NEW
Font size
WorksheetsDDTE BAB 2 - PART 1
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Dilihat dari aspek efisiensi, kelemahan utama telepon putar dibandingkan smartphone adalah...
Tidak memerlukan baterai untuk beroperasi
Membutuhkan waktu yang jauh lebih lama untuk melakukan panggilan dan tidak bisa dibawa-bawa
Memiliki kualitas suara yang lebih jernih
Terbuat dari bahan yang lebih tahan banting
Tidak bisa disadap oleh pihak lain
Faktor utama yang menyebabkan sebuah teknologi (seperti telepon putar) menjadi usang dan ditinggalkan oleh masyarakat adalah...
Warnanya yang sudah tidak modern
Harganya yang tiba-tiba menjadi sangat mahal
Munculnya teknologi baru yang menawarkan lebih banyak fitur, kemudahan, dan efisiensi
Peraturan pemerintah yang melarang penggunaannya
Bahan pembuatnya yang sudah langka
Perbedaan fundamental antara teknologi konvensional dan teknologi modern terletak pada...
Ukuran perangkatnya
Kemampuannya untuk memproses informasi digital dan terhubung ke jaringan
Warna dan desain produknya
Negara asal pembuatnya
Bahan dasar yang digunakan
Konsep utama dari Industri 4.0 adalah...
Penggunaan mesin uap untuk mempercepat produksi
Pengenalan lini perakitan untuk produksi massal
Penggunaan komputer dan robotika dasar dalam otomasi
Integrasi sistem siber-fisik, IoT, dan analisis data untuk menciptakan pabrik pintar
Fokus pada produk ramah lingkungan
Pabrik ingin memastikan suhu di gudang penyimpanan komponen sensitif selalu stabil. Penerapan IoT yang paling tepat adalah...
Memasang kamera CCTV di setiap sudut gudang
Memasang sensor suhu yang terhubung ke internet untuk memantau dan memberikan peringatan secara real-time
Menempatkan petugas keamanan untuk berjaga 24 jam
Menggunakan termometer manual yang dicek setiap pagi
Mengecat dinding gudang dengan cat anti-panas
Untuk mencegah kerusakan mesin yang mendadak, sensor IoT yang paling berguna untuk dipasang adalah sensor getaran dan panas yang dapat mendeteksi anomali. Ini adalah contoh penerapan IoT dalam bidang...
Manajemen Logistik
Kontrol Kualitas (Quality Control)
Perawatan Prediktif (Predictive Maintenance)
Keamanan Pabrik
Pemasaran Digital
Apa perbedaan mendasar antara pabrik konvensional dengan "pabrik pintar" berbasis IoT?
Pabrik pintar tidak memerlukan tenaga kerja manusia sama sekali.
Pabrik konvensional tidak menggunakan listrik.
Pabrik pintar mampu mengumpulkan, menganalisis, dan bertindak berdasarkan data secara otomatis untuk optimasi.
Pabrik pintar hanya memproduksi perangkat lunak.
Pabrik konvensional lebih ramah lingkungan.
Sebuah kamera pintar di lini produksi yang secara otomatis memindai setiap produk dan memisahkan produk yang memiliki cacat goresan adalah contoh penerapan IoT dalam bidang...
Manajemen Sumber Daya Manusia
Kontrol Kualitas (Quality Control)
Logistik Masuk (Inbound Logistics)
Perawatan Mesin
Keuangan
Seorang teknisi menggunakan kacamata Augmented Reality (AR) untuk melihat instruksi perbaikan sebuah mesin yang rumit secara virtual, yang ditumpangkan di atas mesin aslinya. Ini adalah contoh penerapan...
Virtual Reality (VR)
Internet of Things (IoT)
Teknik digitalisasi untuk bantuan kerja
Big Data Analytics
Cloud Computing
"Sistem Siber-Fisik" (Cyber-Physical System) sebagai inti dari Industri 4.0 merujuk pada...
Sistem keamanan siber untuk melindungi data pabrik dari peretas.
Program simulasi pabrik yang hanya ada di dunia maya.
Integrasi erat antara komputasi (dunia siber) dengan proses fisik (mesin dan sensor).
Robot yang memiliki kesadaran seperti manusia.
Penggunaan media sosial untuk memasarkan produk pabrik.
