Font size
WorksheetsLatihan Sumatif Kelas 10
Total questions: 110
Worksheet time: 55mins
Dharmaśastra adalah kitab yang menguraikan tentang ...
Tapa dan samadhi
Yajña dan kurban
Hukum dan dharma dalam kehidupan
Dana dan punia
Yoga dan samadhi
Tujuan utama Dharmaśastra adalah ...
Menambah kekayaan
Memberikan keadilan dan kemanfaatan
Membuat perbedaan kasta
Menentukan jenis yadnya
Menjadi kitab ramalan
Fungsi hukum dalam masyarakat menurut Dharmaśastra adalah ...
Membuat pertentangan
Memberikan ketidakpastian
Menjaga ketertiban masyarakat
Menjadi hiburan rakyat
Mengurangi pengetahuan
Zaman Krtayuga ditandai dengan corak kehidupan berupa ...
Dana
Jñana
Yajña
Tapa (pengendalian diri, yoga, samadhi)
Aguron-guron
Dharmaśastra yang berlaku pada zaman Krtayuga adalah ...
Gautama
Sankha-likhita
Parasara
Manu
Yajurveda
Nilai utama yang harus diterapkan pada zaman Krtayuga adalah ...
Pengetahuan
Yajña
Dana punia
Pengendalian diri dan kesetiaan pada dharma
Kekuasaan
Zaman Tretayuga ditandai oleh corak kehidupan berupa ...
Dana
Jñana (pengetahuan)
Yajña
Tapa
Perdagangan
Dharmaśastra yang berlaku pada zaman Tretayuga adalah ...
Gautama
Manu
Parasara
Vyasa
Sankha-likhita
Contoh nilai kebajikan pada masa Tretayuga adalah ...
Bekerja tanpa pamrih
Belajar dengan tulus dan disiplin pada guru
Memberi dana punia
Melaksanakan tapa brata
Membagi makanan secara merata
Aguron-guron adalah ajaran yang menekankan pada ...
Hubungan guru dan murid
Hubungan orang kaya dan miskin
Hubungan dewa dan manusia
Hubungan raja dan rakyat
Hubungan antar tetangga
Guru rupaka yang dimaksud dalam aguron-guron adalah ...
Pemerintah
Orang tua
Guru sekolah
Tuhan
Dewa
Guru wisesa yang dimaksud dalam aguron-guron adalah ...
Pemerintah
Orang tua
Guru sekolah
Dewa
Sahabat
Guru swadyaya adalah guru yang berupa ...
Pemerintah
Hyang Widhi Wasa/Tuhan
Orang tua
Guru sekolah
Leluhur
Zaman Dwaparayuga ditandai dengan corak kehidupan berupa ...
Dana
Yajña (kurban)
Jñana
Tapa
Samadhi
Dharmaśastra yang berlaku pada zaman Dwaparayuga adalah ...
Gautama
Manu
Parasara
Sankha-likhita
Bharata
Nilai utama yang diterapkan pada zaman Dwaparayuga adalah ...
Pengendalian diri
Pengorbanan tulus melalui yajña
Sedekah harta
Meningkatkan kekuasaan
Belajar pada guru
Persembahan yajña dalam Dwaparayuga dilakukan dengan dasar ...
Kekuasaan
Keserakahan
Ketulusan dan ikhlas
Persaingan
Kewajiban sosial
Zaman Kaliyuga ditandai oleh corak kehidupan berupa ...
Jñana
Yajña
Tapa
Dana (sedekah)
Aguron-guron
Dharmaśastra yang berlaku pada zaman Kaliyuga adalah ...
Manu
Gautama
Parasara
Sankha-likhita
Vyasa
Sedekah dalam Kaliyuga disebut juga dengan istilah ...
Aguron-guron
Dana punia
Samadhi
Tapasya
Moksa
Salah satu bentuk dana punia adalah ...
Membuat keributan
Membagi warisan
Melakukan pitra yajña
Membaca sastra
Menari di pura
Salah satu bentuk dana punia adalah ...
Membuat keributan
Membagi warisan
Melakukan pitra yajña
Membaca sastra
Menari di pura
Dana punia kepada leluhur disebut ...
Dewa yajña
Rsi yajña
Pitra yajña
Manusa yajña
Bhuta yajña
Dana punia kepada sesama manusia disebut ...
