wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

QUIS IKATAN KIMIA

Total questions: 50

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Jenis ikatan yang terbentuk antara atom logam dan non-logam adalah…

a)

Ikatan logam

b)

Ikatan kovalen polar

c)

Ikatan ion

d)

Ikatan kovalen koordinasi

e)

Ikatan hidrogen

2.

Berikut ini pasangan unsur yang akan membentuk ikatan kovalen adalah…

a)

Na dan Cl

b)

Ca dan O

c)

H dan Cl

d)

Mg dan F

e)

K dan Br

3.

Ikatan kovalen koordinasi ditandai dengan…

a)

Adanya pasangan elektron bebas yang disumbangkan oleh kedua atom

b)

Pertukaran elektron antara logam dan non-logam

c)

Adanya pasangan elektron yang hanya berasal dari satu atom

d)

Tarikan antar logam-logam

e)

Pembentukan kristal logam

4.

Molekul yang memiliki ikatan kovalen non-polar adalah…

a)

HCl

b)

H₂O

c)

CO₂

d)

Cl₂

e)

NH₃

5.

Ikatan logam ditandai oleh…

a)

Gaya tarik antara ion positif dan elektron bebas

b)

Gaya tarik antara molekul-molekul non-polar

c)

Ikatan antara non-logam dengan non-logam

d)

Ikatan antara ion positif dan ion negatif

e)

Penggunaan bersama pasangan elektron

6.

Jika unsur X memiliki 1 elektron valensi dan unsur Y memiliki 7 elektron valensi, jenis ikatan yang terbentuk dan sifat senyawanya kemungkinan adalah…

a)

Ikatan kovalen; bersifat isolator

b)

Ikatan ion; larut dalam pelarut non-polar

c)

Ikatan ion; menghantarkan listrik dalam larutan

d)

Ikatan kovalen koordinasi; bersifat konduktor

e)

Ikatan logam; tidak larut dalam air

7.

Unsur magnesium (Mg) membentuk senyawa dengan oksigen (O). Bagaimana cara kedua unsur tersebut mencapai kestabilan?

a)

Mg menerima elektron dari O

b)

Mg menyumbang dua elektron kepada O

c)

Mg dan O berbagi pasangan elektron

d)

Mg menarik pasangan elektron O

e)

Mg dan O membentuk ikatan logam

8.

Pasangan unsur berikut yang kemungkinan besar membentuk ikatan kovalen polar adalah…

a)

H dan H

b)

Cl dan Cl

c)

Na dan F

d)

H dan O

e)

Mg dan O

9.

Sifat senyawa ionik yang utama ditunjukkan oleh pernyataan…

a)

Menghantarkan listrik dalam bentuk padat

b)

Titik leleh dan titik didih rendah

c)

Mudah menguap dan larut dalam pelarut organik

d)

Tidak larut dalam air dan tidak menghantarkan listrik

e)

Keras, rapuh, dan menghantarkan listrik dalam larutan

10.

Perhatikan pasangan unsur berikut: Na–Cl, H–Cl, Cl–Cl. Pasangan yang memiliki ikatan kovalen non-polar adalah…

a)

Na–Cl

b)

H–Cl

c)

Cl–Cl

d)

Semua benar

e)

Semua salah

11.

Senyawa berikut yang terbentuk melalui ikatan kovalen koordinasi adalah…

a)

CO₂

b)

CH₄

c)

NH₃

d)

H₃O⁺

e)

O₂

12.

Jika suatu atom memiliki konfigurasi elektron 2,8,7 maka agar stabil, atom tersebut cenderung…

a)

Melepas 1 elektron

b)

Menangkap 1 elektron

c)

Melepas 7 elektron

d)

Menangkap 3 elektron

e)

Tidak bereaksi sama sekali

13.

Dalam molekul air (H₂O), sudut ikatan antara atom H dan O bukan 180°. Hal ini disebabkan oleh…

a)

Gaya tolak pasangan elektron ikatan

b)

Bentuk molekul linear

c)

Pasangan elektron bebas pada O

d)

Ikatan ionik antara H dan O

e)

Elektronegativitas H lebih besar dari O

14.

Apa alasan utama senyawa logam dapat menghantarkan listrik dengan baik?

a)

Memiliki ion bebas

b)

Memiliki elektron valensi yang bergerak bebas

c)

Tersusun dari molekul kovalen

d)

Karena memiliki struktur amorf

e)

Karena memiliki ikatan kovalen polar

15.

Di antara senyawa berikut, manakah yang paling mungkin larut dalam air dan menghantarkan listrik?

a)

CO₂

b)

CCl₄

c)

NaCl

d)

CH₄

e)

SiO₂

16.

