wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz BPJS Kesehatan 2023

Total questions: 92

Worksheet time: 49mins

Name
Class
Date
1.

Proses penilaian terhadap pemenuhan persyaratan fasilitas kesehatan sebelum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan disebut:

a)

Rekredensialing

b)

Kredensialing

c)

Monitoring

d)

Evaluasi

2.

Dalam sebuah pertemuan, Sukron, Nia, dan Fani membahas asas-asas dalam pengelolaan kerja sama fasilitas kesehatan. Fani menyebutkan satu hal yang tidak seharusnya menjadi asas. Berikut yang bukan termasuk asas dalam pengelolaan kerja sama fasilitas kesehatan adalah:

a)

Transparan

b)

Akuntabilitas

c)

Profitabilitas

d)

Keadilan

3.

Elena dan Fani belajar tentang Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). FKTP meliputi, kecuali:

a)

Puskesmas

b)

Rumah Sakit Kelas D Pratama

c)

Klinik Utama

d)

Klinik Pratama

4.

Dalam sebuah pertemuan, Sukron dan Nia membahas Peraturan Direksi BPJS Kesehatan Nomor 5 Tahun 2023.

a)

Proses penetapan standar bangunan, SDM serta sarana dan prasarana fasilitas kesehatan

b)

Memberikan pedoman pengelolaan kerja sama fasilitas kesehatan dalam program JKN

c)

Ketentuan tentang indikasi kecurangan dalam JKN

d)

Menentukan jenis fasilitas kesehatan yang boleh melakukan pelayanan kesehatan

5.

Siapa yang bertanggung jawab melakukan kredensialing fasilitas kesehatan?

a)

Peserta JKN

b)

Tim BPJS Kesehatan bersama Dinas Kesehatan/Asosiasi

c)

Kementerian Kesehatan

d)

Pemerintah Daerah

6.

Sukron ingin mendirikan klinik kesehatan dan mengajukan kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Apa syarat utama klinik tersebut?

a)

Memiliki izin operasional/sertifikat kelas

b)

Memiliki izin operasional dan surat izin praktik tenaga kesehatan

c)

Memiliki minimal 10 tempat tidur

d)

Berada di daerah yang tidak ada faskes

7.

Berapa skor minimal yang termasuk kategori "Direkomendasikan" dalam penilaian kredensialing?

a)

<60

b)

60-69

c)

70-84

d)

85-100

8.

Fani dan Lutfi mengevaluasi fasilitas kesehatan. Apa yang dilakukan jika fasilitas tersebut mendapat skor kredensialing <60?

a)

Tidak direkomendasikan

b)

Tidak direkomendasikan, kecuali ada analisis kebutuhan khusus

c)

Di lakukan kerjasama

d)

Harus atas persetujuan Dinas Kesehatan setempat

9.

Sukron dan Nia melakukan analisis untuk memperluas fasilitas kesehatan. Apa yang menjadi pertimbangan dalam analisis tersebut?

a)

Aksesibilitas dan jumlah penduduk

b)

Kemampuan fiskal pemerintah daerah

c)

Kepemilikan fasilitas oleh swasta

d)

Ketersediaan sarana umum publik lainnya

10.

Fani dan Lutfi ingin tahu berapa lama Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan berlaku minimal.

a)

6 bulan

b)

1 tahun

c)

3 bulan

d)

5 tahun

11.

Apa yang termasuk dalam ruang lingkup PKS Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL)?

a)

Pelayanan promotif

b)

Pelayanan spesialistik/subspesialistik

c)

Skrining kesehatan gratis

d)

Pelayanan KB

12.

Apa tindakan BPJS Kesehatan jika fasilitas kesehatan melanggar PKS?

a)

Memberikan teguran hingga pengakhiran kerja sama

b)

Mengirimkan surat laporan kepada inspektorat

c)

Mengurangi jumlah peserta yang dilayani

d)

Menunda persetujuan klaim

13.

Setelah pelayanan kesehatan di klinik, Sukron dan Fani mengikuti Kesan Pesan Setelah Pelayanan (KESSAN). Apa tujuan kegiatan ini?

a)

Membangun kedekatan antara BPJS dengan Faskes

b)

Mendapatkan umpan balik peserta tentang mutu pelayanan

c)

Mencari kesalahan fasilitas kesehatan untuk pemutusan kerjasama

d)

Melihat karakter negatif fasilitas kesehatan

14.

