Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PRINSIP GEIGRAFI

Total questions: 25

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Pada tanggal 4 Januari 2010 terjadi kejadian tanah bergerak atau soil creep di Taraju Tasikmalaya. Tanah tersebut bergerak disebabkan oleh hujan lebat dalam sehari yang mengakibatkan struktur tanah menjadi jenuh air dan labil. Prinsip geografi yang terdapat dalam paragraf tadi adalah.....

a)

A. Distribusi

b)

B. Interelasi

c)

C. Deskripsi

d)

D. Korologi

2.

Jakarta merupakan kota megapolitan, pada jam-jam terentu seperti pagi, siang dan sore hari terjadi kemacetan terutama menuju perkantoran, sekolah, pasar atau mall seta menuju permukiman.

Prinsip geografi yang berkaitan dengan fenomena tersebut adalah prinsip...

a)

A. Deskripsi

b)

B. Interelasi

c)

D. Korologi

d)

E. Interpedensi

3.

Gempa dan tsunami Aceh tahun 2004 memporak-porandakan kota Aceh dan sekitarnya. Tercatat 100.000 jiwa meninggal dunia dan 50.000 lainnya hilang terbawa arus laut. Prinsip geografi yang terdapat dalam paragraf tadi adalah.....

a)

A. Distribusi

b)

B.Interelasi

c)

C. Deskripsi

d)

D. Korologi

4.

Gejala pemanasan global tidak hanya berkaitan dengan mencairnya gunung es, kenaikan permukaan laut, atau perubahan cuaca secara ekstrem. Pemanasan global juga berdampak pada penyebaran wabah penyakit baru seperti virus Zika yang berbahaya bagi wanita hamil.

Fenomena geosfer pada uraian tersebut dikaji menggunakan prinsip geografi yaitu...

a)

B. Prinsip interelasi

b)

C. Prinsip Deskripsi

c)

D. Prinsip Korologi

d)

E. Prinsip kronologi

5.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tiap tahun angka kelahiran meningkat sekira 1,49%. Hingga akhir tahun 2015 angka kelahiran bayi di Indonesia sekira 4.880.951 jiwa. Angka kelahiran tersebut dapat menjadi bonus demografi di Indonesia.

Prinsip geografi yang dapat digunakan untuk mengkaji fenomena tersebut adalah...

a)

A. Korologi

b)

B. Interelasi

c)

C. Distribusi

d)

D. Deskripsi

e)

E. Interaksi

6.

Keberadaan Pantai Pandawa di Bali, Ngarai Sianok di Sumatera Barat, Kepulauan Wayag di Raja Ampat, dan Grojogan Sewu di Jawa Tengah membuktikan Indonesia memiliki banyak kawasan wisata. Prinsip geografi yang dapat diterapkan untuk mengkaji fenomena tersebut adalah...

a)

A. Distribusi

b)

B. Interelasi

c)

C. Kronologi

d)

D. Deskripsi

e)

E.Korologi

7.

Luas hutan di Indonesia semakin berkurang karena adanya kegiatan penebangan hutan secara liar. Kondisi tersebut menyebabkan tingginya potensi kerawanan bencana longsor di Indonesia, khususnya di dataran tinggi. Fenomena ini sesuai dikaji menggunakan prinsip...

a)

B. Distribusi

b)

C. Interelasi

c)

D. Deskripsi

d)

E. Korologi

8.

Gempa 6,9 SR mengguncang beberapa kota di wilayah Jawa Barat pada 16 Desember 2017 dan menimbulkan peringatan tsunami. Berdasarkan posisi dan kedalamannya, kejadian gempa bumi ini disebabkan karena aktivitas tumbukan Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia di selatan Jawa. Aktivitas tektonis antara kedua lempeng tersebut juga mengakibatkan terbentuknya sebaran gunung api di wilayah Sumatra bagian barat dan Jawa bagian selatan. Deskripsi di atas sesuai dengan prinsip....

a)

A. Korologi

b)

B. Deskripsi

c)

C. Distribusi

d)

D. Interelasi

e)

E. Interaksi

9.

Mata pencaharian sebagian besar penduduk di daerah pesisir timur Sumatera sebagai nelayan.

Prinsip geografi yang berkaitan dengan fenomena tersebut adalah...

a)

deskripsi

b)

interelasi

c)

distribusi

d)

kronologi

10.

Di Indonesia terjadi perpindahan penduduk musiman pada waktu mudik lebaran dari kota ke desa, ketika kembali ke kota mereka membawa saudaranya untuk mendapatkan pekerjaan. Hal ini mengakibatkan terjadi kepadatan penduduk di kota.

Prinsip geografi yang digunakan untuk mengkaji fenomena tersebut adalah prinsip...

a)

interelasi

b)

deskripsi

c)

korologi

d)

aglomerasi

11.

