wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Evaluasi Bahaya Mekanis dan Kimia

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Mesin gerinda tangan (portable grinding machine) merupakan salah satu alat yang sering digunakan di bengkel kerja. Salah satu bahaya mekanis yang paling umum dari penggunaan alat ini adalah "terpentalnya benda kerja". Tindakan pencegahan yang paling efektif untuk mengurangi risiko tersebut adalah...

a)

Menggunakan sarung tangan tebal

b)

Memastikan benda kerja terpasang dengan kuat pada ragum atau klem

c)

Menggunakan kacamata pelindung

d)

Memastikan putaran mesin tidak terlalu kencang

e)

Berdiri pada jarak yang aman dari mesin

2.

Bahaya mekanis yang terjadi ketika bagian tubuh pekerja terjepit di antara dua benda atau lebih yang bergerak atau berputar disebut...

a)

Shearing point

b)

Crushing point

c)

Cutting point

d)

Pinch point

e)

Trapping point

3.

Berikut ini adalah beberapa jenis bahaya mekanis yang dapat ditemukan di tempat kerja. Terpotong (cutting) Terjepit (crushing) Tersayat (shearing) Terlempar (flying object) Tersangkut (entanglement) Jenis bahaya mekanis yang paling sering terjadi pada mesin-mesin dengan bagian yang berputar cepat seperti mesin bor, mesin bubut, atau mesin gergaji pita adalah...

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

3 dan 4

d)

4 dan 5

e)

1 dan 5

4.

Seseorang sedang mengoperasikan mesin press. Ia lalai dan tangannya terlalu dekat dengan area kerja mesin. Tiba-tiba, mesin turun dan menjepit tangannya. Bahaya mekanis yang dialami oleh pekerja tersebut termasuk ke dalam jenis...

a)

Shearing

b)

Cutting

c)

Crushing

d)

Entanglement

e)

Pinch point

5.

Pemasangan pengaman mesin (machine guarding) merupakan salah satu langkah pengendalian yang sangat penting untuk mencegah kecelakaan akibat bahaya mekanis. Tujuan utama dari pemasangan pengaman tersebut adalah...

a)

Menambah estetika mesin

b)

Mempermudah proses perawatan mesin

c)

Mengurangi getaran mesin saat beroperasi

d)

Menghilangkan kontak antara bagian tubuh pekerja dengan bagian mesin yang bergerak

e)

Meningkatkan efisiensi kerja mesin

6.

Pekerja di sebuah laboratorium sedang menuangkan cairan asam sulfat pekat dari botol induk ke dalam beker gelas. Tiba-tiba, percikan asam mengenai kulit tangannya dan menyebabkan luka bakar serius. Jenis bahaya kimia yang dialami pekerja tersebut adalah...

a)

Bahaya iritasi

b)

Bahaya sensitisasi

c)

Bahaya korosif

d)

Bahaya karsinogenik

e)

Bahaya mutagenik

7.

Inhalasi (penghirupan) merupakan salah satu jalur utama paparan bahan kimia berbahaya di lingkungan kerja. Paparan melalui jalur ini paling sering terjadi pada bahan kimia dalam bentuk...

a)

Uap dan gas

b)

Cairan dan aerosol

c)

Padatan dan cairan

d)

Padatan dan gas

e)

Cairan dan padatan

8.

Sebuah kemasan bahan kimia memiliki simbol piktogram berupa tengkorak dan tulang bersilang. Simbol ini menunjukkan bahwa bahan kimia tersebut memiliki bahaya...

a)

Mudah terbakar (flammable)

b)

Beracun (toxic)

c)

Oksidator (oxidizing)

d)

Radioaktif (radioactive)

e)

Iritasi (irritant)

9.

Tindakan pencegahan yang paling tepat untuk mencegah bahaya kimia tersebut adalah...

a)

Menggunakan kacamata pelindung

b)

Menggunakan masker debu

c)

Menggunakan safety helmet

d)

Menggunakan sarung tangan pelindung bahan kimia

e)

Memastikan ventilasi ruangan baik

10.

Salah satu informasi yang tidak wajib tercantum dalam MSDS/SDS adalah...

a)

Komposisi dan informasi bahan

b)

Prosedur penanganan tumpahan dan kebakaran

c)

Informasi toksikologi

d)

Catatan riwayat kesehatan seluruh pekerja

e)

Informasi APD yang direkomendasikan

11.