Apa contoh "fraud" dalam proses kerja sama fasilitas kesehatan yang dialami oleh Sukron dan Fani?

a)

Kesalahan dalam penagihan

b)

Pemalsuan data faskes atau suap untuk kerjasama

c)

Memberikan obat berbeda merk dari resep

d)

Merujuk peserta ke faskes yang bukan pilihannya

15.

Elena, pengelola fasilitas kesehatan, perlu pindah lokasi dan wajib memberitahukan BPJS Kesehatan minimal:

a)

1 bulan sebelumnya

b)

3 bulan sebelumnya

c)

6 bulan sebelumnya

d)

1 tahun sebelumnya

16.

Bagaimana jika izin operasional klinik yang dikelola oleh Lutfi dan Fani habis?

a)

Kerja sama diakhiri/diperpanjang setelah perbaruan izin

b)

Tetap dilayani dengan komitmen penerbitan surat komitmen

c)

Dikenakan surat teguran

d)

Pelayanan dipindahkan ke fasilitas lain

17.

Dalam pertemuan kemitraan antara Fani, Sukron, dan Dinas Kesehatan, apa fungsi utama pertemuan ini?

a)

Menetapkan tarif layanan

b)

Mengevaluasi kredensialing dan mutu pelayanan

c)

Membahas sistem remunerasi jasa medis

d)

Menyusun anggaran daerah untuk sarana prasarana

18.

Fani mengalami kecelakaan dan ingin tahu hak fasilitas kesehatan berdasarkan PKS.

a)

Menerima pembayaran klaim tepat waktu

b)

Menolak peserta yang tidak memiliki JKN aktif

c)

Mengajukan kelas tarif

19.

Elena baru saja mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit yang bekerja sama dengan PKS. Apa hak fasilitas kesehatan yang seharusnya dia terima?

a)

Menerima pembayaran klaim tepat waktu

b)

Menolak peserta yang tidak memiliki JKN aktif

c)

Mengajukan kelas tarif yang dikehendaki

d)

Mengubah jadwal pelayanan tanpa pemberitahuan

20.

Apa yang seharusnya dilakukan oleh fasilitas kesehatan untuk memenuhi kewajiban dalam PKS?

a)

Memberikan pelayanan sesuai standar

b)

Menolak peserta dari daerah lain

c)

Membatasi kapasitas pelayanan

d)

Memungut biaya tambahan bila dimungkinkan

21.

Fani dan Nia melakukan penelitian tentang pemetaan fasilitas kesehatan. Apa tujuan pemetaan tersebut?

a)

Menghitung keuntungan alokasi anggaran

b)

Memperoleh data sebaran dan kebutuhan fasilitas kesehatan

c)

Menarik masyarakat untuk mendaftar JKN

d)

Pertimbangan program kesehatan daerah

22.

Elena dan Lutfi ingin mengetahui fokus utama dari Pedoman Pengukuran Kepatuhan Fasilitas Kesehatan terhadap Perjanjian Kerja Sama.

a)

Meningkatkan jumlah peserta BPJS

b)

Memonitor dan menilai kualitas kepatuhan fasilitas kesehatan

c)

Menambah tarif pelayanan kesehatan

d)

Menambah jumlah fasilitas kesehatan

23.

Sukron dan Nia melakukan penelitian tentang kepatuhan fasilitas kesehatan. Mereka ingin mengetahui asas yang digunakan dalam pengukuran kepatuhan tersebut.

a)

Spesifik, terukur, dapat diraih, realistik

b)

Umum, tidak terukur, sulit diraih, tidak realistik

c)

Hanya terikat waktu dan spesifik

d)

Hanya realistik dan dapat diraih

24.

Fani dan Lutfi sedang mengevaluasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di daerah mereka. Apa indikator kepatuhan FKTP dalam kendali mutu yang harus mereka perhatikan?

a)

Memastikan tidak ada iur biaya

b)

mengendalikan tarif pelayanan

c)

Mengurangi jumlah ulasan

d)

Menginput pelayanan kontak tidak langsung

25.