Persebaran hutan di permukaan Bumi tidak merata karena dipengaruhi oleh iklim dan letak lintang.

Penjelasan fenomena geosfer tersebut menggunakan prinsip...

a)

distribusi

b)

deskripsi

c)

interelasi

d)

interaksi

e)

korologi

12.

Sebagian besar penduduk di daerah pegunungan bermata pencaharian di sektor perkebunan seperti perkebunan teh. Selain lahan yang subur, kondisi udara dapat mendukung aktivitas tersebut.

Fenomena tersebut dapat dijelaskan menggunakan prinsip geografi paling tepat yaitu...

a)

deskripsi

b)

korologi

c)

ekologi

d)

distribusi

e)

interelasi

13.

Perhatikan gambar di atas.


Ilustrasi terjadinya fenomena geosfer seperti ditunjukkan pada gambar merupakan salah satu contoh prinsip geografi, yaitu...

a)

interelasi

b)

deskripsi

c)

korologi

d)

kronologi

14.

Di kota besar dibangun mal yang berdekatan dengan penduduk padat dan status sosial yang tinggi.

Prinsip geografi yang berkaitan dengan fenomena tersebut adalah prinsip...

a)

interelasi

b)

korologi

c)

lokasi

d)

deskripsi

15.

Perubahan iklim global telah menyebabkan peningkatan suhu di berbagai wilayah, termasuk di Indonesia. Akibatnya, pola curah hujan di beberapa daerah berubah, dengan musim kemarau yang lebih panjang dan musim hujan yang lebih intens. Hal ini memengaruhi sektor pertanian, di mana kekeringan mengurangi hasil panen, sementara hujan deras meningkatkan risiko gagal panen akibat banjir. Dampak ini tidak hanya memengaruhi kesejahteraan petani, tetapi juga stabilitas pangan nasional.

a)

Deskripsi

b)

Distribusi

c)

Interelasi

d)

Korologi

16.

Persebaran penduduk di Indonesia sangat tidak merata, dengan sekitar 56% penduduk terkonsentrasi di Pulau Jawa, meskipun luasnya hanya 7% dari total wilayah. Pulau Sumatra dihuni oleh sekitar 21% populasi, sedangkan Kalimantan yang luas hanya dihuni 6%. Sulawesi menampung 7% penduduk, sementara Bali dan Nusa Tenggara sekitar 5%. Papua, meskipun merupakan pulau terbesar, hanya dihuni oleh 2% penduduk.

a)

Deskripsi

b)

Distribusi

c)

Interelasi

d)

Korologi

17.

Danau Toba adalah danau vulkanik terbesar di Indonesia yang terletak di Provinsi Sumatera Utara. Danau ini memiliki panjang sekitar 100 kilometer, lebar 30 kilometer, dan kedalaman mencapai 505 meter. Di tengah danau terdapat Pulau Samosir, sebuah pulau vulkanik yang juga menjadi salah satu destinasi wisata. Danau Toba terbentuk dari letusan gunung api super sekitar 74.000 tahun yang lalu, dan hingga saat ini menjadi salah satu danau terbesar di dunia, sekaligus pemandangan alam yang menakjubkan.

a)

Deskripsi

b)

Distribusi

c)

Interelasi

d)

Korologi

18.

Pegunungan Himalaya terletak di Asia Selatan, membentang melintasi lima negara yaitu India, Nepal, Bhutan, Tiongkok, dan Pakistan. Rangkaian pegunungan ini memiliki puncak tertinggi di dunia, Gunung Everest, dengan ketinggian mencapai 8.848 meter di atas permukaan laut. Iklim di sekitar Himalaya bervariasi, mulai dari subtropis di kaki gunung hingga iklim tundra di puncaknya. Pegunungan ini juga berperan penting dalam pembentukan pola cuaca di wilayah Asia Selatan, karena menjadi penghalang bagi angin muson.

a)

Deskripsi

b)

Distribusi

c)

Interelasi

d)

Korologi

19.

Persebaran flora di Indonesia menunjukkan pola yang jelas berdasarkan wilayah geografis. Di wilayah barat, seperti Sumatra dan Kalimantan, ditemukan banyak jenis pohon tropis yang lebat, termasuk hutan hujan tropis yang sangat kaya akan biodiversitas. Sementara itu, di wilayah timur seperti Papua, flora didominasi oleh jenis-jenis pohon yang lebih khas dengan adaptasi terhadap iklim lembab dan dingin. Di Pulau Jawa, meskipun hutan tropis masih ada, sebagian besar wilayahnya telah berubah menjadi lahan pertanian dan permukiman, yang mempengaruhi keanekaragaman jenis tumbuhan yang ada.

a)

Deskripsi

b)

Distribusi

c)

Interelasi

d)

Korologi

20.