Salah satu dampak yang paling umum dan bersifat permanen adalah...

a)

Noise-Induced Hearing Loss (NIHL)

b)

Penyakit Raynaud

c)

Gangguan kardiovaskular

d)

Hipertensi

e)

Gangguan muskuloskeletal

12.

Bahaya getaran pada seluruh tubuh (whole body vibration) dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti...

a)

Kerusakan pembuluh darah dan saraf pada jari

b)

Kelainan pada tulang belakang dan sistem saraf pusat

c)

Gangguan penglihatan

d)

Gangguan pendengaran

e)

Penyakit kulit

13.

Pencahayaan yang buruk juga secara tidak langsung dapat meningkatkan risiko kecelakaan kerja karena...

a)

Mengganggu sistem pernapasan

b)

Menyebabkan kelelahan fisik yang cepat

c)

Memperburuk kondisi psikologis pekerja

d)

Mengganggu konsentrasi dan visibilitas objek

e)

Menyebabkan suhu tubuh pekerja meningkat

14.

Untuk melindungi diri dari bahaya fisik ini, Alat Pelindung Diri (APD) yang paling krusial dan wajib digunakan adalah...

a)

Sarung tangan berbahan lateks

b)

Safety helmet dan kacamata pelindung

c)

Pakaian termal (jaket, sarung tangan, dan sepatu khusus)

d)

Ear plug atau ear muff

e)

Masker pernapasan

15.

Bahaya fisik yang paling dominan di area ini adalah...

a)

Bahaya getaran dari mesin-mesin produksi

b)

Bahaya radiasi non-ion dari tungku

c)

Bahaya kebisingan akibat proses peleburan

d)

Bahaya tekanan dari uap yang dihasilkan

e)

Bahaya debu dari bahan baku logam

16.

nik bekerja di bawah mobil untuk memperbaiki bagian knalpot. Ia harus berbaring di lantai dan mengangkat kepalanya untuk melihat area kerja selama lebih dari 30 menit. Posisi kerja ini dapat menyebabkan keluhan pada leher dan punggung bagian atas. Jenis bahaya ergonomi yang dialami oleh mekanik tersebut adalah...

a)

Gerakan berulang

b)

Pengangkatan manual

c)

Postur kerja statis dan tidak alamiah

d)

Pencahayaan yang buruk

e)

Suhu lingkungan kerja yang ekstrem

17.

Pekerja di bagian perakitan mesin harus memasang 50 baut kecil secara terus-menerus menggunakan obeng manual selama 4 jam tanpa istirahat. Aktivitas ini berisiko tinggi menyebabkan cedera pada pergelangan tangan, seperti Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Bahaya ergonomi yang paling relevan dengan kasus ini adalah...

a)

Gerakan repetitif dan berlebihan

b)

Posisi kerja statis

c)

Kekuatan yang berlebihan

d)

Kontak mekanis

e)

Kurangnya ruang kerja

18.

Seorang operator mesin bubut harus secara rutin mengangkat material logam seberat 20 kg dari lantai ke atas meja mesin. Bahaya ergonomi yang paling utama dari aktivitas ini adalah...

a)

Getaran dari mesin

b)

Pencahayaan yang tidak sesuai

c)

Pengangkatan manual yang tidak benar

d)

Kebisingan di area kerja

e)

Penggunaan APD yang tidak tepat

19.

Manakah dari pernyataan berikut yang merupakan prinsip ergonomi yang tepat dalam mendesain stasiun kerja di bengkel mesin?

a)

Tinggi meja kerja harus sama untuk semua pekerja agar seragam.

b)

Peralatan yang sering digunakan diletakkan jauh dari jangkauan pekerja untuk melatih peregangan.

c)

Menggunakan kursi kerja yang tidak memiliki sandaran agar pekerja selalu siaga.

d)

Meminimalkan gerakan membungkuk atau menjangkau yang berlebihan.

e)

Mempercepat siklus kerja untuk meningkatkan produktivitas tanpa mempertimbangkan istirahat.

20.

