wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Evaluasi Rencana Produksi

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Langkah awal yang paling krusial dalam menyusun rencana produksi adalah menentukan jenis produk yang akan dibuat. Hal ini didasarkan pada...

a)

Keinginan pribadi pemilik usaha.

b)

Jumlah modal yang tersedia.

c)

Hasil analisis peluang usaha dan permintaan pasar.

d)

Ketersediaan bahan baku di gudang.

e)

Tren warna yang sedang populer.

2.

Berikut yang bukan merupakan faktor yang dipertimbangkan dalam menetapkan jumlah produk yang akan diproduksi adalah...

a)

Kapasitas mesin dan tenaga kerja.

b)

Target penjualan dan permintaan pasar.

c)

Ketersediaan bahan baku dan waktu produksi.

d)

Total biaya iklan dan promosi.

e)

Perkiraan Break Even Point (BEP).

3.

Survei pasar untuk mengidentifikasi kebutuhan dan selera konsumen termasuk dalam tahapan...

a)

Menghitung biaya produksi.

b)

Menyusun proses kerja prototipe.

c)

Menetapkan desain rancangan produk.

d)

Menetapkan jenis produk.

e)

Menentukan harga jual.

4.

Jika permintaan pasar untuk produk A meningkat tajam, maka implikasi langsung terhadap rencana produksi adalah...

a)

Mengganti jenis produk.

b)

Menurunkan biaya overhead.

c)

Meningkatkan jumlah produk yang akan diproduksi.

d)

Menetapkan harga jual lebih rendah.

e)

Mengubah proses kerja prototipe.

5.

Penetapan jenis produk yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan spesifik konsumen atau pasar tertentu disebut...

a)

Mass production.

b)

Job order production.

c)

Produksi berdasarkan pesanan (customized production).

d)

Produksi terus-menerus.

e)

Produksi just-in-time.

6.

Tujuan utama dari menetapkan jumlah produk dalam periode waktu tertentu adalah untuk...

a)

Menghemat biaya transportasi.

b)

Meningkatkan image perusahaan.

c)

Memastikan ketersediaan produk sesuai permintaan dan optimalisasi sumber daya.

d)

Menghindari pemakaian teknologi baru.

e)

Menyederhanakan proses akuntansi.

7.

Analisis SWOT dalam perencanaan produksi digunakan untuk...

a)

Menghitung Harga Pokok Penjualan.

b)

Menetapkan harga jual prototipe.

c)

Mengukur efisiensi tenaga kerja.

d)

Menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang memengaruhi jenis produk.

e)

Menetapkan standar mutu bahan baku.

8.

Seorang wirausaha ingin memproduksi tas dari bahan kulit. Untuk menetapkan jenis dan jumlah produk, ia harus mempertimbangkan kemampuan sumber daya yang ia miliki, yang termasuk di dalamnya adalah...

a)

Laba kotor yang diinginkan.

b)

Biaya distribusi.

c)

Kapasitas mesin jahit dan jumlah penjahit yang tersedia.

d)

Harga bahan baku pesaing.

e)

Promosi melalui media sosial.

9.

Jika kapasitas produksi maksimal perusahaan adalah 1000 unit per bulan, tetapi target penjualan bulan depan adalah 1200 unit, maka wirausaha harus...

a)

Menurunkan harga jual.

b)

Menolak pesanan 1200 unit.

c)

Mencari cara meningkatkan kapasitas produksi, misalnya menambah shift kerja atau mesin.

d)

Mengubah desain produk.

e)

Mengurangi biaya tenaga kerja.

10.

Keputusan untuk memproduksi produk yang unik dan terbatas (limited edition) biasanya didasarkan pada...

a)

Strategi mass production.

b)

Strategi niche market (pasar ceruk) dan eksklusivitas.

c)

Kapasitas produksi yang sangat tinggi.

d)

Keinginan untuk menurunkan harga jual.

e)

Biaya produksi yang sangat murah.

11.

Faktor penting yang harus diperhatikan dalam menentukan jumlah produk agar tidak terjadi overstock (kelebihan stok) adalah...

a)

Perkiraan permintaan pasar dan kecepatan perputaran barang.

b)

Biaya promosi tahun sebelumnya.

c)

Jumlah pesaing di pasar.

d)

Harga beli bahan baku.

e)

Desain kemasan.

12.

