wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

DOREMI

Total questions: 40

Worksheet time: 3hrs 20mins

Name
Class
Date
1.

Perhatikan kutipan berikut!

Hormon Reproduksi Wanita Hormon reproduksi erat kaitannya dengan kesehatan organ reproduksi seseorang baik pada pria maupun wanita. Hormon reproduksi terlibat dalam kesuburan dan seksualitas. Hormon reproduksi mulai diproduksi dan bekerja mulai sejak memasuki masa remaja. Saat itu, hormon-hormon ini memengaruhi perubahan fisik saat memasuki masa pubertas. Berikut beberapa hormon reproduksi wanita beserta fungsinya.

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

2.

Perhatikan teks informasi berikut!

VASEKTOMI

Vasektomi adalah teknik keluarga berencana (KB) pada laki-laki. Teknik ini dilakukan dengan cara memutus penyaluran sperma pada air mani (cairan yang membawa sperma). Selama prosedur, vas deferens, yaitu saluran yang membawa sperma dari testis dipotong atau disumbat. Hal ini mencegah sperma bercampur dengan air mani saat laki-laki ejakulasi, sehingga tidak terjadi pembuahan. Sebagai salah satu metode KB yang bersifat permanen, vasektomi sangat efektif bila dibandingkan dengan KB jenis lain. Hal ini karena vasektomi tidak mengganggu produksi hormon.

Dikutipn dari: https://rs.ui.ac.id/umum/berita-artikel/artikel-populer/mengenal-vasektomi

Bagian yang berfungsi menghasilkan sperma dan bagian yang disumbat saat proses tubektomi ditunjukan nomor ….

a)

3 dan 1

b)

4 dan 2

c)

5 dan 1

d)

5 dan 2

3.

Perhatikan informasi berikut!

FERTILISASI

Ibu Maria bahagia mengucap syukur ketika melihat hasil tes kehamilannya dengan Test pack positif. Pasalnya, hasil positif pada test pack dianggap sebagai tanda kehamilan. Untuk mengetahui kepastiannya memeriksakan diri dengan Ibu Maria melakukan pemeriksaan USG di dokter kandungan. Hasil pemeriksaan USG menunjukkan bahwa ada gambaran janin di dalam perut ibu.

Janin ini berkembang setelah menempel pada dinding rahim setelah terjadinya fertilisasi. Berdasarkan penjelasan dokter, fertilisasi merupakan proses ketika sel telur dan sel sperma bertemu hingga terbentuk embrio. Pembuahan biasanya terjadi dalam waktu 24 jam setelah sel telur dihasilkan. Ada beberapa tahapan fertilisasi yang terjadi ketika ada kontak antara sperma dengan sel telur seperti tampak dalam gambar berikut:

https://www.honestdocs.id/proses-pembuahan-fertilisasi-manusia-tahap-demi-tahap

Berdasarkan informasi tersebut, Ibu Maria membuat beberapa pernyataan tentang terjadinya fertilisasi, yaitu:

1) Pembuahan terjadi selama 24 jam meskipun tidak ada sperma yang masuk ke tuba fallopi

2) Setelah 24 jam sel telur yang sudah dibuahi akan membelah dengan cepat di tuba fallopi

3) Proses fertilisasi sampai terjadinya implantasi di dinding uterus membutuhkan waktu 9-10 hari

4) Untuk menghasilkan zigot, dibutuhkan lebih dari satu sperma untuk membuahi inti sel telur.

Pernyataan Maria yang benar adalah ….

a)

1 dan 2

b)

1 dan 4

c)

2 dan 3

d)

3 dan 4

4.

Perhatikan informasi berikut!

KEHAMILAN EKTOPIK

Ectopic pregnancy atau kehamilan ektopik adalah kelainan pada kehamilan yang terjadi ketika hasil pembuahan antara sel telur dengan sperma menempel di luar rahim. Kehamilan ektopik merupakan kondisi darurat medis. Bila mengalami kondisi ini, kehamilan tidak bisa dilanjutkan karena dapat memicu perdarahan yang berisiko mengancam nyawa. Maka dari itu, ibu yang mengalami kehamilan ektopik perlu menggugurkan janin di dalam kandungannya. Bagian tubuh yang sering kali menjadi lokasi terjadinya kehamilan ektopik adalah tuba falopi, serviks atau leher rahim, serta rongga perut. Kondisi yang sering kali memicu terjadinya kehamilan ektopik adalah kelainan struktur atau kerusakan tuba falopi. Hal tersebut menyebabkan saluran tuba falopi menyempit sehingga menghambat pergerakan sel telur menuju rahim.

https://www.siloamhospitals.com/en/informasi-siloam/artikel/apa-itu-kehamilan-ektopik

Berdasarkan informasi tersebut, kehamilan ektopik dapat terjadi pada bagian yang ditunjuk huruf …..

a)

P atau S

b)

P atau Q

c)

Q atau R

d)

R atau S

5.

Perhatikan informasi berikut!

KEMBAR SIAM

Hamil kembar biasanya terjadi ketika terdapat dua sel telur yang berbeda dibuahi oleh dua sel sperma dalam waktu bersamaan. Selain itu, kondisi ini juga bisa terjadi karena terdapat satu sel telur yang dibuahi oleh satu sel sperma, lalu hasil pembuahan tersebut membelah diri menjadi dua embrio.

Sekiranya pembagian satu embrio berlaku dengan sempurna,maka anak kembar identik berhasil. Walau bagaimanapun, kadangkala pembagian embrio berlaku dengan tidak sempurna. Ini menyebabkan kedua embrio masih melekat satu sama lain pada bagian tertentu. Dalam keadaan ini,kedua embrio akan membentuk dua fetus yang masih melekat pada bagian kepala,dada,punggung,ataupun dibagian perut. Biasanya anak kembar siam dikeluarkan dari uterus ibu melalui pembedahan. Kembar siam mungkin berkongsi satu jantung,otak atau organ lain. Pakar pembedahan boleh melakukan pembedahan atas kembar siam untuk mengasingkan keduanya. Namun,pembedahan seperti ini mempunyai resiko tinggi.

Fakta menarik pada informasi terjadinya bayi kembar adalah ….

a)

kembar siam terbentuk oleh 2 sel telur (ovum) yang dibuahi oleh 2 sperma

b)

kembar identik terbentuk oleh 2 sel telur (ovum) yang dibuahi satu sperma

c)

kembar fraternal terjadi dari 2 ovum yang dibuahi 2 sperma secara bersamaan

d)

pemisahan kembar siam menyebabkan salah satu dari mereka tidak selamat

6.

Perhatikan teks informasi berikut!

SPERMATOGENESIS ADA BERAPA TAHAP

Seorang laki-laki dewasa mampu menghasilkan sperma setiap harinya. Namun, siklus spermatogenesis membutuhkan waktu sekitar 64 hari sebagai siklus lengkap produksi dan pematangan sperma. Proses spermatogenesis secara biologi terdiri dari beberapa fase, mulai dari spermatositogenesis, spermatidogenesis, spermiogenesis, dan spermiasi.

