WorksheetsEvaluasi Bahaya Mekanis dan Kimia
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Mesin gerinda tangan (portable grinding machine) merupakan salah satu alat yang sering digunakan di bengkel kerja. Salah satu bahaya mekanis yang paling umum dari penggunaan alat ini adalah "terpentalnya benda kerja". Tindakan pencegahan yang paling efektif untuk mengurangi risiko tersebut adalah...
Menggunakan sarung tangan tebal
Memastikan benda kerja terpasang dengan kuat pada ragum atau klem
Menggunakan kacamata pelindung
Memastikan putaran mesin tidak terlalu kencang
Berdiri pada jarak yang aman dari mesin
Bahaya mekanis yang terjadi ketika bagian tubuh pekerja terjepit di antara dua benda atau lebih yang bergerak atau berputar disebut...
Shearing point
Crushing point
Cutting point
Pinch point
Trapping point
Berikut ini adalah beberapa jenis bahaya mekanis yang dapat ditemukan di tempat kerja. Terpotong (cutting) Terjepit (crushing) Tersayat (shearing) Terlempar (flying object) Tersangkut (entanglement) Jenis bahaya mekanis yang paling sering terjadi pada mesin-mesin dengan bagian yang berputar cepat seperti mesin bor, mesin bubut, atau mesin gergaji pita adalah...
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
4 dan 5
1 dan 5
Seseorang sedang mengoperasikan mesin press. Ia lalai dan tangannya terlalu dekat dengan area kerja mesin. Tiba-tiba, mesin turun dan menjepit tangannya. Bahaya mekanis yang dialami oleh pekerja tersebut termasuk ke dalam jenis...
Shearing
Cutting
Crushing
Entanglement
Pinch point
Pemasangan pengaman mesin (machine guarding) merupakan salah satu langkah pengendalian yang sangat penting untuk mencegah kecelakaan akibat bahaya mekanis. Tujuan utama dari pemasangan pengaman tersebut adalah...
Menambah estetika mesin
Mempermudah proses perawatan mesin
Mengurangi getaran mesin saat beroperasi
Menghilangkan kontak antara bagian tubuh pekerja dengan bagian mesin yang bergerak
Meningkatkan efisiensi kerja mesin
Pekerja di sebuah laboratorium sedang menuangkan cairan asam sulfat pekat dari botol induk ke dalam beker gelas. Tiba-tiba, percikan asam mengenai kulit tangannya dan menyebabkan luka bakar serius. Jenis bahaya kimia yang dialami pekerja tersebut adalah...
Bahaya iritasi
Bahaya sensitisasi
Bahaya korosif
Bahaya karsinogenik
Bahaya mutagenik
Inhalasi (penghirupan) merupakan salah satu jalur utama paparan bahan kimia berbahaya di lingkungan kerja. Paparan melalui jalur ini paling sering terjadi pada bahan kimia dalam bentuk...
Uap dan gas
Cairan dan aerosol
Padatan dan cairan
Padatan dan gas
Cairan dan padatan
Sebuah kemasan bahan kimia memiliki simbol piktogram berupa tengkorak dan tulang bersilang. Simbol ini menunjukkan bahwa bahan kimia tersebut memiliki bahaya...
Mudah terbakar (flammable)
Beracun (toxic)
Oksidator (oxidizing)
Radioaktif (radioactive)
Iritasi (irritant)
Tindakan pencegahan yang paling tepat untuk mencegah bahaya kimia tersebut adalah...
Menggunakan kacamata pelindung
Menggunakan masker debu
Menggunakan safety helmet
Menggunakan sarung tangan pelindung bahan kimia
Memastikan ventilasi ruangan baik
Salah satu informasi yang tidak wajib tercantum dalam MSDS/SDS adalah...
Komposisi dan informasi bahan
Prosedur penanganan tumpahan dan kebakaran
Informasi toksikologi
Catatan riwayat kesehatan seluruh pekerja
Informasi APD yang direkomendasikan
Salah satu dampak yang paling umum dan bersifat permanen adalah...
Noise-Induced Hearing Loss (NIHL)
Penyakit Raynaud
Gangguan kardiovaskular
Hipertensi
Gangguan muskuloskeletal
Bahaya getaran pada seluruh tubuh (whole body vibration) dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti...
Kerusakan pembuluh darah dan saraf pada jari
Kelainan pada tulang belakang dan sistem saraf pusat
Gangguan penglihatan
Gangguan pendengaran
Penyakit kulit
Pencahayaan yang buruk juga secara tidak langsung dapat meningkatkan risiko kecelakaan kerja karena...
Mengganggu sistem pernapasan
Menyebabkan kelelahan fisik yang cepat
Memperburuk kondisi psikologis pekerja
Mengganggu konsentrasi dan visibilitas objek
Menyebabkan suhu tubuh pekerja meningkat
Untuk melindungi diri dari bahaya fisik ini, Alat Pelindung Diri (APD) yang paling krusial dan wajib digunakan adalah...