Dalam menetapkan jenis produk, wirausaha perlu mempertimbangkan nilai kegunaan (fungsi) dan nilai keindahan (estetika). Produk yang mengutamakan fungsi disebut produk...

a)

Hiasan

b)

Dekorasi

c)

Fungsional

d)

Prototipe

e)

Limited edition

13.

Tahap perencanaan desain produk yang melibatkan pembuatan gambar visual secara cepat untuk menuangkan ide disebut...

a)

Mock-up

b)

Prototyping

c)

Finishing

d)

Sketsa ide

e)

Detail engineering design

14.

Berikut yang tidak termasuk dalam aspek yang harus dipertimbangkan dalam menetapkan desain produk adalah...

a)

Fungsi dan kegunaan produk

b)

Estetika dan keunikan bentuk

c)

Kemudahan proses produksi

d)

Jumlah utang perusahaan

e)

Kesesuaian dengan bahan baku yang tersedia

15.

Ergonomi dalam desain produk mengacu pada aspek...

a)

Daya tarik visual

b)

Ketahanan terhadap air

c)

Kenyamanan dan keselamatan pengguna

d)

Efisiensi biaya produksi

e)

Keunikan bahan baku

16.

Dalam proses desain, pembuatan gambar teknik (gambar kerja) bertujuan untuk...

a)

Mempromosikan produk

b)

Menghitung biaya pemasaran

c)

Memberikan detail ukuran, bahan, dan cara perakitan kepada tim produksi

d)

Mencari investor

e)

Menentukan target pasar

17.

Tahap setelah ide produk diyakini layak dan sketsa telah dibuat adalah...

a)

Menghitung biaya bahan baku

b)

Pembuatan studi model atau mock-up (model awal)

c)

Penjualan perdana

d)

Perekrutan karyawan baru

e)

Pengadaan mesin produksi

18.

Gaya desain yang mengedepankan kesederhanaan, fungsionalitas, dan minim dekorasi disebut...

a)

Gaya vintage

b)

Gaya baroque

c)

Gaya klasik

d)

Gaya minimalis

e)

Gaya kontemporer

19.

Dalam menetapkan rancangan produk, faktor mutu (kualitas) harus direncanakan sejak awal, yang meliputi...

a)

Biaya distribusi yang murah

b)

Jumlah influencer untuk promosi

c)

Kesesuaian dengan standar, ketahanan, dan keandalan produk

d)

Warna kemasan yang cerah

e)

Jarak antara pabrik dan pemasok

20.

Tujuan dari uji coba pasar setelah desain produk ditetapkan adalah untuk...

a)

Menghitung total laba

b)

Menetapkan gaji karyawan

c)

Mendapatkan feedback langsung dari calon konsumen mengenai daya terima dan kekurangan desain

d)

Menentukan lokasi pabrik

e)

Memperpanjang masa garansi

21.

Jika sebuah produk kerajinan memiliki nilai estetika tinggi tetapi sulit diproduksi secara massal, maka tim desain perlu melakukan...

a)

Penurunan harga jual

b)

Simplifikasi desain untuk efisiensi produksi tanpa mengurangi nilai estetika

c)

Penggantian bahan baku dengan yang lebih mahal

d)

Peningkatan biaya promosi

e)

Pembatalan produksi

22.

Dalam desain produk kerajinan, nilai simbolis (makna) yang terkandung dalam bentuk atau motif termasuk dalam aspek...

a)

Fungsi

b)

Ergonomi

c)

Ekonomis

d)

Estetika

e)

Biaya produksi

23.

Tahapan dalam penetapan desain yang memastikan bahwa produk baru dapat diproduksi dengan peralatan dan proses yang tersedia di perusahaan adalah...

a)

Analisis pemasaran

b)

Evaluasi kelayakan produksi (manufacturability)

c)

Menghitung biaya operasional

d)

Studi kelayakan modal

e)

Survei distribusi

24.

Desain produk yang baik harus mampu menarik perhatian dan menciptakan keunikan di mata konsumen. Keunikan ini disebut juga...

a)

Product cost

b)

Diferensiasi produk

c)

Mass marketing

d)

Production plan

e)

Financial forecasting

25.

Prototipe (contoh produk) adalah...

a)

Produk akhir yang siap dijual massal

b)

Seluruh bahan baku yang dibutuhkan

c)

Model produk yang pertama, memperlihatkan bentuk dan fungsi sebenarnya untuk pengujian

d)

Gambar sketsa ide awal produk

e)

Perkiraan biaya produksi

26.

