wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UH BAB 1 KELAS XII

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Pramoedya Ananta Toer (1925–2006) adalah salah satu sastrawan terbesar Indonesia. Karya-karyanya terkenal karena memadukan kisah fiksi dengan latar sejarah, sering kali mengangkat isu kolonialisme, ketidakadilan sosial, dan perjuangan kemerdekaan. Salah satu karya terkenalnya adalah tetralogi Buru, yang ditulis saat ia menjadi tahanan politik di Pulau Buru. Walaupun berada dalam kondisi serba terbatas, ia tetap menulis dengan memanfaatkan bahan sederhana, bahkan menyampaikan cerita secara lisan sebelum dituliskan oleh rekan sesama tahanan.
Pramoedya pernah mendapatkan berbagai penghargaan sastra internasional, meskipun di dalam negeri ia kerap mendapat pelarangan karya karena dianggap berseberangan dengan pemerintah. Gaya bahasanya yang lugas namun sarat makna membuat karyanya terus dibaca lintas generasi. Ia meyakini bahwa sastra adalah alat untuk menyuarakan kebenaran, meskipun harus dibayar dengan kebebasan pribadi.

Apa yang menjadi ciri utama karya sastra Pramoedya Ananta Toer berdasarkan bacaan?

a)

Menceritakan kehidupan urban modern

b)

Mengangkat tema sejarah dan keadilan sosial

c)

Mengulas mitologi Jawa

d)

Menyoroti kehidupan pedesaan kontemporer

e)

Mengajarkan teknik menulis kreatif

2.

Pramoedya Ananta Toer (1925–2006) adalah salah satu sastrawan terbesar Indonesia. Karya-karyanya terkenal karena memadukan kisah fiksi dengan latar sejarah, sering kali mengangkat isu kolonialisme, ketidakadilan sosial, dan perjuangan kemerdekaan. Salah satu karya terkenalnya adalah tetralogi Buru, yang ditulis saat ia menjadi tahanan politik di Pulau Buru. Walaupun berada dalam kondisi serba terbatas, ia tetap menulis dengan memanfaatkan bahan sederhana, bahkan menyampaikan cerita secara lisan sebelum dituliskan oleh rekan sesama tahanan.
Pramoedya pernah mendapatkan berbagai penghargaan sastra internasional, meskipun di dalam negeri ia kerap mendapat pelarangan karya karena dianggap berseberangan dengan pemerintah. Gaya bahasanya yang lugas namun sarat makna membuat karyanya terus dibaca lintas generasi. Ia meyakini bahwa sastra adalah alat untuk menyuarakan kebenaran, meskipun harus dibayar dengan kebebasan pribadi.

Mengapa tetralogi Buru memiliki nilai sejarah yang tinggi?

a)

Karena ditulis menggunakan bahasa kuno

b)

Karena menceritakan kehidupan di Pulau Jawa

c)

Karena ditulis di tengah kondisi penahanan politik

d)

Karena berisi panduan perjuangan kemerdekaan

e)

Karena diakui oleh pemerintah Indonesia

3.

Pramoedya Ananta Toer (1925–2006) adalah salah satu sastrawan terbesar Indonesia. Karya-karyanya terkenal karena memadukan kisah fiksi dengan latar sejarah, sering kali mengangkat isu kolonialisme, ketidakadilan sosial, dan perjuangan kemerdekaan. Salah satu karya terkenalnya adalah tetralogi Buru, yang ditulis saat ia menjadi tahanan politik di Pulau Buru. Walaupun berada dalam kondisi serba terbatas, ia tetap menulis dengan memanfaatkan bahan sederhana, bahkan menyampaikan cerita secara lisan sebelum dituliskan oleh rekan sesama tahanan.
Pramoedya pernah mendapatkan berbagai penghargaan sastra internasional, meskipun di dalam negeri ia kerap mendapat pelarangan karya karena dianggap berseberangan dengan pemerintah. Gaya bahasanya yang lugas namun sarat makna membuat karyanya terus dibaca lintas generasi. Ia meyakini bahwa sastra adalah alat untuk menyuarakan kebenaran, meskipun harus dibayar dengan kebebasan pribadi.

Tindakan Pramoedya menceritakan kisah secara lisan sebelum ditulis menunjukkan…

a)

Kepiawaian dalam improvisasi

b)

Keengganan menulis langsung

c)

Kemalasan dalam berkarya

d)

Ketidakpedulian terhadap karya

e)

Kecenderungan menghafal cerita

4.

Pramoedya Ananta Toer (1925–2006) adalah salah satu sastrawan terbesar Indonesia. Karya-karyanya terkenal karena memadukan kisah fiksi dengan latar sejarah, sering kali mengangkat isu kolonialisme, ketidakadilan sosial, dan perjuangan kemerdekaan. Salah satu karya terkenalnya adalah tetralogi Buru, yang ditulis saat ia menjadi tahanan politik di Pulau Buru. Walaupun berada dalam kondisi serba terbatas, ia tetap menulis dengan memanfaatkan bahan sederhana, bahkan menyampaikan cerita secara lisan sebelum dituliskan oleh rekan sesama tahanan.
Pramoedya pernah mendapatkan berbagai penghargaan sastra internasional, meskipun di dalam negeri ia kerap mendapat pelarangan karya karena dianggap berseberangan dengan pemerintah. Gaya bahasanya yang lugas namun sarat makna membuat karyanya terus dibaca lintas generasi. Ia meyakini bahwa sastra adalah alat untuk menyuarakan kebenaran, meskipun harus dibayar dengan kebebasan pribadi.

Bagaimana sikap pemerintah terhadap karya Pramoedya pada masa hidupnya?

a)

Mendukung penuh penerbitannya

b)

Melarang beberapa karyanya

c)

Menerjemahkan karyanya ke bahasa asing

d)

Memberi penghargaan nasional rutin

e)

Mengajarkan karyanya di semua sekolah

5.

Pramoedya Ananta Toer (1925–2006) adalah salah satu sastrawan terbesar Indonesia. Karya-karyanya terkenal karena memadukan kisah fiksi dengan latar sejarah, sering kali mengangkat isu kolonialisme, ketidakadilan sosial, dan perjuangan kemerdekaan. Salah satu karya terkenalnya adalah tetralogi Buru, yang ditulis saat ia menjadi tahanan politik di Pulau Buru. Walaupun berada dalam kondisi serba terbatas, ia tetap menulis dengan memanfaatkan bahan sederhana, bahkan menyampaikan cerita secara lisan sebelum dituliskan oleh rekan sesama tahanan.
Pramoedya pernah mendapatkan berbagai penghargaan sastra internasional, meskipun di dalam negeri ia kerap mendapat pelarangan karya karena dianggap berseberangan dengan pemerintah. Gaya bahasanya yang lugas namun sarat makna membuat karyanya terus dibaca lintas generasi. Ia meyakini bahwa sastra adalah alat untuk menyuarakan kebenaran, meskipun harus dibayar dengan kebebasan pribadi.