Sarung tangan berbahan lateks
Safety helmet dan kacamata pelindung
Pakaian termal (jaket, sarung tangan, dan sepatu khusus)
Ear plug atau ear muff
Masker pernapasan
Bahaya fisik yang paling dominan di area ini adalah...
Bahaya getaran dari mesin-mesin produksi
Bahaya radiasi non-ion dari tungku
Bahaya kebisingan akibat proses peleburan
Bahaya tekanan dari uap yang dihasilkan
Bahaya debu dari bahan baku logam
nik bekerja di bawah mobil untuk memperbaiki bagian knalpot. Ia harus berbaring di lantai dan mengangkat kepalanya untuk melihat area kerja selama lebih dari 30 menit. Posisi kerja ini dapat menyebabkan keluhan pada leher dan punggung bagian atas. Jenis bahaya ergonomi yang dialami oleh mekanik tersebut adalah...
Gerakan berulang
Pengangkatan manual
Postur kerja statis dan tidak alamiah
Pencahayaan yang buruk
Suhu lingkungan kerja yang ekstrem
Pekerja di bagian perakitan mesin harus memasang 50 baut kecil secara terus-menerus menggunakan obeng manual selama 4 jam tanpa istirahat. Aktivitas ini berisiko tinggi menyebabkan cedera pada pergelangan tangan, seperti Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Bahaya ergonomi yang paling relevan dengan kasus ini adalah...
Gerakan repetitif dan berlebihan
Posisi kerja statis
Kekuatan yang berlebihan
Kontak mekanis
Kurangnya ruang kerja
Seorang operator mesin bubut harus secara rutin mengangkat material logam seberat 20 kg dari lantai ke atas meja mesin. Bahaya ergonomi yang paling utama dari aktivitas ini adalah...
Getaran dari mesin
Pencahayaan yang tidak sesuai
Pengangkatan manual yang tidak benar
Kebisingan di area kerja
Penggunaan APD yang tidak tepat
Manakah dari pernyataan berikut yang merupakan prinsip ergonomi yang tepat dalam mendesain stasiun kerja di bengkel mesin?
Tinggi meja kerja harus sama untuk semua pekerja agar seragam.
Peralatan yang sering digunakan diletakkan jauh dari jangkauan pekerja untuk melatih peregangan.
Menggunakan kursi kerja yang tidak memiliki sandaran agar pekerja selalu siaga.
Meminimalkan gerakan membungkuk atau menjangkau yang berlebihan.
Mempercepat siklus kerja untuk meningkatkan produktivitas tanpa mempertimbangkan istirahat.
Bahaya ergonomi di tempat kerja dapat menyebabkan berbagai macam gangguan muskuloskeletal (MSDs). Salah satu gejala awal yang sering dirasakan oleh pekerja yang mengalami MSDs adalah...
Demam dan batuk
Sesak napas dan pusing
Gangguan pendengaran
Iritasi kulit dan mata merah
Nyeri, pegal, atau kram otot pada bagian tubuh tertentu
Seorang mekanik di sebuah bengkel merasa tertekan karena harus menyelesaikan perbaikan 10 mobil dalam satu hari, padahal waktu yang tersedia sangat terbatas. Beban kerja yang berlebihan ini seringkali menyebabkan kecemasan, kelelahan mental, dan kesalahan dalam pekerjaan. Situasi ini termasuk dalam jenis bahaya psikologi...
Konflik peran
Pelecehan (bullying)
Beban kerja berlebih (workload)
Pelecehan seksual
Ketidakamanan kerja
Di sebuah pabrik, seorang pekerja hanya melakukan satu tugas yang sama, yaitu menggergaji pipa, selama 8 jam setiap hari. Kondisi ini menyebabkan ia merasa bosan, kehilangan motivasi, dan sulit berkonsentrasi. Bahaya psikologi yang dialaminya adalah...
Stres akibat tuntutan fisik
Kurangnya dukungan sosial
Perundungan (bullying) di tempat kerja
Pekerjaan yang monoton
Ketidakjelasan peran
Seorang mandor sering memberikan instruksi yang berbeda dan bertentangan kepada seorang teknisi. Di satu sisi, ia diminta untuk mengerjakan tugas dengan cepat, namun di sisi lain ia juga diminta untuk memastikan kualitas yang sempurna, yang membutuhkan waktu lebih lama. Kondisi ini membuat teknisi bingung dan frustasi. Bahaya psikologi yang paling sesuai untuk situasi ini adalah...
Lingkungan sosial yang tidak mendukung
Konflik peran (role conflict)
Pelecehan
Monotoni pekerjaan
Kesepian di tempat kerja
Pernyataan berikut ini yang merupakan contoh dari bahaya psikologi berupa kekerasan dan pelecehan di lingkungan kerja bengkel adalah...
Jadwal shift yang tidak teratur
Diberi target kerja yang tidak realistis
Lingkungan kerja yang panas dan berisik
Tidak memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan
Mendapatkan teriakan dan makian dari atasan di depan rekan kerja
Dampak jangka panjang dari bahaya psikologi di tempat kerja, seperti stres kronis dan kelelahan mental, dapat memengaruhi kesehatan fisik pekerja. Salah satu dampak fisik yang paling sering dihubungkan dengan bahaya psikologi adalah...