Ikatan yang terjadi pada molekul NH₄⁺ melibatkan…

a)

Empat ikatan kovalen biasa

b)

Dua ikatan ionik dan dua ikatan kovalen

c)

Tiga ikatan kovalen dan satu kovalen koordinasi

d)

Semua ikatan kovalen non-polar

e)

Dua ikatan logam dan dua ikatan kovalen

17.

Atom X memiliki konfigurasi 2,8,2 dan atom Y memiliki konfigurasi 2,8,6. Senyawa yang terbentuk dari X dan Y memiliki rumus…

a)

XY

b)

XY₂

c)

X₂Y

d)

X₃Y₂

e)

X₂Y₃

18.

Mengapa senyawa kovalen non-polar tidak menghantarkan listrik?

a)

Tidak memiliki ikatan yang kuat

b)

Tidak larut dalam air

c)

Tidak menghasilkan ion bebas dalam larutan

d)

Tidak memiliki elektron valensi

e)

Elektronnya terlalu stabil

19.

Dalam molekul CO, terdapat jenis ikatan…

a)

Satu ikatan rangkap tiga

b)

Dua ikatan tunggal dan satu koordinasi

c)

Satu ikatan rangkap dua dan satu koordinasi

d)

Dua ikatan rangkap dua

e)

Tiga ikatan ionik

20.

Pasangan unsur berikut yang membentuk ikatan logam adalah…

a)

Na dan Cl

b)

Cu dan Zn

c)

H dan O

d)

Ca dan F

e)

C dan O

21.

Jika dua atom memiliki elektronegativitas yang sangat berbeda, ikatan yang terbentuk adalah…

a)

Kovalen non-polar

b)

Kovalen polar

c)

Ionik

d)

Logam

e)

Hidrogen

22.

Apa yang membedakan ikatan kovalen koordinasi dengan ikatan kovalen biasa?

a)

Ikatan kovalen koordinasi hanya terjadi antar logam

b)

Pasangan elektron dalam kovalen koordinasi berasal dari satu atom

c)

Ikatan kovalen biasa terjadi pada logam

d)

Kovalen koordinasi tidak melibatkan elektron

e)

Kovalen biasa selalu ionik

23.

Dalam molekul Cl₂, pasangan elektron ikatan terdiri dari…

a)

2 pasang

b)

1 pasang

c)

3 pasang

d)

4 pasang

e)

Tidak ada

24.

Mengapa logam bisa ditempa dan dibentuk?

a)

Karena ikatannya lemah

b)

Karena ion positif mudah bergerak

c)

Karena elektron valensi bebas memungkinkan lapisan ion bergeser

d)

Karena tidak memiliki gaya tarik antar partikel

e)

Karena terdiri dari molekul polar

25.

Senyawa manakah yang memiliki lebih dari satu jenis ikatan?

a)

H₂O

b)

NaCl

c)

NH₄Cl

d)

Cl₂

e)

MgO

26.

Diketahui data keelektronegatifan beberapa unsur:

Pasangan unsur yang membentuk senyawa paling polar adalah…

a)

C dan H

b)

H dan Cl

c)

H dan N

d)

H dan O

e)

C dan Cl

27.

Perhatikan gambar struktur senyawa berikut:

Molekul A : bentuk simetris, elektron tersebar merata

  • Molekul B : bentuk asimetris, muatan negatif terpusat di salah satu sisi

Manakah pernyataan yang benar terkait polaritas kedua molekul?

a)

Molekul A dan B sama-sama non-polar

b)

Molekul A polar karena simetris

c)

Molekul B non-polar karena tidak simetris

d)

Molekul A non-polar, Molekul B polar

e)

Molekul A dan B sama-sama polar

28.

Air (H₂O) dan karbon dioksida (CO₂) keduanya memiliki ikatan kovalen polar. Namun, hanya H₂O yang bersifat polar sebagai molekul secara keseluruhan. Mengapa demikian?

a)

Karena H₂O memiliki bentuk simetris

b)

Karena CO₂ berbentuk asimetris

c)

Karena H₂O memiliki ikatan ionik

d)

Karena H₂O memiliki bentuk bengkok

e)

Karena CO₂ larut dalam air

29.

Manakah pernyataan berikut yang benar mengenai senyawa ion dan senyawa kovalen polar?

a)

Senyawa ion memiliki titik leleh lebih rendah daripada senyawa kovalen

b)

Senyawa kovalen polar tidak larut dalam air

c)

Senyawa ion menghantarkan listrik dalam bentuk larutan

d)

Senyawa kovalen polar selalu padat pada suhu kamar

e)

Senyawa ion tidak mengandung muatan

30.