Dewa yajña
Rsi yajña
Pitra yajña
Manusa yajña
Bhuta yajña
Dana punia kepada alam semesta disebut ...
Dewa yajña
Rsi yajña
Pitra yajña
Manusa yajña
Bhuta yajña
Tujuan dari berbagi kepada sesama pada zaman Kaliyuga adalah ...
Mendapat penghormatan
Menambah kekayaan
Mewujudkan gotong royong dan moderasi beragama
Menguasai masyarakat
Mendapat popularitas
Pada zaman Krtayuga manusia mencapai kebahagiaan melalui ...
Sedekah
Pengendalian diri (tapa, yoga, samadhi)
Membagi harta
Melaksanakan yajña besar
Belajar ilmu pengetahuan
Pada zaman Tretayuga manusia mencapai kebahagiaan melalui ...
Pengetahuan (jñana)
Sedekah
Dana punia
Yajña besar
Tapa brata
Pada zaman Dwaparayuga manusia mencapai kebahagiaan melalui ...
Dana punia
Tapa brata
Yajña dan pengorbanan tulus
Belajar dengan guru
Membaca sastra
Pada zaman Kaliyuga manusia mencapai kebahagiaan melalui ...
Pengendalian diri
Dana punia/sedekah
Tapa brata
Yajña
Jñana
Kesamaan tujuan dari nilai-nilai Dharmaśastra pada setiap yuga adalah ...
Kekuasaan duniawi
Kebahagiaan dan pembebasan diri
Kekayaan materi
Perbedaan kasta
Perang antar bangsa
Pada Satya Yuga, Dharmaśāstra yang berlaku adalah Manu Dharmaśāstra. Nilai utama yang ditekankan adalah ...
Pengetahuan mendalam
Yajña yang khidmat
Pengendalian diri
Sedekah tulus
Ketekunan belajar
Mengapa pengendalian diri penting pada Satya Yuga menurut Manu Dharmaśāstra?
Agar manusia mampu menguasai nafsu
Agar manusia pandai dalam belajar
Agar manusia tekun melaksanakan yajña
Agar manusia dermawan dalam sedekah
Agar manusia rajin dalam bekerja
Nilai utama pada Treta Yuga adalah pengetahuan tentang sang diri. Hal ini terdapat dalam Dharmaśāstra ...
Manu
Apastamba
Gautama
Parāśara
Yajurveda
Pengetahuan tentang sang diri pada Treta Yuga berfungsi untuk ...
Menemukan kebahagiaan sejati
Melaksanakan yajña dengan tepat
Mengendalikan nafsu material
Memberikan sedekah kepada sesama
Memperkuat keimanan pada guru
Pada Dwapara Yuga, ajaran yang diprioritaskan adalah yajña. Mengapa yajña penting pada zaman ini?
Sebagai sarana menjaga keseimbangan spiritual
Sebagai latihan pengendalian diri
Sebagai wujud rasa syukur pada guru
Sebagai jalan mencapai pengetahuan
Sebagai media mengendalikan makanan
Dharmaśāstra yang berlaku pada Dwapara Yuga adalah ...
Manu Dharmaśāstra
Gautama Dharmaśāstra
Apastamba Dharmaśāstra
Parāśara Dharmaśāstra
Baudhayana Dharmaśāstra
Pelaksanaan yajña di Dwapara Yuga dipandang penting karena ...
Menghubungkan manusia dengan Hyang Widhi
Membantu pengendalian indra
Menumbuhkan kepedulian sosial
Membimbing menuju pengetahuan
Menumbuhkan disiplin dalam bekerja
Pada Kali Yuga, Dharmaśāstra yang paling relevan adalah ...
Manu
Gautama
Apastamba
Parāśara
Narada
Nilai utama yang diprioritaskan dalam Parāśara Dharmaśāstra pada Kali Yuga adalah ...
Pengendalian diri
Pengetahuan
Yajña
Sedekah (dāna)
Kesucian makanan
Mengapa sedekah (dāna) dianggap sebagai jalan utama pada Kali Yuga?
Karena sedekah menebus dosa dan menguatkan kebajikan
Karena sedekah membuat manusia pandai
Karena sedekah melatih pengendalian diri
Karena sedekah menjadi sumber pengetahuan
Karena sedekah menggantikan yajña
Hubungan antara Manu Dharmaśāstra dan Satya Yuga adalah ...