Pesan utama dari karya Pramoedya menurut bacaan adalah…

a)

Menghibur pembaca dengan kisah fantasi

b)

Mempromosikan pariwisata Indonesia

c)

Menyuarakan kebenaran dan keadilan

d)

Menyediakan panduan menulis fiksi

e)

Mengajarkan bahasa Indonesia formal

6.

Pramoedya Ananta Toer (1925–2006) adalah salah satu sastrawan terbesar Indonesia. Karya-karyanya terkenal karena memadukan kisah fiksi dengan latar sejarah, sering kali mengangkat isu kolonialisme, ketidakadilan sosial, dan perjuangan kemerdekaan. Salah satu karya terkenalnya adalah tetralogi Buru, yang ditulis saat ia menjadi tahanan politik di Pulau Buru. Walaupun berada dalam kondisi serba terbatas, ia tetap menulis dengan memanfaatkan bahan sederhana, bahkan menyampaikan cerita secara lisan sebelum dituliskan oleh rekan sesama tahanan.
Pramoedya pernah mendapatkan berbagai penghargaan sastra internasional, meskipun di dalam negeri ia kerap mendapat pelarangan karya karena dianggap berseberangan dengan pemerintah. Gaya bahasanya yang lugas namun sarat makna membuat karyanya terus dibaca lintas generasi. Ia meyakini bahwa sastra adalah alat untuk menyuarakan kebenaran, meskipun harus dibayar dengan kebebasan pribadi.

Jika Pramoedya tidak dipenjara, kemungkinan besar ia akan…

a)

Berhenti menulis sastra

b)

Mengurangi tema sejarah

c)

Tetap menulis, tetapi dalam kondisi lebih bebas

d)

Menjadi politisi terkenal

e)

Menulis karya dalam bahasa daerah

7.

Pramoedya Ananta Toer (1925–2006) adalah salah satu sastrawan terbesar Indonesia. Karya-karyanya terkenal karena memadukan kisah fiksi dengan latar sejarah, sering kali mengangkat isu kolonialisme, ketidakadilan sosial, dan perjuangan kemerdekaan. Salah satu karya terkenalnya adalah tetralogi Buru, yang ditulis saat ia menjadi tahanan politik di Pulau Buru. Walaupun berada dalam kondisi serba terbatas, ia tetap menulis dengan memanfaatkan bahan sederhana, bahkan menyampaikan cerita secara lisan sebelum dituliskan oleh rekan sesama tahanan.
Pramoedya pernah mendapatkan berbagai penghargaan sastra internasional, meskipun di dalam negeri ia kerap mendapat pelarangan karya karena dianggap berseberangan dengan pemerintah. Gaya bahasanya yang lugas namun sarat makna membuat karyanya terus dibaca lintas generasi. Ia meyakini bahwa sastra adalah alat untuk menyuarakan kebenaran, meskipun harus dibayar dengan kebebasan pribadi.

Apa tantangan terbesar yang dihadapi Pramoedya berdasarkan bacaan?

a)

Sulit mendapatkan bahan tulis

b)

Dilarang menulis karya ilmiah

c)

Dilarang membaca karya sastra asing

d)

Dipenjara dan karyanya dibatasi

e)

Kekurangan ide cerita

8.

Chairil Anwar adalah salah satu penyair terbesar Indonesia yang lahir di Medan pada 26 Juli 1922 dan wafat pada 28 April 1949. Ia dikenal sebagai tokoh Angkatan ’45 yang merevolusi puisi Indonesia melalui bahasa yang lugas, ekspresif, dan penuh semangat kemerdekaan. Karya terkenalnya, “Aku”, menjadi simbol kebebasan dan keberanian. Selain itu, puisi seperti “Krawang-Bekasi” dan “Diponegoro” menunjukkan kepeduliannya terhadap perjuangan bangsa.
Meski produktif, kehidupan pribadinya penuh tantangan; ia sering berpindah tempat tinggal, hidup sederhana, bahkan kerap berutang. Beberapa catatan menyebutkan ia menulis lebih dari 90 karya, termasuk puisi, prosa, dan terjemahan. Namun, ada perdebatan tentang keaslian sebagian karyanya karena ia juga menerjemahkan puisi asing tanpa mencantumkan sumber. Walau begitu, pengaruhnya pada perkembangan sastra Indonesia modern tidak diragukan lagi, menjadikannya ikon yang melampaui zamannya.

Pernyataan berikut yang paling valid berdasarkan bacaan adalah …

a)

Chairil Anwar selalu menulis karya asli tanpa menerjemahkan.

b)

Chairil Anwar termasuk generasi Pujangga Baru.

c)

Chairil Anwar menulis lebih dari 90 karya sastra.

d)

Chairil Anwar hidup mewah dari hasil puisinya.

e)

Chairil Anwar tidak berpengaruh dalam sastra Indonesia.

9.

Chairil Anwar adalah salah satu penyair terbesar Indonesia yang lahir di Medan pada 26 Juli 1922 dan wafat pada 28 April 1949. Ia dikenal sebagai tokoh Angkatan ’45 yang merevolusi puisi Indonesia melalui bahasa yang lugas, ekspresif, dan penuh semangat kemerdekaan. Karya terkenalnya, “Aku”, menjadi simbol kebebasan dan keberanian. Selain itu, puisi seperti “Krawang-Bekasi” dan “Diponegoro” menunjukkan kepeduliannya terhadap perjuangan bangsa.
Meski produktif, kehidupan pribadinya penuh tantangan; ia sering berpindah tempat tinggal, hidup sederhana, bahkan kerap berutang. Beberapa catatan menyebutkan ia menulis lebih dari 90 karya, termasuk puisi, prosa, dan terjemahan. Namun, ada perdebatan tentang keaslian sebagian karyanya karena ia juga menerjemahkan puisi asing tanpa mencantumkan sumber. Walau begitu, pengaruhnya pada perkembangan sastra Indonesia modern tidak diragukan lagi, menjadikannya ikon yang melampaui zamannya.

