Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS Etika dan Hukum Kebidanan

Total questions: 42

Worksheet time: 21mins

Name
Class
Date
1.

Memandang manusia dari segi lahiriah termasuk ciri-ciri dari?

a)

Etika

b)

Etiket

c)

Moral

d)

Hukum

e)

Sosial

2.

Kata ethos adalah kata lain dari etika yang diambil dari bahasa apa?

a)

bahasa yunani

b)

bahasa latin

c)

bahasa sansekerta

d)

bahasa India

e)

bahasa melayu

3.

Yang manakah dibawah ini yang merupakan persamaan dari Etika dan Etiket?

a)

selalu berlaku tidak bergantungada atau tidaknya orang lain

b)

sama-sama bersifat absolut

c)

memandang manusia dari segi batiniah

d)

sama-sama menyangkut dan mengkaji perilaku manusia

e)

memandang manusia dari segi lahiriah

4.

Berikut ini adalah fungsi etika dan moralitas dalam pelayanan kebidanan, kecuali?

a)

menjaga otonomi dari setiap individu khususnyan bidan dan klien

b)

berhubungan dengan pengaturan hal-hal yang bersifat abstrak

c)

memfasilitasi proses pemecahan masalah etik

d)

mengalahkan pola pikir seseorang dalam bertindak atau dalam menganalisis suatu masalah

e)

merusak silaturahmi antara bidan dan ibu hamil

5.

Memilih bidan yang akan menolongnya sesuai dengan keinginannya termasuk?

a)

hak pasien

b)

kewajiban pasien

c)

hak bidan

d)

kewajiban bidan

e)

kewajiban masyarakat

6.

Kode etik bidan pertama kali disusun pada tahun?

a)

1986

b)

1988

c)

1968

d)

1991

e)

1987

7.

Apa definisi hukum menurut holmes?

a)

apa yang diramalkan akan diputuskan oleh pengadilan

b)

seperangkat aturan yang menunjuk kebiasaan orang dalam pergaulannya dengan pihak lain di dalam masyarakatnya

c)

keseluruhan kondisi-kondisi di mana terjadi kombinasi antara keinginan-keinginan pribadi oarang lain sesuai dengan hukum umum tentang kemerdekaan.

d)

peraturan, undang-undang atau adab yang secara resmi dianggap mengikat, yang dikukuhkan oleh penguasa atau pemerintah.

e)

keseluruhan aturan-aturan kemasyarakatan yang mewajibkan tindakan lahir yang mempunyai sifat keadilan serta dapat dibenarkan.

8.

Apa persamaan moral dan hukum?

a)

sama-sama bertujuan untuk membuat hubungan antara individu dan pemerintah

b)

sama-sama bertujuan untuk mementingkan kepentingan pribadi daripada negara

c)

sama-sama bertujuan untuk menciptakan keteraturan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangasa, dan bernegara

d)

sama-sama untuk memajukan negara

e)

sama-sama bertujuan untuk menjaga serangan dari negara lain

9.

Tahun berapakah Kode etik disahkan dalam kongres IBI X…

a)

1967

b)

1989

c)

1988

d)

1990

e)

1998

10.

Apa yang dimaksud dengan "informed consent" dalam konteks kesehatan reproduksi?

a)

Persetujuan yang diberikan oleh perempuan setelah mendapatkan informasi yang jelas dan lengkap mengenai suatu tindakan medis.

b)

Persetujuan yang diberikan oleh perempuan tanpa mendapatkan informasi apapun.

c)

Persetujuan yang diberikan oleh keluarga perempuan, bukan oleh perempuan itu sendiri.

d)

Persetujuan yang diberikan oleh tenaga medis tanpa melibatkan perempuan.

e)

Persetujuan yang diambil oleh anaknya

11.

Sebutkan 3 hal penting yang menjadikan pedoman pada praktik kebidanan!

a)

Standar profesi, kode etik, peraturan perundang-undangan

b)

Komunikasi efektif, pengembangan diri, dan profesionalisme

c)

Promosi kesehatan, konseling, manajemen

d)

Kepemimpinan, deteksi komplikasi, dan upaya pencegahan

e)

Berbuat baik, tidak merugikan dan keadilan

12.

Pasal dan uud nomor berapa yang menyatakan bahwa bidan wajib memiliki STR (surat tanda registrasi)?

a)

Pasal 12 uud no.4 tahun 2019

b)

Pasal 13 uud no. 4 tahun 2019

c)

Pasal 57 uud no. 36 tahun 2014

d)

Pasal 58 uud no. 36 tahun 2014

e)

Pasal 37 uud no. 36 tahun 2015

13.

