WorksheetsKuis Persalinan dan Asuhan Ibu
Total questions: 17
Worksheet time: 9mins
Seorang perempuan, umur 20 th G1 P0 A0 hamil 40 minggu datang ke TPMB pada pukul 08.00 WIB, dengan keluhan perut terasa kencang sejak pukul 03.00 WIB. Apakah langkah awal yang dilakukan bidan pada kasus ini ?
Melakukan tindakan
Mengumpulkan data
Membuat keputusan klinik
Menentukan diagnosa
Menilai keluhan ibu
Seorang perempuan umur 25 th G1 P0 A0 Hamil 39 minggu, sedang dalam proses persalinan, mengeluh sudah ingin mengedan, DJJ 132 x /mnt, kontraksi 4 kal/10’/45, vuva tanpak lendir darah, pembukaan 8 cm, ketuban (+), kepala turun HIII+, tidak ada molase, kandung kemih penuh.
Asuhan sayang ibu pada kondisi saat ini adalah?
Melakukan kateterisasi
Memecahkan ketuban
Menganjurkan ibu jalan-jalan
Memecahkan ketuban
Meminta ibu untuk BAK
Seorang perempuan sedang dalam proses inpartu kala 2. Bidan telah memimpin persalinan selama 30 menit, kemudian saat pemeriksaan DJJ: 110 kali tidak teratur. Bidan melakukan resusitasi intrauterin dengan merubah posisi ibu untuk memperlancar aliran oksigen ke janin.
Berdasarkan kasus di atas, tindakan yang dilakukan bidan yaitu wujud dari?
Membuat keputusan klinik
Tindakan pencegahan infeksi
Asuhan sayang ibu
Tindakan pendokumentasian
Mempersiapkan rujukan
Seorang perempuan G1P0A0 dipimpin mengejan 2 jam tetapi belum lahir, DHH 140x/menit, kontraksi 3x/10 menit/40 detik. Bidan mulai menyiapkan obat, surat, alat dan kendaraan.
Apakah tindakan apa yang harus dilakukan bidan saat ini?
Membuat keputusan klinik
Tindakan pencegahan infeksi
Asuhan sayang ibu
Tindakan pendokumentasian
Mempersiapkan rujukan
1Seorang bidan membantu kelahiran seorang perempuan di TPMB. Persalinan tersebut berlangsung secara “normal”.
Apakah syarat yang mendukung persalinan tersebut?
Letak belakang kepala, dalam batas waktu seharusnya dan pervaginam.
Letak puncak kepala, dalam batas waktu seharusnya dan pervaginam.
Ubun-ubun kecil posterior, menggunakan tenaga ibu sendiri dan pervaginam.
Ubun-ubun kecil anterior, menggunakan tenaga ibu sendiri seharusnya dan bantuan induksi.
Letak puncak kepala,menggunakan tenaga ibu sendiri dan pervaginam.
Seorang perempuan G1P0A0 hamil 36 minggu datang ke TPMB dengan keluhan mules yang kuat sejak tadi pagi dan keluar lendir darah. Hasil pemeriksaan TD 120/80 N 80x/menit, TFU 29 cm, DJJ 134x/menit, pembukaan 8 cm, ketuban (+) presentasi kepala Hodge 2
Apakah sebutan untuk kondisi ibu dan usia kehamilan pada kasus diatas?
Primipara dan aterm.
Multipara dan aterm.
Primipara dan prematur.
Multipara dan prematur.
Nullipara dan aterm.
Seorang perempuan G2P1A0 hamil 38 minggu datang ke TPMB dengan keluhan mules yang kuat sejak tadi pagi dan keluar lendir darah. Hasil pemeriksaan TD 120/80 N 80x/menit, TFU 29 cm, DJJ 134x/menit, pembukaan 7 cm, ketuban (+) presentasi kepala Hodge 2. Apakah analisa yang tepat pada kasus diatas?
G2P1A0 hamil 38 minggu inpartu kala 1 fase laten
G2P1A0 hamil 38 minggu inpartu kala 1 fase aktif
G2P1A0 hamil 38 minggu inpartu kala 2
G2P1A0 hamil 38 minggu inpartu kala 3
G2P1A0 hamil 38 minggu inpartu kala 4
Seorang perempuan G2P1A0 hamil 39 minggu datang ke TPMB dengan keluhan mules yang kuat sejak tadi pagi dan keluar lendir darah. Hasil pemeriksaan TD 120/80 N 80x/menit, TFU 29 cm, DJJ 134x/menit, pembukaan 7 cm, ketuban (+) presentasi kepala Hodge 2. Bidan menganalisa ibu sedang dalam proses persalinan. Data pasti yang menunjang analisa bidan adalah?
Mules yang kuat sejak tadi pagi
Keluar lendir darah
Pembukaan 7 cm
Ketuban (+)
Penurunan kepala Hodge 2
Seorang perempuan umur 29 th G1P0A0 hamil 38 minggu, sedang dalam proses persalinan, mengeluh sudah ingin mengedan, DJJ 132 x /mnt, kontraksi 4 kali/10'/45, vuva tampak lendir darah, pembukaan 4 cm, ketuban (+), kepala turun HIII+, tidak ada molase, kandung kemih penuh. Bidan akan melakukan pendokumentasian. Apakah alat dokumentasi yang tepat pada kasus diatas?