Spermatositogenesis merupakan fase pertama dari proses spermatogenesis. Pada proses ini, spermatogonia yang terdapat pada tubulus seminiferus akan membelah berulang kali dengan proses mitosis.

Tahapan spermatogenesis selanjutnya adalah spermatidogenesis. Pada fase ini, meiosis atau pembelahan sel yang terdiri dari dua pembelahan berturut–turut akan terjadi di tubulus seminiferus. Spermatosit primer dengan DNA duplikatnya akan memasuki pembelahan (meiosis) pertama untuk menghasilkan dua spermatosit sekunder haploid. Sedangkan spermatosit sekunder akan mengalami meiosis kedua untuk menghasilkan empat spermatoid haploid yang secara genetik tidak identik.

Selanjutnya, fase spermatogeneis akan berlanjut pada tahapan spermiogenesis. Pada fase ini, spermatid menjadi spermatozoa matang namun masih belum berfungsi penuh karena belum mampu berenang.

Setelah fase spermiogenesis, spermatozoa yang sebelumnya terbentuk akan meninggalkan tubulus seminiferus untuk berpindah ke epididimis. Migrasi spermatozoa ke epididimis ini disebut sebagai spermiasi ( https://www.halodoc.com/artikel/ketahui-4 fase-spermatogenesis)

Berdasarkan informasi pada teks tersebut, seorang siswa menganalisis tahapan peristiwa spermatogenesis dengan gambar organ reproduksi dengan hasil sebagai berikut:

(1) Pembelahan mitosis terjadi pada organ X

(2) Pembelahan meiosis terjadi pada organ Y

(3) Peristiwa spermiasi berakhir pada organ X

(4) Spermatozoa bergerak menuju organ Y

Proses yang terjadi pada organ reproduksi ditunjukkan oleh nomor ….

a)

1 dan 3

b)

1 dan 4

c)

2 dan 3

d)

2 dan 4

7.

Perhatikan infografis berikut!

MENSTRUASI BERSIAP UNTUK HAMIL?

Siklus menstruasi dan kehamilan adalah dua faktor yang saling berkaitan. Siklus menstruasi secara alami menjadi bagian dari proses organ reproduksi wanita dalam mempersiapkan kehamilan. Siklus menstruasi dikendalikan oleh hormon dalam tubuh wanita. Ketika kadar hormon estrogen dalam tubuh meningkat, ovarium akan mengeluarkan sel telur (ovulasi). Pada paruh kedua siklus, kadar hormon progesteron akan meningkat dan ini membuat rahim siap untuk hamil. Jika kehamilan tidak terjadi, kadar estrogen dan progesteron akan turun.

Perubahan hormonal ini menyebabkan lapisan rahim luruh yang menyebabkan menstruasi.

https://www.halodoc.com/artikel/calon-bumil-wajib-tahu-ini-siklus-menstruasi-dan kehamilan?srsltid

Hormon kehamilan ada yang baru timbul saat hamil yaitu hCG, ada pula yang sudah ada sebelum kehamilan, meski dengan kadar yang berbeda. Kedua siklus tersebut terlihat pada grafik berikut:

Proses yang terjadi dalam siklus menstruasi sehingga terjadi kehamilan adalah ….

a)

sebelum ovulasi estrogen dan progesteron meningkat, terjadi penebalan endometrium yang membuat rahim siap untuk hamil

b)

adar estrogen dan progesteron akan turun dan muncul hormon hCG sebagai penanda kehamilan

c)

peningkatan estrogen dan Lutenizing Hormon (LH) memicu terjadinya ovulasi sehingga ovum menempel di rahim

d)

meningkatnya estrogen dan progesteron yang signifikan mempertahankan penebalan endometrium tempat perkembangan zigot setelah fertilisasi

8.

Perhatikan teks informasi berikut!

KEMBAR FRATERNAL

Semua kehamilan dimulai dari proses pembuahan pada sel telur. Sel telur yang dibuahi dinamakan zigot. Perempuan terkadang melepaskan dua sel telur dan jika dua sperma yang terpisah akan membuahi masing-masing sel telur tersebut maka inilah yang menyebabkan terjadinya kembar. Kembar ini dinamakan kembar fraternal (dizigotik). Dua embrio akan menempel pada rahim dan bayi akan tumbuh secara terpisah dalam plasenta yang berbeda. Selama masa kehamilan, janin mendapat oksigen dan makanan dari ibu melalui plasenta yang dihubungkan oleh tali pusar. Kembar ini disebut dichorionic. Berikut struktur organ reproduksi pada wanita: Kaitan antara proses terjadinya kembar dan organ yang ditunjuk sesuai dengan teks informasi adalah ….

a)

organ nomor 1 menghasilkan dua sel telur yang masing-masing dibuahi pada organ nomor 2 oleh dua sperma berbeda

b)

organ nomor 1 menghasilkan dua sel telur dan dilepaskan di bagian nomor 4 untuk dibuahi oleh sperma

c)

pada organ nomor 3 terjadi proses fertilisasi dan membentuk zigot yang selanjutnya menempel secara terpisah pada organ nomor 4

d)

janin berkembang pada organ nomor 4 selanjutnya mendapat oksigen dan makanan dari ibu melalui organ nomor 2

9.

Simaklah artikel berikut ini!

Perbedaan antara Kista dan Miom

Baik miom maupun kista, keduanya merupakan tumor jinak dan dapat tumbuh pada bagian reproduksi wanita. Pada umumnya, kedua kondisi tersebut terjadi pada wanita yang sedang berada di masa suburnya. Meskipun secara fisik sama-sama tampak seperti benjolan, namun pada dasarnya dua kondisi tersebut berbeda. Kenali masing-masing pengertiannya agar Anda tidak salah mengenali.

Kenali Apa Itu Kista?

Tidak sedikit orang yang tidak bisa membedakan kista dan miom secara tepat meskipun pada kenyataannya keduanya tidak sama. Kista adalah benjolan berisi udara, cairan, atau padatan menyerupai rambut yang muncul di organ bawah kulit. Tumor jinak ini bisa tumbuh di area tubuh manapun, tidak terkecuali payudara serta ovarium. Penderita kista biasanya tidak merasakan gejala langsung seperti nyeri atau pendarahan. Namun benjolan ini bisa tumbuh aktif dan membesar dengan cepat. Adapun penyebab tumbuhnya tumor jinak yang bisa tumbuh di bagian tubuh manapun tersebut antara lain: Kondisi genetik, Infeksi, Inflamasi kronis, Tumor, Terdapat kelainan perkembangan embrio, Adanya penyumbatan pada saluran tubuh, Cedera, Parasit.

Kenali Apa Itu Miom?