Secara etimologis etika berasal dari Bahasa?

a)

Perancis

b)

China

c)

Yunani

d)

Arab

e)

Jerman

14.

Standar profesi dijabarkan ke dalam …. area kompetensi?

a)

Tujuh

b)

Tujuh belas

c)

Delapan

d)

Enam

e)

Enam belas

15.

Konferensi Internasional tentang Kependudukan dan Pembangunan (ICPD) di Kairo tahun…?

a)

1999

b)

1994

c)

2029

d)

1996

e)

1992

16.

Seluruh kegiatan kebidanan wajib mengikuti peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah seperti undang-undang yang tertera pada...

a)

UU no 4 Tahun 2019

b)

UU No 4 Tahun 2018

c)

UUD 1945

d)

Teks Proklamasi

e)

UUD No 4 Tahun 2020

17.

Salah satu alasan utama dibentuknya Majelis Pertimbangan Etik Profesi (MPEP) adalah…

a)

Mengganti peran organisasi profesi dalam membuat peraturan praktik kebidanan

b)

Menjamin penyelesaian sengketa hukum tanpa melibatkan pihak pengadilan

c)

Memberikan perlindungan hukum dan menjaga martabat profesi bidan di tengah tuntutan klien

d)

Menentukan standar biaya layanan kebidanan di seluruh wilayah

e)

Mengawasi seluruh pelayanan medis termasuk non-kesehatan

18.

Jika seorang bidan menghadapi pasien yang menolak rujukan ke rumah sakit meskipun kondisinya berisiko tinggi, langkah yang sesuai dengan kode etik adalah…

a)

Memaksa pasien menerima rujukan demi keselamatan janin

b)

Membiarkan pasien tanpa edukasi karena keputusan sudah diambil

c)

Memberikan edukasi mengenai risiko, mendokumentasikan penolakan, dan menghormati keputusan pasien

d)

Menghubungi keluarga tanpa seizin pasien untuk memaksa persetujuan

e)

Menyerahkan sepenuhnya pada tenaga medis lain tanpa melakukan tindakan apa pun

19.

Dalam konteks fungsi MPKE, yang membedakan peran sebagai mediator dengan peran sebagai pengawas kepatuhan adalah…

a)

Mediator berfokus pada penyelesaian konflik, sedangkan pengawas menilai kepatuhan terhadap kode etik

b)

Mediator membuat aturan baru, sedangkan pengawas hanya menerapkan aturan lama

c)

Mediator memutuskan sanksi, sedangkan pengawas memberikan rekomendasi tanpa sanksi

d)

Mediator bekerja untuk Menteri Kesehatan, sedangkan pengawas bekerja untuk organisasi profesi

e)

Mediator hanya menangani masalah administratif, sedangkan pengawas menangani masalah klinis

20.

Perbedaan mendasar antara wewenang MPEP pusat dan MPEP provinsi adalah…

a)

MPEP pusat hanya berperan sebagai mediator, sedangkan MPEP provinsi menjalankan pembinaan

b)

MPEP pusat memberi pertimbangan etika kepada Menteri dan menangani persoalan lintas wilayah, sedangkan MPEP provinsi fokus pada pengawasan dan pembinaan di daerah

c)

MPEP pusat menentukan sanksi akhir, sedangkan MPEP provinsi tidak memiliki kewenangan dalam proses penyelidikan

d)

MPEP pusat menjalankan pengawasan etika pada tingkat rumah sakit, sedangkan MPEP provinsi hanya mengurus bidan praktik mandiri

e)

MPEP pusat mengatur kurikulum profesi, sedangkan MPEP provinsi menetapkan biaya layanan kesehatan

21.

Seorang bidan di daerah terpencil menghadapi pasien yang tidak memahami Bahasa Indonesia. Menurut prinsip kode etik, langkah yang paling sesuai adalah…

a)

Meminta pasien menandatangani formulir tanpa menjelaskan detail karena keterbatasan bahasa

b)

Menggunakan bahasa lokal atau bantuan keluarga untuk memastikan pasien memahami informasi

c)

Menunda pelayanan sampai pasien didampingi penerjemah resmi

d)

Memberikan informasi seadanya dengan asumsi pasien akan memahami kemudian

e)

Mengalihkan pelayanan ke tenaga medis lain tanpa komunikasi tambahan

22.