Di antara senyawa berikut, manakah yang paling mungkin bersifat non-polar secara molekul?

a)

HCl

b)

NH₃

c)

CO₂

d)

H₂O

e)

HF

31.

Manakah yang merupakan ciri dari senyawa kovalen polar?

a)

Larut dalam pelarut non-polar

b)

Tidak menghantarkan listrik dalam larutan

c)

Berbentuk ion pada suhu kamar

d)

Larut dalam air dan memiliki dipol permanen

e)

Terbentuk dari logam dan non-logam

32.

Seorang siswa menyatakan: “Semua senyawa yang mengandung ikatan kovalen pasti bersifat polar.” Pendapat ini…

a)

Benar, karena ikatan kovalen selalu terbentuk dari unsur berbeda

b)

Salah, karena ada senyawa kovalen non-polar seperti Cl₂

c)

Benar, karena pasangan elektron dibagi tidak merata

d)

Salah, karena semua senyawa kovalen pasti non-polar

e)

Salah, karena semua ikatan kovalen bersifat ionik

33.

Diberikan senyawa berikut: CH₄, H₂O, HF, O₂, CO₂.
Manakah yang bersifat non-polar secara molekul?

a)

H₂O dan HF

b)

O₂ dan CH₄

c)

HF dan CO₂

d)

H₂O dan CO₂

e)

CH₄ dan HF

34.

Perhatikan reaksi berikut:

Na (s) + Cl₂ (g) → NaCl (s)

Mengapa senyawa yang terbentuk termasuk senyawa ionik?

a)

Karena Na dan Cl memiliki elektronegativitas yang sama

b)

Karena Na dan Cl saling berbagi elektron

c)

Karena Na menyumbang elektron dan Cl menerima

d)

Karena Na dan Cl sama-sama non-logam

e)

Karena Na dan Cl tidak menghasilkan ion

35.

Diketahui pasangan berikut:

  • Pasangan 1: F – F

  • Pasangan 2: H – Cl

  • Pasangan 3: Na – Cl

Urutkan pasangan dari yang paling non-polar ke paling polar

a)

3 – 2 – 1

b)

2 – 1 – 3

c)

1 – 2 – 3

d)

2 – 3 – 1

e)

3 – 1 – 2

36.

Seorang siswa mengamati dua senyawa padat: NaCl dan I₂. Setelah diuji, NaCl larut dalam air dan menghantarkan listrik, sedangkan I₂ tidak larut dalam air dan tidak menghantarkan listrik.

Berdasarkan data tersebut, jenis ikatan dalam masing-masing senyawa adalah…

a)

NaCl = kovalen, I₂ = ionik

b)

NaCl = logam, I₂ = kovalen non-polar

c)

NaCl = ionik, I₂ = kovalen non-polar

d)

NaCl = kovalen polar, I₂ = logam

e)

NaCl = kovalen koordinasi, I₂ = ionik

37.

Perhatikan konfigurasi elektron berikut:

  • Unsur X: 2,8,1

  • Unsur Y: 2,8,7

Jika X dan Y membentuk senyawa, maka yang paling tepat adalah…

a)

X dan Y berbagi elektron untuk membentuk ikatan kovalen

b)

X melepaskan elektron dan Y menerima elektron → membentuk ikatan ion

c)

X menerima elektron dari Y

d)

X dan Y membentuk ikatan logam

e)

X dan Y tidak bisa membentuk senyawa stabil

38.

Diketahui molekul A adalah CO₂ dan molekul B adalah H₂O. Keduanya memiliki ikatan kovalen polar, namun hanya H₂O yang bersifat polar secara keseluruhan.

Hal ini terjadi karena…

a)

CO₂ lebih berat daripada H₂O

b)

Ikatan pada CO₂ adalah ionik

c)

Bentuk molekul CO₂ simetris, sedangkan H₂O asimetris

d)

H₂O memiliki ikatan logam

e)

CO₂ adalah senyawa non-polar karena tidak memiliki ikatan

39.

Perhatikan pasangan unsur berikut ini:

  • A: H dan H

  • B: Na dan Cl

  • C: H dan O

  • D: Mg dan Cl

  • E: C dan H

Manakah dari pasangan di atas yang akan membentuk senyawa kovalen polar?

a)

A dan B

b)

C dan E

c)

B dan D

d)

A dan D

e)

C dan B

40.

Seorang siswa menyimpulkan bahwa “semua senyawa ion pasti larut dalam air dan menghantarkan listrik.”

