wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

GRTIFIKASI (PBAK) KLS PROFESI BIDAN CIREBON

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Seorang bidan pegawai negeri di Poltekkes menerima hadiah berupa voucher perjalanan senilai Rp 15 juta dari sebuah perusahaan alat kesehatan setelah ia merekomendasikan alat tersebut untuk pengadaan di institusinya. Berdasarkan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001, bagaimana status hadiah tersebut secara hukum?

a)

Hadiah tersebut bukan termasuk gratifikasi karena tidak ada paksaan atau ancaman yang terlibat, sehingga tidak melanggar hukum

b)

Hadiah tersebut dianggap sebagai gratifikasi dan secara otomatis dianggap suap karena berhubungan dengan jabatannya dan nilainya lebih dari Rp 10 juta

c)

Hadiah tersebut termasuk pemerasan, karena perusahaan alat kesehatan tersebut dipaksa untuk memberikan hadiah agar rekomendasinya diterima

d)

Hadiah tersebut merupakan uang pelicin, karena diberikan untuk mempercepat proses pengadaan, tetapi tidak dianggap sebagai tindak pidana korups

2.

Menurut UU No. 20 Tahun 2001, salah satu cara bagi seorang pegawai negeri untuk terbebas dari sanksi pidana terkait penerimaan gratifikasi adalah dengan melaporkannya. Dalam jangka waktu berapa lama laporan tersebut harus disampaikan kepada KPK?

a)

Dalam waktu paling lambat 7 hari kerja sejak diterima

b)

Dalam waktu paling lambat 14 hari kerja setelah gratifikasi diterima

c)

Dalam waktu paling lambat 30 hari kerja sejak gratifikasi tersebut diterima

d)

Dalam waktu tidak terbatas, selama gratifikasi yang diterima nilainya kurang dari Rp 10 juta

3.

Seorang mahasiswa kebidanan menganalisis mengapa praktik 'uang pelicin' masih sering dianggap wajar dalam masyarakat. Fenomena ini menunjukkan adanya kaitan yang erat antara kultur dan gratifikasi. Apa dampak paling signifikan dari normalisasi gratifikasi dalam konteks ini?

a)

Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap integritas institusi publik karena mereka mendapatkan pelayanan yang lebih cepat

b)

Mendorong transparansi dalam pelayanan publik karena adanya sistem pembayaran yang jelas dan terstruktur

c)

Melemahkan integritas individu dan membuka celah untuk praktik korupsi yang lebih sistematis dan meluas

d)

emperkuat budaya gotong royong dan saling membantu dalam masyarakat, sehingga mempercepat proses birokrasi yang lamba

4.

Sebuah rumah sakit swasta mengajukan klaim ke BPJS Kesehatan untuk layanan fisioterapi yang sebenarnya tidak pernah diberikan kepada pasien. Jenis kecurangan ini, yang disebutkan dalam dokumen, dapat dikategorikan sebagai bentuk fraud di bidang kesehatan. Apa nama spesifik untuk tindakan tersebut?

a)

Upcoding, yaitu penulisan kode diagnosis yang dilebih-lebihkan untuk mendapatkan klaim lebih tinggi

b)

Cloning, yaitu penjiplakan klaim dari pasien lain sehingga klaim diajukan lebih dari satu kali

c)

Phantom Billing, yaitu klaim untuk layanan atau tindakan yang tidak pernah diberikan atau dilakukan

d)

Inflated Bills, yaitu penggelembungan tagihan untuk mendapatkan nilai klaim yang lebih besar

5.

Sebagai seorang mahasiswa kebidanan yang berintegritas, Anda menemukan adanya indikasi pemerasan yang dilakukan oleh salah satu oknum. Apa peran yang paling tepat untuk Anda lakukan berdasarkan konsep 'peran serta masyarakat' yang dibahas dalam makalah?

a)

Menyebarkan informasi di media sosial agar masyarakat lain menjadi waspada

b)

Langsung mengabaikan tindakan tersebut karena itu bukan tanggung jawab individu

c)

Melaporkan dugaan tindak pidana tersebut kepada aparat penegak hukum yang berwenang, seperti KPK atau Kepolisian

d)

Mempertanyakan tindakan oknum tersebut secara langsung dan melakukan demonstrasi untuk menuntut keadilan

6.