Pernyataan mana yang merupakan informasi tidak valid jika disandingkan dengan bacaan?

a)

Chairil Anwar wafat pada usia muda.

b)

Ia pernah menerjemahkan puisi asing.

c)

“Krawang-Bekasi” bertema perjuangan.

d)

Semua karyanya diakui sebagai karya asli.

e)

Ia hidup sederhana.

10.

Chairil Anwar adalah salah satu penyair terbesar Indonesia yang lahir di Medan pada 26 Juli 1922 dan wafat pada 28 April 1949. Ia dikenal sebagai tokoh Angkatan ’45 yang merevolusi puisi Indonesia melalui bahasa yang lugas, ekspresif, dan penuh semangat kemerdekaan. Karya terkenalnya, “Aku”, menjadi simbol kebebasan dan keberanian. Selain itu, puisi seperti “Krawang-Bekasi” dan “Diponegoro” menunjukkan kepeduliannya terhadap perjuangan bangsa.
Meski produktif, kehidupan pribadinya penuh tantangan; ia sering berpindah tempat tinggal, hidup sederhana, bahkan kerap berutang. Beberapa catatan menyebutkan ia menulis lebih dari 90 karya, termasuk puisi, prosa, dan terjemahan. Namun, ada perdebatan tentang keaslian sebagian karyanya karena ia juga menerjemahkan puisi asing tanpa mencantumkan sumber. Walau begitu, pengaruhnya pada perkembangan sastra Indonesia modern tidak diragukan lagi, menjadikannya ikon yang melampaui zamannya.

Pernyataan berikut yang paling mendukung reputasi Chairil sebagai ikon sastra adalah …

a)

Ia sering berpindah tempat tinggal.

b)

Ia menghasilkan karya berjumlah banyak dan berpengaruh.

c)

Ia sering berutang.

d)

Ia menerjemahkan puisi asing.

e)

Ia hidup di Medan sepanjang hidupnya.

11.

1.     Chairil Anwar adalah salah satu penyair terbesar Indonesia yang lahir di Medan pada 26 Juli 1922 dan wafat pada 28 April 1949. Ia dikenal sebagai tokoh Angkatan ’45 yang merevolusi puisi Indonesia melalui bahasa yang lugas, ekspresif, dan penuh semangat kemerdekaan. Karya terkenalnya, “Aku”, menjadi simbol kebebasan dan keberanian. Selain itu, puisi seperti “Krawang-Bekasi” dan “Diponegoro” menunjukkan kepeduliannya terhadap perjuangan bangsa.
Meski produktif, kehidupan pribadinya penuh tantangan; ia sering berpindah tempat tinggal, hidup sederhana, bahkan kerap berutang. Beberapa catatan menyebutkan ia menulis lebih dari 90 karya, termasuk puisi, prosa, dan terjemahan. Namun, ada perdebatan tentang keaslian sebagian karyanya karena ia juga menerjemahkan puisi asing tanpa mencantumkan sumber. Walau begitu, pengaruhnya pada perkembangan sastra Indonesia modern tidak diragukan lagi, menjadikannya ikon yang melampaui zamannya.

Fakta manakah yang tidak terdapat dalam bacaan?

a)

Tahun wafat Chairil Anwar.

b)

Judul puisi “Diponegoro”.

c)

Tempat kelahiran Chairil Anwar.

d)

Nama majalah tempat ia berkarya.

e)

Tema perjuangan dalam karyanya.

12.

Chairil Anwar adalah salah satu penyair terbesar Indonesia yang lahir di Medan pada 26 Juli 1922 dan wafat pada 28 April 1949. Ia dikenal sebagai tokoh Angkatan ’45 yang merevolusi puisi Indonesia melalui bahasa yang lugas, ekspresif, dan penuh semangat kemerdekaan. Karya terkenalnya, “Aku”, menjadi simbol kebebasan dan keberanian. Selain itu, puisi seperti “Krawang-Bekasi” dan “Diponegoro” menunjukkan kepeduliannya terhadap perjuangan bangsa.
Meski produktif, kehidupan pribadinya penuh tantangan; ia sering berpindah tempat tinggal, hidup sederhana, bahkan kerap berutang. Beberapa catatan menyebutkan ia menulis lebih dari 90 karya, termasuk puisi, prosa, dan terjemahan. Namun, ada perdebatan tentang keaslian sebagian karyanya karena ia juga menerjemahkan puisi asing tanpa mencantumkan sumber. Walau begitu, pengaruhnya pada perkembangan sastra Indonesia modern tidak diragukan lagi, menjadikannya ikon yang melampaui zamannya.Jika seorang peneliti menyatakan jumlah karya Chairil hanya 50, maka hal ini …

a)

Membenarkan data bacaan.

b)

Mengonfirmasi informasi valid.

c)

Mengoreksi informasi bacaan.

d)

Tidak relevan dengan topik.

e)

Menguatkan citra Chairil sebagai penyair besar.

13.

Chairil Anwar adalah salah satu penyair terbesar Indonesia yang lahir di Medan pada 26 Juli 1922 dan wafat pada 28 April 1949. Ia dikenal sebagai tokoh Angkatan ’45 yang merevolusi puisi Indonesia melalui bahasa yang lugas, ekspresif, dan penuh semangat kemerdekaan. Karya terkenalnya, “Aku”, menjadi simbol kebebasan dan keberanian. Selain itu, puisi seperti “Krawang-Bekasi” dan “Diponegoro” menunjukkan kepeduliannya terhadap perjuangan bangsa.
Meski produktif, kehidupan pribadinya penuh tantangan; ia sering berpindah tempat tinggal, hidup sederhana, bahkan kerap berutang. Beberapa catatan menyebutkan ia menulis lebih dari 90 karya, termasuk puisi, prosa, dan terjemahan. Namun, ada perdebatan tentang keaslian sebagian karyanya karena ia juga menerjemahkan puisi asing tanpa mencantumkan sumber. Walau begitu, pengaruhnya pada perkembangan sastra Indonesia modern tidak diragukan lagi, menjadikannya ikon yang melampaui zamannya.

Informasi tentang kehidupan pribadi Chairil yang mendukung pemahaman pembaca adalah …

a)

Ia hidup sederhana dan berpindah-pindah.

b)

Ia selalu menulis di satu tempat.

c)

Ia mendapat banyak penghargaan.

d)

Ia menulis hanya saat muda.

e)

Ia bekerja sebagai pegawai pemerintah.

14.