Lembar observasi
Partograf
Buku KIA
Surat lahir
SOAP pasien
Seorang perempuan 30 tahun, hamil anak ketiga dan seorang lagi 24 tahun hamil anak pertama. Sama-sama datang ke TPBM untuk melahirkan. Berdasarkan hasil pemeriksaan dalam keduanya sama-sama pembukaan 4 cm. Namun perempuan yang berusia 30 tahun lebih dahulu melahirkan dibandingkan satu lagi. Apakah faktor apa yang menjadi penyebab perbedaan lama persalinan pada kasus tersebut?
Pada multi penurunan kepala dibarengi dengan dilatasi serviks.
Pada multipara pemendekan serviks lebih cepat terjadi.
Kontraksi pada multipara lebih sering.
Jalan lahir pada multipara sudah semakin elastis, memudahkan kepala bayi turun.
Pengalaman persalinan yang lalu membuat ibu bisa mengontrol diri.
Seorang perempuan G3P2A0 datang ke TBPM karena mules-mules sejak 5 jam yang lalu dan belum keluar air ketuban. Setelah anamenesa bidan memutuskan (bisa) untuk membantu pertolongan persalinan. Apakah data penting yang terkait dengan keputusan yang diambil bidan tersebut?
Identitas diri
Asuransi kesehatan
Usia kehamilan
BAB dan BAK terakhir
Konsistensi dan durasi kontraksi
Seorang perempuan sedang bersalin di TBPM. Hasil pemeriksaan TD 120/80 mmHg, N 80x/menit, suhu 36oC, P 24 x/menit. TFU 32 CM, presentasi kepala, perlimaan 3/5, kontraksi 3 kali/10’/45 detik, kandung kemih kosong, DJJ 140 x/menit, pembukaan 5 cm, UUK kiri depan, ketuban (+) dan sutura teraba.
Apakah pdata yang menggambarkan kemajuan persalinan pada kasus diatas?
TFU 32 cm
Perlimaan 3/5
DJJ 140 x/menit
Sutura teraba
Ketuban belum pecah
Seorang perempuan G2P1A0, hamil 39 minggu, datang ke TPMB mengeluh mules-mules yang semakin kuat dan teratur. Apakah perubahan hormon yang mengawali timbulnya keluhan diatas?
Estrogen menurun, progresteron meningkat
Prostaglandin meningkat, progesteron meningkat
Estrogen menurun, progesteron menurun
Progesteron menurun, oksitosin meningkat
Estrogen meningkat, oksitosin meningkat
Seorang perempuan G1P0A0, hamil 32 minggu, datang ke TPMB pukul 07.00 WIB. Keluhan mules yang kuat dan keluar lendir darah. Setelah anamnesa dan pemeriksaan lengkap bidan akan melakukan rujukan. Keluarga meminta waktu untuk bermusyawarah menentukan tempat rujukan. Pukul 09.00 WIB keluarga masih belum memutuskan untuk merujuk ibu kemana. Kondisi ibu semakin mules dan ingin meneran. Bidan segera mengambil keputusan membawa ibu ke rumah sakit terdekat tanpa menunggu keluarga. Sebutkan jenis keterlambatan yang terjadi pada kasus diatas?
Keterlambatan diperjalanan
Keterlambatan mengambil keputusan
Keterlambatan penanganan
Keterlambatan musyawarah
Kelalaian perencanaan persalinan
Seorang bidan sedang melakukan pertolongan persalinan. Beliau sangat menguasai dan memperhatikan mengenai pencegahan infeksi (PI) dalam pertolong persalinan. Tindakan yang tidak mungkin dilakukan bidan tersebut adalah?
Menggunakan sarung tangan
Memakai Alat Perlindungan Diri (APD) lengkap
Membuang benda tajam dalam sefty box
Merendam alat bekas pakai dalam klorin 10 % selama 5 menit
Melakukan pemeriksaan dalam sesuai indikasi.
Seorang perempuan umur 27 tahun, G1P0A0 hamil 38 minggu. Hasil pemeriksaan TFU 40 cm, puka, bagian terendah janin kepala masih bisa digoyangkan dan berdasarkan hasil pemeriksaan USG terlihat ada lilitan tali pusat pada leher janin sehingga dokter menganjurkan untuk melahirkan secara operasi cesaria. Apakah faktor apa yang mempengaruhi persalinan pada kasus diatas?
Passage
Passager
Power
Psikologis
Penolong
Seorang perempuan umur 17 tahun, hamil 38 bulan, datang ke TPMB dengan keluhan mules-mules dan keluar lendir darah serta ada rasa ingin mengedan. Bidan melakukan pemeriksaan ternyata pembukaannya sudah lengkap dan bagian terendah janin sudah di dasar panggul. Pada saat dipimpin mengedan ibu menjerit-jerit sambil menangis sehingga menyulitkan bidan untuk menolong persalinannya. Faktor apa yang mempengaruhi persalinan pada kasus tersebut?
Passage
Passager
Power
Psikologis
Penolong