Suap dan gratifikasi sering kali sulit dibedakan. Apa perbedaan mendasar antara suap dan gratifikasi menurut makalah yang Anda baca? a. Gratifikasi selalu berhubungan dengan jabatan, sedangkan suap tidak

a)

Suap selalu melibatkan kesepakatan atau perjanjian antara pemberi dan penerima, sedangkan gratifikasi bisa saja tidak ada unsur kesepakatan

b)

Suap hanya dapat dilakukan dalam bentuk uang tunai, sedangkan gratifikasi dapat berupa barang atau fasilitas lain

c)

Gratifikasi dikenakan sanksi pidana penjara seumur hidup, sementara suap tidak

d)

Gratifikasi selalu berhubungan dengan jabatan, sedangkan suap tidak

7.

Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) memiliki peran yang vital dalam pencegahan korupsi di setiap institusi. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan fungsi utama dari UPG?

a)

UPG bertugas memberikan sanksi pidana langsung kepada pegawai yang menerima gratifikasi tanpa melapor

b)

UPG bertugas menerima laporan gratifikasi, melakukan kajian, dan meneruskannya ke KPK untuk ditindaklanjuti

c)

UPG bertugas mengelola barang-barang sitaan yang berasal dari kasus korupsi, bukan gratifikasi

d)

UPG bertanggung jawab untuk melakukan audit keuangan internal secara rutin dan investigasi mendalam terhadap kasus korupsi

8.

Seorang bidan di puskesmas menerima bingkisan makanan dari pasien sebagai tanda terima kasih atas pelayanan yang diberikan. Sesuai dengan etika perilaku terkait gratifikasi, tindakan apa yang harus dilakukan oleh bidan tersebut?

a)

Menerima bingkisan karena itu adalah wujud terima kasih dari pasien dan tidak memiliki niat buruk

b)

Menerima bingkisan dan memberikan sebagian isinya kepada rekan kerja sebagai bentuk kebersamaan

c)

Menolak bingkisan tersebut karena setiap pemberian dari pasien dianggap sebagai gratifikasi yang dilarang

d)

ika bingkisan tidak bisa ditolak, ia harus segera melaporkannya kepada Unit Pengendali Gratifikasi (UPG) atau KPK untuk menghindari potensi konflik kepentingan

9.

Whistleblowing merupakan salah satu kerangka utama dalam mendeteksi dan mencegah fraud. Mengapa sistem whistleblowing ini dianggap sangat penting dalam tata kelola perusahaan (good corporate governance)?

a)

Karena sistem ini hanya bisa diakses oleh dewan direksi untuk mengontrol kinerja karyawan

b)

Karena sistem ini menyediakan saluran pelaporan pelanggaran secara aman dan anonim bagi karyawan, yang melindungi pelapor dari pembalasan

c)

Karena sistem ini menggantikan fungsi audit internal dan audit forensik yang dianggap tidak efektif

d)

Karena sistem ini secara otomatis dapat memberikan sanksi hukum kepada pelaku fraud tanpa perlu verifikasi lebih lanjut

10.

Perlindungan hukum bagi pelapor gratifikasi sangatlah penting untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pemberantasan korupsi. Berdasarkan Undang-Undang No. 13 Tahun 2006 dan UU KPK, manakah pernyataan berikut yang paling tepat mengenai perlindungan tersebut?

a)

Pelapor hanya akan dilindungi jika ia merupakan saksi kunci dalam kasus korupsi besar dan bukan hanya gratifikasi

b)

Identitas pelapor dijamin kerahasiaannya dan pelapor dilindungi dari segala bentuk intimidasi, ancaman, atau pembalasan

c)

Perlindungan diberikan secara otomatis kepada semua pelapor tanpa perlu verifikasi, sehingga pelapor tidak perlu khawatir sama sekali

d)

Pelapor berhak mendapatkan perlindungan fisik dan finansial, tetapi identitasnya tetap dapat dibuka di pengadilan sebagai bagian dari proses hukum