Chairil Anwar adalah salah satu penyair terbesar Indonesia yang lahir di Medan pada 26 Juli 1922 dan wafat pada 28 April 1949. Ia dikenal sebagai tokoh Angkatan ’45 yang merevolusi puisi Indonesia melalui bahasa yang lugas, ekspresif, dan penuh semangat kemerdekaan. Karya terkenalnya, “Aku”, menjadi simbol kebebasan dan keberanian. Selain itu, puisi seperti “Krawang-Bekasi” dan “Diponegoro” menunjukkan kepeduliannya terhadap perjuangan bangsa.
Meski produktif, kehidupan pribadinya penuh tantangan; ia sering berpindah tempat tinggal, hidup sederhana, bahkan kerap berutang. Beberapa catatan menyebutkan ia menulis lebih dari 90 karya, termasuk puisi, prosa, dan terjemahan. Namun, ada perdebatan tentang keaslian sebagian karyanya karena ia juga menerjemahkan puisi asing tanpa mencantumkan sumber. Walau begitu, pengaruhnya pada perkembangan sastra Indonesia modern tidak diragukan lagi, menjadikannya ikon yang melampaui zamannya.

Pernyataan berikut yang paling logis jika dikaitkan dengan bacaan adalah …

a)

Semua puisi Chairil bersumber dari terjemahan.

b)

“Aku” tidak ada hubungannya dengan semangat kemerdekaan.

c)

Meskipun ada kontroversi, karya Chairil tetap berpengaruh.

d)

Chairil Anwar lahir sesudah kemerdekaan.

e)

Chairil tidak pernah menulis prosa.

15.

Pramoedya Ananta Toer adalah salah satu sastrawan Indonesia paling berpengaruh di abad ke-20. Ia dikenal melalui karya-karya realisnya yang sarat kritik sosial, terutama tetralogi Bumi Manusia. Pramoedya kerap menggunakan narasi yang menggabungkan fakta sejarah dengan alur fiksi, menciptakan gaya penceritaan yang autentik dan memikat.
Dalam proses kreatifnya, Pramoedya memanfaatkan teknik penokohan yang kompleks, membangun karakter dengan latar sosial dan psikologis yang mendalam. Dialog-dialog dalam karyanya sering menjadi wahana penyampaian gagasan tentang kolonialisme, kesetaraan, dan kemanusiaan.
Meskipun beberapa karyanya pernah dilarang terbit, warisan sastra Pramoedya tetap bertahan sebagai bagian penting dari khazanah sastra Indonesia. Gaya bahasa, simbolisme, dan penguasaan struktur naratifnya menjadikannya teladan bagi penulis generasi berikutnya.

Istilah “tetralogi” dalam bacaan merujuk pada …

a)

Novel yang diterbitkan ulang empat kali

b)

Kumpulan empat karya yang saling terkait

c)

Novel yang memiliki empat tokoh utama

d)

Buku yang dibagi menjadi empat bab

e)

Cerita yang memiliki empat konflik

16.

Pramoedya Ananta Toer adalah salah satu sastrawan Indonesia paling berpengaruh di abad ke-20. Ia dikenal melalui karya-karya realisnya yang sarat kritik sosial, terutama tetralogi Bumi Manusia. Pramoedya kerap menggunakan narasi yang menggabungkan fakta sejarah dengan alur fiksi, menciptakan gaya penceritaan yang autentik dan memikat.
Dalam proses kreatifnya, Pramoedya memanfaatkan teknik penokohan yang kompleks, membangun karakter dengan latar sosial dan psikologis yang mendalam. Dialog-dialog dalam karyanya sering menjadi wahana penyampaian gagasan tentang kolonialisme, kesetaraan, dan kemanusiaan.
Meskipun beberapa karyanya pernah dilarang terbit, warisan sastra Pramoedya tetap bertahan sebagai bagian penting dari khazanah sastra Indonesia. Gaya bahasa, simbolisme, dan penguasaan struktur naratifnya menjadikannya teladan bagi penulis generasi berikutnya.

Istilah “penokohan” pada teks mengacu pada …

a)

Penjelasan latar waktu

b)

Pembentukan dan penggambaran karakter

c)

Teknik menulis puisi

d)

Struktur alur cerita

e)

Jenis gaya bahasa

17.

Pramoedya Ananta Toer adalah salah satu sastrawan Indonesia paling berpengaruh di abad ke-20. Ia dikenal melalui karya-karya realisnya yang sarat kritik sosial, terutama tetralogi Bumi Manusia. Pramoedya kerap menggunakan narasi yang menggabungkan fakta sejarah dengan alur fiksi, menciptakan gaya penceritaan yang autentik dan memikat.
Dalam proses kreatifnya, Pramoedya memanfaatkan teknik penokohan yang kompleks, membangun karakter dengan latar sosial dan psikologis yang mendalam. Dialog-dialog dalam karyanya sering menjadi wahana penyampaian gagasan tentang kolonialisme, kesetaraan, dan kemanusiaan.
Meskipun beberapa karyanya pernah dilarang terbit, warisan sastra Pramoedya tetap bertahan sebagai bagian penting dari khazanah sastra Indonesia. Gaya bahasa, simbolisme, dan penguasaan struktur naratifnya menjadikannya teladan bagi penulis generasi berikutnya.

Kalimat “Dialog-dialog … menjadi wahana penyampaian gagasan” menunjukkan fungsi dialog sebagai …

a)

Pemecah kebosanan

b)

Alat penyampai ide penulis

c)

Penjelas latar tempat

d)

Pembangun konflik

e)

Penanda klimaks cerita

18.

Pramoedya Ananta Toer adalah salah satu sastrawan Indonesia paling berpengaruh di abad ke-20. Ia dikenal melalui karya-karya realisnya yang sarat kritik sosial, terutama tetralogi Bumi Manusia. Pramoedya kerap menggunakan narasi yang menggabungkan fakta sejarah dengan alur fiksi, menciptakan gaya penceritaan yang autentik dan memikat.
Dalam proses kreatifnya, Pramoedya memanfaatkan teknik penokohan yang kompleks, membangun karakter dengan latar sosial dan psikologis yang mendalam. Dialog-dialog dalam karyanya sering menjadi wahana penyampaian gagasan tentang kolonialisme, kesetaraan, dan kemanusiaan.
Meskipun beberapa karyanya pernah dilarang terbit, warisan sastra Pramoedya tetap bertahan sebagai bagian penting dari khazanah sastra Indonesia. Gaya bahasa, simbolisme, dan penguasaan struktur naratifnya menjadikannya teladan bagi penulis generasi berikutnya.