Kesamaan kista dan miom adalah sama-sama jenis tumor jinak dengan bentuk benjolan yang mirip. Bedanya, miom adalah tumor jinak yang tumbuh pada uterus (dinding rahim). Benjolan ini (fibroid) bisa membesar dan menyebabkan nyeri bahkan hingga pendarahan ketika menstruasi. Beberapa gejala miom antara lain adanya perdarahan di vagina, sering buang air kecil, kram perut, panggul nyeri saat menstruasi. Adapun penyebab tumbuhnya benjolan fibroid tersebut antara lain: Faktor genetik, Hormon estrogen dan progesteron berlebih, Mengalami menstruasi sebelum memasuki usia 10 tahun berisiko lebih tinggi mengidap miom.

(Sumber: https://bunda.co.id/artikel/kesehatan/reproduksi/robotic-surgery-untuk-penanganan kista-dan-miom/)

Di bawah ini adalah gambar organ reproduksi wanita:

Berdasarkan artikel di atas, gangguan reproduksi miom memiliki gejala terjadinya perdarahan pada organ yang ditunjukkan oleh nomor ....

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

10.

Perhatikan gambar berikut !

Organ reproduksi yang berfungsi untuk menghasilkan sel telur dan hormon kelamin wanita ditunjukkan oleh nomor ....

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

11.

Perhatikan informasi berikut!

AWAL MULA KEHAMILAN

Seorang ibu melakukan proses pemeriksaan karena merasa mual beberapa hari. Dokter melakukan pemeriksaan USG untuk mengetahui kondisi pasien tersebut. Ketika pemeriksaan USG, terlihat sebuah kantung yang menyerupai lingkaran bulat hitam berbatas tegas, kemudian dikelilingi oleh bagian berwarna putih keabu-abuan. Dokter menjelaskan kepada pasien bahwa kantung tersebut merupakan kantung janin, dan menyatakan pasien tersebut hamil. Kehamilan adalah kondisi seorang wanita mengandung janin dalam rahim yang terbentuk dari proses fertilisasi. Proses kehamilan memang terdengar rumit karena proses awal kehamilan hingga kelahiran tidak mudah dan penuh tantangan. Perhatikan ilustrasi organ reproduksi wanita dan bagian-bagiannya berikut ini:

Pernyataan yang sesuai dengan informasi tersebut adalah ....

a)

kehamilan di awali dengan proses yang terjadi pada bagian K yang berfungsi sebagai tempat pertemuan antara sel telur dan sperma

b)

jika proses fertilisasi tidak terjadi pada bagian K, maka terjadi proses implantasi dan terjadilah kehamilan pada bagian L

c)

kehamilan yang dimulai dari proses pada bagian M, kemudian mengalami implantasi pada bagian N

d)

sebelum terjadi kehamilan, sel telur yang dikeluarkan oleh organ N agak bergerak menuju L

12.

Kesimpulan yang benar berdasarkan grafik tersebut adalah ....

a)

penurunan hormon estrogen menyebabkan penebalan endometrium

b)

penurunan hormon progesteron menyebabkan penebalan endometrium

c)

peningkatan progesteron dan estrogen menyebabkan penebalan endometrium

d)

peningkatan hormon progesteron dan estrogen menyebabkan endometrium luruh

13.

Perhatikan teks berikut!

Peningkatan kadar hormon estrogen pada wanita akan menekan keluarnya hormon

FSH yang dapat mencegah berkembangnya telur selama siklus menstruasi. Ovulasi

terjadi ketika terjadi lonjakan produksi hormon estrogen yang menyebabkan

terjadinya peningkatan hormon LH. Hal ini menyebabkan folikel pecah dan

melepaskan telur ke tuba falopi.

Folikel yang pecah dikenal dengan sebutan corpus luteum. Ia akan mengeluarkan

hormon progesteron, yang membantu mempersiapkan endometrium untuk telur yang

telah dibuahi. Jika sel telur dibuahi, hormon estrogen dan progesteron kemudian

dilepaskan supaya menjaga endometrium tetap kuat dan utuh. Jika telur tidak

dibuahi, corpus luteum berhenti memproduksi progesteron dan kadar estrogen serta

progesteron menjadi turun. Kadar hormon-hormon yang lebih rendah ini

menyebabkan endometrium luruh dan menstruasi pun dimulai.

Hubungan estrogen dengan proses ovulasi adalah …

a)

merangsang hipofisis untuk mengekskresi FSH yang akan menyebabkan folikel

pecah

b)

merangsang hipofisis untuk mengekskresi LH yang menyebabkan folikel pecah

c)

merangsang hipofisis untuk menghasilkan progresteron sehingga folikel pecah

d)

menyebabkan korpus luteum untuk menghasilkan progesteron yang akan

menyebabkan folikel pecah

14.

Pernyataan yang benar berdasarkan siklus tersebut adalah...

a)

pada fase pasca ovulasi terjadi peningkatan folicle stimulating hormone (FSH)

b)

pada fase pra ovulasi terjadi pematangan folikel ovarium yang dipengaruhi oleh

hormon estrogen

c)

pada fase ovulasi terjadi pelepasan sel telur dari ovarium yang dirangsang oleh

Luteinizing Hormone (LH)

d)

pada fase pasca ovulasi terjadi pembentukan korpus luteum yang akan

mengatur pertumbuhan dinding rahim

15.

Tubektomi

Tubektomi adalah teknik keluarga berencana (KB) yang bertujuan agar sel-sel telur tidak

bisa memasuki rahim sehingga tidak dapat dibuahi. Pada kondisi normal, sperma akan

membuahi sel telur pada saluran yang disebut sebagai tuba fallopi atau oviduk. saluran

itu menghubungkan bagian ovarium dengan bagian rahim. Tubektomi juga dapat

menghalangi sperma untuk bertemu dengan sel telur. Cara ini dilakukan dengan

memotong atau mengikat saluran sel telur. Sebagai salah satu metode KB yang bersifat

permanen, tubektomi sangat efektif bila dibandingkan dengan KB jenis lain. Hal ini

karena tubektomi tidak memerlukan wanita untuk menghitung masa subur saat siklus

menstruasi, atau mengingat jadwal minum pil dan suntik KB.

https://www.halodoc.com/artikel/penjelasan-tentang-tubektomi-dan-vaksetomi

Berdasarkan teks dan gambar tersebut, tubektomi pada wanita akan menyebabkan ….

a)

sperma hanya dapat memasuki rahim saja

b)

sperma dapat bertemu sel telur pada bagian uterus

c)

kehamilan masih dapat terjadi di luar rahim tanpa pembuahan

d)

tidak terjadi fertilisasi karena sperma tidak bertemu dengan sel telur

16.

Bacalah teks berikut dengan saksama!

