WorksheetsTEKS ANEKDOT KELAS X
Total questions: 50
Worksheet time: 34mins
Apa dilema utama Pak Dodot dalam cerita tersebut?
Memilih antara dua desa yang jauh.
Memutuskan acara pesta mana yang akan dihadiri karena waktu yang bersamaan.
Memilih antara dua jenis makanan yang berbeda.
Memutuskan siapa yang harus diundang ke pestanya.
Mengapa Pak Dodot merasa bingung dalam memilih undangan pesta?
Karena ia tidak mengenal tuan rumah.
Karena ia memikirkan untung rugi dari setiap undangan.
Karena ia tidak suka pesta.
Karena ia tidak punya kendaraan.
Apa perbedaan utama antara undangan dari Desa Mentari dan Desa Bersinar yang membuat Pak Dodot bimbang?
Desa Mentari menawarkan makanan, Desa Bersinar menawarkan minuman.
Desa Mentari menawarkan amplop lebih banyak, Desa Bersinar menawarkan makanan.
Desa Mentari menawarkan amplop lebih sedikit tapi ada makanan, Desa Bersinar menawarkan amplop lebih banyak tapi tanpa makanan.
Desa Mentari menawarkan hiburan, Desa Bersinar menawarkan hadiah.
Bagaimana Pak Dodot akhirnya memutuskan untuk menghadiri pesta?
Ia langsung pergi ke Desa Bersinar.
Ia pergi ke Desa Mentari terlebih dahulu, lalu berubah pikiran ke Desa Bersinar.
Ia menunggu sampai acara selesai.
Ia tidak menghadiri kedua pesta tersebut.
Apa yang terjadi ketika Pak Dodot tiba di Desa Bersinar?
Pesta sangat meriah dan mewah.
Pesta sudah selesai.
Tempat acara tidak terlalu besar dan tidak mewah.
Ia disambut dengan banyak makanan.
Mengapa Pak Dodot kembali ke rumahnya dengan penuh penyesalan?
Karena ia terlalu lelah.
Karena ia tidak mendapatkan amplop dari kedua desa.
Karena ia melewatkan kedua acara pesta.
Karena ia tidak membawa pulang makanan.
Apa kritik utama yang disampaikan melalui anekdot ini mengenai perilaku sebagian orang zaman sekarang?
Mereka terlalu peduli pada orang lain.
Mereka menilai dan melakukan sesuatu berdasarkan keuntungan pribadi.
Mereka tidak suka bersosialisasi.
Mereka selalu menepati janji.
Dalam kegiatan sosial, bagaimana seharusnya kita berpikir?
Mengutamakan keuntungan pribadi.
Mempertimbangkan untung rugi secara cermat.
Berfokus pada manfaat bagi sesama, terutama yang membutuhkan.
Menghindari kegiatan yang tidak menguntungkan.
Pribadi seperti apakah yang dianjurkan dalam mengambil keputusan?
Ragu-ragu dan plin-plan.
Teguh pendirian dan tidak mudah goyah.
Selalu mencari keuntungan terbesar.
Mengikuti pendapat mayoritas.
Mengapa Onyod merasa kesal setelah makan di rumah makan Odah pada awalnya?
Makanan yang disajikan tidak enak.
Odah menghardiknya karena uangnya sedikit.
Ia tidak mendapatkan daging ayam atau ikan.
Odah menolak melayaninya.
Bagaimana reaksi Odah ketika Onyod mengayuh becaknya dengan cepat saat menuruni jalan?
Ia merasa senang dan tertawa.
Ia meminta Onyod untuk lebih cepat.
Ia terlihat ketakutan dan meminta Onyod mengerem.
Ia tidak menunjukkan reaksi apapun.
Salah satu kritik sosial yang disampaikan dalam teks anekdot adalah banyak orang cenderung bersikap bagaimana terhadap orang yang kekurangan ekonomi?
Menghargai dan melayani dengan baik.
Menganggap rendah dan tidak menghargai.
Memberikan bantuan tanpa pamrih.
Bersikap acuh tak acuh.
Mengapa kita harus memperlakukan semua orang dengan baik dan hormat?
Agar kita dihormati kembali oleh mereka.
Karena kita adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan.
Untuk menunjukkan status sosial kita.
Agar tidak mendapat masalah di kemudian hari.
