WorksheetsSESI 5 UH 1 REMIDIAL
Total questions: 6
Worksheet time: 6mins
Name
Class
Date
1.
Bandingkan sifat koligatif larutan elektrolit dengan larutan nonelektrolit.
a)
Larutan elektrolit tidak memiliki ion, sehingga sifat koligatifnya lebih lemah.
b)
Sifat koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit sama karena keduanya tidak terdisosiasi.
c)
Larutan nonelektrolit memiliki sifat koligatif yang lebih kuat karena adanya molekul yang terlarut.
d)
Larutan elektrolit memiliki sifat koligatif yang lebih kuat dibandingkan larutan nonelektrolit karena adanya ion yang terdisosiasi.
2.
Sebutkan contoh penerapan konsep penurunan tekanan uap dalam industri atau kehidupan sehari-hari.
a)
Pembuatan es krim dalam industri makanan.
b)
Pengemasan produk dengan plastik.
c)
Penyimpanan bahan baku di suhu rendah.
d)
Pengeringan buah dalam industri makanan.
3.
Bagaimana pengaruh molalitas larutan terhadap kenaikan titik didih?
a)
Semakin rendah molalitas, semakin tinggi titik didih.
b)
Molalitas tidak berpengaruh pada titik didih.
c)
Semakin tinggi molalitas larutan, semakin besar kenaikan titik didih.
d)
Kenaikan titik didih tidak tergantung pada konsentrasi larutan.
4.
Hitung penurunan titik beku larutan yang mengandung 1 mol glukosa dalam 1 kg air (Kf air = 1,86°C kg/mol).
a)
0,93°C
b)
1,00°C
c)
1,86°C
d)
2,72°C
5.
Jelaskan apa yang terjadi pada sel darah merah jika dimasukkan ke dalam larutan hipotonik.
a)
Sel darah merah akan membengkak dan dapat pecah akibat osmosis.
b)
Sel darah merah akan menyusut dan mengeras.
c)
Sel darah merah akan mengeluarkan cairan dan mengecil.
d)
Sel darah merah akan tetap tidak berubah.
6.
Sebuah larutan dibuat dengan melarutkan 20 g urea (Mr = 60) dalam 200 g air. Hitung kenaikan titik didih larutan tersebut (Kb air = 0,52°C kg/mol).
a)
0.45 °C
b)
1.20 °C
c)
0.65 °C
d)
0.87 °C
100 %