MENGENAL KISTA

Kista ovarium merupakan benjolan berdinding tipis

yang dipenuhi cairan yang terdapat pada salah satu

ovarium (indung telur) atau keduanya. Ovarium

berfungsi menghasilkan hormon reproduksi dan

melepaskan sel telur setiap bulannya saat ovulasi.

Bentuk kista yang sering terjadi saat ovulasi ketika

satu folikel ovarium gagal untuk melepaskan sel telur.

Pada kebanyakan kasus, kista akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan tanpa

penanganan dan tanpa menyebabkan gejala. Karena kebanyakan kista ovarium terbentuk

selama ovulasi, kista ini jauh lebih jarang terjadi pada wanita yang telah mengalami

menopause.

Komplikasi muncul ketika kista menjadi besar. Kista juga dapat menyebabkan torsio

ovarium, kondisi dimana ovarium terpuntir karena kista. Pada kasus yang jarang, kista dapat

menyebabkan kanker. Pada beberapa wanita dapat memproduksi banyak kista kecil di

ovariumnya karena suatu kondisi dinamakan polycystic ovary syndrome (PCOS). PCOS

merupakan penyebab infertilitas pada wanita.

Penyebab kista ovarium dipengaruhi oleh ketidakseimbangan hormon androgen dan

estrogen yang dimiliki wanita akibat konsumsi makanan tinggi lemak, kolesterol dan gula.

Kista yang berukuran besar dapat mengganggu kesuburan. Jika ukuran kista yang tumbuh

pada batang ovarium besar, maka ada kemungkinan untuk terpuntir. Puntiran tersebut

menghalangi sirkulasi darah yang dapat menyebabkan nyeri luar biasa. Hal ini yang dapat

menimbulkan kelainan letak janin

https://www.rspermata.co.id/articles/read/kenali-perbedaan-mioma-dan-kista

Fakta tentang kista berdasarkan teks tersebut adalah ….

a)

kista terbentuk di dalam ovarium akibat kegagalan kehamilan

b)

kista sering terjadi pada wanita yang sudah mengalami menopause

c)

infertilitas terjadi jika kista tumbuh pada ovarium dalam jumlah banyak

d)

kanker ovarium terjadi karena pertumbuhan kista yang terlalu besar

17.

Perhatikan teks dan gambar berikut!

FERTILISASI DAN KEHAMILAN

Fertilisasi adalah proses gabungan antara sel

telur (ovum) yang diproduksi oleh ovarium

wanita dan sel sperma yang diproduksi oleh

testis pria. Fertilisasi terjadi saat sel sperma

berhasil mencapai dan masuk ke dalam sel

telur, membentuk zigot, yaitu sel yang

mengandung materi genetik dari kedua orang

tua. Fertilisasi biasanya terjadi dalam tuba

falopi, di mana sel sperma berenang menuju

sel telur yang dilepaskan oleh ovarium setiap bulan selama masa ovulasi. Jika salah satu

sel sperma berhasil membuahi sel telur, maka proses fertilisasi terjadi dan membentuk

embrio yang akan berkembang menjadi janin.

Setelah terjadi fertilisasi, embrio yang terbentuk akan bergerak menuju rahim dan

menempel pada dinding rahim untuk berkembang lebih lanjut. Proses ini disebut

implantasi. Jika proses implantasi berhasil, maka kehamilan akan dimulai.

Berdasarkan informasi dalam teks dan fertilisasi dan implantasi ditunjukkan pada gambar

nomor ….

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

3 dan 1

d)

4 dan 3

18.

Cermati teks informasi berikut!

SIKLUS MENSTRUASI

Menstruasi adalah proses normal dari organ reproduksi wanita yang biasanya dimulai

pada usia 12 tahun dan berlangsung hingga memasuki masa menopause. Siklus menstruasi

diawali dengan peluruhan lapisan endometrium sehingga terjadi pendarahan. Selanjutnya

folikel yang mengandung sel telur mulai berkembang. Bila sel telur sudah matang akan terjadi

pelepasan sel telur dari indung telur ke tuba falopi, dan pada saat bersamaan di uterus terjadi

penebalan dinding rahim (endometrium). Apabila tidak terjadi pembuahan, maka lapisan

endometrium tersebut akan meluruh sehingga menyebabkan keluarnya darah melalui vagina.

Jadi siklus menstruasi adalah siklus alami yang terbagi menjadi empat fase utama, yaitu fase

menstruasi, folikuler (praovulasi), ovulasi, dan luteal (pascaovulasi). Siklus menstruasi dapat

dijelaskan melalui gambar berikut: (gambar lihat di sematan gambar)

Dian bersama kelompoknya menganalisis proses yang terjadi pada setiap fase dihubungkan

dengan hormon yang mempengaruhinya. Berikut hasil analisis kelompok Dian:

(1) Fase menstruasi terjadi sekitar 5 hari, ditandai dengan keluarnya darah peluruhan

penebalan lapisan uterus melalui vagina. Hormon FSH mulai diproduksi untuk merangsang

kantung kecil folikel pada ovarium berkembang

(2) Fase folikuler terjadi sebelum ovulasi, terjadi pada hari ke 6 sampai 12, ditandai dengan

mulai berkembangnya folikel dalam ovarium. Hormon estrogen mulai meningkat pesat

untuk mematangkan folikel dan sel telur didalamnya serta menebalkan lapisan rahim.

(3) Fase ovulasi terjadi pada pertengahan siklus menstruasi ditandai dengan keluarnya ovum

dari ovarium. Pada fase ini, produksi hormon estrogen dan progesteron mencapai

puncaknya untuk mendukung proses ovulasi.

(4) Fase luteal terjadi setelah ovulasi sampai menjelang menstruasi, kurang lebih selama 14

hari. Pada fase ini, hormon LH dan progesteron mulai meningkat sehingga dinding rahim

makin menebal untuk persiapan kehamilan.

Hasil analisa kelompok Dian yang tepat ditunjukkan oleh nomor ….

a)

1 dan 2

b)

1 dan 3

c)

2 dan 4

d)

3 dan 4

19.

Cermati teks informasi berikut!

SEMEN BUKAN SPERMA?

Semen dan sperma dikeluarkan bersamaan saat ejakulasi. Sperma merupakan sel yang

membawa kromosom haploid dari pria. Sedangkan yang dimaksud semen adalah sel

sperma dan cairan seminal. Kandungan sperma hanya 1% dari keseluruhan kandungan

semen.