“Simbolisme” yang digunakan Pramoedya berarti …

a)

Pemakaian tanda atau lambang untuk mewakili makna tertentu

b)

Penggambaran tokoh melalui dialog

c)

Penyajian peristiwa secara runtut

d)

Penulisan ulang cerita

e)

Penekanan pada fakta sejarah

19.

Pramoedya Ananta Toer adalah salah satu sastrawan Indonesia paling berpengaruh di abad ke-20. Ia dikenal melalui karya-karya realisnya yang sarat kritik sosial, terutama tetralogi Bumi Manusia. Pramoedya kerap menggunakan narasi yang menggabungkan fakta sejarah dengan alur fiksi, menciptakan gaya penceritaan yang autentik dan memikat.
Dalam proses kreatifnya, Pramoedya memanfaatkan teknik penokohan yang kompleks, membangun karakter dengan latar sosial dan psikologis yang mendalam. Dialog-dialog dalam karyanya sering menjadi wahana penyampaian gagasan tentang kolonialisme, kesetaraan, dan kemanusiaan.
Meskipun beberapa karyanya pernah dilarang terbit, warisan sastra Pramoedya tetap bertahan sebagai bagian penting dari khazanah sastra Indonesia. Gaya bahasa, simbolisme, dan penguasaan struktur naratifnya menjadikannya teladan bagi penulis generasi berikutnya.

Ungkapan “khazanah sastra” pada teks berarti …

a)

Tempat penyimpanan buku

b)

Perbendaharaan karya sastra

c)

Koleksi pribadi penulis

d)

Daftar penulis terkenal

e)

Lembaga pengarsipan

20.

Pramoedya Ananta Toer adalah salah satu sastrawan Indonesia paling berpengaruh di abad ke-20. Ia dikenal melalui karya-karya realisnya yang sarat kritik sosial, terutama tetralogi Bumi Manusia. Pramoedya kerap menggunakan narasi yang menggabungkan fakta sejarah dengan alur fiksi, menciptakan gaya penceritaan yang autentik dan memikat.
Dalam proses kreatifnya, Pramoedya memanfaatkan teknik penokohan yang kompleks, membangun karakter dengan latar sosial dan psikologis yang mendalam. Dialog-dialog dalam karyanya sering menjadi wahana penyampaian gagasan tentang kolonialisme, kesetaraan, dan kemanusiaan.
Meskipun beberapa karyanya pernah dilarang terbit, warisan sastra Pramoedya tetap bertahan sebagai bagian penting dari khazanah sastra Indonesia. Gaya bahasa, simbolisme, dan penguasaan struktur naratifnya menjadikannya teladan bagi penulis generasi berikutnya.

Pemilihan kata “autentik” dalam bacaan berfungsi untuk …

a)

Menunjukkan keaslian gaya penceritaan

b)

Menandai akhir cerita

c)

Menggambarkan konflik tokoh

d)

Mengkritik karya penulis lain

e)

Menyatakan keunikan latar

21.

Pramoedya Ananta Toer adalah salah satu sastrawan Indonesia paling berpengaruh di abad ke-20. Ia dikenal melalui karya-karya realisnya yang sarat kritik sosial, terutama tetralogi Bumi Manusia. Pramoedya kerap menggunakan narasi yang menggabungkan fakta sejarah dengan alur fiksi, menciptakan gaya penceritaan yang autentik dan memikat.
Dalam proses kreatifnya, Pramoedya memanfaatkan teknik penokohan yang kompleks, membangun karakter dengan latar sosial dan psikologis yang mendalam. Dialog-dialog dalam karyanya sering menjadi wahana penyampaian gagasan tentang kolonialisme, kesetaraan, dan kemanusiaan.
Meskipun beberapa karyanya pernah dilarang terbit, warisan sastra Pramoedya tetap bertahan sebagai bagian penting dari khazanah sastra Indonesia. Gaya bahasa, simbolisme, dan penguasaan struktur naratifnya menjadikannya teladan bagi penulis generasi berikutnya.

Gaya penceritaan Pramoedya yang menggabungkan fakta sejarah dan fiksi dapat disebut …

a)

Eksposisi faktual

b)

Realisme historis

c)

Fiksi ilmiah

d)

Drama epik

e)

Alegori modern

22.

Ajip Rosidi (1938–2020) adalah sastrawan, budayawan, dan penggiat bahasa Sunda yang berperan besar dalam perkembangan kesusastraan Indonesia. Lahir di Jatiwangi, Majalengka, ia mulai menulis sejak remaja dan pada usia 19 tahun telah menerbitkan kumpulan cerpen pertamanya. Selain menulis puisi, cerpen, dan novel, Ajip juga aktif menulis esai tentang kebudayaan. Ia mendirikan Penerbit Pustaka Jaya, yang menerbitkan banyak karya penting sastra Indonesia.

Ajip dikenal sebagai tokoh yang konsisten memperjuangkan bahasa daerah, khususnya bahasa Sunda, agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Ia mendirikan Museum Bahasa dan Sastra Sunda di Bandung sebagai pusat dokumentasi dan penelitian. Kiprahnya di dunia internasional dibuktikan melalui berbagai undangan sebagai dosen tamu di universitas luar negeri. Pada 1981, ia menerima Hadiah Sastra Rancage yang kemudian ia kelola untuk mendorong penulisan dalam bahasa daerah.

Karya-karya Ajip Rosidi mencerminkan kepedulian terhadap nilai budaya dan kemanusiaan, menjadikannya sosok panutan di bidang sastra dan pelestarian bahasa.

 Dari bacaan, simpulan paling tepat tentang kontribusi Ajip Rosidi adalah …

a)

Memperbanyak penerbitan novel fiksi ilmiah di Indonesia

b)

Menjadikan bahasa Sunda populer di luar negeri

c)

Menggabungkan profesi sastrawan dan pelestari bahasa daerah

d)

Mengembangkan metode pemb
elajaran bahasa Sunda di sekolah

e)

Mengajarkan bahasa Sunda sebagai mata kuliah wajib nasional

23.

Ajip Rosidi (1938–2020) adalah sastrawan, budayawan, dan penggiat bahasa Sunda yang berperan besar dalam perkembangan kesusastraan Indonesia. Lahir di Jatiwangi, Majalengka, ia mulai menulis sejak remaja dan pada usia 19 tahun telah menerbitkan kumpulan cerpen pertamanya. Selain menulis puisi, cerpen, dan novel, Ajip juga aktif menulis esai tentang kebudayaan. Ia mendirikan Penerbit Pustaka Jaya, yang menerbitkan banyak karya penting sastra Indonesia.

