WorksheetsSOAL OMI EKONOMI 2025
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Jika elastisitas permintaan suatu barang = 2, kenaikan harga 10% akan mengakibatkan jumlah barang yang diminta:
Turun 5%
Turun 10%
Turun 20%
Naik 20%
Dalam jangka pendek, suatu perusahaan akan tetap beroperasi walaupun menderita rugi asalkan:
Total penerimaan > total biaya
Penerimaan rata-rata > biaya tetap
Penerimaan rata-rata > biaya variabel rata-rata
Penerimaan marginal > biaya marginal
Kurva penawaran akan bergeser ke kanan jika:
Pajak produksi meningkat
Biaya produksi menurun
Harga barang pengganti naik
Upah tenaga kerja meningkat
Konsep opportunity cost berarti:
Biaya yang sudah dikeluarkan
Biaya dari alternatif yang dikorbankan
Biaya untuk memproduksi barang tambahan
Biaya total dikurangi biaya tetap
Jika MC < AC, maka:
AC sedang naik
AC sedang turun
AC konstan
MC = AC
Jika konsumsi = 500 + 0,8Y, maka MPC adalah:
0,8
500
1,8
0,2
7. Dalam teori Keynes, pengangguran disebabkan oleh:
Kekakuan upah
Kelebihan penawaran uang
Kekurangan permintaan agregat
Kekurangan permintaan agregat
Jika pendapatan nasional naik, ceteris paribus, maka:
Permintaan uang untuk transaksi naik
Permintaan uang untuk spekulasi naik
Permintaan uang tidak berubah
Penawaran uang naik
Indeks harga konsumen (IHK) digunakan untuk mengukur:
Perubahan harga barang modal
harga barang dan jasa konsumsi
Nilai tukar mata uang
Jumlah uang beredar
Dalam Phillips Curve, terdapat hubungan:
Positif antara inflasi dan pengangguran
Negatif antara inflasi dan pengangguran
Hubungan positif antara suku bunga dan inflasi
Tidak ada hubungan
Dalam pasar persaingan sempurna, harga ditentukan oleh:
Pemerintah
Produsen
Permintaan dan penawaran pasar
Kesepakatan produsen besar
Monopoli cenderung menghasilkan:
Harga lebih rendah dan output lebih tinggi
lebih tinggi dan output lebih rendah
Harga sama dengan persaingan sempurna
Output sama dengan persaingan sempurna
Oligopoli ditandai dengan:
Banyak penjual dan pembeli
Hanya satu penjual
Beberapa penjual yang saling memengaruhi
Bebas keluar-masuk pasar
Diskriminasi harga tingkat pertama berarti:
Menjual pada harga yang sama kepada semua pembeli
Menjual pada harga berbeda sesuai waktu pembelian
Menjual setiap unit pada harga maksimum yang bersedia dibayar pembeli
Menjual pada harga berbeda di wilayah berbeda
Deadweight loss dalam monopoli terjadi karena:
Pajak pemerintah
Produksi melebihi kapasitas
Harga terlalu rendah
Kuantitas yang diproduksi lebih sedikit dari titik efisiensi
Teori keunggulan komparatif Ricardo menunjukkan bahwa perdagangan internasional bermanfaat jika:
Negara memproduksi semua barang sendiri
Negara memproduksi barang dengan biaya absolut lebih rendah
Negara memproduksi barang dengan biaya peluang lebih rendah
Negara memproduksi barang dengan harga pasar lebih tinggi
Jika kurs rupiah menguat terhadap dolar AS, maka:
Ekspor naik, impor turun
Ekspor turun, impor naik
Ekspor dan impor naik
Ekspor dan impor turun
Neraca perdagangan positif berarti:
Ekspor < impor
Ekspor > impor
Ekspor = impor
Ekspor dan impor sama-sama naik
Tarif impor diberlakukan untuk:
Meningkatkan persaingan
Melindungi industri dalam negeri
Menurunkan harga barang impor
Memperbanyak barang impor
Kurs mengambang bebas ditentukan oleh:
Bank sentral
Pemerintah
Mekanisme pasar
Perjanjian internasional
Dalam laporan laba rugi, pendapatan diakui saat:
Kas diterima
Produk dikirim atau jasa diberikan
Kontrak ditandatangani
Faktur dibuat
Crowding out effect terjadi saat:
Pengeluaran pemerintah menurunkan investasi swasta
Pengeluaran pemerintah menaikkan investasi swasta
Pajak turun menaikkan investasi
menurunkan daya beli
Kebijakan moneter kontraktif dilakukan dengan:
Menurunkan suku bunga
Menaikkan cadangan wajib minimum
Membeli surat berharga
Menambah jumlah uang beredar
Akuntansi biaya digunakan untuk:
Laporan eksternal
Perencanaan dan pengendalian biaya
Pajak
Perhitungan neraca perdagangan
Rasio lancar (current ratio) digunakan untuk mengukur:
Profitabilitas
Likuiditas
Solvabilitas
Efisiensi aset
