Font size
WorksheetsDharmasastra,sumber hukum Hindu
Total questions: 25
Worksheet time: 21mins
Sastra yang menguraikan tentang Hukum dan aturan yang mengatur kehidupan manusia baik sebagai individu maupun sosial dalam kehidupan yaitu....
Bhagawadgita
Dharmasastra
Sarassamusscaya
Arthasastra
Weda
Cocokkan pemberlakuan dharmasastra dibawah ini.....
Zaman Krtayuga
Manu
Zaman Tretayuga
Gautama
Zaman Dwaparayuga
Sankha-likhita
Zaman Kaliyuga
Parasara
Zaman Krtayuga sering juga dinamakan zaman (a) , yang mengandung arti bahwa pada masa itu manusia hidup dalam (b) yang diselimuti oleh kebajikan.
Corak kehidupan yang mencolok pada zaman kertayuga adalah (a)
Pernyataan berikut yang sesuai dengan pengertian Dharmaśastra adalah….
Dharmaśastra merupakan sastra yang menguraikan tentang hukum dharma dalam kehidupan manusia.
Dharmaśastra sebagai sumber hukum Hindu memiliki tujuan untuk mensejahterakan masyarakatnya.
Bentuk ketaatan dharma untuk menjaga keteraturan, sehingga dharma berfungsi untuk mencapai kesempurnaan rohani dan jasmani.
Kebahagiaan menjadi tujuan hidup masyarakat Hindu.
Dharma sebagai landasan dalam kehidupannya.
Dharmaśastra sebagai sumber hukum Hindu memiliki tujuan untuk mensejahterakan masyarakatnya dan memberikan keadilan dalam kehidupan. Hukum bertujuan untuk memberikan keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum bagi masyarakat, selain tujuan tersebut hukum berfungsi sebagai….
Sebagai pengendalian sosial agar masyarakat menjadi teratur.
Sebagai kepastian hukum.
Menciptakan lapangan pekerjaan bagi generasi muda.
Menciptakan pribadi yang bertanggungjawab
Meningkatkan kompetensi diera digital.
Pada masing-masing zaman berlaku hukum yang berbeda. Dharmaśastra sebagai sumber hukum Hindu yang diberlakukan pada keempat zaman. Dharmaśastra yang berlaku sebagai sumber hukum Hindu pada masa dimana kehidupan masyarakat tapa (pengekangan diri, yoga, dan samadhi) menjadi jalan menuju pembebasan adalah ...
Gautama Dharmaśastra
Samkhalikhita Dharmaśastr
Manu Dharmaśastra
Parāśara Dharmaśastra
Artasastra
Dharmaśastra merupakan sumber hukum Hindu yang mengatur keteraturan secara horizontal dalam kehidupan manusia. Hindumengenal empat zaman, yaitu zaman Kertayuga, Tretayuga, Dwaparayuga, dan Kaliyuga. Dharmaśastra yang berlaku sebagai sumber Hukum Hindu pada zaman Kaliyuga adalah...
Parāśara Dharmaśastra
Manu Dharmaśastra
Gautama Dharmaśastra
Samkhalikhita Dharmaśastra
Manawa Dharmaśastra
Dharmaśastra merupakan sumber hukum Hindu yang mengatur keteraturan secara horizontal dalam kehidupan manusia. Hindumengenal empat zaman, yaitu zaman Kertayuga, Tretayuga, Dwaparayuga, dan Kaliyuga. Dharmaśastra yang berlaku sebagai sumber Hukum Hindu pada zaman Dwaparayuga adalah...
Parāśara Dharmaśastra
Manu Dharmaśastra
Gautama Dharmaśastra
Samkhalikhita Dharmaśastra
Manawa Dharmaśastra
Ciri-ciri salah satu zaman pada Catur Yuga
a. tidak ada manusia yang berbuat adharma walaupun hanya dalam pikiran
b. Semua masyarakat disiplin dalam berpikir, berkata dan berperilaku yang benar dan suci.
c. Manusia pada masa itu selalu mematuhi ajaran-ajaran kebajikan dan manusia pada masa tersebut selalu berbuat untuk kebahagiaan orang lain.
Pernyataan di atas merupakan ciri khas kehidupan manusia pada zaman ….
Krtayuga
Tretayuga
Lokayuga
Dwaparayuga
Kaliyuga
Pustaka suci Weda, Manawa Dharmaśastra II.6 dan Manawa Dharmaśastra II.10 menguraikan sebagai berikut
“Vedo ‘khilo dharma mūlam smṛtiṡīle ca tadvidām,
ācāraṡcaiva sādhūnām ātmanastușțir eva ca.”
Sloka tersebut mengajarkan kita bahwa sumber hukum Hindu yang digunakan untuk dasar utama mendapatkan kebenaran hukum dan untuk mengetahui baik tidaknya tingkah laku seseorang, dan untuk menentukan apa yang harus dan apa yang tidak boleh dikerjakan adalah ….
Sruti
Smrti
Sila
Acara
Atmanastuti
Sloka II.6 Kitab Manawadharmasastra menegaskan bahwa yang menjadi sumber hukum Hindu secara urutannya adalah….