Berapa persen capaian nilai KESSAN yang dianggap patuh untuk FKTP?

a)

≥ 70

b)

≥ 75

c)

≥ 80

d)

≥ 85

26.

Nia dan Sukron sedang melakukan penelitian tentang kepatuhan FKTP. Mereka ingin mengetahui sumber data untuk pengukuran kepatuhan tersebut.

a)

Aplikasi BI, HFIS, SIPP, dan sumber resmi lainnya

b)

Hanya aplikasi BI

c)

Hanya laporan manual dari peserta

d)

Surat capaian kantor pusat

27.

Elena dan Sukron mengelola sebuah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang tidak mencapai target kepatuhan. Apa tindak lanjut yang seharusnya mereka lakukan?

a)

Diberikan penghargaan

b)

Diberikan teguran tertulis

c)

Menutup faskes sebagai pilihan peserta

d)

Tidak dilakukan perpanjangan PKS

28.

Di rumah sakit, Lutfi ingin memastikan FKRTL mematuhi standar kendali mutu. Apa indikator kepatuhan FKRTL dalam kendali mutu?

a)

Updating display tempat tidur terhubung Aplikasi Mobile JKN

b)

Menambah jumlah tempat tidur

c)

Menambah ventilator

d)

Mengupdate penerimaan pembayaran klaim setiap bulan

29.

Sukron dan Nia sedang mengantri di Aplikasi Mobile JKN. Apa kriteria penilaian untuk sistem antrean aplikasi tersebut?

a)

Antrian manual = 0, terhubung aplikasi = 100

b)

Antrian manual = 50, terhubung aplikasi = 100

c)

Hanya antrean terhubung aplikasi =150

d)

Hanya terhubung aplikasi = 50

30.

Berapa target rekrutmen peserta PRB untuk FKRTL?

a)

50%

b)

75%

c)

100%

d)

Tidak ada target

31.

Nia baru saja menyelesaikan survei kepuasan layanan di restoran. Apa yang dimaksud dengan KESSAN dalam konteks ini?

a)

Kesan Pesan Setelah Layanan

b)

Kualitas Evaluasi Sistem Survei

c)

Kepuasan Evaluasi Sistem Survei

d)

Kualitas Pelayanan Setelah Layanan

32.

Berapa proporsi bobot aspek kendali mutu dalam penilaian kepatuhan FKTP?

a)

25%

b)

50%

c)

75%

d)

100%

33.

Berapa proporsi bobot aspek kendali biaya dalam penilaian kepatuhan FKTP?

a)

25%

b)

50%

c)

75%

d)

100%

34.

Berapa kriteria nilai kepatuhan yang harus dicapai dalam survey pemahaman regulasi JKN?

a)

Nilai ≥ 75 = 100, nilai < 75 = 0

b)

Nilai ≥ 80 = 100, nilai < 50 = 0

c)

Nilai ≥ 85 = 100, nilai < 100 = 0

d)

Nilai ≥ 90 = 100, nilai < 100 = 0

35.

Kapan penilaian indikator kepatuhan fasilitas kesehatan di sekolah dilakukan?

a)

Hanya di awal tahun

b)

Setiap Bulan

c)

Hanya di akhir tahun

d)

2 kali setahun

36.

Dalam perusahaan yang menerapkan pedoman untuk konsistensi kepatuhan, apa faktor pendukung keberhasilan implementasi pedoman tersebut?

a)

Komitmen Direksi, keterlibatan stakeholder, dan dukungan sumber daya

b)

Hanya komitmen Direksi

c)

Hanya dukungan sumber daya

d)

Tidak ada faktor pendukung

37.

Apa tujuan utama dari Surat Edaran BPJS Kesehatan Nomor 1 Tahun 2024?

a)

Meningkatkan Pelayanan Peserta di KC

b)

Memastikan pelayanan prima di Faskes

c)

Menambah Kepercayaan Pemerintah terhadap program JKN

d)

Mengelola kerja sama dengan fasilitas kesehatan

38.

Apa yang dimaksud dengan Janji Layanan JKN?

4 lines
39.