Bahaya ergonomi di tempat kerja dapat menyebabkan berbagai macam gangguan muskuloskeletal (MSDs). Salah satu gejala awal yang sering dirasakan oleh pekerja yang mengalami MSDs adalah...

a)

Demam dan batuk

b)

Sesak napas dan pusing

c)

Gangguan pendengaran

d)

Iritasi kulit dan mata merah

e)

Nyeri, pegal, atau kram otot pada bagian tubuh tertentu

21.

Seorang mekanik di sebuah bengkel merasa tertekan karena harus menyelesaikan perbaikan 10 mobil dalam satu hari, padahal waktu yang tersedia sangat terbatas. Beban kerja yang berlebihan ini seringkali menyebabkan kecemasan, kelelahan mental, dan kesalahan dalam pekerjaan. Situasi ini termasuk dalam jenis bahaya psikologi...

a)

Konflik peran

b)

Pelecehan (bullying)

c)

Beban kerja berlebih (workload)

d)

Pelecehan seksual

e)

Ketidakamanan kerja

22.

Di sebuah pabrik, seorang pekerja hanya melakukan satu tugas yang sama, yaitu menggergaji pipa, selama 8 jam setiap hari. Kondisi ini menyebabkan ia merasa bosan, kehilangan motivasi, dan sulit berkonsentrasi. Bahaya psikologi yang dialaminya adalah...

a)

Stres akibat tuntutan fisik

b)

Kurangnya dukungan sosial

c)

Perundungan (bullying) di tempat kerja

d)

Pekerjaan yang monoton

e)

Ketidakjelasan peran

23.

Seorang mandor sering memberikan instruksi yang berbeda dan bertentangan kepada seorang teknisi. Di satu sisi, ia diminta untuk mengerjakan tugas dengan cepat, namun di sisi lain ia juga diminta untuk memastikan kualitas yang sempurna, yang membutuhkan waktu lebih lama. Kondisi ini membuat teknisi bingung dan frustasi. Bahaya psikologi yang paling sesuai untuk situasi ini adalah...

a)

Lingkungan sosial yang tidak mendukung

b)

Konflik peran (role conflict)

c)

Pelecehan

d)

Monotoni pekerjaan

e)

Kesepian di tempat kerja

24.

Pernyataan berikut ini yang merupakan contoh dari bahaya psikologi berupa kekerasan dan pelecehan di lingkungan kerja bengkel adalah...

a)

Jadwal shift yang tidak teratur

b)

Diberi target kerja yang tidak realistis

c)

Lingkungan kerja yang panas dan berisik

d)

Tidak memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan

e)

Mendapatkan teriakan dan makian dari atasan di depan rekan kerja

25.

Dampak jangka panjang dari bahaya psikologi di tempat kerja, seperti stres kronis dan kelelahan mental, dapat memengaruhi kesehatan fisik pekerja. Salah satu dampak fisik yang paling sering dihubungkan dengan bahaya psikologi adalah...

a)

Penyakit kulit

b)

Hipertensi dan penyakit jantung

c)

Gangguan pendengaran

d)

Carpal Tunnel Syndrome

e)

Cedera otot

26.

Dalam hierarki pengendalian bahaya, tindakan yang paling efektif untuk menghilangkan bahaya secara permanen adalah...

a)

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)

b)

Kontrol administratif

c)

Rekayasa teknik (engineering control)

d)

Substitusi

e)

Eliminasi

27.

Pemasangan penutup (guard) pada bagian mesin yang berputar atau bergerak adalah contoh dari pengendalian bahaya dengan metode...

a)

Eliminasi

b)

Substitusi

c)

Rekayasa teknik

d)

Kontrol administratif

e)

Alat Pelindung Diri (APD)

28.

Untuk mencegah bahaya tersangkut (entanglement) pada mesin bubut, tindakan pengendalian yang paling tepat adalah...

a)

Menggunakan sarung tangan berbahan tebal

b)

Menggunakan pakaian kerja yang longgar

c)

Tidak menggunakan perhiasan atau jam tangan

d)

Memastikan pencahayaan di area kerja cukup terang

e)

Menggunakan sepatu safety

29.

Sistem Lockout/Tagout (LOTO) adalah prosedur keselamatan yang digunakan untuk...

a)

Memastikan pekerja menggunakan APD dengan benar

b)

Mengunci sumber energi mesin agar tidak dapat dioperasikan saat perawatan

c)

Menandai area kerja yang berisiko tinggi

d)

Mengendalikan kebisingan dari mesin

e)

Mengatur jadwal kerja agar tidak monoton

30.