KUHP DALAM ANEKDOT
Seorang dosen fakultas hukum suatu universitas sedang memberikan kuliah hukum pidana. Suasana kelas biasa-biasa saja.
Saat sesi tanya-jawab tiba, Ali bertanya kepada pak dosen. “Apa kepanjangan KUHP, Pak?” Pak dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada Ahmad. “Saudara Ahmad, coba dijawab pertanyaan Saudara Ali tadi,” pinta pak dosen. Dengan tegas Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak …!”
Mahasiswa lain tentu tertawa, sedangkan pak dosen hanya menggeleng-gelengkan kepala seraya menambahkan pertanyaan kepada Ahmad, “Saudara Ahmad, dari mana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar Ahmad, pertanyaan pak dosen dijawabnya dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru yang terbaik, Pak …!” Semua mahasiswa di kelas itu tercengang. Mereka berpandang-pandangan. Lalu, mereka tertawa terbahak-bahak.
Gelak tawa mereda. Kelas kembali berlangsung normal.
Makna tersirat pada teks anekdot di atas adalah...
Menjelaskan kepanjangan KUHP sebenarnya adalah Kitab Undang Hukum Pidana.
Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru terbaik.
Menyindir Ali yang bertanya kepanjangan KUHP.
Mengkritik Bapak dosen sedang memberikan kuliah hukum pidana.
Menyindir kepada oknum penegak hukum yang mau disuap.
Bacalah penggalan teks anekdot berikut!
…
Suatu ketika si Azam sedang berlibur ke Singapura, tetapi tampaknya ia tak tahu akan adanya peraturan itu. Ia merokok sendirian sambil duduk di bangku. Karena rokoknya sudah hampir habis, ia membuang puntung rokoknya begitu saja dan jatuh persis di sisi kaki kanannya. Tanpa disangka-sangka, tiba-tiba datang petugas dan menegur Azam dengan suara tegas.
Abstraksi yang tepat untuk teks di atas adalah...
Singapura termasuk salah satu negara yang bersih.
Diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi.
Kemudian, ia pergi meninggalkan Azam.
“Tahukah Anda bahwa Anda telah melakukan pelanggaran?” “Tidak tahu.
Pada suatu hari Zuki sedang berlibur.
Bacalah penggalan teks anekdot berikut!
(1) “Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok”, tegas petugas itu. (2) Dengan sigap Azam menjawab, “Oh…, maaf terjatuh.” (3) Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi. (4)Petugas itu hanya terbelalak keheranan. (5)Kemudian, ia pergi meninggalkan Azam.
Koda yang terdapat pada paragraf di atas adalah...
1
2
3
4
5
perbedaan antara humor dan anekdot adalah . . .
Pilihan jawaban
humor lucu anekdot unik
ide anekdot dari peristiwa nyata humor hanya rekaan
anekdot berupa teks humor berupa dialog
sama-sama menghibur
anekdot menyindir humor mengkritik
Mengubah pola penyajian teks anekdot yang pertama adalah . . . .
memahami
menulis
menyusun
membaca
mengamati
Bacalah cuplikan teks anekdot di bawah ini!
Saat sesi tanya jawab tiba, Ali bertanya kepada pak dosen. “Apa kepanjangan KUHP, Pak?” Pak dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada Ahmad. “Saudara Ahmad, coba dijawab pertanyaan Saudara Ali tadi,” pinta pak dosen. Dengan tegas Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak …!”
Kutipan paragraf diatas merupakan salah satu bagian dari struktur teks anekdot, yaitu….
abstraksi
krisis
reorentasi
Reaksi
Koda
Bacalah teks di bawah ini!
Agus : Siapa yang kalau jalan memiliki kaki dua dan kalau berhenti memiliki kaki empat?
Sarjono : Ehm…apa, ya?
Agus : Nyerah? Orang jual es dawet pakai pikulan. Kalau dia sedang jalan, kakinya hanya dua, tapi kalau dia berhenti kakinya empat.
Teks di atas tidak termasuk anekdot karena, kecuali.…
tidak menyindir
tidak memiliki amanat/pesan
tidak memiliki konjunsi tempora
tidak lucu
tidak memiliki struktur
Bacalah teks di bawah ini dengan cermat!
Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai. “Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”.Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam. Kapalnya selamat setelah dia membuang semua muatannya dengan bersusah payah .kejadiaan tersebut mengingatkan padanya kalau dia seorang ‘pelaut ulung’. Badailah yang membuatnya ulung. Pikirannya kembali kepada keluarganya.“Bagaimana kalau istri dan anakku yang kubuang? Apakah saya akan memperoleh ketenangan dan merasakan kebahagiaan?” ujar si pelaut. Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.
Kalimat yang menunjukkan abstraksi adalah…
Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai
Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam.
Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.
“Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”
Badailah yang membuatnya ulung
Bacalah teks berikut ini!
Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “ Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar.”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.
Kalimat yang menunjukkan krisis adalah…
Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas
Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto.
Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.
“Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya.
”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”
Bacalah paragraf berikut ini.
1) Hari ini Sekolah Bahagia mengadakan rekreasi ke Bali. 2) Para siswa terlihat gembira dan mengenakan pakaian yang terbagus. 3) Di antara mereka ada yang membawa tongsis. 4) Tiba-tiba Nasrudin berkata, “Iya, tongsis itu memang cocok untuk kita, supaya kita semua pandai berkaca diri”. 5) Anak yang membawa tongsis hanya tersenyum kemudian mengajak Nasrudin selfie.
Konjungsi temporal terdapat pada kalimat ke ….
1
2
3
4
5
Bacalah teks berikut ini.
Suatu sore dipadang rumput.
Kambing 1: Mengapa rumputmu selalu hijau?
Kambing 2: Karena selalu kurawat dan kupupuk.
Kambing 1: Rumputku juga kurawat dan kupupuk tapi tidak sehijau rumputmu.
Kambing 2: Karena kau melihatnya tidak dengan hati sehingga rumput tetangga lebih hijau di matamu.
Kambing 1 merasa tersindir kemudian tersenyum kecut.
Bahasa yang digunakan untuk menyampaikan sindiran dalam teks anekdot di atas adalah .…
Pilihan jawaban
perbandingan
ungkapan
antonim
pengandaian
sinonim
Bacalah teks berikut ini.
Semut bertemu lebah di ranting pohon.
(1) Lebah: Wah, maduku sangat bermanfaat.
(2) Semut: Apa aku bisa mengambilnya sedikit saja?
(3) Lebah: Tidak boleh.
(4) Semut: Mengapa?
(5) Lebah: Karena kau tinggal dalam kolong jembatan.
Semut berlalu meninggalkan kecongkakan lebah.
Sindiran terdapat pada kalimat ke .…
1
2
3
4
5
Bacalah teks di bawah ini!
1. Pelajaran moral berlangsung.
2. Siswa mendengarkan ceramah guru dengan tenang.
3. Guru: setiap manusia pasti menjadi pemimpin. Paling tidak dia memimpin dirinya sendiri.
Agung menimpali pernyataan gurunya.
4. Agung: tidak hanya itu saja, pak. Setiap manusia pasti jadi CAMAT
Guru: apa itu?
Agung: Calon Mati.
5. Para siswa tertawa, geli dan guru pun tersenyum
Bagian orientasi adalah….
1
2
3
4
5
Bacalah teks berikut ini!
1. Pak guru sedang memberikan pembinaan apel pagi. Para siswa terlihat tertib.
2. Pak guru: Anak-anakku, yang saya banggakan. Usia kalian adalah usia remaja. Dimana rentan terhadap pergaulan bebas. Jangan sampai setelah lulus dari sekolah ini kalian mendapat gelar MBA.
3. Siswa: Apa itu, pak?
4. Pak guru: Married By Accident
5. Siswa: Artinya, pak?
6. Pak Guru: Hamil sebelum nikah.
7. Semua siswa tertawa. Pak guru menutup apel dengan berdoa bersama.
Bagian krisis adalah.…
1
2
3
4
5
Bacalah teks berikut ini!
“Nah, mengertikan?” tanya Dodi sambil menyimpan pensilnya. Sudah dua jam dia menerangkan logaritma pada Yusuf. “Entahlah, saya masih ragu” jawab Yusuf, “aku benar-benar tidak bisa konsentrasi, Dod”
“Kamu ini kepala angin atau memang tidak konsentrasi? Kamu ini rupanya harus minum ramuan jahe dulu supaya tidak kepala angin!”kata Dodi sambil siap-siap menerangkan kembali teorinya.
