajaan-kerajaan maritim seperti Sriwijaya dan Majapahit, bahasa Melayu digunakan untuk perdagangan dan komunikasi antar suku dan bangsa. Bahasa Melayu ini kemudian berkembang dan mengalami berbagai perubahan seiring dengan masuknya pengaruh dari bahasa-bahasa lain seperti Sanskerta, Arab, Portugis, Belanda, dan Inggris.


    Pada tahun 1928, dalam Kongres Pemuda II, bahasa Melayu diresmikan sebagai bahasa persatuan dengan nama Bahasa Indonesia. Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada tanggal 28 Oktober 1928 menyatakan bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan yang akan digunakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam sejarah bahasa Indonesia, karena menunjukkan komitmen para pemuda untuk bersatu di bawah satu bahasa.


    Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, bahasa Indonesia diresmikan sebagai bahasa nasional dan bahasa resmi negara. Peran bahasa Indonesia semakin kuat dengan diadopsinya dalam sistem pendidikan, pemerintahan, dan media massa. Pemerintah Indonesia juga membentuk lembaga-lembaga seperti Pusat Bahasa (sekarang Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa) untuk mengembangkan dan memelihara bahasa Indonesia.


    Pemilihan bahasa Melayu sebagai dasar bahasa Indonesia, bukan bahasa Jawa, didasarkan pada beberapa pertimbangan. Bahasa Melayu sudah lama digunakan sebagai bahasa perdagangan dan komunikasi antar suku di Nusantara, sehingga lebih dikenal dan diterima oleh berbagai kelompok etnis. Selain itu, bahasa Melayu memiliki struktur yang lebih sederhana dibandingkan bahasa Jawa, yang memiliki tingkatan bahasa dan aturan tata krama yang kompleks. Hal ini membuat bahasa Melayu lebih mudah dipelajari dan digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat.


    Hingga saat ini, bahasa Indonesia terus berkembang dan mengalami pembaruan. Berbagai kata baru terus ditambahkan ke dalam kosakata bahasa Indonesia untuk mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. Bahasa Indonesia juga diajarkan di berbagai negara sebagai bahasa asing, menunjukkan pengaruh dan pentingnya bahasa ini di kancah internasional. Dengan sejarah yang kaya dan peran yang penting, bahasa Indonesia menjadi simbol identitas dan kebanggaan bangsa Indonesia.

Bahasa Indonesia memiliki sejarah yang panjang dalam penggunannya. Bahasa Indonesia diresmikan sebagai bahasa nasional dan bahasa resmi negara pada tahun . . . .

a)

1928

b)

1945

c)

2010

d)

2025

17.

Sejarah Bahasa Indonesia

    Bahasa Indonesia memiliki sejarah yang panjang dan kaya, berawal dari bahasa Melayu yang digunakan sebagai lingua franca di Nusantara. Pada masa kerajaan-kerajaan maritim seperti Sriwijaya dan Majapahit, bahasa Melayu digunakan untuk perdagangan dan komunikasi antar suku dan bangsa. Bahasa Melayu ini kemudian berkembang dan mengalami berbagai perubahan seiring dengan masuknya pengaruh dari bahasa-bahasa lain seperti Sanskerta, Arab, Portugis, Belanda, dan Inggris.


    Pada tahun 1928, dalam Kongres Pemuda II, bahasa Melayu diresmikan sebagai bahasa persatuan dengan nama Bahasa Indonesia. Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada tanggal 28 Oktober 1928 menyatakan bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan yang akan digunakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam sejarah bahasa Indonesia, karena menunjukkan komitmen para pemuda untuk bersatu di bawah satu bahasa.


    Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, bahasa Indonesia diresmikan sebagai bahasa nasional dan bahasa resmi negara. Peran bahasa Indonesia semakin kuat dengan diadopsinya dalam sistem pendidikan, pemerintahan, dan media massa. Pemerintah Indonesia juga membentuk lembaga-lembaga seperti Pusat Bahasa (sekarang Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa) untuk mengembangkan dan memelihara bahasa Indonesia.


    Pemilihan bahasa Melayu sebagai dasar bahasa Indonesia, bukan bahasa Jawa, didasarkan pada beberapa pertimbangan. Bahasa Melayu sudah lama digunakan sebagai bahasa perdagangan dan komunikasi antar suku di Nusantara, sehingga lebih dikenal dan diterima oleh berbagai kelompok etnis. Selain itu, bahasa Melayu memiliki struktur yang lebih sederhana dibandingkan bahasa Jawa, yang memiliki tingkatan bahasa dan aturan tata krama yang kompleks. Hal ini membuat bahasa Melayu lebih mudah dipelajari dan digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat.


    Hingga saat ini, bahasa Indonesia terus berkembang dan mengalami pembaruan. Berbagai kata baru terus ditambahkan ke dalam kosakata bahasa Indonesia untuk mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. Bahasa Indonesia juga diajarkan di berbagai negara sebagai bahasa asing, menunjukkan pengaruh dan pentingnya bahasa ini di kancah internasional. Dengan sejarah yang kaya dan peran yang penting, bahasa Indonesia menjadi simbol identitas dan kebanggaan bangsa Indonesia.

Pemilihan bahasa Melayu sebagai dasar bahasa Indonesia, bukan bahasa Jawa karena . . . .

a)

lebih lengkap (kompleks) dan mudah dipahami

b)

sudah lama digunakan untuk komunikasi antar suku

c)

sudah disepakati sebelum Kongres Pemuda II

d)

jumlah penuturnya (pembicaranya) sangat besar

18.

Fungsi surat resmi adalah...

a)

Menyampaikan pesan secara santai

b)

Menyampaikan informasi resmi atau penting

c)

Menulis catatan harian

d)

Berkomunikasi dengan teman dekat

19.

Bagian yang biasanya terdapat pada formulir pendaftaran adalah...

a)

Nama lengkap, alamat, dan nomor telepon

b)

Cerita pengalaman pribadi

c)

Puisi atau pantun

d)

Rencana liburan

20.

  Perhatikan surat berikut!

PT. Maju Jaya  

Jl. Merdeka No. 123 Jakarta, Indonesia Telp: (021) 1234567


 

Jakarta, 10 Agustus 2025 

Nomor: 001/HRD/8/2025 

Lampiran: - 

Perihal: Undangan Rapat 

 

Kepada Yth. Bapak/Ibu Karyawan 

PT. Maju Jaya 

Di Tempat 

 

Dengan hormat, 

Sehubungan dengan akan diadakannya rapat koordinasi bulanan, kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir pada: 

  • Hari/Tanggal: Rabu/13 Agustus 2025 

  • Waktu           : Pukul 10.00 WIB - selesai 

  • Tempat         : Ruang Rapat Utama, Lantai 2, Gedung PT. Maju Jaya 

Agenda rapat adalah sebagai berikut: 

  1. Evaluasi kinerja bulan Juli 2025

  2. Rencana kerja bulan Agustus 2025 

  3. Pembahasan masalah internal 

  4. Lain-lain 

Kami sangat mengharapkan kehadiran Bapak/Ibu tepat waktu. Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih. 

 

Hormat kami,

 

 [TTD] 

 

Rudi Hartono 

Manajer HRD 

PT. Maju Jaya

Pernyataan berikut yang tepat tentang surat di atas yaitu . . . .

a)

surat resmi berupa surat undangan

 

b)

surat resmi berupa surat perjanjian

c)

surat pribadi berupa surat undangan

d)

surat pribadi berupa surat perjanjian