Penyakit kulit
Hipertensi dan penyakit jantung
Gangguan pendengaran
Carpal Tunnel Syndrome
Cedera otot
Dalam hierarki pengendalian bahaya, tindakan yang paling efektif untuk menghilangkan bahaya secara permanen adalah...
Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)
Kontrol administratif
Rekayasa teknik (engineering control)
Substitusi
Eliminasi
Pemasangan penutup (guard) pada bagian mesin yang berputar atau bergerak adalah contoh dari pengendalian bahaya dengan metode...
Eliminasi
Substitusi
Rekayasa teknik
Kontrol administratif
Alat Pelindung Diri (APD)
Untuk mencegah bahaya tersangkut (entanglement) pada mesin bubut, tindakan pengendalian yang paling tepat adalah...
Menggunakan sarung tangan berbahan tebal
Menggunakan pakaian kerja yang longgar
Tidak menggunakan perhiasan atau jam tangan
Memastikan pencahayaan di area kerja cukup terang
Menggunakan sepatu safety
Sistem Lockout/Tagout (LOTO) adalah prosedur keselamatan yang digunakan untuk...
Memastikan pekerja menggunakan APD dengan benar
Mengunci sumber energi mesin agar tidak dapat dioperasikan saat perawatan
Menandai area kerja yang berisiko tinggi
Mengendalikan kebisingan dari mesin
Mengatur jadwal kerja agar tidak monoton
Bahan kimia yang sangat beracun diganti dengan bahan yang lebih aman atau tidak beracun untuk tujuan yang sama. Tindakan ini merupakan contoh dari pengendalian bahaya...
Eliminasi
APD
Rekayasa teknik
Kontrol administratif
Substitusi
Mencegah paparan debu dan uap bahan kimia dengan memasang sistem ventilasi lokal (local exhaust ventilation) adalah contoh pengendalian...
Administratif
Substitusi
Eliminasi
Rekayasa teknik
APD
Untuk melindungi pekerja dari bahaya kebisingan yang berlebihan di bengkel, penerapan pengendalian administratif yang efektif adalah...
Mengganti mesin yang bising dengan mesin yang lebih senyap
Memasang peredam suara pada dinding ruangan
Menyediakan earplug atau earmuff untuk semua pekerja
Melakukan rotasi kerja agar durasi paparan kebisingan berkurang
Memasang penutup pada bagian mesin yang mengeluarkan suara
Pekerja yang sering menggunakan mesin gerinda tangan berisiko mengalami getaran pada tangan dan lengan. APD yang paling tepat untuk mengurangi risiko ini adalah...
Sarung tangan anti-potong
Sarung tangan anti-getar
Sarung tangan berbahan lateks
Kacamata pelindung
Masker debu
Melatih pekerja tentang teknik mengangkat beban yang benar (jongkok, bukan membungkuk) adalah contoh pengendalian bahaya ergonomi dengan metode...
Rekayasa teknik
Eliminasi
Substitusi
Administratif
APD
Salah satu langkah penting dalam pengendalian bahaya kimia adalah menyediakan dan memastikan semua pekerja memahami isi dari...
Safety helmet
Job Safety Analysis (JSA)
Surat Izin Kerja (SIK)
Safety Data Sheet (SDS)
Manual instruksi mesin
Untuk mencegah bahaya fisik akibat suhu panas dari tungku peleburan, tindakan rekayasa teknik yang paling efektif adalah...
Menyediakan APD tahan panas
Melakukan rotasi kerja
Memasang tirai pelindung panas atau penghalang fisik
Memberikan pelatihan tentang bahaya panas
Mempercepat proses kerja
Pencegahan bahaya psikologi akibat beban kerja yang berlebihan dapat dilakukan dengan cara...
Memasang tanda peringatan bahaya di area kerja
Menambah durasi jam kerja untuk menyelesaikan pekerjaan
Mengatur jadwal kerja yang realistis dan menyediakan waktu istirahat
Melakukan pengujian pendengaran rutin
Menyediakan APD ergonomis
Apabila semua metode pengendalian (eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, dan administratif) tidak dapat sepenuhnya menghilangkan bahaya, maka langkah terakhir yang harus diterapkan adalah...
Menghentikan seluruh pekerjaan
Mengabaikan bahaya tersebut
Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD)
Mengurangi jumlah pekerja
Mempersingkat jam kerja tanpa istirahat
Pemasangan penanda jalur evakuasi dan rambu-rambu bahaya di bengkel adalah contoh pengendalian...
APD
Administratif
Rekayasa teknik
Eliminasi
Substitusi
Bahaya ergonomi akibat postur kerja yang tidak ideal dapat dikendalikan dengan cara rekayasa teknik, yaitu...
Melakukan peregangan sebelum bekerja
Menggunakan kursi dan meja kerja yang dapat diatur ketinggiannya
Mengurangi jam kerja
Mengganti alat dengan yang lebih kecil
Memberikan pelatihan tentang postur kerja yang benar
