NEW
Font size
WorksheetsBerpikir komputasional
Total questions: 15
Worksheet time: 11mins
Seorang koki ingin membuat resep baru yang rasanya sangat kompleks. Ia memulai dengan mencicipi satu per satu bahan yang ada di dapurnya untuk memahami kontribusi rasa setiap bahan. Kemudian, ia mengelompokkan bahan-bahan berdasarkan rasa dasarnya (manis, asam, asin, pahit, umami) dan mencoba kombinasi sederhana dari setiap kelompok untuk melihat hasilnya. Proses yang dilakukan koki tersebut paling mirip dengan konsep berpikir komputasional apa?
Algoritma dan Pengenalan Pola
Pengenalan Pola dan Abstraksi
Dekomposisi dan Algoritma
Dekomposisi dan Abstraksi
Ketika Anda memecahkan teka-teki Sudoku, Anda harus melihat seluruh papan untuk menemukan angka-angka yang hilang. Anda kemudian memperhatikan bahwa setiap baris, kolom, dan blok 3x3 harus memiliki angka 1 hingga 9 tanpa pengulangan. Konsep ini adalah contoh dari...
Abstraksi
Pengenalan Pola
Dekomposisi
Algoritma
Anda ingin membersihkan kamar tidur Anda. Anda memulai dengan mengambil semua pakaian kotor, lalu meletakkannya di keranjang. Selanjutnya, Anda mengelompokkan semua buku dan menaruhnya di rak. Terakhir, Anda menyapu lantai. Tindakan ini adalah contoh dari...
Abstraksi
Algoritma
Pengenalan Pola
Dekomposisi
Manakah pernyataan berikut yang paling tepat mendeskripsikan pilar dekomposisi dalam Berpikir Komputasional?
Memecah masalah kompleks menjadi sub-masalah yang lebih kecil dan mudah dikelola.
Menghilangkan detail yang tidak penting dari suatu masalah.
Menerapkan langkah-langkah yang sama untuk masalah serupa.
Membuat daftar instruksi langkah-demi-langkah untuk memecahkan masalah.
KembaliBerikutnya
Ketika Anda menggunakan aplikasi peta seperti Google Maps, aplikasi tersebut menyembunyikan detail seperti setiap belokan kecil atau nama semua toko di sepanjang jalan dan hanya menampilkan rute utama yang perlu Anda ikuti. Ini adalah contoh dari...
Dekomposisi
Pengenalan Pola
Algoritma
Abstraksi
Dalam sebuah permainan robot, Anda harus memprogram robot untuk menyeberangi sebuah labirin. Anda menyadari bahwa setiap kali robot mencapai persimpangan, ia harus selalu belok kanan untuk mencapai tujuan. Perilaku robot ini merupakan penerapan dari...
Dekomposisi
Abstraksi
Algoritma
Pengenalan Pola
Anda ingin membuat sandwich. Anda membuat daftar langkah-langkah: (1) Ambil dua lembar roti. (2) Oleskan selai kacang pada satu lembar dan selai stroberi pada lembar lainnya. (3) Gabungkan kedua lembar roti tersebut. (4) Potong sandwich menjadi dua. Urutan langkah-langkah ini paling tepat disebut sebagai...
Algoritma
Pengenalan Pola
Abstraksi
Dekomposisi
Bayangkan Anda sedang merencanakan pesta ulang tahun. Anda membagi tugas menjadi 'menghias', 'memesan makanan', 'membuat daftar tamu', dan 'memilih musik'. Ini adalah contoh dari...
Pengenalan Pola
Algoritma
Dekomposisi
Abstraksi
Anda menemukan sebuah masalah di mana Anda harus menghitung rata-rata nilai dari sekelompok siswa. Anda menyadari bahwa Anda selalu perlu melakukan dua langkah: (1) menjumlahkan semua nilai, dan (2) membagi jumlah tersebut dengan jumlah siswa. Menggunakan kembali metode ini untuk setiap kelompok siswa adalah contoh dari...