Delta Mekong, terletak di bagian selatan Vietnam, adalah area luas yang terbentuk oleh endapan sedimen dari Sungai Mekong yang mengalir ke Laut Cina Selatan. Secara geografis, delta ini ditandai oleh jaringan kanal dan sungai yang membagi wilayah menjadi berbagai pulau kecil dan lahan basah yang subur. Penggunaan lahan di Delta Mekong sangat bervariasi, dengan sebagian besar area digunakan untuk pertanian, terutama padi, yang menjadikan delta ini sebagai salah satu lumbung pangan utama Vietnam. Hubungan antara pola aliran sungai, sistem irigasi, dan praktik pertanian menunjukkan bahwa keberhasilan pertanian di delta sangat bergantung pada sistem pengaturan air yang efektif. Namun, penurunan debit sungai akibat pembangunan bendungan di hulu, serta dampak perubahan iklim yang menyebabkan peningkatan level air laut, berisiko mengganggu ekosistem delta dan mengancam ketahanan pangan serta kehidupan masyarakat yang bergantung pada pertanian.

a)

Deskripsi

b)

Distribusi

c)

Interelasi

d)

Korologi

21.

Kerusakan hutan di wilayah hulu sungai akibat penebangan liar berdampak langsung pada meningkatnya risiko banjir di daerah hilir. Penebangan pohon menyebabkan berkurangnya daya serap tanah terhadap air hujan, sehingga volume air yang mengalir ke sungai meningkat tajam. Hal ini mengakibatkan banjir lebih sering terjadi di daerah dataran rendah dan mengganggu kehidupan penduduk, pertanian, serta infrastruktur di wilayah tersebut.

a)

Deskripsi

b)

Distribusi

c)

Interelasi

d)

Korologi

22.

Pulau Bali, yang terletak di sebelah timur Pulau Jawa, dikenal dengan pantai-pantainya yang indah dan budayanya yang kaya. Secara geografis, Bali memiliki garis pantai yang membentang sepanjang 112 kilometer dengan berbagai jenis pantai, dari pasir putih di Kuta hingga pantai berbatu di Amed. Pariwisata di Bali sangat terkonsentrasi di kawasan selatan seperti Kuta, Seminyak, dan Ubud, di mana fasilitas wisata dan akomodasi berkembang pesat. Daya tarik alam dan budaya Bali dengan pengembangan pariwisata telah menciptakan dampak ekonomi yang signifikan, meningkatkan pendapatan lokal tetapi juga menyebabkan tekanan lingkungan dan perubahan sosial di daerah wisata utama.

a)

Deskripsi

b)

Distribusi

c)

Interelasi

d)

Korologi

23.

Penyakit malaria termasuk salah satu hal yang patut diwaspadai. Malaria lebih umum terjadi di daerah-daerah tropis dan subtropis seperti di Kalimantan, Papua, dan sebagian Sulawesi, di mana lingkungan yang lembab dan hutan lebat menyediakan habitat ideal untuk nyamuk Anopheles sebagai vektor penyakit. Sebaliknya, prevalensi malaria di Pulau Jawa dan Bali relatif rendah, berkat upaya pengendalian vektor yang lebih baik dan akses ke layanan kesehatan yang lebih maju. Pola persebaran ini mencerminkan bagaimana faktor lingkungan dan sistem kesehatan mempengaruhi penyebaran penyakit.

a)

Deskripsi

b)

Distribusi

c)

Interelasi

d)

Korologi

24.

Penebangan hutan secara besar-besaran di Kalimantan berhubungan langsung dengan peningkatan frekuensi kebakaran hutan dan dampaknya terhadap kualitas udara. Aktivitas penebangan yang intensif mengurangi tutupan hutan yang berfungsi sebagai pengatur kelembapan tanah dan penghalang alami kebakaran. Akibatnya, tanah menjadi kering dan mudah terbakar, yang menyebabkan terjadinya kebakaran hutan yang meluas. Asap dari kebakaran ini kemudian menyebar ke wilayah-wilayah sekitar, menurunkan kualitas udara dan berdampak negatif pada kesehatan masyarakat serta mengganggu aktivitas sehari-hari.

a)

Deskripsi

b)

Distribusi

c)

Interelasi

d)

Korologi

25.

Pantai Parangtritis terletak di sebelah selatan Kota Yogyakarta dan terkenal dengan pemandangan alamnya yang indah. Pantai ini memiliki garis pantai yang panjang dengan pasir berwarna hitam yang halus, serta ombak yang cukup besar karena langsung berhadapan dengan Samudra Hindia. Selain itu, di sekitar pantai terdapat bukit pasir yang dikenal sebagai gumuk pasir, yang menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan. Pantai Parangtritis juga memiliki nilai budaya, karena masyarakat setempat mempercayai adanya kaitan mistis dengan legenda Ratu Kidul.

a)

Deskripsi

b)

Distribusi

c)

Interelasi

d)

Korologi