Menurut kamu, bagaimana cara mengevaluasi pernyataan tersebut secara ilmiah?

a)

Mencari literatur yang menyatakan semua senyawa ionik bersifat konduktor

b)

Menguji beberapa senyawa ionik dalam air dan mengukur konduktivitasnya

c)

Mengamati titik leleh senyawa ion

d)

Melihat bentuk kristal senyawa tersebut

e)

Membandingkan warna senyawa ionik dalam bentuk padat

41.

Unsur X memiliki konfigurasi elektron 2,8,1, sedangkan unsur Y memiliki konfigurasi 2,8,7.
Jika kedua unsur membentuk senyawa, manakah sifat senyawa yang mungkin terbentuk?

a)

Tidak larut dalam air dan tidak menghantarkan listrik

b)

Larut dalam air tetapi tidak menghantarkan listrik

c)

Larut dalam air dan menghantarkan listrik

d)

Tidak larut dalam air tetapi menghantarkan listrik

e)

Berikatan dengan cara berbagi pasangan elektron

42.

Seorang siswa menyimpulkan bahwa “semakin besar perbedaan keelektronegatifan dua unsur, semakin besar kemungkinan terbentuknya ikatan ion.” Pernyataan ini benar karena…

a)

Elektron dibagi secara merata antara kedua unsur

b)

Elektron berpindah dari unsur yang lebih elektronegatif ke yang lebih elektropositif

c)

Terjadi tolak-menolak elektron valensi

d)

Salah satu unsur melepaskan elektron dan yang lain menangkapnya

e)

Kedua unsur tidak saling berikatan

43.

Manakah dari pasangan unsur berikut ini yang paling mungkin membentuk senyawa dengan ikatan ionik kuat?

a)

H dan H

b)

Na dan Cl

c)

C dan O

d)

H dan O

e)

N dan N

44.

Suatu senyawa padat berwarna putih larut dalam air dan larutannya menghantarkan listrik dengan baik. Berdasarkan data tersebut, kemungkinan besar senyawa tersebut adalah…

a)

Senyawa kovalen non-polar

b)

Senyawa ionik

c)

Senyawa logam

d)

Senyawa organik

e)

Senyawa kovalen polar

45.

Perhatikan tabel berikut ini yang menunjukkan beberapa pasangan unsur:

Pasangan yang dapat membentuk senyawa ion dengan rasio atom 1:1 adalah…

a)

A saja

b)

B dan C

c)

C saja

d)

A dan B

e)

Semua benar

46.

1.    Perhatikan pernyataan berikut:

  • (1) Terjadi karena pemakaian bersama pasangan elektron

  • (2) Umumnya terbentuk antara unsur non-logam

  • (3) Tidak menghasilkan ion dalam larutan

  • (4) Umumnya berbentuk kristal keras dan rapuh

  • (5) Titik leleh cenderung tinggi

Manakah ciri-ciri yang paling sesuai untuk senyawa dengan ikatan kovalen?


a)

(1), (2), dan (3)

b)

(1), (2), dan (4)

c)

(2), (3), dan (5)

d)

(1), (4), dan (5)

e)

(2), (4), dan (5)

47.

Diketahui dua molekul berikut:

  • Molekul A: H–Cl

  • Molekul B: Cl–Cl

Apa perbedaan utama ikatan yang terbentuk dalam molekul tersebut?

a)

Molekul A dan B sama-sama membentuk ikatan non-polar

b)

Molekul A memiliki ikatan ionik, sedangkan molekul B kovalen

c)

Molekul A memiliki ikatan kovalen polar, molekul B kovalen non-polar

d)

Molekul A memiliki elektron bebas, molekul B tidak

e)

Molekul A larut dalam pelarut non-polar, molekul B larut dalam air

48.

Molekul air (H₂O) memiliki dua ikatan kovalen polar. Namun, H₂O tetap bersifat polar secara keseluruhan. Mengapa?

a)

Karena H₂O mengandung ikatan logam

b)

Karena pasangan elektron bebas menyebabkan bentuk molekul tidak simetris

c)

Karena elektron-elektron valensi dari H mengelilingi O

d)

Karena O bersifat elektropositif

e)

Karena H₂O terbentuk dari unsur-unsur berbeda

49.

Ikatan kovalen koordinasi dapat dibedakan dari ikatan kovalen biasa berdasarkan…

a)

Jumlah unsur dalam senyawa

b)

Panas leleh senyawa

c)

Sumber pasangan elektron yang digunakan dalam ikatan

d)

Jenis unsur logam yang berikatan

e)

Perbedaan keelektronegatifan antar atom

50.

Senyawa berikut ini semuanya memiliki ikatan kovalen. Namun, hanya salah satu yang bersifat non-polar secara molekul. Manakah itu?

a)

H₂O

b)

NH₃

c)

CH₄

d)

HCl

e)

HF