Dekomposisi
Pengenalan Pola
Abstraksi
Algoritma
Pilihlah salah satu dari pilar Berpikir Komputasional berikut yang paling berhubungan dengan kemampuan untuk membuat model atau representasi dari suatu masalah.
Algoritma
Dekomposisi
Abstraksi
Pengenalan Pola
Untuk membersihkan kamar tidur yang sangat berantakan, Ani membuat daftar pekerjaan: 1. Rapikan kasur, 2. Kumpulkan sampah, 3. Sapu lantai, 4. Pel lantai. Namun, dia menyadari bahwa jika dia membersihkan lantai sebelum kasur rapi, kasur akan kotor lagi. Jadi, dia mengubah urutannya menjadi: 1. Rapikan kasur, 2. Kumpulkan sampah, 3. Pel lantai, 4. Sapu lantai. Mengapa urutan ini masih belum optimal?
Karena sampah harus dibuang terakhir.
Karena kasur seharusnya dirapikan terakhir.
Karena tidak ada tahap mencuci seprai.
Karena sapu harus dilakukan sebelum pel.
Sebuah perpustakaan memiliki ribuan buku yang tersebar di rak-rak. Setiap buku memiliki nomor identifikasi unik, tetapi tidak diatur berdasarkan judul, penulis, atau genre. Tugas Anda adalah menemukan semua buku tentang 'biologi'. Menggunakan konsep berpikir komputasional, manakah urutan tindakan terbaik yang menunjukkan pemecahan masalah secara efisien?
Membagi rak menjadi beberapa area , lalu di setiap area, baca judul buku satu per satu , dan pisahkan buku 'biologi'.
Meminta staf perpustakaan untuk menunjukkan lokasi buku 'biologi' .
Mencari secara acak di setiap rak hingga menemukan buku 'biologi' yang pertama.
Membuat daftar semua buku yang ada di perpustakaan, lalu menyortir daftar tersebut berdasarkan genre.
Seorang ilmuwan ingin memprediksi pergerakan badai. Ia mengumpulkan data historis pergerakan badai selama 50 tahun terakhir, lalu membuat sebuah simulasi komputer yang hanya mempertimbangkan tekanan udara, kecepatan angin, dan suhu permukaan air laut, mengabaikan faktor-faktor lain seperti bentuk garis pantai atau ketinggian gelombang. Mengapa Abstraksi sangat penting dalam kasus ini?
Karena model yang terlalu rumit dengan banyak variabel akan sulit untuk diproses dan dianalisis.
Karena tanpa Abstraksi, Algoritma yang dibuat tidak akan akurat.
Karena Abstraksi membantu ilmuwan menemukan pola dalam data historis.
Karena Abstraksi memungkinkan ilmuwan untuk memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
Seorang ahli perbaikan elektronik sedang memperbaiki televisi yang rusak. Ia memulai dengan memeriksa apakah kabel listrik terhubung (Langkah 1). Jika ya, ia memeriksa apakah steker listrik berfungsi (Langkah 2). Jika ya, ia memeriksa sirkuit di dalam televisi (Langkah 3), dan seterusnya. Jika salah satu langkah gagal, ia akan mencoba langkah lain untuk mencari penyebab masalah. Proses ini menunjukkan penerapan berpikir komputasional yang mana?
Pengenalan Pola dan Abstraksi
Algoritma dan Abstraksi
Algoritma dan Dekomposisi
Dekomposisi dan Pengenalan Pola
Sebuah perusahaan pengembang game sedang mencoba menyelesaikan masalah 'bug' yang membuat karakter pemain terjebak di tembok. Mereka membuat model sederhana dari masalah tersebut: karakter direpresentasikan sebagai titik dan tembok sebagai garis lurus, dan mereka mengabaikan detail visual seperti tekstur atau animasi. Mengapa pendekatan ini efektif?
Karena ini adalah langkah pertama yang benar dalam Algoritma perbaikan 'bug'.
Karena ini memungkinkan mereka untuk fokus pada mekanisme inti masalah tanpa terganggu oleh detail yang tidak relevan.
Karena ini memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
Karena ini membantu mereka menemukan pola di mana 'bug' sering terjadi.