Semen dibentuk dalam 3 bagian organ reproduksi yaitu prostat, vesikula seminalis dan

testis. Prostat menghasilkan cairan keputih-putihan, pH 6,5, mengandung asam sitrat

yang digunakan untuk menghasilkan energi, dan seminal plasmid yang berfungsi antibiotik

untuk membunuh bakteri dalam saluran reproduksi. Salah satu enzim yang penting dari

prostat yakni prostate-specific antigen (PSA), yang membantu membuat semen lebih

encer dan lebih cair. Vesikula seminalis merupakan struktur berbentuk seperti kantung

kecil yang terletak dibelakang dari kantong kemih. Kelenjar ini menghasilkan cairan yang

bersifat basa (alkali) yang yang mengandung fruktosa, hormon prostaglandin, dan protein

pembekuan. Testis, disinilah sperma dihasilkan. Gambar sistem organ reproduksi pria

yang menghasilkan semen seperti berikut: (gambar ada di sematan gambar)

Cairan yang diproduksi prostat dan vesikula seminalis membantu sperma “melakukan misi

biologisnya”, yaitu mengantarkan sperma menuju tempat fertilisasi di

oviduk.https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20220618151605-260-810578/sering

dianggap-sama-tapi-sperma-dan-air-mani-itu-beda.

Berdasar artikel, organ penghasil semen dengan masing masing fungsinya ditunjukkan

oleh ....

a)

1=menghasilkan fruktosa, 2=menghasilkan sperma, 3=menghasilkan cairan alkali untuk perlindungan sperma

b)

1=menghasilkan sperma, 2=memproduksi cairan yang bersifat basa, 3=menghasilkan enzim PSA yang membuat semen lebih encer

c)

1=menghasilkan gamet jantan, 2=memproduksi cairan asam sitrat yang digunakan untuk menghasilkan energi, 3=menghasilkan enzim prostaglandin

d)

1=mensekresi cairan yang bersifat alkali, 2=menghasilkan gamet jantan, 3=memproduksi protein pembekuan

20.

Pelajari teks informasi berikut!

Pendarahan, Hamil atau Tidak?

Implantasi adalah tahap dalam proses kehamilan di mana embrio yang terbentuk menempel dan melekat pada endometrium. Tahap ini terjadi setelah embrio bergerak dari saluran telur. Proses implantasi dimulai setelah embrio berhasil mencapai rahim, biasanya 6-12 hari setelah pembuahan. Setelah mencapai rahim, embrio akan berusaha untuk melekat pada endometrium yang telah menebal sebagai persiapan untuk menerima embrio dan mendukung pertumbuhannya.

Saat embrio berhasil menempel pada endometrium, proses ini dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah kecil di endometrium, yang mengakibatkan pendarahan ringan. Inilah yang bisa dikenal sebagai implantasi. Berikut gambar organ reproduksi wanita:

Proses implantasi terjadi pada bagian yang ditunjuk oleh nomor ….

a)

1 setelah terjadinya proses ovulasi dari ovarium

b)

2 setelah terjadi proses fertilisasi pada saluran telur

c)

3 setelah terjadinya penempelan zigot pada endometrium

d)

4 setelah pertemuan sperma dan telur hingga terbentuk embrio

21.

Bacalah teks berikut ini dengan cermat!

HIV dan AIDS

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan

tubuh manusia yang dapat melemahkan kemampuan tubuh melawan infeksi dan penyakit.

AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah kondisi di mana HIV sudah pada

tahap infeksi akhir. Ketika seseorang sudah mengalami AIDS, tubuh tidak lagi memiliki

kemampuan untuk melawan infeksi yang ditimbulkan.

Dengan menjalani pengobatan tertentu, pengidap HIV bisa memperlambat perkembangan

penyakit ini, sehingga pengidap HIV bisa menjalani hidup dengan normal.

Di negara Indonesia, penyebaran dan penularan HIV paling banyak disebabkan melalui

hubungan intim yang tidak aman dan bergantian menggunakan jarum suntik yang tidak

steril saat memakai narkoba.

Seseorang yang terinfeksi HIV dapat menularkannya kepada orang lain, bahkan sejak

beberapa minggu sejak tertular. Semua orang beresiko terinfeksi HIV.

https://www.halodoc.com/kesehatan/hiv-dan-aids

Berdasarkan bacaan di atas, semua orang beresiko terinfeksi HIV kecuali ….

a)

Menjadi pengguna narkotika suntik

b)

Memiliki pasangan sesama jenis maupun heteroseksual

c)

Menjadi pendonor darah di PMI yang terjaga sterilitasnya

d)

Melakukan hubungan intim dengan berganti-ganti pasangan

22.

Perhatikan informasi berikut!

Ketahui Cara Menghitung Siklus Haid/ Menstruasi dengan Benar

Setiap wanita perlu memahami cara menghitung siklus haid yang benar agar bisa

memprediksi hari pertama haid setiap bulannya. Hal ini juga penting diketahui oleh pasangan

yang sedang merencanakan atau menunda kehamilan karena dapat menentukan masa subur

setiap bulan.

Siklus haid atau menstruasi merupakan periode ketika tubuh wanita melepaskan sel telur dari

indung telur atau ovarium, lalu mengeluarkannya dari rahim jika tidak terjadi pembuahan. Haid

biasanya berlangsung selama 4–7 hari.

Masa subur wanita terjadi pada fase ovulasi, yaitu ketika ovarium melepaskan sel telur. Masa

subur dapat terjadi pada 12–14 hari sebelum tanggal haid berikutnya. Untuk mempermudah

perhitungan tanggal haid dengan tepat setiap bulannya, Anda perlu memahami cara

menghitung siklus haid dengan benar.Untuk mempermudah perhitungan tanggal haid dengan

tepat setiap bulannya, Anda perlu memahami cara menghitung siklus haid dengan benar.

Berikut ini adalah cara menghitung siklus haid menggunakan kalender dengan benar:

• Catat hari pertama haid setiap bulan.

• Hitung total hari dari tanggal haid pertama hingga tanggal haid di bulan selanjutnya.

• Total hari tersebut adalah periode siklus haid Anda.

Jadi, jika total hari yang diperoleh dari tanggal haid pertama hingga ke tanggal haid

selanjutnya adalah 28 hari, itu berarti Anda akan haid setiap 28 hari.

https://www.alodokter.com/ketahui-cara-menghitung-siklus-haid-dengan-benar

Nonik memiliki siklus menstruasi normal 28 hari. Ia menstruasi pada tanggal 1 April 2024.

Nonik diperkirakan akan mengalami ovulasi dan menstruasi pada periode berikutnya

tanggal…

a)

8 April 2024 dan 29 April 2024

b)

15 April 2024 dan 29 April 2024

c)

15 April 2024 dan 28 Mei 2024

d)

29 April 2024 dan 28 mei 2024

23.

Perhatikan informasi berikut!

Ovarium alias Indung Telur

Ovarium adalah salah satu organ reproduksi wanita yang berperan penting dalam

siklus menstruasi dan kehamilan. Jika fungsi ovarium berjalan dengan baik, potensi

kehamilan pun juga semakin tinggi. Itulah mengapa, penting bagi setiap wanita untuk

menjaga kondisi kesehatan organ reproduksinya yang satu ini dengan baik. Indung telur atau ovarium adalah kelenjar berbentuk oval dan berukuran kecil yang terletak di kedua

sisi rahim. Secara umum, ovarium diketahui sebagai tempat untuk memproduksi dan

menyimpan ovum (sel telur).