Tujuan utama dari pembuatan prototipe adalah untuk...

a)

Menentukan harga jual akhir.

b)

Mencari pemasok bahan baku.

c)

Menguji kelayakan desain, fungsi, dan proses produksi sebelum produksi massal.

d)

Menghitung laba bersih.

e)

Menyusun laporan keuangan.

27.

Urutan logis dalam proses kerja pembuatan prototipe adalah...

a)

Uji fungsi → pembuatan prototipe → perbaikan → pembuatan gambar kerja.

b)

Ide → perbaikan → pembuatan prototipe → uji fungsi.

c)

Pembuatan sketsa → studi model/gambar kerja → pembuatan prototipe → uji fungsi → perbaikan.

d)

Uji fungsi → pembuatan sketsa → perbaikan → pembuatan prototipe.

e)

Pembuatan prototipe → perbaikan → uji fungsi → penjualan.

28.

Tahap dalam proses pembuatan prototipe di mana model awal disajikan kepada calon pengguna untuk mendapatkan masukan adalah...

a)

Manufacturing.

b)

Costing.

c)

Uji coba (testing).

d)

Finishing.

e)

Assembling.

29.

Dalam penyusunan proses kerja, Routing adalah kegiatan...

a)

Menentukan waktu yang dibutuhkan untuk setiap tahapan.

b)

Menetapkan jumlah produk yang akan dibuat.

c)

Menetapkan urut-urutan atau jalur kerja dari bahan baku sampai menjadi produk akhir.

d)

Mengirim produk ke pasar.

e)

Mencatat biaya tenaga kerja.

30.

Jika hasil uji prototipe menunjukkan bahwa produk mudah rusak saat digunakan, maka langkah selanjutnya dalam proses kerja adalah...

a)

Melanjutkan ke produksi massal.

b)

Menurunkan harga jual.

c)

Melakukan perbaikan dan penyempurnaan pada desain atau material (iterasi).

d)

Mengubah kemasan produk.

e)

Mengurangi biaya overhead.

31.

Proses kerja yang berurutan dan berulang (siklus) dalam pengembangan prototipe berdasarkan feedback disebut...

a)

Linear development.

b)

Batch production.

c)

Iterasi (pengulangan dan penyempurnaan).

d)

Job order.

e)

Mass production.

32.

Standar yang digunakan untuk mengukur kinerja prototipe dalam hal keamanan dan kenyamanan penggunaan disebut standar...

a)

Mutu.

b)

Ekonomi.

c)

Ergonomi.

d)

Akuntansi.

e)

Biaya.

33.

Dokumen yang berisi detail langkah-langkah, alat, dan waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu unit prototipe disebut...

a)

Laporan keuangan.

b)

Standar Prosedur Operasional (SOP) Prototipe atau Petunjuk Kerja.

c)

Anggaran promosi.

d)

Analisis pasar.

e)

Jurnal pembelian.

34.

Pengujian prototipe untuk mengetahui kekuatan produk terhadap tekanan, gesekan, atau suhu ekstrem disebut...

a)

Uji fungsional.

b)

Uji visual.

c)

Uji estetika.

d)

Uji durabilitas (ketahanan).

e)

Uji pasar.

35.

Dalam proses kerja prototipe, langkah Follow-up bertujuan untuk...

a)

Menentukan harga jual.

b)

Memastikan setiap tahapan kerja telah berjalan sesuai jadwal dan spesifikasi.

c)

Menghitung laba kotor.

d)

Memilih bahan baku.

e)

Mendesain kemasan.

36.

Penggunaan bahan baku yang sama persis dengan produk akhir saat membuat prototipe bertujuan untuk...

a)

Menghemat biaya.

b)

Memastikan hasil pengujian merefleksikan kualitas dan fungsi produk massal.

c)

Mempercepat proses distribusi.

d)

Mengurangi waktu desain.

e)

Menghindari pengujian.

37.

Biaya yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan volume produksi disebut...

a)

Biaya Tetap (Fixed Cost).

b)

Biaya Variabel (Variable Cost).

c)

Biaya Overhead Pabrik.

d)

Biaya Administrasi.

e)

Biaya Pemasaran.

38.

Biaya bahan baku langsung, biaya tenaga kerja langsung, dan Biaya Overhead Pabrik.

a)

Biaya Tenaga Kerja Langsung (BTL)

b)

Biaya Bahan Baku (BBB)

c)

Biaya Overhead Pabrik (BOP)

d)

Biaya Pemasaran

e)

Biaya Administrasi

39.