Sruti, Smrti,Sila, Sadacara dan Atmanastuti
Smerti, Sila, Sruti Nibanda, Atmanastuti dan Sruti
Smerti, Nibanda, Sila, Sruti dan Atmanastuti
Smerti, Atmanastuti, Sruti, Nibanda, dan Sruti
Sruti, Sila, Nibanda, Atmanastuti dan Smerti
Tingkah laku yang baik (terpuji) atau dengan kata lain perbuatan-perbuatan yang baik yang digunakan sebagai pedoman atau sumber hukum disebut dengan ….
Sruti
Smrti
Sila
Acara
Atmanasuti
Perhatikan beberapa penyataan berikut:
a. Kehidupan masyarakat ditandai oleh corak kehidupan secara khusus, yaitu tapa (pengekangan diri, yoga, samadhi)
b. Pelaksanaan penebusan dosa yang ketat (tapa) merupakan kebajikan pada masa ini
c. Manusia hidup di dalam kesetiaan
d. Perilaku pengendalian diri menjadi budaya kehidupan pada zaman ini
e. Kesetiaan dan kesucian spiritual pada masa ini sangat terjaga
Zaman yang sesuai dengan pernyataan di atas adalah ….
Satyayuga
Dharmayuga
Tretayuga
Dwaparayuga
Kaliyuga
Kehidupan manusia fokus pada yajna dimana dengan kurban suci keagamaan seseorang akan mampu mendapatkan kebahagian dan terlepas dari penderitaan, aktivitas tersebut terdapat pada zaman….
Kaliyuga
Tretayuga
Satyayuga
Krtayuga
Dwaparayuga
Fokus nilai-nilai dharma diajarkan pada zaman Tretayuga melalui….
Tapa, yoga dan samadhi.
Bekerja untuk masyarakat.
Persembahan berupa banten.
Persembahan berupa harta benda
Pemberian pengetahuan suci.
Melaksanakan amal sedekah (danam) pada masa Kaliyuga adalah cara manusia untuk mencapai pembebasan. Pelaksanaan sedekah tersebut menjadi persembahan yang mulia di zaman Kaliyuga dimuat pada kitab ….
Manava Dharmasastra
Gautama Dharmasastra
Yajnawalkya Dharmasastra
Sankhalikhita Dharmasastra
Parasara Dharmasastra
Seluruh pustaka suci Weda merupakan sumber pertama dari dharma, kemudian adat istiadat, lalu tingkah laku yang terpuji dari orang-orang bijak yang mendalami ajaran suci Weda; juga tata cara kehidupan orang suci dan akhirnya kepuasan pribadi. Terjemahan sloka di atas, terdapat dalam kitab….
Sarasamuccaya
Niti Sastra
Ramayana
Sundarigama
Manawa Dharmaśastra
Kehidupan manusia fokus pada yajna dimana dengan kurban suci keagamaan seseorang akan mampu mendapatkan kebahagian dan terlepas dari penderitaan, aktivitas tersebut terdapat pada zaman….
Kaliyuga
Tretayuga
Satyayuga
Krtayuga
Dwaparayuga
Di bawah ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Pitra yajna, adalah….
Rajin sembahyang pada setiap hari suci seperti hari purnama, tilem dan hari suci lainya baik yang berdasarkan pawukon maupun sasih.
Selalu menjaga dan merawat orang tua.
Berpikir, berkata, dan berperilaku baik kepada orang suci dan guru.
Santun kepada seluruh orang suci dan guru.
Memberikan persembahan punia kepada orang suci.
Baik Rta maupun Dharma keduanya merupakan istilah yang dipakai untuk menyebut hukum dalam agama Hindu. Rta adalah…..
Hukum yang dibuat oleh pemerintah
Hukum yang khusus mengatur tumbuh-tumbuhan
Hukum yang khusus mengatur binatang
Hukum Tuhan yang bersifat abadi
Hukum yang diciptakan oleh manusia bersifat pribadi
Kitab Smrti merupakan sumber hukum Hindu lebih dikenal dengan sebutan Dharmasastra. Kitab yang berlaku untuk jaman Treta Yuga adalah…..
Manawa Dharmasastra
Gautama Dharmasastra
Samkhalikhita Dharmasastra
Parasara Dharmasastra
Dayabhaga Dharmasastra
Dalam Dharmasastra disebutkan Zaman kali adalah zaman dimana banyak terjadi percekcokan, pada zaman kali ini berlaku Hukum Hindu yang di karang oleh … .
Manu
Gautama
Parasara
Samkalikita
Biyasa
Berikut adalah contoh penerapan Dharmasastra sebagai sumber hukum Hindu pada zaman kaliyuga adalah…
Melakukan persembahan Yajna (kurban)
Dengan menerapkan manacika, wacika dan kayika dalam kehidupan sehari hari
Bersedekah kepada orang yg membutuhkan
Disiplin mengikuti arahan guru dan orang tua
Selalu melantunkan Tri Sandya
Kehidupan manusia fokus pada yajna dimana dengan kurban suci keagamaan seseorang akan mampu mendapatkan kebahagian dan terlepas dari penderitaan, aktivitas tersebut terdapat pada zaman….
Kaliyuga
Tretayuga
Satyayuga
Krtayuga
Dwaparayuga