Terkadang, ovarium dapat melepaskan lebih dari satu sel telur, sehingga terjadilah

kehamilan kembar/multiple. Di samping itu, bagian sistem reproduksi wanita ini juga

menghasilkan hormon untuk mengontrol siklus menstruasi serta kehamilan. Namun,

setelah wanita mengalami menopause, ovarium akan berhenti melepaskan sel telur. Inilah

sebabnya wanita menopause sudah tidak mengalami menstruasi lagi.

Berdasarkan artikel di atas dapat disimpulkan bahwa….

1) ovarium bisa melepas lebih dari satu sel telur tetapi tidak bersamaan

2) ovarium merupakan tempat memproduksi dan menyimpan sel telur

3) ovarium memproduksi hormon yang mengatur siklus menstruasi

4) ovarium tetap melepas sel telur meski sudah terjadi menopause

Pernyataan yang tepat tentang ovarium ditunjukkan oleh nomor….

a)

1 dan 2

b)

1 dan 4

c)

2 dan 3

d)

2 dan 4

24.

31. Perhatikan artikel berikut!

MENGENAL SIKLUS MENSTRUASI

Seorang wanita dewasa yang sehat dan normal akan mengalami 4 tahapan siklus menstruasi setiap periodenya yang sering disebut sebagai masa haid. Empat tahapan siklus menstruasi meliputi fase pendarahan/menstruasifolikuler (pra ovulasi)ovulasi, dan luteal (pasca ovulasi). Siklus haid yang normal  berkisar antara 28 – 29 hari, namun masa haid/menstruasi bervariasi bagi setiap wanita. Hampir 90% wanita memiliki siklus haid 25-35 hari, sekitar 10% – 15% yang memiliki siklus haid 28 hari, dan beberapa wanita memiliki siklus yang tidak teratur. Umumnya, lama masa menstruasi berlangsung selama 3-7 hari.

Menstruasi sendiri merupakan proses pembersihan rahim terhadap pembuluh darah, kelenjar-kelenjar, dan sel-sel yang tidak terpakai karena tidak adanya pembuahan atau kehamilan. Proses menstruasi adalah peluruhan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan terjadinya perdarahan. Dalam tubuh wanita dewasa, siklus menstruasi dijelaskan melalui empat tahap siklus menstruasi. Bagan dari empat tahapan siklus menstruasi dalam siklus 28 hari diberikan seperti berikut : (gambar ada pada sematan)

Fase pasca ovulasi pada gambar di atas,  peristiwa yang terjadi adalah ....

a)

lepasnya zigot hasil fertilisasi dari dinding uterys yang menebal

b)

mengkerutnya folicel de Graff dan berubah menjadi korpus luteum

c)

pembentukan folikel primer di dalam ovarium yang mengelilingi satu oosit primer

d)

peningkatan hormon LH dan estrogen yang memicu penebalan dinding rahim

25.

. Perhatikan artikel berikut ini

Sistem Reproduksi

Sistem reproduksi wanita terdiri dari serangkaian organ penting seperti ovarium atau indung

telur, tuba falopi, uterus, serviks, vagina, dan vulva. Ovarium adalah sepasang kelenjar kecil

yang berbentuk mirip biji kacang. Organ sistem reproduksi ini berfungsi sebagai tempat produksi

sel telur (ovum) dan hormon seks wanita seperti estrogen dan progesteron. Setiap ovarium

terhubung dengan saluran tuba falopi-nya masing-masing. Bagian dari sistem reproduksi

wanita inilah yang menghubungkan antara ovarium dan rahim. Tuba falopi adalah tempat

pertemuan antara sel telur yang telah dilepaskan dari ovarium dengan sperma, dan juga

merupakan tempat terjadinya fertilisasi. Uterus atau rahim adalah organ sistem reproduksi yang

berbentuk seperti buah pir, tempat tumbuh dan berkembangnya janin selama kehamilan.

Selama siklus menstruasi, lapisan dalam rahim (endometrium) tumbuh dan siap menerima setelur yang telah dibuahi jika terjadi pembuahan. https://akupintar.id/info-pintar/-

/blogs/mengenal-sistem-reproduksi-manusia

Linda membuat beberapa pernyataan terkait dengan gambar dan organ reproduksi pada wanita:

1) P adalah tuba falopi

2) P tempat pertumbuhan janin

3) R adalah uterus atau rahim

4) R menghasilkan hormon estrogen

Pernyataan yang tepat adalah….

a)

1 dan 3

b)

1 dan 4

c)

2 dan 3

d)

3 dan 4

26.

Sistem reproduksi manusia berfungsi untuk menghasilkan keturunan. Sistem reproduksi pria menghasilkan sel sperma, sedangkan sistem reproduksi wanita menghasilkan sel telur.
Proses pembuahan terjadi ketika sel sperma bertemu dengan sel telur. Zygote yang dihasilkan akan berkembang menjadi embrio dan tertanam di dinding rahim.

Berdasarkan pernyataan di atas, fungsi utama dari sistem reproduksi adalah....

a)

Mengolah makanan menjadi energi.

b)

Menjaga kebersihan tubuh.

c)

Menghasilkan sperma dan sel telur.

d)

Memproduksi hormon pertumbuhan.

27.

Berdasarkan gambar tersebut, tahapan pembelahan anafase ditunjukkan oleh gambar nomor...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

28.
a)

1 dan 2

b)

1 dan 3

c)

2 dan 3

d)

2 dan 4

29.

Salah satu fase pembelahan mitosis yaitu ketika kromosom berjajar pada bidang pembelahan, fase ini disebut fase

a)

profase

b)

metafase

c)

anafase

d)

telofase

30.

Perhatikan teks berikut!

Tubuh kita memiliki sistem yang unik untuk meneruskan jenisnya. Sistem ini disebut sistem reproduksi. Di sistem reproduksi, ada organ-organ khusus yang bekerja sama untuk membuat bayi baru. Pada wanita, organ reproduksi yang penting meliputi: rahim, ovarium, dan tuba fallopi. Rahim adalah tempat janin tumbuh dan berkembang. Ovarium menghasilkan sel telur, sementara tuba fallopi menghubungkan ovarium dengan rahim.

Pada pria, organ reproduksi penting meliputi testis, vas deferens, dan penis. Testis menghasilkan sel sperma. Vas deferens adalah saluran yang membawa sperma dari testis ke penis. Penis digunakan untuk memasukkan sperma ke dalam tubuh wanita saat berhubungan seksual.

Untuk bayi baru bisa terbentuk, sel telur dan sperma butuh bertemu.