Kepala angin memiliki makna…
bodoh
masuk angin
pusing
sering lupa
tidak konsentrasi
Bacalah paragraf berikut ini!
Setiap tahun, masyarakat mengadakan pesta rakyat di alun-alun. Mereka berduyun-duyun datang ikut memeriahkan pesta. Dari kalangan anak-anak sampai orang tua, dari orang miskin sampai orang kaya, dari rakyat hingga pejabat ikut pesta. Masyarakat banyak yang memanfaatkan peristiwa ini. Mbah Suket juga memanfaatkan peristiwa ini dengan meminta-minta.
(1) Mbah Suket: Sedekah, den!
Remaja: (mengeluarkan uang seribu dan menyerahkannya) Doakan, ya, mbah ... semoga lancar jodoh.
(2) Mbah Suket: Amin, nak.
Remaja itu pun berlalu
Mbah suket: Sedekah, den!
Seseorang: (memandang dengn jijik) sudi amat
(3) Mbah Suket: "Oalah, orang kok kaya gitu. Apa to pekerjaanmu?"
Seseorang: "Pejabat."
(4) Mbah suket: "Pantas!"
(5) Pejabat menendang mbah suket, tapi untungnya mbah suket bisa menghindar dari tendangannya. Orang itu pergi meninggalkan Mbah Suket.
Kalimat yang tidak terdapat reaksi adalah.…
1
2
3
4
5
Yang merupakan unsur unsur teks anekdot, kecuali….
Pilihan jawaban
judul
humor
pujian
partisipan
Kritik
Perhatikan struktur anekdot : Struktur teks anekdot
1. Koda
2. Krisis
3. Abstrak
4. Reaksi
5. Orientasi
Urutan struktur teks anekdot yang tepat adalah ….
3-5-4-2-1
3-5-2-4-1
3-4-5-2-1
3-2-4-5-1
3-4-2-5-1
Berikut ini yang bukan ciri-ciri teks anekdot adalah….
Struktur teks orientasi-krisis-reaksi
Memiliki pesan moral
Memiliki unsur lucu
Berbentuk cerita
Menggelitik
Berikut ini yang termasuk unsur kebahasaan kecuali ...
Konjungsi menyatakan yang menyatakan hubungan waktu
Kalimat retoris
Kalimat tanya
Kata kerja aksi
Kalimat yang menyatakan peristiwa masa lalu
1. Bacalah teks anekdot tersebut!
Kisah Pemulung
Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.
Pak RT : “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu? Lihat tulisan di perumahan ini, tidak?”
Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?”
Pak RT : “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”
Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”
Dari teks anekdot di atas, makna tersiratnya adalah...
Masih banyak orang miskin di sekitar kita!
Pemulung dilarang masuk!
Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan.
Ternyata angka buta aksara disekitar kita masih banyak.
Teranyata masih banyak pemulung disekitar kita.
Dari teks anekdot di atas, konjungsi yang menyatakan hubungan waktu adalah ...
Kemudian
Dan
Yang
Dengan
Di
Perhatikan teks di bawah ini !
(1) Seorang laki-laki masuk bank dan berkata ia ingin pinjam $200 selama enam bulan. (2) Ia menjaminkan Rolls Royce miliknya dan meminta bank menahan mobilnya itu sampai utangnya lunas. (3) Enam bulan kemudian orang itu kembali ke bank membayar $200 ditambah $10 bunga dan mengambil kembali Roll –nya. (4) Petugas pinjaman bertanya kepadanya mengapa orang yang mengendarai Roll Royce perlu pinjaman $200 lalu jawabnya, “Saya harus ke Eropa selama enam bulan dan di mana lagi saya dapat menitipkan Rolls selama itu hanya $10? “ (5) Si petugas melongo dan sejurus kemudian tertawa mengakui kecerdikan si pemilik Roll Royce.
Orientasi pada teks anekdot tersebut adalah kalimat ….
