wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pemahaman tentang Browning Makanan

Total questions: 20

Worksheet time: 9mins

Name
Class
Date
1.

Rudi membeli beberapa apel dan pisang di pasar. Setelah beberapa saat, ia menyadari bahwa warna apel mulai berubah menjadi coklat. Apa yang terjadi pada apel tersebut?

a)

Proses perubahan warna pada buah atau sayuran akibat reaksi enzim dengan oksigen.

b)

Reaksi kimia yang terjadi pada daging saat dimasak.

c)

Proses pematangan buah tanpa oksigen.

d)

Perubahan rasa pada makanan akibat fermentasi.

2.

Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi browning enzimatik.

a)

Kadar gula dalam makanan

b)

pH, suhu, dan jenis substrat.

c)

Kelembapan udara

d)

Waktu penyimpanan makanan

3.

Berikan contoh makanan yang mengalami browning enzimatik.

a)

Apel, pisang, dan alpukat

b)

Kacang, beras, dan jagung

c)

Tomat, wortel, dan bawang

d)

Jeruk, mangga, dan kiwi

4.

Apa perbedaan antara browning enzimatik dan non-enzimatik?

a)

Keduanya melibatkan proses pemanasan yang sama.

b)

Browning non-enzimatik melibatkan reaksi kimia tanpa enzim.

c)

Browning enzimatik melibatkan enzim, sedangkan browning non-enzimatik tidak.

d)

Browning enzimatik terjadi hanya pada buah-buahan.

5.

Sebutkan contoh makanan yang mengalami browning non-enzimatik.

a)

Salad segar

b)

Es krim

c)

Sushi mentah

d)

Sate

6.

Apa dampak browning pada kualitas makanan?

a)

Browning tidak mempengaruhi rasa makanan sama sekali.

b)

Browning selalu meningkatkan kualitas nutrisi makanan.

c)

Browning dapat meningkatkan rasa dan aroma, tetapi juga dapat mengurangi kualitas nutrisi dan menghasilkan senyawa berbahaya.

d)

Browning hanya berpengaruh pada penampilan makanan.

7.

Jelaskan bagaimana suhu mempengaruhi proses browning.

a)

Suhu tinggi mempercepat proses browning melalui reaksi kimia yang lebih cepat.

b)

Suhu tinggi mengurangi rasa pada makanan yang mengalami browning.

c)

Suhu tidak berpengaruh pada proses browning sama sekali.

d)

Suhu rendah memperlambat proses browning tanpa reaksi kimia.

8.

Apa peran enzim polifenol oksidase dalam browning enzimatik?

a)

Enzim polifenol oksidase menghambat proses browning enzimatik.

b)

Enzim polifenol oksidase mengubah senyawa berwarna coklat menjadi polifenol.

c)

Enzim polifenol oksidase hanya berfungsi dalam proses fermentasi.

d)

Enzim polifenol oksidase mengoksidasi polifenol menjadi senyawa berwarna coklat.

9.

Sebutkan cara-cara untuk mencegah browning non-enzimatik.

a)

Menyimpan di tempat yang lembab

b)

Memasak dengan suhu tinggi

c)

Menggunakan gula sebagai pengawet

d)

Menggunakan asam, bahan pengawet, penyimpanan dingin

10.

Apa yang dimaksud dengan reaksi Maillard dalam konteks browning?

a)

Reaksi Maillard terjadi hanya pada daging yang dipanggang.

b)

Reaksi Maillard adalah proses pencoklatan yang hanya melibatkan gula.

c)

Reaksi Maillard adalah merupakan salah satu peristiwa browning yang melibatkan gula dan protein.

d)

Reaksi Maillard adalah proses pengawetan makanan dengan cara pemanasan hingga browning

11.

Apa yang dimaksud dengan karamelisasi dalam browning non-enzimatik?

a)

Karamelisasi adalah proses pemanasan gula yang menghasilkan perubahan warna dan rasa.

b)

Karamelisasi adalah reaksi antara protein dan gula.

c)

Karamelisasi terjadi hanya pada suhu rendah.

d)

Karamelisasi adalah proses fermentasi gula menjadi alkohol.

12.

Apa dampak visual dari browning pada makanan?

a)

Browning mengurangi daya tarik visual dengan warna hitam.

b)

Browning tidak mempengaruhi penampilan makanan.

c)

Browning pada makanan meningkatkan daya tarik visual dengan memberikan warna coklat yang menarik.

d)

Browning membuat makanan terlihat lebih pucat.

13.

Jelaskan perbedaan antara karamelisasi dan reaksi Maillard

a)

Karamelisasi terjadi pada gula dan protein

b)

Karamelisasi melibatkan reaksi enzim dan bukan pemanasan.

c)

Reaksi Maillard hanya terjadi pada substrate berupa gula

d)

Karamelisasi hanya terjadi pada gula, sedangkan Reaksi Maillard melibatkan asam amino

14.

Reaksi pencoklatan yang terjadi antara gula pereduksi dengan gugus amin bebas pada pemanasan merupakan...

a)

Reaksi maillard (enzimatis)

b)

Reaksi maillard (non-enzimatis)

c)

Reaksi karamelisasi (enzimatis)

d)

Reaksi karamelisasi (non-enzimatis)

15.

Tahapan reaksi maillard yang memulai pembentukan flavour dan aroma terjadi pada tahap...

a)

Kondensasi

b)

Inisiasi

c)

Amadori rearrangement

d)

Polimerisasi

16.

Tahap reaksi pencoklatan maillard yang membentuk senyawa intermediet basa Schiff terjadi pada tahapan...

a)

Inisiasi

b)

Amadori

c)

Polimerisasi

d)

Oksidasi

17.

Komponen yang terbentuk dari gula reduksi dengan gugus amina membentuk....

a)

Glycosylamin

b)

Aldehida siklik

c)

Furfural

d)

Pirazin

18.

Reaksi pencoklatan enzimatis membutuhkan tiga komponen untuk bereaksi, yaitu...

a)

Panas

b)

Substrat

c)

pH

d)

ion metal

19.

Bentuk inhibitor pencokelatan yang umum digunakan dalam industri pangan adalah, kecuali...

a)

Asam sitrat

b)

Vitamin C

c)

Asam klorogenat

d)

Senyawa sulfit

20.

Salah satu cara inaktivasi enzim adalah dengan cara pemanasan yang disebut...

a)

Sterilisasi

b)

Pasteurisasi

c)

UHT

d)

Blanching