Fani ingin mengetahui lebih lanjut tentang Janji Layanan JKN di rumah sakitnya. Apa itu Janji Layanan JKN?

a)

Pernyataan tertulis komitmen fasilitas kesehatan dalam pelayanan JKN

b)

Surat perjanjian antara peserta dan Fasilitas kesehatan

c)

Daftar layanan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan kepada pasien

d)

Media informasi persyaratan kerjasama faskes

40.

Di mana Janji Layanan JKN wajib dipasang?

a)

Di dalam ruang farmasi

b)

Di area yang mudah dilihat peserta

c)

Di balkon ruang rawat inap

d)

Di kantor BPJS Kesehatan

41.

Sukron dan Fani mengunjungi rumah sakit untuk layanan kesehatan. Apa dimensi layanan prima yang harus dipenuhi?

a)

Kelengkapan fasilitas, sikap petugas, dan alur pelayanan

b)

waktu tunggu, sistem antrean, manajemen

c)

Kapasitas dan jenis layanan

d)

Ketersediaan obat dan alat medis

42.

Fani dan Lutfi sedang menunggu pelayanan di rumah sakit. Berapa waktu tunggu maksimal yang seharusnya mereka alami?

a)

30 menit

b)

60 menit

c)

90 menit

d)

120 menit

43.

Sukron dan Nia mengunjungi pusat layanan pelanggan untuk informasi produk terbaru. Apa sikap layanan prima yang mereka harapkan?

a)

Tepat waktu, rapi, ramah, sigap, fokus, informatif, koordinatif, dan senyum

b)

Cepat, tegas, cekatan, berkoalisi, tugas ganda, mobile,

c)

Sigap, singkat, padat, cepat, tepat

d)

Mobile, Dimana saja, on call

44.

Apa tujuan kegiatan SiBLing?

a)

Memantau kepatuhan Faskes dalam memberikan pelayanan prima

b)

Menilai pengalaman orang dalam menggunakan JKN

c)

Mencari peserta yang puas dan tidak puas dengan pelayanan faskes

d)

Mencocokkan nilai kredensialing dengan keadaan sebenarnya

45.

Berapa kali kegiatan SiBLing dilakukan di FKTP dalam setahun?

a)

1 kali

b)

2 kali

c)

4 kali

d)

6 kali

46.

Dalam survei kepuasan layanan kesehatan, apa alat ukur yang digunakan dalam KESSAN?

a)

Skor bintang 1-5 berdasarkan pengalaman peserta

b)

Jumlah keluhan peserta

c)

Waktu tunggu layanan

d)

Ketersediaan obat

47.

Fani mengunjungi pusat layanan untuk mengadukan masalah yang belum diselesaikan. Apa yang dimaksud dengan "hard complain"?

a)

Pengaduan yang belum bisa diselesaikan di loket

b)

Keluhan dari pimpinan daerah

c)

Keluhan dari peserta dengan suara lantang

d)

Keluhan yang harus segera diselesaikan

48.

Dalam sebuah pertemuan, Lutfi dan Elena membahas ruang lingkup Panduan Pelayanan Prima. Apa yang mereka diskusikan?

a)

Janji Layanan JKN dan dimensi layanan prima

b)

Jenis poli dan klaster pelayanan

c)

Harga layanan dan fasilitas

d)

Jumlah peserta dan jenis layanan

49.

Apa yang harus dilakukan fasilitas kesehatan jika ruang rawat inap kelas peserta penuh?

a)

Menitipkan pada kelas 1 tingkat diatas

b)

Merujuk peserta

c)

Meminta peserta membayar tambahan

d)

Menitipkan pada kelas dibawahnya

50.

Sukron dan Nia sedang mendaftar di rumah sakit. Apa yang termasuk dalam fasilitas di area pendaftaran?

a)

Sistem antrean online, media informasi, dan ruang tunggu nyaman

b)

ruang tunggu, petugas, tombol nursing call

c)

Ruang terbuka hijau, AC, posisi dibagian depan RS

d)

Jumlah petugas dan waktu tunggu

51.

Nia baru saja menerima layanan kesehatan di puskesmas. Apa yang diukur dalam KESSAN?

a)

Pengalaman peserta setelah menerima layanan

b)

Kelengkapan alat sesuai permenkes

c)

Ketersediaan obat di faskes

d)

Waktu tunggu layanan

52.