Bahan kimia yang sangat beracun diganti dengan bahan yang lebih aman atau tidak beracun untuk tujuan yang sama. Tindakan ini merupakan contoh dari pengendalian bahaya...

a)

Eliminasi

b)

APD

c)

Rekayasa teknik

d)

Kontrol administratif

e)

Substitusi

31.

Mencegah paparan debu dan uap bahan kimia dengan memasang sistem ventilasi lokal (local exhaust ventilation) adalah contoh pengendalian...

a)

Administratif

b)

Substitusi

c)

Eliminasi

d)

Rekayasa teknik

e)

APD

32.

Untuk melindungi pekerja dari bahaya kebisingan yang berlebihan di bengkel, penerapan pengendalian administratif yang efektif adalah...

a)

Mengganti mesin yang bising dengan mesin yang lebih senyap

b)

Memasang peredam suara pada dinding ruangan

c)

Menyediakan earplug atau earmuff untuk semua pekerja

d)

Melakukan rotasi kerja agar durasi paparan kebisingan berkurang

e)

Memasang penutup pada bagian mesin yang mengeluarkan suara

33.

Pekerja yang sering menggunakan mesin gerinda tangan berisiko mengalami getaran pada tangan dan lengan. APD yang paling tepat untuk mengurangi risiko ini adalah...

a)

Sarung tangan anti-potong

b)

Sarung tangan anti-getar

c)

Sarung tangan berbahan lateks

d)

Kacamata pelindung

e)

Masker debu

34.

Melatih pekerja tentang teknik mengangkat beban yang benar (jongkok, bukan membungkuk) adalah contoh pengendalian bahaya ergonomi dengan metode...

a)

Rekayasa teknik

b)

Eliminasi

c)

Substitusi

d)

Administratif

e)

APD

35.

Salah satu langkah penting dalam pengendalian bahaya kimia adalah menyediakan dan memastikan semua pekerja memahami isi dari...

a)

Safety helmet

b)

Job Safety Analysis (JSA)

c)

Surat Izin Kerja (SIK)

d)

Safety Data Sheet (SDS)

e)

Manual instruksi mesin

36.

Untuk mencegah bahaya fisik akibat suhu panas dari tungku peleburan, tindakan rekayasa teknik yang paling efektif adalah...

a)

Menyediakan APD tahan panas

b)

Melakukan rotasi kerja

c)

Memasang tirai pelindung panas atau penghalang fisik

d)

Memberikan pelatihan tentang bahaya panas

e)

Mempercepat proses kerja

37.

Pencegahan bahaya psikologi akibat beban kerja yang berlebihan dapat dilakukan dengan cara...

a)

Memasang tanda peringatan bahaya di area kerja

b)

Menambah durasi jam kerja untuk menyelesaikan pekerjaan

c)

Mengatur jadwal kerja yang realistis dan menyediakan waktu istirahat

d)

Melakukan pengujian pendengaran rutin

e)

Menyediakan APD ergonomis

38.

Apabila semua metode pengendalian (eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, dan administratif) tidak dapat sepenuhnya menghilangkan bahaya, maka langkah terakhir yang harus diterapkan adalah...

a)

Menghentikan seluruh pekerjaan

b)

Mengabaikan bahaya tersebut

c)

Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD)

d)

Mengurangi jumlah pekerja

e)

Mempersingkat jam kerja tanpa istirahat

39.

Pemasangan penanda jalur evakuasi dan rambu-rambu bahaya di bengkel adalah contoh pengendalian...

a)

APD

b)

Administratif

c)

Rekayasa teknik

d)

Eliminasi

e)

Substitusi

40.

Bahaya ergonomi akibat postur kerja yang tidak ideal dapat dikendalikan dengan cara rekayasa teknik, yaitu...

a)

Melakukan peregangan sebelum bekerja

b)

Menggunakan kursi dan meja kerja yang dapat diatur ketinggiannya

c)

Mengurangi jam kerja

d)

Mengganti alat dengan yang lebih kecil

e)

Memberikan pelatihan tentang postur kerja yang benar