Gaji mandor pabrik, biaya listrik pabrik, dan biaya pemeliharaan mesin dikategorikan sebagai...

a)

Biaya Tenaga Kerja Langsung (BTL)

b)

Biaya Bahan Baku (BBB)

c)

Biaya Overhead Pabrik (BOP)

d)

Biaya Pemasaran

e)

Biaya Administrasi

40.

Jika biaya total (TC) untuk memproduksi 100 unit adalah Rp5.000.000, maka Biaya Produksi per Unit adalah...

a)

Rp500.000

b)

Rp50.000.000

c)

Rp5.000

d)

Rp50.000

e)

Rp5.000.000

41.

Biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan meskipun tidak terjadi kegiatan produksi disebut...

a)

Biaya Variabel

b)

Biaya Tetap

c)

Biaya Bahan Baku Langsung

d)

Biaya Tenaga Kerja Langsung

e)

Harga Pokok Penjualan

42.

Untuk menghitung Biaya Bahan Baku yang Digunakan dalam periode tertentu, rumusnya adalah...

a)

Pembelian bahan baku - persediaan awal

b)

Persediaan akhir + pembelian bahan baku

c)

Persediaan bahan baku awal + Pembelian bahan baku bersih - Persediaan bahan baku akhir

d)

Biaya tenaga kerja langsung + Biaya overhead pabrik

e)

Biaya variabel + Biaya tetap

43.

Break Even Point (BEP) dalam unit dihitung dengan rumus...

a)

Biaya Tetap / (Harga Jual per Unit + Biaya Variabel per Unit)

b)

Biaya Tetap / (Biaya Variabel per Unit - Harga Jual per Unit)

c)

Biaya Tetap / (Harga Jual per Unit - Biaya Variabel per Unit)

d)

Biaya Variabel / (Harga Jual per Unit - Biaya Tetap per Unit)

e)

Harga Jual Total / Biaya Tetap Total

44.

Harga Pokok Penjualan (HPP) dihitung untuk mengetahui...

a)

Total laba yang akan diperoleh

b)

Biaya total operasional kantor

c)

Total biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang yang terjual

d)

Target penjualan di masa depan

e)

Biaya promosi per bulan

45.

Biaya yang dikeluarkan untuk gaji operator mesin yang langsung mengerjakan produk disebut...

a)

Biaya Overhead Pabrik (BOP)

b)

Biaya Tenaga Kerja Langsung (BTL)

c)

Biaya Bahan Baku Langsung (BBL)

d)

Biaya Administrasi

e)

Biaya Pemasaran

46.

Jika: Biaya Tetap = Rp1.000.000, Biaya Variabel per Unit = Rp20.000, dan Harga Jual per Unit = Rp30.000. Maka BEP (unit) adalah...

a)

50 unit

b)

75 unit

c)

100 unit

d)

120 unit

e)

200 unit

47.

Mengestimasi biaya produksi dilakukan pada tahap perencanaan untuk...

a)

Menentukan Biaya Pemasaran

b)

Mendapatkan izin usaha

c)

Menetapkan Harga Jual dan memprediksi keuntungan

d)

Menyusun laporan audit

e)

Melakukan survei bahan baku

48.

Berikut yang merupakan contoh dari Biaya Overhead Pabrik Variabel adalah...

a)

Sewa gedung pabrik tahunan

b)

Gaji tetap manajer produksi

c)

Asuransi pabrik

d)

Biaya listrik dan air yang digunakan langsung untuk proses produksi

e)

Biaya penyusutan mesin dengan metode garis lurus

49.

Kesalahan dalam menghitung biaya produksi dapat mengakibatkan...

a)

Peningkatan desain produk

b)

Penetapan harga jual yang tidak tepat (terlalu rendah/tinggi) yang berujung pada kerugian atau produk tidak laku

c)

Prototipe yang gagal

d)

Penurunan kualitas bahan baku

e)

Perubahan target pasar

50.

Mark-up pricing adalah metode penetapan harga jual yang didasarkan pada...

a)

Harga jual pesaing

b)

Permintaan pasar

c)

Psikologi konsumen

d)

Biaya produksi per unit ditambah persentase keuntungan (mark-up) yang diinginkan

e)

Biaya promosi