Apa yang menjadi indikator kinerja pelayanan prima?

a)

Kesesuaian pelayanan prima melalui SiBLing dan KESSAN

b)

Kesesuaian jumlah kunjungan dengan SEP terbit

c)

Jumlah fasilitas kesehatan dengan yang ada berbanding jumlah peserta

d)

Ketersediaan tenaga medis sesuai spesialistik yang di butuhkan

53.

Apa yang dilakukan jika fasilitas kesehatan tidak memenuhi standar pelayanan prima?

a)

Diberikan teguran dan arahan perbaikan

b)

Mengurangi nilai kepatuhan faskes

c)

Di amati dalam waktu tertentu

d)

Dikenakan SP

54.

Apa yang dimaksud dengan "Responsiveness" dalam dimensi Pelayanan Prima?

a)

Kesediaan membantu peserta dengan cepat tanpa menunggu

b)

Kecepatan mengangkat telpon jika dihubungi

c)

Memberikan pelayanan secara cepat

d)

Membantu hanya pada waktu tertentu

55.

Apa yang harus dipastikan dalam alur pelayanan farmasi?

a)

Penyerahan obat dengan penjelasan aturan pakai

b)

Harga obat yang paling murah

c)

Ketersediaan obat generik

d)

Harus di serahkan oleh apoteker

56.

Apa tujuan pemantauan dan evaluasi pelayanan prima?

a)

Memastikan peningkatan mutu layanan

b)

Memastikan peningkatan predikat akreditasi

c)

Mengevaluasi kelas tarif pelayanan

d)

Memverifikasi kebenaran data fasilitas kesehatan

57.

Berapa persen FKTP yang menjadi sasaran kegiatan SiBLing di wilayah kerja Kantor Cabang?

a)

10%

b)

20%

c)

30%

d)

50%

58.

Apa kriteria FKTP yang diprioritaskan untuk kegiatan SiBLing?

a)

Memiliki peserta terdaftar terbanyak, lokasi dekat, ada pengaduan

b)

Fasilitas kesehatan baru

c)

Fasilitas kesehatan dengan utilisasi tinggi

d)

Fasilitas kesehatan di daerah terpencil

59.

Berapa kali kegiatan SiBLing harus dilakukan di FKRTL dalam setahun?

a)

1 kali per bulan

b)

2 kali per tahun

c)

4 kali per tahun

d)

6 kali per tahun

60.

Apa metode yang digunakan dalam kegiatan SiBLing?

a)

Survei online

b)

Walk-Through Audit dengan kuesioner

c)

Wawancara telepon

d)

Observasi tanpa panduan

61.

Apa yang termasuk dalam dimensi kualitas layanan yang digunakan dalam SiBLing?

a)

Harga, kualitas, dan kuantitas

b)

Tangible, Emphaty, Responsiveness, Reliability, dan Assurance

c)

Kecepatan, ketepatan, dan keramahan

d)

Fasilitas, tenaga medis, dan obat-obatan

62.

Apa yang dimaksud dengan "Tangible" dalam dimensi kualitas layanan?

a)

Kemampuan petugas dalam memberikan pelayanan

b)

Penampilan fasilitas fisik dan perlengkapan

c)

Kecepatan respon petugas

d)

Kepuasan peserta

63.

Apa yang harus dilakukan jika fasilitas kesehatan tidak memiliki salah satu area pelayanan yang diamati?

a)

Diberikan sanksi

b)

Bobot penilaian disesuaikan secara proporsional

c)

Dianggap tidak memenuhi standar

d)

Tidak dilakukan penilaian

64.

Apa yang termasuk dalam area pelayanan yang diamati dalam SiBLing?

a)

Pendaftaran, rawat jalan, rawat inap, penunjang diagnostik, kefarmasian, dan penanganan pengaduan

b)

pendaftaran, rawat inap dan rawat jalan

c)

rawat jalan, rawat inap dan kefarmasian

d)

penunjang diagnostik dan pengaduan

65.