Manu Dharmaśāstra menekankan pengendalian diri
Manu Dharmaśāstra menekankan pengetahuan
Manu Dharmaśāstra menekankan yajña
Manu Dharmaśāstra menekankan sedekah
Manu Dharmaśāstra menekankan kesucian makanan
Gautama Dharmaśāstra pada Treta Yuga berfokus pada ...
Yajña besar
Pengetahuan tentang sang diri
Sedekah pada sesama
Pengendalian makanan
Keberanian dalam perang
Apastamba Dharmaśāstra dihubungkan dengan Dwapara Yuga karena ...
Memberikan ajaran yajña sebagai pusat kehidupan
Mengajarkan sedekah sebagai utama
Mengajarkan pengendalian makanan
Mengajarkan ilmu pengetahuan tentang alam
Mengajarkan pengetahuan tentang guru
Parāśara Dharmaśāstra cocok untuk Kali Yuga karena ...
Zaman Kali penuh tantangan spiritual sehingga sedekah lebih mudah dipraktikkan
Zaman Kali menekankan pengetahuan tinggi
Zaman Kali mengutamakan yajña besar
Zaman Kali identik dengan pengendalian nafsu
Zaman Kali menuntut penguasaan teknologi
Jika pada Satya Yuga manusia fokus pada pengendalian diri, maka pada Treta Yuga manusia lebih fokus pada ...
Sedekah
Pengetahuan
Yajña
Pengendalian makanan
Keberanian
Jika pada Dwapara Yuga manusia menjaga keseimbangan dengan yajña, maka pada Kali Yuga manusia diarahkan pada ...
Pengetahuan mendalam
Sedekah
Pengendalian diri
Kesucian makanan
Disiplin belajar
Hubungan antar-yuga menunjukkan adanya perubahan fokus. Urutan yang benar adalah ...
Pengendalian diri → Pengetahuan → Yajña → Sedekah
Pengetahuan → Yajña → Sedekah → Pengendalian diri
Sedekah → Yajña → Pengetahuan → Pengendalian diri
Yajña → Pengendalian diri → Sedekah → Pengetahuan
Pengetahuan → Sedekah → Yajña → Dharma
Mengapa terjadi perbedaan fokus dharma pada setiap Yuga?
Karena kondisi moral manusia berbeda di setiap zaman
Karena dewa-dewa memberi hukum berbeda
Karena yajña selalu berubah bentuk
Karena manusia berubah warna kulit
Karena kitab suci berubah isinya
Bagaimana cara menerapkan ajaran Parāśara Dharmaśāstra pada masa kini?
Dengan rajin berbagi dan bersedekah
Dengan melakukan yajña besar
Dengan menghafalkan seluruh sloka
Dengan meninggalkan kehidupan sosial
Dengan hanya berfokus pada materi
Jika seorang siswa SMA melatih disiplin dan tidak mudah terpengaruh godaan, ia sedang menerapkan ajaran dari ...
Parāśara Dharmaśāstra (Kali Yuga)
Apastamba Dharmaśāstra (Dwapara Yuga)
Gautama Dharmaśāstra (Treta Yuga)
Manu Dharmaśāstra (Satya Yuga)
Baudhayana Dharmaśāstra (Dwapara Yuga)
Salah satu ajaran penting dalam Parāśara Dharmaśastra yang relevan di Kaliyuga adalah danam. Yang dimaksud dengan danam adalah...
Melatih pikiran agar selalu tenang
Memberikan amal atau sedekah secara tulus
Mengendalikan indera dengan penuh disiplin
Menjaga hubungan dengan guru secara suci
Menyucikan diri melalui tapa brata
Pada zaman Kali, Parāśara Dharmaśāstra menekankan bahwa manusia yang berdosa itu adalah...
Karena pengaruh lingkungan semata
Karena nasib buruk yang sudah ditentukan
Dirinya sendiri melalui perbuatannya
Karena kesalahan leluhur yang diwariskan
Karena campur tangan kekuatan luar
Mengapa danam (amal sedekah) dianggap penting dalam Kaliyuga?
Karena dapat memperkuat persaudaraan dan mengurangi keserakahan
Karena membuat seseorang lebih kaya secara material
Karena menjadi kewajiban untuk mendapatkan penghargaan
Karena dapat menunjukkan status sosial di masyarakat
Karena hanya berlaku untuk golongan tertentu
Parāśara Dharmaśāstra menekankan bahwa sumber hukum khusus berlaku di Kaliyuga. Hal ini bertujuan agar...
Manusia mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman
Semua orang bebas melakukan apapun yang diinginkan
Kehidupan rohani boleh diabaikan demi materi
Setiap aturan hanya berlaku bagi kaum brahmana saja
Masyarakat tidak perlu lagi mengikuti Weda
Pada zaman Kali, seseorang dapat merendahkan derajatnya sendiri melalui...
Perbuatan buruk yang ia lakukan
Kekayaan yang berlimpah
Ilmu pengetahuan yang dimiliki
Hubungan baik dengan gurunya
Kehidupan yang sederhana dan tulus
Salah satu pesan Parāśara Dharmaśāstra adalah bahwa makanan merupakan sumber energi utama di Kaliyuga. Hal ini menekankan pentingnya...
Menjaga pola makan yang sehat dan suci
Mengumpulkan makanan sebanyak mungkin
Makan tanpa aturan untuk kepuasan diri
Menikmati makanan sebagai tujuan utama hidup
Mengutamakan makanan hanya untuk keluarga sendiri
Zaman Kali disebut sebagai zaman pertengkaran karena...
Nafsu indrawi mendominasi kehidupan manusia
Manusia lebih banyak bermeditasi
Hubungan antar manusia penuh kedamaian
Semua orang setia pada ajaran Weda
Kehidupan hanya fokus pada kesederhanaan
Api nafsu yang dituruti terus-menerus dalam Kaliyuga diibaratkan seperti...
Api yang disiram air
Api yang semakin padam
Api yang disiram minyak tanah atau bensin
Api yang tidak berbahaya
Api yang membawa kesejukan
Implementasi ajaran Parāśara Dharmaśastra di Kaliyuga sangat penting karena...
Kehidupan manusia lebih berorientasi pada hal-hal material
Semua orang sudah hidup suci dan murni
Tidak ada lagi kebutuhan akan aturan
Perbuatan dosa dianggap tidak berbahaya
Manusia sudah terlepas dari penderitaan
Ajaran danam dalam Kaliyuga sejalan dengan prinsip hidup modern karena...
Menumbuhkan kepedulian sosial di tengah individualisme
Membuat seseorang lebih kaya secara materi
Menghapus kewajiban belajar dari guru
Membolehkan hidup tanpa disiplin
Mengajarkan cara menghindari tanggung jawab
Mengapa Parāśara Dharmaśastra disebut sebagai sumber hukum khusus di Kaliyuga?
Karena disesuaikan dengan kondisi spiritual manusia di zaman Kali
Karena hanya diturunkan untuk kaum tertentu saja
Karena tidak ada kitab lain yang berlaku
Karena sudah tidak ada guru yang membimbing
Karena hanya berfokus pada makanan semata
Pesan utama Parāśara Dharmaśastra tentang dosa di Kaliyuga adalah...
Dosa ditentukan oleh karma leluhur
Dosa muncul karena keadaan ekonomi
Dosa timbul dari perbuatan diri sendiri
Dosa dapat hilang tanpa usaha
Dosa hanya berlaku bagi golongan tertentu
Mengapa makanan dianggap penting dalam menjaga kesucian spiritual di Kaliyuga?
Karena makanan memengaruhi energi tubuh dan pikiran
Karena makanan hanya sekadar kebutuhan fisik
Karena makanan menentukan status sosial
Karena makanan hanya penting untuk kesehatan jasmani
Karena makanan hanya berfungsi sebagai budaya
Salah satu cara manusia dapat tetap menjaga kesucian di Kaliyuga adalah...
Menjalankan amal sedekah dengan tulus
Menuruti hawa nafsu agar merasa puas
Mengabaikan peran guru dalam kehidupan
Hanya fokus pada kemewahan dunia
Melakukan pertengkaran untuk membela diri
Sloka Parāśara Dharmaśastra menyebutkan bahwa kudus, terberkahi, dan terbebas dari dosa dapat dicapai melalui...
Kepatuhan pada aturan kebajikan dan keimanan
Kepuasan indrawi tanpa batas
Kemewahan materi semata
Hubungan yang penuh pertengkaran
Menghindari tanggung jawab sosial
Mengapa pada zaman Kali seseorang mudah jatuh dalam penderitaan?
Karena terlalu mengikuti nafsu indrawi
Karena selalu mendekat pada kebajikan
Karena disiplin dalam belajar
Karena setia kepada guru
Karena rajin dalam meditasi
Nilai utama yang ditekankan dalam ajaran Parāśara di Kaliyuga adalah...
Kesederhanaan, kepedulian, dan pengendalian diri
Kemewahan, kesenangan, dan kebebasan penuh
Pertengkaran, kekuasaan, dan kekayaan
Keinginan tanpa batas dan kepuasan diri
Kebebasan tanpa aturan dan tanggung jawab
Bagaimana cara menghindari penurunan derajat diri menurut ajaran Dharmaśastra di Kaliyuga?
Dengan menjaga perilaku sesuai dharma
Dengan mencari kesenangan dunia semata
Dengan mengabaikan aturan moral
Dengan melawan guru dan orang tua
Dengan memuaskan semua keinginan
Nilai utama Dharmaśastra pada Dwaparayuga adalah melaksanakan yajña. Tujuan utama yajña adalah ...
menciptakan keharmonisan dengan alam semesta
mendekatkan diri kepada Hyang Widhi Wasa
menjaga hubungan baik dengan sesama manusia
menumbuhkan sikap tulus dan ikhlas dalam kehidupan
mencapai kesejahteraan lahir dan batin
Panca yajña dalam Dharmaśastra Dwaparayuga mencakup beberapa bentuk pengorbanan suci. Manusa yajña bermakna ...
membantu mereka yang kurang mampu
melayani guru dengan sepenuh hati
mendukung kegiatan pemerintah
menjaga kesucian keluarga leluhur
mengabdi kepada Hyang Widhi Wasa
Pitra yajña dalam kehidupan sehari-hari dapat diterapkan melalui ...
menghormati leluhur dengan upacara
menjaga kelestarian lingkungan
membimbing generasi muda dengan pengetahuan
memberikan pelayanan kepada sesama manusia
berbagi rezeki kepada yang membutuhkan
Rsi yajña bermakna pengabdian kepada ...
Hyang Widhi Wasa
leluhur dan keluarga
guru dan orang suci
masyarakat luas
alam semesta
Bhuta yajña dalam ajaran Hindu lebih menekankan pada ...
melestarikan budaya leluhur
menjaga hubungan baik dengan guru
menghormati orang tua dan keluarga
menjaga keseimbangan alam semesta
membantu mereka yang miskin
Nilai utama dari yajña adalah lascarya, yang artinya ...
keikhlasan dan ketulusan dalam berkorban
keberanian untuk menegakkan kebenaran
ketekunan dalam menjalankan kewajiban
kesetiaan pada guru dan orang tua
kebersamaan dalam melaksanakan dharma
Hubungan yajña dengan konsep Tri Hita Karana tampak pada ...
Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan
Sraddha, Bhakti, dan Karma
Panca Yajña, Catur Guru, dan Dasa Yama
Manusa Dharma, Rsi Dharma, dan Bhuta Dharma
Dharma, Artha, Kama, dan Moksha
Pada Kaliyuga, nilai utama Dharmaśastra adalah danam . Danam bermakna ...
sedekah atau berbagi kepada yang membutuhkan
menjaga kesucian diri dengan disiplin
berbakti pada orang tua dan guru
mengendalikan hawa nafsu dan pikiran
mendekatkan diri kepada Tuhan melalui tapa
Menurut Parasara Dharmaśastra, sedekah yang diberikan pada keluarga miskin, khususnya Brahmana yang menguasai Veda, memberikan hasil berupa ...
umur panjang bagi pemberi
kebahagiaan dalam keluarga
keharmonisan dalam masyarakat
kelancaran dalam pekerjaan
keselamatan dalam kehidupan
Nilai moral dari ajaran danam adalah ...
menggunakan kekayaan untuk kepentingan dharma
mengembangkan rasa kasih sayang kepada alam
mendidik generasi muda dengan ilmu pengetahuan
meningkatkan kepatuhan kepada orang tua
mengutamakan kesetiaan kepada guru
Implementasi dewa yajña dalam kehidupan modern dapat berupa ...
sembahyang dan mempersembahkan sesajen
menolong sesama tanpa pamrih
membersihkan lingkungan sekitar
mendukung kegiatan sosial di sekolah
menghormati guru dan orang tua
Nilai manusa yajña yang paling sederhana dan mudah dilakukan oleh siswa SMA adalah ...
berbagi makanan dengan teman yang membutuhkan
memberikan sesajen di sanggah keluarga
menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah
mengikuti kegiatan keagamaan sekolah
mendengarkan wejangan guru dengan disiplin
Gotong royong dalam masyarakat merupakan salah satu bentuk ...
manusa yajña
pitra yajña
rsi yajña
dewa yajña
bhuta yajña
Nilai-nilai Dharmaśastra pada Kaliyuga menekankan pada ...
amal, sedekah, dan berbagi
tapa, brata, dan yoga
menghormati guru dan orang tua
kesucian diri melalui pengendalian nafsu
upacara yadnya untuk leluhur
Etika dalam memberikan sedekah menurut ajaran Dharmaśastra adalah ...
tulus, ikhlas, dan tanpa pamrih
berani, jujur, dan penuh semangat
disiplin, tertib, dan bertanggung jawab
setia, sabar, dan menghargai waktu
tekun, rajin, dan pantang menyerah
Memberikan sedekah kepada tamu (atithi) yang datang merupakan wujud dari ...
danam pada Kaliyuga
pitra yajña dalam keluarga
bhuta yajña dalam lingkungan
rsi yajña kepada guru
dewa yajña kepada Tuhan
Salah satu perbedaan nilai Dharmaśastra antara Dwaparayuga dan Kaliyuga adalah ...
Dwaparayuga menekankan yajña, Kaliyuga menekankan danam
Dwaparayuga menekankan tapa, Kaliyuga menekankan karma
Dwaparayuga menekankan bhakti, Kaliyuga menekankan sraddha
Dwaparayuga menekankan kesucian, Kaliyuga menekankan pengendalian
Dwaparayuga menekankan moksha, Kaliyuga menekankan artha
Konsep Parahyangan dalam Tri Hita Karana selaras dengan pelaksanaan ...
dewa yajña dan pitra yajña
rsi yajña dan manusa yajña
bhuta yajña dan manusa yajña
tapa dan brata yajña
danam dan aguron-guron
Dalam konteks Kaliyuga, berbagi makanan kepada anak yatim merupakan contoh ...
manusa yajña
dewa yajña
pitra yajña
rsi yajña
bhuta yajña
Tujuan akhir dari penerapan Dharmaśastra pada setiap yuga adalah ...
mencapai kebahagiaan dan moksha
menambah kekayaan dan kesejahteraan
menjaga hubungan baik dengan guru
melaksanakan upacara sesuai tradisi
memperoleh penghormatan dari masyar
Fokus utama kehidupan pada zaman Tretayuga adalah...
Melaksanakan yajña secara teratur
Menjalankan tapa dan meditasi
Memahami pengetahuan tentang sang diri
Menjalankan parisudha dalam kehidupan sosial
Memperkuat hubungan antarumat beragama
Melalui pengetahuan tentang sang diri, manusia pada zaman Tretayuga dapat mencapai...
Kesucian spiritual semata
Kebahagiaan dan pelepasan dari penderitaan
Kekuatan fisik yang luar biasa
Kekuasaan dalam kehidupan dunia
Kekayaan untuk menunjang kehidupan sosial
Nilai kebajikan Brahmacari dalam Tretayuga menekankan pada...
Disiplin mengikuti arahan guru dan orang tua
Menjalankan meditasi secara rutin
Membantu sesama dengan tulus ikhlas
Menyembah kepada leluhur dengan penuh bhakti
Menjalankan tapa brata tanpa henti
Salah satu contoh sikap dalam ajaran Aguron-guron adalah...
Menghormati dan berbakti kepada guru
Mengendalikan pikiran agar tetap tenang
Menjalankan parisudha dalam ucapan
Menjalin hubungan baik dengan sesama teman
Rajin sembahyang pada hari-hari suci
Guru yang dimaksud dalam ajaran Aguron-guron adalah berikut, kecuali...
Guru Rupaka (orang tua)
Guru Pengajian (guru sekolah)
Guru Wisesa (pemerintah)
Guru Swadhyaya (Tuhan Yang Maha Esa)
Guru Kala (alam semesta)
Dalam Tretayuga, pengetahuan tentang sang diri menjadi budaya kehidupan karena...
Memberikan jalan untuk mendapatkan kekayaan
Mengarahkan manusia menuju pelepasan penderitaan
Menjadikan manusia lebih berkuasa di dunia
Mempererat hubungan antarwarga masyarakat
Mendorong manusia hidup penuh hiburan
Ajaran Brahmacari sangat penting bagi peserta didik karena...
Membuat mereka pandai berbicara di depan umum
Melatih disiplin dan pengendalian murni
Membantu mendapatkan pekerjaan dengan cepat
Menumbuhkan jiwa kepemimpinan di masyarakat
Menjadikan siswa mampu hidup mandiri sejak kecil
Bentuk penghormatan kepada Guru Swadhyaya adalah...
Rajin sembahyang kepada Hyang Widhi Wasa
Menyumbang harta untuk sekolah
Berbicara sopan kepada guru di kelas
Menyediakan fasilitas belajar yang nyaman
Membantu teman dalam kesulitan
Salah satu sikap yang mencerminkan ajaran Aguron-guron dalam kehidupan modern adalah...
Mendengarkan arahan guru dengan patuh
Menghafal pelajaran untuk ujian
Membaca buku setiap malam
Mengikuti kegiatan ekstrakurikuler
Rajin berolahraga untuk menjaga kesehatan
Hubungan guru dan murid dalam ajaran Aguron-guron bertujuan untuk...
Memperoleh nilai akademik tinggi
Menumbuhkan disiplin dan sikap horm
Hubungan guru dan murid dalam ajaran Aguron-guron bertujuan untuk...
Memperoleh nilai akademik tinggi
Menumbuhkan disiplin dan sikap hormat
Mendapatkan pekerjaan setelah lulus
Menjadi populer di lingkungan sekolah
Menguasai keterampilan teknologi modern
Nilai Brahmacari menekankan pentingnya...
Hidup hemat dalam penggunaan uang
Mengendalikan diri dalam belajar
Mencari hiburan untuk menenangkan pikiran
Menjadi aktif dalam organisasi sosial
Menjadi kaya agar dihormati banyak orang
Penerapan nilai Aguron-guron di rumah dapat dilakukan dengan cara...
Membantu pekerjaan rumah orang tua
Bermain bersama teman setiap sore
Belajar hanya ketika ada ujian
Menyisihkan uang untuk jajan
Menghindari berbicara dengan orang tua
Guru Wisesa dalam ajaran Tretayuga merujuk pada...
Pemerintah
Orang tua
Guru sekolah
Hyang Widhi
Alam semesta
Siswa yang menjalankan nilai Brahmacari dengan baik akan...
Disiplin dan patuh pada kewajiban belajar
Rajin bermain dan bersosialisasi
Memiliki banyak uang dari hasil kerja
Dikenal oleh banyak orang di masyarakat
Bebas berbuat tanpa aturan
Salah satu manfaat mempraktikkan Aguron-guron adalah...
Terjaganya keharmonisan antara guru dan murid
Mendapatkan nilai tinggi tanpa belajar
Memiliki banyak teman sebaya
Hidup lebih bebas tanpa aturan
Mempunyai kekayaan materi yang berlimpah
Pengetahuan tentang sang diri dalam Tretayuga terutama membantu manusia untuk...
Menjadi bijaksana dalam menghadapi penderitaan
Mendapatkan hiburan ketika bosan
Memiliki banyak relasi sosial
Menjadi lebih populer di masyarakat
Memperoleh kekuasaan politik
Disiplin mengikuti arahan guru dan orang tua merupakan wujud dari nilai...
Brahmacari
Aguron-guron
Bhuta Yajña
Kayika Parisudha
Tapa Brata
Menghormati guru di sekolah dan pemerintah termasuk nilai...
Aguron-guron
Brahmacari
Wacika Parisudha
Bhakti Marga
Karma Marga
Siswa yang rajin berdoa kepada Tuhan sebelum belajar mencerminkan sikap terhadap...
Guru Swadhyaya
Guru Rupaka
Guru Wisesa
Guru Pengajian
Guru Desa
Nilai kebajikan pada zaman Tretayuga yang dapat diterapkan oleh pelajar masa kini adalah...
Disiplin belajar dan menghormati guru
Mengejar kekayaan dan popularitas
Mengandalkan hiburan dalam kehidupan
Hidup tanpa aturan demi kebebasan
Mementingkan diri sendiri di atas segalanya