Ajip dikenal sebagai tokoh yang konsisten memperjuangkan bahasa daerah, khususnya bahasa Sunda, agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Ia mendirikan Museum Bahasa dan Sastra Sunda di Bandung sebagai pusat dokumentasi dan penelitian. Kiprahnya di dunia internasional dibuktikan melalui berbagai undangan sebagai dosen tamu di universitas luar negeri. Pada 1981, ia menerima Hadiah Sastra Rancage yang kemudian ia kelola untuk mendorong penulisan dalam bahasa daerah.

Karya-karya Ajip Rosidi mencerminkan kepedulian terhadap nilai budaya dan kemanusiaan, menjadikannya sosok panutan di bidang sastra dan pelestarian bahasa.

 Jika Ajip Rosidi tidak mendirikan Pustaka Jaya, dampak yang mungkin terjadi adalah …

a)

Penulis Sunda tidak mendapat kesempatan publikasi

b)

Karya sastra Indonesia berkurang jalur penerbitannya

c)

Museum Bahasa Sunda tidak pernah berdiri

d)

Hadiah Rancage tidak diberikan

e)

Bahasa Sunda punah lebih cepat

24.

Ajip Rosidi (1938–2020) adalah sastrawan, budayawan, dan penggiat bahasa Sunda yang berperan besar dalam perkembangan kesusastraan Indonesia. Lahir di Jatiwangi, Majalengka, ia mulai menulis sejak remaja dan pada usia 19 tahun telah menerbitkan kumpulan cerpen pertamanya. Selain menulis puisi, cerpen, dan novel, Ajip juga aktif menulis esai tentang kebudayaan. Ia mendirikan Penerbit Pustaka Jaya, yang menerbitkan banyak karya penting sastra Indonesia.

Ajip dikenal sebagai tokoh yang konsisten memperjuangkan bahasa daerah, khususnya bahasa Sunda, agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Ia mendirikan Museum Bahasa dan Sastra Sunda di Bandung sebagai pusat dokumentasi dan penelitian. Kiprahnya di dunia internasional dibuktikan melalui berbagai undangan sebagai dosen tamu di universitas luar negeri. Pada 1981, ia menerima Hadiah Sastra Rancage yang kemudian ia kelola untuk mendorong penulisan dalam bahasa daerah.

Karya-karya Ajip Rosidi mencerminkan kepedulian terhadap nilai budaya dan kemanusiaan, menjadikannya sosok panutan di bidang sastra dan pelestarian bahasa.

Fakta dalam bacaan yang menunjukkan kiprah internasional Ajip adalah …

a)

Mendirikan Museum Bahasa Sunda

b)

Menerima Hadiah Sastra Rancage

c)

Dosen tamu di universitas luar negeri

d)

Menulis kumpulan cerpen pada usia 19

e)

Mengelola Pustaka Jaya

25.

Ajip Rosidi (1938–2020) adalah sastrawan, budayawan, dan penggiat bahasa Sunda yang berperan besar dalam perkembangan kesusastraan Indonesia. Lahir di Jatiwangi, Majalengka, ia mulai menulis sejak remaja dan pada usia 19 tahun telah menerbitkan kumpulan cerpen pertamanya. Selain menulis puisi, cerpen, dan novel, Ajip juga aktif menulis esai tentang kebudayaan. Ia mendirikan Penerbit Pustaka Jaya, yang menerbitkan banyak karya penting sastra Indonesia.

Ajip dikenal sebagai tokoh yang konsisten memperjuangkan bahasa daerah, khususnya bahasa Sunda, agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Ia mendirikan Museum Bahasa dan Sastra Sunda di Bandung sebagai pusat dokumentasi dan penelitian. Kiprahnya di dunia internasional dibuktikan melalui berbagai undangan sebagai dosen tamu di universitas luar negeri. Pada 1981, ia menerima Hadiah Sastra Rancage yang kemudian ia kelola untuk mendorong penulisan dalam bahasa daerah.

Karya-karya Ajip Rosidi mencerminkan kepedulian terhadap nilai budaya dan kemanusiaan, menjadikannya sosok panutan di bidang sastra dan pelestarian bahasa.

Pernyataan manakah yang tidak sesuai dengan isi bacaan?

a)

Ajip Rosidi lahir di Jatiwangi, Majalengka

b)

Museum Bahasa dan Sastra Sunda berada di Bandung

c)

Ajip Rosidi fokus menulis karya ilmiah murni

d)

Hadiah Rancage diberikan untuk penulisan bahasa daerah

e)

. Ajip menulis esai kebudayaan

26.

Ajip Rosidi (1938–2020) adalah sastrawan, budayawan, dan penggiat bahasa Sunda yang berperan besar dalam perkembangan kesusastraan Indonesia. Lahir di Jatiwangi, Majalengka, ia mulai menulis sejak remaja dan pada usia 19 tahun telah menerbitkan kumpulan cerpen pertamanya. Selain menulis puisi, cerpen, dan novel, Ajip juga aktif menulis esai tentang kebudayaan. Ia mendirikan Penerbit Pustaka Jaya, yang menerbitkan banyak karya penting sastra Indonesia.

Ajip dikenal sebagai tokoh yang konsisten memperjuangkan bahasa daerah, khususnya bahasa Sunda, agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Ia mendirikan Museum Bahasa dan Sastra Sunda di Bandung sebagai pusat dokumentasi dan penelitian. Kiprahnya di dunia internasional dibuktikan melalui berbagai undangan sebagai dosen tamu di universitas luar negeri. Pada 1981, ia menerima Hadiah Sastra Rancage yang kemudian ia kelola untuk mendorong penulisan dalam bahasa daerah.

Karya-karya Ajip Rosidi mencerminkan kepedulian terhadap nilai budaya dan kemanusiaan, menjadikannya sosok panutan di bidang sastra dan pelestarian bahasa.

Mengapa Ajip Rosidi dianggap sebagai tokoh panutan di bidang sastra?

a)

Karena ia berhasil menjadikan bahasa Sunda bahasa resmi

b)

Karena ia aktif menulis dan melestarikan budaya

c)

Karena ia menciptakan metode baru menulis puisi

d)

Karena ia memenangkan semua penghargaan sastra dunia

e)

Karena ia menulis lebih dari seratus novel

27.

