NEW
Font size
WorksheetsUji Pemahaman Subnetting Jaringan
Total questions: 20
Worksheet time: 3600secs
Apa yang dimaksud dengan subnetting?
Subnetting adalah pembagian jaringan IP menjadi subnet yang lebih kecil.
Subnetting adalah pengaturan alamat email dalam jaringan.
Subnetting adalah proses menghapus jaringan IP.
Subnetting adalah penggabungan beberapa jaringan menjadi satu.
Apa tujuan utama dari subnetting dalam jaringan?
Membagi jaringan menjadi subnet yang lebih kecil untuk efisiensi dan manajemen yang lebih baik.
Meningkatkan kecepatan transfer data dalam jaringan.
Menyediakan akses internet gratis untuk semua pengguna.
Mengurangi jumlah perangkat yang terhubung ke jaringan.
Dalam subnetting, apa yang dimaksud dengan Net ID?
Net ID adalah alamat IP unik untuk setiap perangkat.
Net ID adalah identifikasi jaringan dalam subnetting.
Net ID adalah bagian dari alamat MAC perangkat.
Net ID digunakan untuk menentukan kecepatan jaringan.
Apa yang dimaksud dengan Host ID dalam konteks subnetting?
Host ID adalah bagian dari alamat IP yang berfungsi sebagai gateway.
Host ID adalah bagian dari alamat IP yang menentukan lokasi geografis.
Host ID adalah bagian dari alamat IP yang mengidentifikasi perangkat dalam subnet.
Host ID adalah bagian dari alamat IP yang digunakan untuk mengidentifikasi subnet.
Bagaimana cara menghitung jumlah host yang dapat ditampung dalam sebuah subnet?
2^(X)
2^(Y)
2^(nilai desimal segmen terakhir)
2^(subnet mask) +2
Broadcast address dari subnet 192.168.50.32/27 adalah …
192.168.50.62
192.168.50.63
192.168.50.64
192.168.50.31
Jika subnet mask adalah 255.255.255.0, berapa banyak host yang dapat digunakan?
254
512
256
128
IP Address 192.168.10.0/24 berarti memiliki subnet mask …
255.255.255.0
255.255.0.0
255.255.255.255
255.255.248.0
Jelaskan perbedaan antara subnet mask kelas A, B, dan C!
Subnet mask kelas A: 255.255.255.0, kelas B: 255.0.0.0, kelas C: 255.255.0.0.
Subnet mask kelas A: 255.255.0.0, kelas B: 255.255.255.0, kelas C: 255.0.0.0.
Subnet mask kelas A: 255.0.0.0, kelas B: 255.255.0.0, kelas C: 255.255.255.0.
Subnet mask kelas A: 255.255.255.255, kelas B: 255.255.255.0, kelas C: 255.255.0.255
IP Address: 192.168.1.1/24 Network ID-nya adalah …
192.168.0.0
192.168.1.1
192.168.1.0
192.168.1.255
Alamat IP 192.168.50.33/27 termasuk kedalam blok subnet …
192.168.50.0
192.168.50.32
192.168.50.64
192.168.50.16
Jika alamat IP adalah 192.168.1.10 dengan subnet mask 255.255.255.0, apa Net ID-nya?
192.168.0.0
192.168.1.0
192.168.2.0
192.168.1.1
IP Address: 172.16.5.130/25
Network ID adalah …
172.16.5.0
172.16.5.128
172.16.5.255
172.16.5.1
Jika sebuah jaringan menggunakan subnet mask /28, maka jumlah subnet yang mungkin dari Class C adalah …
4
8
16
32
Jika subnet mask adalah /26, maka jumlah host per subnet adalah …
64
62
32
30
Bagaimana cara menghitung subnet mask untuk 30 host?
255.255.255.128
255.255.255.224
255.255.255.0
255.255.255.192
Prefix /29 berarti tersedia host …
8
6
4
2
IP Address 192.168.1.0/26
Jumlah subnet yang terbentuk adalah …
2
4
6
8
Apa yang dimaksud dengan broadcast address dalam subnetting?
Broadcast address digunakan untuk mengirim data hanya ke satu perangkat.
Broadcast address adalah alamat yang digunakan untuk mengirimkan data ke semua perangkat dalam subnet.
Broadcast address adalah alamat yang tidak dapat digunakan dalam jaringan.
Broadcast address adalah alamat untuk mengidentifikasi perangkat tertentu dalam subnet.
IP Address 192.168.10.0/27
Range host valid pertama adalah (range blok subnet pertama) …
192.168.10.0 – 192.168.10.31
192.168.10.32 – 192.168.10.62
192.168.10.33 – 192.168.10.62
192.168.10.1 – 192.168.10.30