1
2
3
4
5
(1) Seorang laki-laki masuk bank dan berkata ia ingin pinjam $200 selama enam bulan. (2) Ia menjaminkan Rolls Royce miliknya dan meminta bank menahan mobilnya itu sampai utangnya lunas. (3) Enam bulan kemudian orang itu kembali ke bank membayar $200 ditambah $10 bunga dan mengambil kembali Roll –nya. (4) Petugas pinjaman bertanya kepadanya mengapa orang yang mengendarai Roll Royce perlu pinjaman $200 lalu jawabnya, “Saya harus ke Eropa selama enam bulan dan di mana lagi saya dapat menitipkan Rolls selama itu hanya $10? “ (5) Si petugas melongo dan sejurus kemudian tertawa mengakui kecerdikan si pemilik Roll Royce.
Bagian krisis pada teks anekdot tersebut adalah …
Seorang pemilik Roll Royce meminjam uang di bank dan menjaminkan mobilnya.
Seorang pemilik Roll Royce meminta bank menahan mobilnya sampai utangnya lunas
Seorang pemilik Roll Royce membayar utang dan mengambil mobilnya
Seorang pemilik Roll Royce meminjam uang di bank dan menitipkan mobilnya dengan cara menjaminkan mobil tersebut.
Seorang pemilik Roll Royce memberikan jawaban yang membuat si petugas bank melongo dan tertawa
Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak
menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau. Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, darimana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!” Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.
Kelucuan teks anekdot terdapat pada bagian …
Dosen sedang memberi kuliah hukum pidana
Saat sesi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen.
Saat Ahmad memplesetkan KUHP menjadi Kasih Uang Habis Perkara
Para mahasiswa tertawa mendengar jawaban Ahmad.
Para mahasiswa menertawakan keluguan Ahmad menjawab pertanyaan dosen
Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak
menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu sayauntuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau. Dengan tegas si Ahmad menjawab,“Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosengeleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad,darimana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya puladengantegas,“PeribahasaInggrismengatakan‘Pengalamanadalahguru yangterbaik’begitu,Pak!”Seisikelas tertawa.Lalu tawameredadan kelaskembali tenang.
Arti istilah ‘Kasih Uang Habis Perkara’ dalam teks tersebut adalah ….
Setiap perkara dikenai biaya
Setiap perkara dapat ditindaklanjuti dengan uang
Setiap perkara dapat diselesaikan dengan uang
Setiap perkara tidak dapat diuangkan
Setiap perkara tidak dapat diselesaikan
Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak
menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau. Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, darimana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!” Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.
Makna tersirat pada teks anekdot di atas adalah...
Menjelaskan kepanjangan KUHP sebenarnya adalah Kitab Undang Hukum Pidana.
Mengkritik Bapak dosen sedang memberikan kuliah hukum pidana
Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru terbaik
Menyindir kepada oknum penegak hukum yang mau disuap.
Menyindir Ali yang bertanya kepanjangan KUHP
Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak
menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau. Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, darimana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!” Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.
Yang bukan termasuk partisipan dalam teks anekdot di atas adalah ...
dosen
Ali
Ahmad
mahasiswa
Saudara Ahmad
Teks anekdot berjudul KUHP terdapat kritikan dalam kalimat ...
Apa kepanjangan KUHP, Pak?
Dengan tegas Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak …!
Semua mahasiswa di kelas itu tercengang. Mereka berpandang-pandangan
Mahasiswa lain tentu tertawa, sedangkan pak dosen hanya menggeleng- gelengkan kepala seraya menambahkan pertanyaan kepada Ahmad
Dasar Ahmad, pertanyaan pak dosen dijawabnya dengan tegas
Holmes dan Watson sedang mengikuti perkemahan musim semi . Di tengah malam, Holmes terbangun dan membangunkan Watson. “Watson,” katanya,”Lihat ke langit dan katakan apa yang kamu lihat.” “Saya melihat jutaan bintang, Holmes,” kata Watson.
“Dan apa kesimpulannya, Watson?”
Watson berpikir sejenak. “Baik,” katanya, “ Berdasarkan astronomi, ada jutaan galaksi dan mungkin milyaran planet. Menurut astrologi, saya mengamati bahwa Saturnus berada di dalam Leo. Menurut horologi, saya menyimpulkan bahwa waktu mendekati tiga seperempat pagi, menurut meteorology, saya kira besok harinya bagus. Menurut teologi, saya lihat bahwa Tuhan Mahakuasa dan kita begitu kecil tak berarti. Menurutmu sendiri apa, Holmes?”
“Watson,tendakitadicuriorang!”