Ajip Rosidi (1938–2020) adalah sastrawan, budayawan, dan penggiat bahasa Sunda yang berperan besar dalam perkembangan kesusastraan Indonesia. Lahir di Jatiwangi, Majalengka, ia mulai menulis sejak remaja dan pada usia 19 tahun telah menerbitkan kumpulan cerpen pertamanya. Selain menulis puisi, cerpen, dan novel, Ajip juga aktif menulis esai tentang kebudayaan. Ia mendirikan Penerbit Pustaka Jaya, yang menerbitkan banyak karya penting sastra Indonesia.

Ajip dikenal sebagai tokoh yang konsisten memperjuangkan bahasa daerah, khususnya bahasa Sunda, agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Ia mendirikan Museum Bahasa dan Sastra Sunda di Bandung sebagai pusat dokumentasi dan penelitian. Kiprahnya di dunia internasional dibuktikan melalui berbagai undangan sebagai dosen tamu di universitas luar negeri. Pada 1981, ia menerima Hadiah Sastra Rancage yang kemudian ia kelola untuk mendorong penulisan dalam bahasa daerah.

Karya-karya Ajip Rosidi mencerminkan kepedulian terhadap nilai budaya dan kemanusiaan, menjadikannya sosok panutan di bidang sastra dan pelestarian bahasa.

Informasi implisit dari bacaan adalah …

a)

Ajip Rosidi hanya fokus pada karya fiksi

b)

Ajip peduli pada keberlangsungan bahasa daerah

c)

Museum Bahasa Sunda hanya menampilkan benda kuno

d)

Hadiah Rancage adalah penghargaan internasional

e)

Pustaka Jaya hanya menerbitkan buku bahasa Sunda

28.

Kalimat yang menggunakan tanda petik ganda (“…”) dengan tepat terdapat pada …

a)

Aku membaca buku berjudul “Bumi Manusia” karya Pramoedya.

b)

Rani berkata, "Aku sedang menulis artikel tentang budaya membaca di kalangan remaja."

c)

Deni berujar, ‘Kalau begitu, sebaiknya artikelmu memberi solusi.’

d)

“Kalau begitu, sebaiknya artikelmu memberi solusi,” kata Deni.

e)

Rani menulis di catatan, ‘Tips Membaca Menyenangkan’.

29.

Fungsi tanda petik ganda (“…”) dalam kalimat “Aku sedang menulis artikel tentang budaya membaca di kalangan remaja.” adalah …

a)

Mengapit judul buku

b)

Mengapit kutipan langsung

c)

Mengapit istilah asing

d)

Mengapit kata yang ingin diberi makna khusus

e)

Mengapit petikan dalam petikan

30.

Pada bacaan, tanda petik tunggal (‘…’) digunakan untuk …

a)

Mengapit judul buku

b)

Mengapit petikan dalam petikan

c)

Mengapit dialog

d)

Mengapit istilah asing

e)

Mengapit kalimat langsung dari narasumber

31.

Manakah yang tidak tepat dalam penggunaan tanda petik tunggal (‘…’)?

a)

“Menurut penelitian ‘Minat Baca Pelajar Indonesia’, rata-rata siswa hanya membaca buku pelajaran.”

b)

“Judul bagian ini: ‘Tips
Membaca Menyenangkan’.”

c)

‘Kalau begitu, sebaiknya artikelmu memberi solusi,’ kata Deni.

d)

“Rani menyebut bab ini sebagai ‘Langkah Memulai Membaca’.”

e)

“Tema kali ini adalah ‘Membaca untuk Hidup Lebih Baik’,” ujar guru.

32.

Perbaikan tanda petik pada kalimat Rani menulis di catatan, ‘Tips Membaca Menyenangkan’. yang sesuai kaidah adalah …

a)

Rani menulis di catatan, “Tips Membaca Menyenangkan”.

b)

Rani menulis di catatan “Tips Membaca Menyenangkan”.

c)

Rani menulis di catatan: “Tips Membaca Menyenangkan”.

d)

Rani menulis di catatan: ‘Tips Membaca Menyenangkan’.

e)

Rani menulis di catatan, ‘Tips Membaca Menyenangkan’.

33.

1.     Perbaikan tanda petik pada kalimat “Menurut penelitian ‘Minat Baca Pelajar Indonesia’, rata-rata siswa hanya membaca buku pelajaran.” adalah …

a)

“Menurut penelitian, ‘Minat Baca Pelajar Indonesia’, rata-rata siswa hanya membaca buku pelajaran.”

b)

“Menurut penelitian ‘Minat Baca Pelajar Indonesia’, rata-rata siswa hanya membaca buku pelajaran.”

c)

“Menurut penelitian ‘Minat Baca Pelajar Indonesia’ rata-rata siswa hanya membaca buku pelajaran.”

d)

“Menurut penelitian, ‘Minat Baca Pelajar Indonesia’ rata-rata siswa hanya membaca buku pelajaran.”

e)

“Menurut penelitian: ‘Minat Baca Pelajar Indonesia’, rata-rata siswa hanya membaca buku pelajaran.”

34.

Kalimat berikut yang menggunakan tanda petik sesuai kaidah adalah …

a)

“Aku membaca buku ‘Laskar Pelangi’ karya Andrea Hirata”.

b)

“Tema kali ini adalah ‘Membaca untuk Hidup Lebih Baik’,” kata guru itu.

c)

“Judulnya: ‘Membaca Asyik di Era Digital.’”

d)

“Judul artikel saya ‘Manfaat Membaca’ sangat relevan,” ujar Rani.

e)

“Mari membaca buku ‘Bumi’ karya Tere Liye”.

35.

Pagi itu, lembah Sukamendung diselimuti kabut tipis yang berkilau diterpa cahaya mentari. Di tengah sawah yang mulai menguning, Saka berdiri termenung. Ia menghirup udara segar sambil memandang perbukitan yang membentang seperti dinding raksasa. Burung-burung pipit terbang rendah, mencari bulir padi yang mulai merekah.

Saka teringat ayahnya yang dulu selalu mengajaknya ke sawah setiap musim panen. Ayahnya akan bercerita tentang kerja keras para petani dan doa yang menyertai setiap benih yang ditanam. Kini, ayah telah tiada, dan Saka sendirian memikul tanggung jawab itu.

Dengan langkah mantap, ia mulai memeriksa tangkai padi satu per satu. Di balik kabut yang perlahan menipis, Saka merasa seolah ayahnya hadir, menatapnya dengan senyum penuh bangga.