Pengertian pengambilan keputusan menurut George R. Terry adalah…

a)

Proses komunikasi antara pasien dan tenaga kesehatan

b)

Proses pengumpulan data kesehatan pasien

c)

Pemilihan alternatif perilaku dari dua atau lebih pilihan

d)

Upaya untuk mendiagnosis penyakit pasien

e)

Tindakan berdasarkan intuisi dan insting

23.

Berikut ini yang merupakan prinsip etika kebidanan dalam pengambilan keputusan adalah…

a)

Profesionalisme, solidaritas, dan inovasi

b)

Otonomi, non-maleficience, dan confidentiality

c)

Objektivitas, rasionalitas, dan pengalaman

d)

Intuisi, insting, dan analisis

e)

Kedisiplinan, keterbukaan, dan kecepatan

24.

Teori deontologi dalam pengambilan keputusan, menekankan pada…

a)

Kepuasan pribadi dalam membuat keputusan

b)

Tindakan berdasarkan prinsip kegunaan

c)

Kewajiban dan tanggung jawab moral tanpa melihat hasil

d)

Pengambilan keputusan berdasarkan insting

e)

Keputusan bersama berdasarkan kepercayaan

25.

Contoh dari prinsip beneficience dalam pelayanan kebidanan adalah…

a)

Menyimpan informasi pasien sebagai rahasia

b)

Memberikan tindakan terbaik demi kebaikan pasien

c)

Memberikan informasi jujur tentang kondisi pasien

d)

Menghindari tindakan yang membahayakan pasien

e)

Memberikan izin pasien untuk memilih tindakan

26.

Apa perbedaan mendasar antara informed choice dan informed consent…

a)

Informed consent bersifat sukarela, informed choice bersifat wajib

b)

Informed choice berfokus pada keputusan pasien, informed consent berfokus pada izin hukum tindakan medis

c)

Informed choice hanya berlaku dalam tindakan bedah

d)

Informed consent diberikan oleh keluarga pasien

e)

Keduanya tidak memiliki perbedaan

27.

Langkah pertama dalam penyelesaian dilema etik menurut Tappen (2005) adalah…

a)

Implementasi

b)

Evaluasi

c)

Perencanaan

d)

Pengkajian

e)

Tindakan

28.

Prinsip veracity dalam etika kebidanan mengharuskan bidan untuk…

a)

Tidak membeda-bedakan pasien

b)

Memberikan pilihan kepada pasien

c)

Menyampaikan informasi yang jujur kepada pasien

d)

Melindungi pasien dari bahaya

e)

Menjalankan prosedur sesuai kompetensi

29.

Faktor emosional dalam pengambilan keputusan kebidanan berkaitan dengan...

a)

Pengetahuan dan pengalaman

b)

Perasaan dan sikap individu

c)

Kedudukan sosial pasien

d)

Kondisi fisik pasien

e)

Struktur organisasi kesehata

30.

Apa pengertian nilai (values)?

a)

Peraturan tertulis yang harus dipatuhi oleh setiap individu.

b)

Keyakinan seseorang tentang penghargaan terhadap suatu standar yang memengaruhi sikap atau perilaku.

c)

Panduan yang hanya berlaku di lingkungan kerja.

d)

Perasaan yang berubah-ubah sesuai keadaan.

e)

Kebiasaan yang dipelajari di sekolah saja.

31.

Salah satu ciri nilai personal adalah…

a)

Tidak dipengaruhi budaya atau masyarakat

b)

Hanya berlaku di lingkungan kerja

c)

Terbentuk dari pengalaman pribadi

d)

Bersifat sementara dan mudah berubah setiap hari

32.

Nilai yang timbul dari pengalaman pribadi seseorang adalah nilai......

a)

Nilai Personal

b)

Nilai luhur

c)

Nilai pancasila

d)

Nilai Etika

e)

Nilai Simpati

33.

Seorang kepala desa memutuskan untuk membangun jembatan yang akan memudahkan akses transportasi warga, meskipun dana yang tersedia terbatas. Keputusan ini diambil karena manfaatnya dirasakan oleh sebagian besar masyarakat. Pendekatan etika manakah yang digunakan kepala desa tersebut?

a)

Pendekatan Keadilan

b)

Pendekatan Hak-Hak Individual

c)

Pendekatan Utilitarian

d)

Pendekatan Moral Relatif

34.