Apa yang harus dilakukan petugas pendaftaran terkait dokumen peserta?

a)

Meminta fotokopi dokumen

b)

Menerima NIK/KTP/KIS Digital tanpa fotokopi

c)

Menolak peserta tanpa dokumen fisik

d)

Meminta peserta mengisi formulir tambahan

66.

Apa yang menjadi tindak lanjut dari hasil SiBLing?

a)

Pemberian sanksi langsung

b)

Koordinasi dengan fasilitas kesehatan untuk perbaikan

c)

Penutupan sementara fasilitas kesehatan

d)

Tidak ada tindak lanjut

67.

Apa yang termasuk dalam "Reliability" dalam dimensi kualitas layanan?

a)

Kemampuan melaksanakan pelayanan yang dijanjikan secara akurat

b)

Kecepatan respon petugas dalam menangani pengaduan

c)

Ketersediaan fasilitas yang ada

d)

Kepuasan peserta saat berobat

68.

Apa yang harus dilakukan jika peserta membutuhkan arahan di fasilitas kesehatan?

a)

Petugas membantu dan mengarahkan peserta ke pihak yang tepat

b)

Peserta harus ke kantor BPJS Kesehatan

c)

Petugas mengarahkan peserta mencari bantuan secara online

d)

Peserta diminta menunggu

69.

Apa yang dimaksud dengan "Assurance" dalam dimensi kualitas layanan?

a)

Pengetahuan dan kesopanan petugas dalam menumbuhkan rasa percaya

b)

Kecepatan pelayanan dengan standar waktu tertentu

c)

Kemampuan melaksanakan pelayanan yang dijanjikan secara akurat

d)

Jumlah tenaga medis

70.

Apa yang harus dilakukan dokter penanggung jawab di ruang rawat inap?

a)

Melakukan visite secara rutin

b)

Data pada saat terjadi gawat darurat

c)

Memperkenalkan diri saat pasien keluar rawatan

d)

Memeriksa melalui on call

71.

Apa yang menjadi rekomendasi tindak lanjut hasil SiBLing?

a)

Komitmen perbaikan dari fasilitas kesehatan

b)

Pemberhentian sementara layanan yang tidak standar

c)

Pengurangan jumlah kapasitas layanan

d)

Tidak ada rekomendasi

72.

Apa tujuan utama dari kegiatan _customer visit_ di FKRTL?

a)

Meningkatkan jumlah peserta JKN

b)

Memberikan gambaran layanan dan edukasi kepada peserta JKN

c)

Menjual produk asuransi tambahan

d)

Memantau kinerja dokter

73.

Berapa jumlah minimal pasien rawat jalan yang menjadi sasaran _customer visit_ per bulan untuk setiap BPJS Satu?

a)

30

b)

40

c)

60

d)

100

74.

Metode apa yang digunakan dalam _customer visit_ untuk mengumpulkan informasi dari peserta JKN?

a)

Kuesioner tertulis

b)

Wawancara dan edukasi

c)

Observasi langsung

d)

Diskusi kelompok

75.

Metode apa yang digunakan dalam _customer visit_ untuk mengumpulkan informasi dari peserta JKN?

a)

Kuesioner tertulis

b)

Wawancara dan edukasi

c)

Observasi langsung

d)

Diskusi kelompok

76.

Kapan kegiatan _customer visit_ mulai dilaksanakan secara rutin?

a)

Januari 2024

b)

Maret 2024

c)

Juni 2024

d)

Desember 2024

77.

Apa yang dilakukan BPJS Satu setelah melakukan wawancara dengan peserta JKN?

a)

Memberikan hadiah

b)

Memberikan edukasi sesuai kebutuhan

c)

Meminta peserta mengisi formulir panjang

d)

Langsung meninggalkan lokasi

78.

Apa landasan hukum utama yang mewajibkan BPJS membentuk unit pengendali mutu pelayanan?

a)

UU No. 24 Tahun 2011

b)

UU No. 25 Tahun 2009

c)

PP No. 47 Tahun 2021

d)

Perpres No. 82 Tahun 2018

79.

Berikut ini adalah kriteria pasien rawat inap yang menjadi sasaran _customer visit_, kecuali:

a)

Pasien dengan tindakan operatif

b)

Pasien dengan LOS > 3 hari

c)

Pasien yang baru pertama kali berkunjung

d)

Pasien yang menyampaikan pengaduan

80.