Kalimat mana yang paling tepat digunakan untuk membuka paragraf narasi berdasarkan bacaan di atas?

a)

Lembah Sukamendung terkenal dengan kabut tebalnya.

b)

Saka adalah anak seorang petani padi.

c)

Pagi itu, kabut tipis menyelimuti lembah Sukamendung.

d)

Petani di Sukamendung rajin bekerja setiap hari.

e)

Perbukitan Sukamendung terlihat indah.

36.

Pagi itu, lembah Sukamendung diselimuti kabut tipis yang berkilau diterpa cahaya mentari. Di tengah sawah yang mulai menguning, Saka berdiri termenung. Ia menghirup udara segar sambil memandang perbukitan yang membentang seperti dinding raksasa. Burung-burung pipit terbang rendah, mencari bulir padi yang mulai merekah.

Saka teringat ayahnya yang dulu selalu mengajaknya ke sawah setiap musim panen. Ayahnya akan bercerita tentang kerja keras para petani dan doa yang menyertai setiap benih yang ditanam. Kini, ayah telah tiada, dan Saka sendirian memikul tanggung jawab itu.

Dengan langkah mantap, ia mulai memeriksa tangkai padi satu per satu. Di balik kabut yang perlahan menipis, Saka merasa seolah ayahnya hadir, menatapnya dengan senyum penuh bangga.

Jika bacaan tersebut diubah menjadi teks deskripsi murni, unsur narasi yang perlu dihilangkan adalah...

a)

Penjelasan suasana pagi hari

b)

Latar tempat di sawah

c)

Perasaan Saka terhadap ayahnya

d)

Gambaran burung pipit yang terbang

e)

Bentuk perbukitan

37.

Pagi itu, lembah Sukamendung diselimuti kabut tipis yang berkilau diterpa cahaya mentari. Di tengah sawah yang mulai menguning, Saka berdiri termenung. Ia menghirup udara segar sambil memandang perbukitan yang membentang seperti dinding raksasa. Burung-burung pipit terbang rendah, mencari bulir padi yang mulai merekah.

Saka teringat ayahnya yang dulu selalu mengajaknya ke sawah setiap musim panen. Ayahnya akan bercerita tentang kerja keras para petani dan doa yang menyertai setiap benih yang ditanam. Kini, ayah telah tiada, dan Saka sendirian memikul tanggung jawab itu.

Dengan langkah mantap, ia mulai memeriksa tangkai padi satu per satu. Di balik kabut yang perlahan menipis, Saka merasa seolah ayahnya hadir, menatapnya dengan senyum penuh bangga.

Kalimat penutup yang tepat untuk melengkapi narasi tersebut adalah...

a)

Kabut pagi membuat sawah tampak mempesona.

b)

Ia berjanji akan menjaga sawah itu dengan sebaik-baiknya.

c)

Sawah Sukamendung terkenal subur.

d)

Burung pipit hinggap di tangkai padi.

e)

Perbukitan menjadi latar yang indah.

38.

Pagi itu, lembah Sukamendung diselimuti kabut tipis yang berkilau diterpa cahaya mentari. Di tengah sawah yang mulai menguning, Saka berdiri termenung. Ia menghirup udara segar sambil memandang perbukitan yang membentang seperti dinding raksasa. Burung-burung pipit terbang rendah, mencari bulir padi yang mulai merekah.

Saka teringat ayahnya yang dulu selalu mengajaknya ke sawah setiap musim panen. Ayahnya akan bercerita tentang kerja keras para petani dan doa yang menyertai setiap benih yang ditanam. Kini, ayah telah tiada, dan Saka sendirian memikul tanggung jawab itu.

Dengan langkah mantap, ia mulai memeriksa tangkai padi satu per satu. Di balik kabut yang perlahan menipis, Saka merasa seolah ayahnya hadir, menatapnya dengan senyum penuh bangga.

Kalimat deskriptif yang menunjukkan suasana hati Saka adalah...

a)

Ia menghirup udara segar sambil memandang perbukitan.

b)

Saka berdiri termenung di tengah sawah.

c)

Ia memeriksa tangkai padi satu per satu.

d)

Ayahnya bercerita tentang kerja keras petani.

e)

Burung pipit mencari bulir padi yang merekah.

39.

Pagi itu, lembah Sukamendung diselimuti kabut tipis yang berkilau diterpa cahaya mentari. Di tengah sawah yang mulai menguning, Saka berdiri termenung. Ia menghirup udara segar sambil memandang perbukitan yang membentang seperti dinding raksasa. Burung-burung pipit terbang rendah, mencari bulir padi yang mulai merekah.

Saka teringat ayahnya yang dulu selalu mengajaknya ke sawah setiap musim panen. Ayahnya akan bercerita tentang kerja keras para petani dan doa yang menyertai setiap benih yang ditanam. Kini, ayah telah tiada, dan Saka sendirian memikul tanggung jawab itu.

Dengan langkah mantap, ia mulai memeriksa tangkai padi satu per satu. Di balik kabut yang perlahan menipis, Saka merasa seolah ayahnya hadir, menatapnya dengan senyum penuh bangga.

Jika bacaan tersebut dikembangkan menjadi narasi panjang, konflik utama yang mungkin muncul adalah...

a)

Serangan hama yang merusak padi

b)

Hubungan Saka dengan para petani

c)

Kehilangan ayah dan tanggung jawab mengurus sawah

d)

Perubahan cuaca yang ekstrem

e)

Persaingan antarpetani

40.

Pagi itu, lembah Sukamendung diselimuti kabut tipis yang berkilau diterpa cahaya mentari. Di tengah sawah yang mulai menguning, Saka berdiri termenung. Ia menghirup udara segar sambil memandang perbukitan yang membentang seperti dinding raksasa. Burung-burung pipit terbang rendah, mencari bulir padi yang mulai merekah.

Saka teringat ayahnya yang dulu selalu mengajaknya ke sawah setiap musim panen. Ayahnya akan bercerita tentang kerja keras para petani dan doa yang menyertai setiap benih yang ditanam. Kini, ayah telah tiada, dan Saka sendirian memikul tanggung jawab itu.

Dengan langkah mantap, ia mulai memeriksa tangkai padi satu per satu. Di balik kabut yang perlahan menipis, Saka merasa seolah ayahnya hadir, menatapnya dengan senyum penuh bangga.

Jika diminta menulis deskripsi suasana pagi seperti bacaan, unsur yang harus dipertahankan adalah...

a)

Dialog tokoh

b)

Latar waktu dan suasana alam

c)

Alur peristiwa

d)

Konflik tokoh

e)

Tokoh utama