Isi teks anekdot tersebut adalah …
Holmes dan Watson sedang berkemah
Holmes membangunkan Watson dan menanyakan sesuatu kepadanya.
Watson menjawab pertanyaan Holmas dengan rinci
Watson menguasai beberapa ilmu
Watson tidak menyadari tenda mereka dicuri
Dari teks anekdot diatas yang menunjukkan seru adalah ...
Dan apa kesimpulannya, Watson?
Saya melihat jutaan bintang, Holmes
Lihat ke langit dan katakan apa yang kamu lihat
Watson, tenda kita dicuri orang!
Watson berpikir sejenak. “Baik,” katanya
Bacalah susunan teks anekdot berikut ini dengan saksama!
(1) “Kita sudah memenuhi permintaanmu.” kata editor itu memberitahu si pengarang.
(2) Artikel itu disertai dengan sepucuk surat dari pengarangnya : “Atur saja pemberian tanda bacanya dengan benar dan terbitkan seluruh ceritanya.”
(3) “Tapi di waktu yang akan datang, silakan kirimkan saja pemberian tanda bacanya. Lalu kita terkenal karena menulis artikel kita sendiri.”
(4) Gondolin, seorang penerbit dan editor yang terkenal dari harian Italia IL Mesagero, menerima sebuah artikel yang agak buruk dari seorang temannya yang sekaligus seorang politikus.
Susunan potongan-potongan teks yang tepat hingga menjadi anekdot yang utuh dan padat adalah….
(4)-(1)-(2)-(3)
(4)-(3)-(1)-(2)
(4)-(2)-(3)-(1)
(4)-(2)-(1)-(3)
(4)-(3)-(2)-(1)
Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “ Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar.”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.
Pada anek dotter sebut, kalimat yang menunjukkan koda adalah…
Tiba-tiba seorang anak berkomentar
Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa
Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya
Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya
Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi
Cuma Takut Tiga Roda
(1) Suatu hari, saat Abdurahman Wahid menjabat sebagai Presiden RI, ada pembicaraan serius yang dilakukan seusai menghadiri sebuah rapat di istana Negara.
(2) Pembicaraan bertopik isu terhangat.
(3) Diketahui, pembicaraan itu mengenai wabah demam berdarah yang kala itu sedang melanda kota Jakarta.
(4) Gusdur pun sibuk memperbincangkan penyakit mematikan tersebut.
(5) “Menurut Anda, mengapa demam berdarah saat ini semakin marak di Jakarta, Pak?” tanya seorang menterinya.
(6) “Ya karena Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso melarang bemo, becak, dan sebentar lagi bajaj dilarang beredar di Kota Jakarta ini.
(7) Padahal kan, nyamuk sini cuma takut sama tiga roda.”
Krisis yang terdapat pada teks anekdot ditunjukan dengan nomor
1 dan 2
2 dan 3
4
5 dan 6
7
…
Malik : “Tuan Abdul, saya sudah cari kemana-mana tetapi saya tidak menemukan kambing yang punya taduk sejengkal manusia.”
Abdul : “Bagaimana kalau kita membuat sayembara, cepat buat pengumuman keseluruh negeri bahwa kita membutuhkan seekor kambing yang memiliki tanduk sejengkal manusia untuk disembelih.
Abstraksi yang tepat untuk kutipan teks anekdot di atas adalah…
Pada suatu hari Tuan Malik mencari kambing yang sudah seminggu menghilang
Tuan Abdul membuat sayembara perihal pencarian kambing
Akhirnya kambing itu ditemukan
Tuan malik tidak mencari kambing yang punya tanduk sejangkal manusia
Kemudian Tuan malik dan tuan Abdul bersepakat membuat sayembara untuk mencari kambing yang memiliki tanduk sejengkal manusia
Kita dapat memahami teks anekdot dan dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk...
Menyelesaikan persoalan-persoalan yang kita hadapi di dunia nyata
Mempertahankan bangsa agar berpegang tegus terhadap Pancasila
Sumber aktualisasi diri penggunanya pada konteks sosial-budaya akademis
Menyampaikan kritik terhadap persoalan-persoalan pada bidang-bidang layanan tersebut
Memperoleh ilmu pengetahuan melalui pendidikan
Yang termasuk kedalam sifat-sifat anekdot secara umum adalah....
Aneh
Membosankan
Khayalan
nyata
nyaman