Berdasarkan teks tersebut, apa peran penting tuba fallopi dalam sistem reproduksi wanita?

a)

Menghasilkan sel telur yang dibutuhkan untuk pembuahan

b)

Menampung janin selama proses kehamilan

c)

Menghubungkan ovarium dengan rahim untuk memungkinkan sel telur bertemu dengan sperma

d)

Mencegah masuknya sperma yang tidak diinginkan ke dalam tubuh wanita

31.

Perhatikan teks berikut!

Spermatogenesis

Spermatogenesis adalah proses pembentukan sel sperma dari sel spermatogonia yang terdapat dalam testis pria. Proses ini berlangsung dalam beberapa tahap, yaitu mitosis, meiosis dan diferensiasi.

Pada tahap mitosis, spermatogonia membelah secara mitosis menjadi spermatosit primer. Spermatosit primer kemudian mengalami meiosis I, menghasilkan dua spermatosit sekunder. Setiap spermatosit sekunder selanjutnya mengalami meiosis II, menghasilkan empat spermatid. Pada tahap diferensiasi, spermatid mengalami transformasi menjadi spermatozoid (sel sperma) yang dapat bergerak.

Spermatogenesis dimulai pada masa pubertas dan terus menerus berlangsung sepanjang hidup pria.

Berikut ini pernyataan yang benar mengenai spermatogenesis adalah...

a)

Spermatogenesis menghasilkan sel telur

b)

Spermatogenesis terjadi di ovarium wanita

c)

Spermatogenesis menghasilkan sel sperma yang dapat bergerak

d)

Spermatogenesis merupakan proses pembelahan sel tanpa penggabungan materi genetik

32.

Berikut merupakan tahapan dari proses spermatogenesis, hasil dari pembelahan meiosis 2 atau yang ditunjukkan oleh angka merupakan....

a)

spermatogonium

b)

spermatosit primer

c)

spermatosit sekunder

d)

spermatid

33.

Perhatikan narasi berikut!

Oogenesis

Oogenesis adalah proses pembentukan dan pematangan sel telur (ovum) pada wanita yang terjadi di dalam ovarium (indung telur).

Sel telur di dalam tubuh sudah ada sejak bayi perempuan masih berusia 8—20 minggu di dalam kandungan.

Ovarium yang ada di embrio memiliki sekitar 600 ribu sel oogonium. Oogonium atau sel induk telur akan memperbanyak diri dengan cara mitosis (membelah diri) hingga jumlahnya mencapai lebih dari 7 juta oosit primer.

Oosit adalah sel telur yang belum matang dan nantinya berkembang sekaligus matang di lapisan luar ovarium.

Sayangnya, jumlah oosit primer yang banyak ini akan terus berkurang sampai janin lahir.

Awalnya, jumlah oosit primer lebih dari 7 juta. Jumlah ini kemudian akan menurun dan tersisa sekitar 1–2 juta setelah bayi perempuan lahir.

Lalu, sel-sel telur ini akan berhenti berkembang sementara hingga memasuki usia pubertas pada masa remaja.

Setelah masa puber inilah oogonium atau sel induk telur akan aktif bekerja lagi mengikuti siklus menstruasi.

Dari 2 juta oosit primer yang ada, hanya sekitar 400 saja yang bisa bertahan hingga menjadi folikel matang.

Folikel matang adalah kantong kecil yang memiliki dinding sel dan di dalamnya terdapat satu sel telur. Sel telur ini yang kemudian akan dilepaskan selama masa subur atau reproduksi.

Perlu dipahami bahwa seiring bertambahnya usia, maka kualitas serta kuantitas sel telur mengalami penurunan dan ini adalah hal yang normal terjadi.

Berdasarkan teks berikut, proses oogenesis sementara terhenti sebelum janin lahir adalah pada fase....

a)

oogonium

b)

folikel primer

c)

oosit primer

d)

oosit sekunder

34.

Perhatikan narasi berikut!

Oogenesis adalah proses pembentukan sel telur pada wanita. Proses ini dimulai di dalam rahim ibu dari janin perempuan yang masih dalam kandungan. Oogenesis berlangsung selama masa pubertas hingga menopause. Sel telur diproduksi oleh sel telur primer yang mengalami pembelahan meiosis untuk menghasilkan sel telur matang.

Setiap sel telur matang mengandung setengah jumlah kromosom dari sel tubuh lainnya. Dimana separuh kromosom ini berasal dari ibu dan separuh lainnya berasal dari ayah ketika terjadi fertilisasi.

Apakah pernyataan berikut benar atau salah?
Sel telur matang mengandung jumlah kromosom yang sama dengan sel tubuh lainnya.

a)

benar

b)

salah

35.

Perhatikan artikel berikut!

Kondisi yang Membawa Perempuan ke Dokter Kandungan

Dokter kandungan menangani berbagai masalah kesehatan reproduksi, baik yang ringan maupun kompleks. Berikut adalah beberapa kondisi umum yang mengharuskan perempuan memeriksakan diri:

Haid yang tidak teratur, nyeri berlebihan (dismenore), atau perdarahan berat (menorrhagia) sering dianggap “biasa” oleh banyak perempuan. Padahal, ini bisa menjadi tanda masalah serius seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS) atau miom. Menurut The Lancet (2023), PCOS memengaruhi 8-13% perempuan usia reproduktif secara global, dan di Indonesia, prevalensinya diperkirakan mencapai 10% berdasarkan studi di Jurnal Kedokteran Indonesia (2021). PCOS tidak hanya mengganggu siklus haid, tetapi juga meningkatkan risiko diabetes dan infertilitas.

Rina, yang awalnya mengira nyerinya “cuma haid biasa,” ternyata harus menjalani terapi hormon untuk mengelola endometriosisnya. “Kalau saya tahu lebih cepat, mungkin tidak separah ini,” ujarnya dengan nada menyesal.

Infeksi seperti keputihan abnormal, infeksi jamur, atau infeksi menular seksual (IMS) seperti klamidia sering kali memerlukan penanganan dokter kandungan. Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2024) menunjukkan bahwa 1 dari 5 perempuan di Asia Tenggara mengalami infeksi vagina setiap tahunnya. Di Indonesia, keputihan menjadi keluhan utama di klinik ginekologi, dengan 60% kasus terkait infeksi bakteri atau jamur, menurut laporan BPJS Kesehatan (2023).

Kanker serviks dan ovarium adalah ancaman serius bagi perempuan Indonesia. Menurut Globocan (2020), kanker serviks menyumbang 36.000 kasus baru setiap tahun di Indonesia, menjadikannya kanker kedua terbanyak pada perempuan setelah kanker payudara. Sayangnya, 70% kasus terdeteksi pada stadium lanjut karena kurangnya skrining rutin seperti Pap smear atau tes HPV. 

Endometriosis dan miom (tumor jinak rahim) adalah kondisi yang sering menyebabkan nyeri pelvis atau infertilitas. Menurut American Journal of Obstetrics and Gynecology (2022), endometriosis memengaruhi 10% perempuan di seluruh dunia, dengan angka serupa diperkirakan di Indonesia. Miom, di sisi lain, lebih umum pada perempuan di atas 30 tahun, dengan prevalensi hingga 30% di Asia Tenggara (studi Obstetrics & Gynecology International, 2021).