Pendekatan utilitarian Itilitarian Approach pertama kali dikembangkan oleh

a)

John Stuart Mill

b)

Immanuel Kant

c)

Jean-Jacques Rousseau

d)

Karl Marx

e)

Jeremy Bentham

35.

Dalam suatu rapat, seorang manajer harus memutuskan apakah perusahaan akan memangkas biaya dengan cara mengurangi tunjangan kesehatan karyawan, namun dengan keputusan itu perusahaan bisa menyelamatkan ribuan pekerja dari ancaman PHK. Jika manajer memilih untuk mengurangi tunjangan demi menyelamatkan lebih banyak pekerja, maka keputusan tersebut lebih tepat dijelaskan melalui pendekatan etika…

a)

Hak-hak individual, karena semua karyawan tetap memiliki hak yang sama untuk bekerja

b)

Utilitarian, karena keputusan didasarkan pada manfaat terbesar bagi jumlah orang yang lebih banyak

c)

Keadilan, karena keputusan membagi keuntungan dan kerugian secara merata di antara semua karyawan

d)

Moral absolut, karena keputusan harus sesuai aturan tanpa melihat konsekuensi

e)

Relativisme budaya, karena keputusan harus menyesuaikan dengan nilai yang berlaku di masyarakat

36.

Apa yang membedakan penyerapan nilai melalui model dengan melalui persuasi?

a)

Model melalui suara hati, persuasi melalui aturan

b)

Model melalui peniruan perilaku, persuasi melalui keyakinan kognitif

c)

Model melalui tradisi, persuasi melalui lingkungan sekolah

d)

Model melalui media, persuasi melalui keluarga

e)

Model berdasarkan adat, persuasi berdasarkan perasaan

37.

Apa manfaat menyadari nilai personal?

a)

Membantu seseorang mengerti akan dampak terhadap pengembangan dan tindakan profesi

b)

Meningkatkan kepercayaan diri

c)

Mengurangi stress dan kecemasan

d)

Meningkatkan kemampuan untuk membuat keputusan yang lebih baik

e)

Mengembangkan hubungan yang lebih baik dengan orang lain

38.

Selain bersifat represif (penegakan/penjatuhan sanksi), MPEB juga bersifat preventif, maksud dari bersifat preventif yaitu….

a)

Menjadi wadah penyelesaian sengketa atau konflik etik antarsesama bidan, dengan klien, maupun dengan profesi lain.

b)

Pemberian sanksi administratif/sanksi etik, ataupun rekomendasi pembinaan.

c)

Melakukan pembinaan terhadap anggota agar bekerja sesuai prinsip etika kebidanan.

d)

menjatuhkan putusan sanksi sesuai aturan organisasi profesi kebidanan.

e)

memastikan bidan menjalankan praktiknya sesuai kode etik profesi yang berlaku.

39.

Ketika praktrik di lapangan, jika ada laporan pelanggaran etik. Proses penanganannya melalui tahapapa saja?

a)

Pembinaan lanjutan

b)

Sidang etik, pemeriksaan awal, mempertimbangkan laporan, pembinaan lanjutan, putusan etik

c)

Putusan etik, sidang etik, serta pemeriksaan awal

d)

Laporan diterima, pemeriksaan awal, sidang etik, putusan etik, pembinaan lanjutan.

e)

Pemeriksaan awal serta mempertimbangkan laporan

40.

Berikut ini yang bukan merupakan tujuan dibentuknya MPEB adalah...

a)

Meningkatkan citra IBI dalam meningkatkan mutu pelayanan

b)

Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap bidan

c)

Meningkatkan kompetensi akademik para bidan

d)

Meningkatkan kepercayaan diri anggota IBI

e)

Menilai pelanggaran terhadap Kode Etik Bidan Indonesia

41.

Apa dasar hukum utama yang mengatur praktik kebidanan di Indonesia ?

a)

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi

b)

Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan

c)

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2019 dan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014

d)

Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit

e)

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

42.

Praktik kebidanan di Indonesia diatur oleh beberapa undang-undang. Jika seorang bidan melakukan kelalaian yang menyebabkan pasien mengalami luka berat, maka sanksi pidana terhadap bidan tersebut dapat dikenakan berdasarkan pasal ?

a)

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2019 Pasal 14

b)

Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 Pasal 32

c)

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

d)

Pasal 359 dan 360 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

e)

Pasal 351 dan 352 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata