WorksheetsKuis Digitalisasi Manufaktur
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Apa yang dimaksud dengan manufaktur digital?
Proses produksi yang sepenuhnya dilakukan oleh robot
Integrasi teknologi digital dalam proses manufaktur
Penggunaan kertas untuk mencatat data produksi
Penggantian semua pekerja dengan mesin
Tahapan evolusi industri yang benar adalah:
Digitalisasi → Otomasi → Mekanisasi
Otomasi → Mekanisasi → Digitalisasi
Mekanisasi → Otomasi → Digitalisasi
Mekanisasi → Digitalisasi → Otomasi
Komponen utama dalam digitalisasi manufaktur meliputi, kecuali:
Sensor dan perangkat IoT
Sistem kontrol digital
Integrasi data real-time
Penggunaan kertas manual
Fungsi utama sensor dalam digitalisasi adalah:
Mengontrol mesin secara manual
Mengumpulkan data fisik dari proses produksi
Mengganti operator manusia
Menyimpan dokumen produksi
Integrasi data real-time memungkinkan:
Pengumpulan data setelah produksi selesai
Analisis data secara langsung saat proses berlangsung
Penyimpanan data dalam arsip manual
Penggunaan data hanya untuk laporan akhir tahun
Dashboard produksi digunakan untuk:
Menampilkan data produksi secara visual
Menyimpan data dalam bentuk fisik
Mengatur jadwal kerja manual
Mengontrol suhu ruangan
Salah satu tantangan dalam implementasi digitalisasi adalah:
Biaya awal dan resistensi SDM
Ketersediaan kertas kerja
Jumlah operator yang berlebihan
Kualitas tinta printer
Strategi awal memulai digitalisasi adalah:
Mengganti semua sistem sekaligus
Memulai dari area prioritas dengan pilot project
Menghapus semua data lama
Menambah jumlah pekerja manual
Digitalisasi mendukung lean manufacturing dengan cara:
Menambah pemborosan
Mengurangi visibilitas proses
Meningkatkan kecepatan dan akurasi data
Menghilangkan sistem kontrol
Lean manufacturing bertujuan untuk:
Menambah jumlah mesin
Menghilangkan pemborosan dalam proses produksi
Mengurangi kualitas produk
Meningkatkan penggunaan kertas
Contoh data yang dikumpulkan oleh sensor adalah:
Warna produk
Temperatur, getaran, waktu siklus
Nama operator
Jumlah kertas kerja
Perawatan prediktif bertujuan untuk:
Memperbaiki mesin setelah rusak
Memprediksi kerusakan sebelum terjadi
Mengganti mesin setiap bulan
Menghapus data sensor
Salah satu manfaat digitalisasi adalah:
Menambah waktu produksi
Mengurangi efisiensi
Meningkatkan transparansi dan pelacakan
Menghilangkan sistem ERP
Sistem MES berfungsi untuk:
Mengatur eksekusi produksi secara digital
Menyimpan dokumen fisik
Mengontrol suhu ruangan
Mengatur jadwal libur
Digitalisasi cocok diterapkan pada proses yang:
Tidak membutuhkan data
Memiliki variabilitas tinggi dan kompleksitas
Sepenuhnya manual
Tidak terhubung dengan sistem lain
Perubahan budaya kerja dalam digitalisasi meliputi:
Dari reaktif ke proaktif berbasis data
Dari digital ke manual
Dari otomatis ke kertas
Dari efisien ke lambat
Digitalisasi dapat meningkatkan OEE dengan:
Mengurangi visibilitas
Menghapus data produksi
Analisis data untuk optimasi proses
Menambah waktu idle
IoT dalam digitalisasi berfungsi untuk:
Menghubungkan perangkat untuk pengumpulan data
Menghapus sistem digital
Mengganti operator
Menambah jumlah printer
Digitalisasi membantu pelacakan komponen dengan:
RFID dan sensor real-time
Label manual
Catatan kertas
Stiker warna
Tujuan akhir dari digitalisasi manufaktur adalah:
Meningkatkan efisiensi, kualitas, dan pengambilan keputusan
Mengganti semua pekerja
Menghapus sistem digital
Menambah jumlah laporan manual
