NEW
Font size
WorksheetsMekanisme katup dan pelumas
Total questions: 20
Worksheet time: 40mins
Bagian dari komponen utama mesin yang berfungsi sebagai ruang pembakaran adalah
Cylinder block
Valve
Camshaft
Cylinder head
Crankshaft
Sistem yang mengatur proses masuknya bahan bakar serta mengeluarkan sisa hasil pembakaran adalah
Sistem pelumasan
Sistem bahan bakar
Sistem pendingin
Mekanisme katup
Sistem transmisi
Jenis mekanisme katup yang menggunakan dua camshaft di dalam Cylinder head adalah
SOHC
DOHC
TPS
ATS
VVA
Alat yang digunakan untuk mengukur celah katup disebut
Dial gauge
Vernier caliper
Feeler gauge
Micrometer
Avometer
Gambar berikut adalah
Menyetel katup
Menekan pegas
Memutar baut
Mengukur celah katup
Mengukur pegas
Komponen yang ditunjukkan oleh gambar disebut
Crankshaft
Valve
spring
Rocker arm
Camshaft
Gambar berikut menunjukkan komponen mekanisme katup yaitu
Camshaft
Crankshaft
Rocker arm
valve
Spring
Jenis mekanisme katup yang menggunakan satu camshaft saja disebut
DOHC
SOHC
TPS
CVT
VVA
Penyetelan mekanisme katup dilakukan pada saat
Posisi piston di top kompresi dan katup masuk terbuka
Posisi piston di top kompresi dan katup buang terbuka
Posisi piston top kompresi dan kedua katup tertutup
Posisi piston top kompresi dan kedua katup terbuka
Posisi piston di TMB dan kedua katup tertutup
Toleransi penyetelan celah katup buang pada motor Mio M3/Z adalah
0,15 mm - 0,20 mm
0,16 mm - 0,21 mm
0,18 mm - 0,22 mm
0,19 mm - 0,23 mm
0,20 mm - 0,24 mm
Penggantian oli mesin yang ideal ialah setiap
3.000 km
4.000 km
2.500 km
6.000 km
9.000 km
Selain untuk mengurangi gesekan fungsi dari oli pelumas juga untuk
Meningkatkan kompresi
Menambah kecepatan
Membersihkan komponen di dalam mesin
Merapatkan katup
Menambah efisiensi konsumsi bahan bakar
Gambar berikut adalah komponen
Timing gear
oil pump
Camshaft
Crankshaft
Gear pump
Komponen yang berfungsi untuk menyaring partikel yang lebih besar yang terbawa oleh oli mesin
Air filter
Oil strainer
Oil lubricant
Water filter
Fuel filter
Komponen yang berfungsi untuk menyaring partikel halus yang terbawa oleh oli mesin
Air filter
Oil strainer
Oil filter
Water filter
Oil pump
Urutan yang benar pada proses penggantian oli mesin adalah
1. Membuka baut penguras oli mesin
2. Memeriksa dipstick
3. Mengencangkan baut penguras oli mesin
4. Membuka dipstick
5. Menghidupkan mesin
6. Mengisi oli yang baru
1-2-3-4-5-6
4-2-1-3-6-5
4-2-3-6-5-1
4-2-1-6-3-5
6-5-4-3-2-1
Alat khusus yang digunakan untuk mengencangkan baut sesuai dengan ukuran bautnya adalah
Kunci L
Traker
Kunci torsi
Kunci T
Kunci pas
Ukuran kekencangan baut penguras oli pada motor mio m3/z adalah
14 Lb ft/ 25 Nm
20 Nm/ 15 Lbft
20 Nm/ 16 Lb ft
14 Lb ft/ 20 Nm
14 Lb ft/ 22 Nm
Urutan proses sirkulasi peredaran oli pelumas di dalam mesin yaitu
1. Saringan halus
2. Saringan kasar
3. Komponen yang bergerak
4. Pompa oli
5. Kembali ke ruang penampung oli mesin
1-2-3-4-5
4-2-1-3-5
1-4-2-3-5
2-4-1-3-5
5-4-3-2-1
Selain oli pelumas mesin ada juga pelumas berbentuk semi solid yaitu
Chainlube
Grease
Oli gardan
Crude palm oli
Minyak mentah