Pasien rawat jalan dengan kriteria apa yang diprioritaskan untuk _customer visit_?

a)

Pasien di poli dengan kunjungan terbanyak

b)

Pasien yang tidak membawa kartu JKN

c)

Pasien yang datang tanpa rujukan

d)

Pasien yang sudah lama tidak berkunjung

81.

Pertanyaan dalam _customer visit_ terbagi menjadi dua kategori, yaitu:

a)

Pertanyaan umum dan spesifik

b)

Pertanyaan medis dan non-medis

c)

Pertanyaan tertutup dan terbuka

d)

Pertanyaan administratif dan teknis

82.

Apa yang dimaksud dengan "SiBLing" dalam konteks pelaksanaan _customer visit_?

a)

Sistem informasi BPJS Kesehatan

b)

Kegiatan lain yang bisa digabungkan untuk efisiensi biaya

c)

Nama program edukasi peserta

d)

Jenis layanan rawat inap

83.

Apa peran Kedeputian Wilayah dalam pelaksanaan _customer visit_?

a)

Melakukan kunjungan langsung ke pasien

b)

Monitoring dan evaluasi pelaksanaan oleh Kantor Cabang

c)

Menyediakan obat-obatan untuk pasien

d)

Menggantikan tugas BPJS Satu

84.

Siapa yang bertanggung jawab menyetujui usulan jadwal _customer visit_?

a)

Kepala Bagian Mutu Layanan Fasilitas Kesehatan

b)

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan

c)

Petugas administrasi FKRTL

d)

Peserta JKN

85.

Apa yang harus dilakukan BPJS Satu sebelum pelaksanaan _customer visit_?

a)

Memberikan obat gratis

b)

Koordinasi dengan FKRTL tentang tujuan dan lokasi kunjungan

c)

Meminta persetujuan peserta JKN secara tertulis

d)

Mengadakan rapat dengan seluruh staf FKRTL

86.

Bagaimana mekanisme pemantauan hasil _customer visit_?

a)

Dilaporkan langsung ke menteri kesehatan

b)

BPJS Satu mengisi hasil dalam sistem informasi dan menyampaikan ke atasan

c)

Peserta JKN diminta menandatangani laporan

d)

Tidak ada mekanisme khusus

87.

Apa tindak lanjut dari temuan pengaduan berulang dalam _customer visit_?

a)

Diberikan umpan balik ke FKRTL untuk perbaikan

b)

Diabaikan karena sudah rutin

c)

Dilaporkan ke kepolisian

d)

Peserta JKN diberi kompensasi finansial

88.

Topik edukasi apa yang bisa diberikan BPJS Satu kepada peserta JKN?

a)

Cara memasak makanan sehat

b)

Alur pelayanan, administrasi kepesertaan, dan fitur Mobile JKN

c)

Teknik olahraga berat

d)

Penggunaan media sosial

89.

Pertanyaan "Apakah obat tidak tersedia dan pasien diminta membeli sendiri?" termasuk dalam kategori:

a)

Pertanyaan umum (nasional)

b)

Pertanyaan spesifik (Kedeputian Wilayah)

c)

Pertanyaan medis khusus

d)

Pertanyaan opsional

90.

Contoh pertanyaan spesifik untuk Kedeputian Wilayah I rawat jalan adalah:

a)

"Apakah sarana prasarana kurang memadai?"

b)

"Apakah Anda puas dengan makanan di RS?"

c)

"Berapa kali Anda berkunjung ke RS ini?"

d)

"Apakah Anda membayar iuran tepat waktu?"

91.

Apa yang dicatat BPJS Satu setelah selesai _customer visit_?

a)

Hanya jawaban "Ya" atau "Tidak" dari peserta

b)

Catatan pengaduan atau temuan khusus selama kunjungan

c)

Jumlah peserta yang menolak diwawancarai

d)

Tidak perlu mencatat

92.

Untuk FKRTL di wilayah kepulauan, berapa kali minimal _customer visit_ dilaksanakan dalam setahun?

a)

1 kali

b)

4 kali

c)

6 kali

d)

12 kali