Bagi perempuan yang belum menikah atau baru merencanakan pernikahan, dokter kandungan juga berperan memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi, vaksin HPV, atau pemeriksaan kesuburan. Namun, stigma sering membuat perempuan enggan berkonsultasi. “Saya pernah ditanya, ‘Ngapain cek kesuburan kalau belum nikah?’ Padahal saya cuma ingin tahu kondisi tubuh saya,” ujar Maya, seorang profesional berusia 32 tahun.

Berdasarkan artikel tersebut diketahui bahwa Rina mengalami salah satu penyakit pada sistem reproduksi yaitu...

a)

keputihan

b)

endometriosis

c)

PCOS

d)

miom

36.

Perhatikan narasi berikut!

Alat kontrasepsi adalah metode yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Alat kontrasepsi tersedia dalam berbagai bentuk dan cara kerja. Salah satu contoh alat kontrasepsi adalah kondom pria dan kondom wanita. Kondom pria terbuat dari karet lateks atau poliuretan yang dilapisi pada penis saat berhubungan seksual. Kondom wanita terbuat dari plastik tipis yang dimasukkan ke dalam vagina sebelum berhubungan seksual. Kondom pria dan wanita efektif dalam mencegah kehamilan karena memblokir sperma dari mencapai sel telur.

Selain kondom, alat kontrasepsi lain yang populer adalah pil KB. Pil KB mengandung hormon yang mencegah ovulasi (pelepasan sel telur). Dengan tidak adanya sel telur, kehamilan tidak dapat terjadi. Pil KB harus dikonsumsi secara teratur, sesuai anjuran dokter.

Penting untuk diingat bahwa setiap alat kontrasepsi memiliki kelebihan dan kekurangan serta cara kerja yang berbeda. Untuk memilih alat kontrasepsi yang tepat, konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Berdasarkan teks tersebut, cara kerja kondom pria dan kondom wanita dalam pencegahan kehamilan adalah....

a)

Meningkatkan risiko terjadinya ovulasi

b)

Memblokir pembuahan sel telur oleh sperma

c)

Mengubah hormon pada wanita

d)

Mempengaruhi sistem pencernaan manusia

37.

Berikut ini yang benar tentang urutan sistem reproduksi mulai dari keluarnya ovum pada wanita adalah....

a)

ovarium-oviduk-uterus-vagina

b)

ovarium-uterus-oviduk-vagina

c)

uterus-ovarium-oviduk-vagina

d)

oviduk-ovarium-uterus-vagina

38.

Perhatikan gambar organ reproduksi wanita tersebut!
Pada bagian yang diberikan angka 1, terjadi beberapa peristiwa, berikut ini fase yang tidak terjadi pada bagian nomor 1 adalah....

a)

ovulasi

b)

pembentukan hormon estrogen

c)

pembentukan hormon progesteron

d)

fertilisasi

39.

Perhatikan cuplikan berita berikut!

Kanker Prostat pada Joe Biden, Kanker yang Sering Ditemukan pada Pria Lebih dari 50 Tahun

Oleh Deonisia Arlinta

19 Mei 2025 15:28 WIB · Nasional

Mantan Presiden Amerika Serikat Joe Biden dikabarkan mengalami kanker prostat. Hasil diagnosis dokter menunjukkan, kanker yang dialami Biden sudah bermetastasis atau menyebar ke bagian tulang. Kanker prostat yang sudah menyebar biasanya sudah masuk pada stadium lanjut.

Kanker prostat hanya ditemukan pada pria sebab kanker ini berada di bagian kelenjar prostat yang letaknya di antara kandung kemih dan saluran kemih pada pria. Sama seperti kanker lainnya, kanker ini bersifat progresif atau dapat berkembang menjadi lebih buruk seiring berjalannya waktu.

Itu sebabnya, deteksi dini amat penting dalam penanganan kanker, termasuk kanker prostat. Angka harapan hidup atau survival rate dari kanker prostat bahkan bisa di atas 90 persen selama 15 tahun apabila terdiagnosis pada stadium awal.

Berdasarkan cuplikan berita tersebut, bagian yang diserang pada penyakit yang diderita oleh Joe Biden ditunjukkan oleh nomor....

a)

i

b)

h

c)

g

d)

f

40.

Perhatikan artikel berikut!
Infeksi Menular Seksual Ancam Generasi Produktif Bangsa

Oleh: Riska DesiandraEditor: Santi Mulyawati28 Jun 2025 - 10:20 Singaraja


KBRN, Singaraja: Infeksi Menular Seksual (IMS) adalah sekumpulan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual, baik melalui kontak vagina, oral, maupun anal. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, tanpa memandang usia maupun jenis kelamin, namun paling sering terjadi pada kelompok usia produktif, terutama remaja dan dewasa muda.

IMS disebabkan oleh berbagai jenis mikroorganisme, termasuk bakteri, virus, parasit, dan jamur. Beberapa contoh umum IMS adalah sifilis, gonore, klamidia, herpes genital, HIV/AIDS, hingga kutil kelamin (HPV). Gejala IMS bisa beragam, mulai dari keputihan yang tidak normal, luka atau benjolan pada alat kelamin, rasa nyeri saat buang air kecil, hingga tidak menunjukkan gejala sama sekali, sehingga seringkali tidak disadari oleh penderitanya.

Dampak IMS sangat serius jika tidak ditangani secara tepat. Beberapa jenis IMS dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang, seperti kemandulan, kanker serviks, gangguan kehamilan, hingga kematian. Selain itu, IMS juga meningkatkan risiko penularan HIV karena infeksi pada area genital memudahkan masuknya virus ke dalam tubuh.

Pencegahan IMS dapat dilakukan melalui berbagai cara. Edukasi tentang kesehatan reproduksi, penggunaan kondom saat berhubungan seksual, pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta menghindari berganti-ganti pasangan seksual menjadi langkah utama untuk mencegah penularan. Peran keluarga, sekolah, dan layanan kesehatan sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai risiko dan cara melindungi diri dari IMS.

Dengan meningkatnya tren kasus IMS di Indonesia, termasuk di Provinsi Bali, menjadi penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap isu ini. Penanganan IMS bukan hanya urusan medis, tetapi juga menyangkut aspek sosial, budaya, dan pendidikan yang harus didekati secara kolaboratif dan berkelanjutan.

Berdasarkan artikel tersebut, berikut ini yang bukan upacara mencegah IMS adalah....

a)

edukasi tentang kesehatan reproduksi

b)

pemeriksaan kesehatan secara rutin

c)

berganti-ganti pasangan seksual

d)

menggunakan alat kontrasepsi saat berhubungan seksual