wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Perkembangan Jaringan & Internet di Indonesia

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Tahun berapa penyedia layanan internet komersial pertama (ISP) muncul di Indonesia?

a)

1994

b)

2010

c)

1990

d)

2000

2.

Teknologi manakah yang terutama digunakan untuk internet rumah berkecepatan tinggi di Indonesia?

a)

Dial-up

b)

Satelit

c)

Fiber Optik

d)

DSL

3.

Apa fokus utama teknologi 2G dalam jaringan seluler?

a)

Transmisi data

b)

Streaming video

c)

Panggilan suara dan SMS

d)

Penjelajahan internet

4.

Manakah di antara berikut ini yang merupakan karakteristik dari topologi Mesh?

a)

Titik kegagalan tunggal

b)

Koneksi langsung antara semua perangkat

c)

Menggunakan hub pusat

d)

Sederhana untuk diatur

5.

Apa salah satu peran utama Kecerdasan Buatan (AI) dalam manajemen jaringan?

a)

Memberikan layanan pelanggan

b)

Membuat situs web

c)

Membagi beban server atau bandwidth secara dinamis

d)

Merancang perangkat keras

6.

Berapa persentase pengguna internet di Indonesia menurut APJII pada tahun 2024?

a)

50%

b)

65%

c)

79%

d)

90%

7.

Manakah dari berikut ini yang merupakan tantangan yang disebutkan terkait era digital di Indonesia?

a)

Kesenjangan digital antara wilayah perkotaan dan pedesaan

b)

Kemudahan akses terhadap edukasi

c)

Meningkatnya kecepatan internet

d)

Perkembangan e-commerce

8.

Apa tujuan dari proyek Palapa Ring?

a)

Untuk meningkatkan komunikasi satelit

b)

Untuk memperbaiki cakupan jaringan seluler

c)

Untuk menghubungkan daerah terpencil dengan fiber optik

d)

Untuk menyediakan internet gratis untuk semua

9.

Topologi mana yang dikenal karena keandalannya jika dirancang dengan baik?

a)

Mesh

b)

Bintang

c)

Cincin

d)

Bus

10.

Apa peran Kecerdasan Buatan (AI) dalam menjaga kemanan siber?

a)

Menggantikan seluruh sistem keamanan tanpa memerlukan pengawasan manusia

b)

Membuat ancaman siber baru agar sistem lebih tangguh

c)

Mendeteksi ancaman siber secara cepat melalui analisis pola dan data

d)

Menghapus kebutuhan enkripsi dalam perlindungan data