Sebuah pabrik mempertimbangkan dua proyek digitalisasi: (A) Mengganti semua lampu pabrik dengan lampu LED pintar yang hemat energi dan terkontrol IoT, atau (B) Mengimplementasikan sistem pelacakan aset berbasis RFID di gudang untuk mengurangi kehilangan barang. Jika masalah utama pabrik saat ini adalah tingginya biaya overhead dan seringnya kehilangan inventaris, proyek mana yang harus diprioritaskan?
Proyek A, karena lebih mudah diimplementasikan.
Proyek B, karena langsung mengatasi masalah inti.
Keduanya harus dijalankan bersamaan.
Tidak keduanya, lebih baik fokus pada pemasaran.
Proyek A, karena isu lingkungan lebih penting.
Dalam studi kasus produksi smartphone, manakah sumber limbah elektronik (e-waste) yang paling mungkin dihasilkan pada tahap produksi?
Kemasan produk yang dibuang oleh konsumen
Smartphone bekas yang sudah tidak berfungsi
Papan Sirkuit Cetak (PCB) yang gagal dalam uji kualitas
Baterai yang dayanya sudah habis setelah dipakai bertahun-tahun
Kabel pengisi daya yang rusak karena pemakaian
Saat sebuah model smartphone baru diluncurkan, banyak pengguna membuang model lama mereka yang sebenarnya masih berfungsi. Perilaku ini menciptakan sumber e-waste pada tahap...
Produksi
Distribusi
Akhir pakai (End-of-Life)
Perancangan
Pengadaan bahan baku
Sebuah perusahaan mendesain earphone dengan kabel yang sangat tipis dan mudah putus, serta tidak bisa diperbaiki. Analisislah dampak utama dari keputusan desain ini.
Meningkatkan keuntungan perusahaan dalam jangka pendek
Mempercepat siklus hidup produk dan meningkatkan jumlah e-waste
Membuat produk lebih ringan dan nyaman digunakan
Mengurangi biaya produksi secara signifikan
Meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap merek
Manakah tindakan yang paling efektif untuk mengelola e-waste pada tahap akhir pakai sebuah produk elektronik?
Menggunakan bahan baku yang lebih murah
Merancang produk dengan fitur yang lebih sedikit
Menyediakan program daur ulang atau tukar tambah (trade-in) resmi
Mempercepat peluncuran model baru setiap tahun
Membuat kemasan yang lebih besar dan mewah
PCB yang cacat dari lini produksi sering kali mengandung logam berat seperti timbal dan merkuri. Jika dibuang ke tempat sampah biasa, analisis risiko lingkungan utamanya adalah...
Menyebabkan polusi udara secara langsung
Mengkontaminasi tanah dan sumber air tanah
Menghabiskan ruang di tempat pembuangan sampah
Menyebabkan pemanasan global secara instan
Mengganggu sinyal telekomunikasi
Sebuah pabrik mendatangkan komponen chip dari Taiwan menggunakan transportasi udara. Aktivitas ini berkontribusi pada jejak karbon dalam kategori...
Penggunaan lahan
Limbah produksi
Logistik dan Transportasi
Konsumsi air
Pemanasan internal gedung
Sebuah perusahaan memutuskan untuk mengganti sumber energi pabriknya dari batu bara ke panel surya. Tindakan ini adalah contoh penerapan mitigasi perubahan iklim dengan cara...
Mengurangi limbah padat
Mengurangi konsumsi air
Mengurangi jejak karbon dari sumber energi
Meningkatkan efisiensi logistik
Mengubah desain produk
Untuk mengurangi jejak karbon, manajer pabrik membandingkan dua opsi: (A) Mengganti semua lampu dengan LED hemat energi, atau (B) Mengoptimalkan rute truk pengiriman agar lebih pendek. Analisislah perbedaan sumber emisi yang ditangani oleh kedua opsi tersebut.
Opsi A menangani emisi dari konsumsi listrik, opsi B menangani emisi dari pembakaran bahan bakar.
Keduanya menangani emisi dari sumber yang sama.
Opsi A menangani polusi air, opsi B menangani polusi udara.
Opsi A lebih mahal daripada opsi B.
Opsi B hanya bisa dilakukan di malam hari.
Sebuah iklan lowongan pekerjaan untuk "Teknisi Perakitan Elektronik" mencantumkan kualifikasi: "Mampu membaca skema elektronik dan menggunakan alat solder". Kualifikasi ini tergolong sebagai...
Soft Skill
Hard Skill
Pengalaman organisasi
Latar belakang pendidikan
Minat dan hobi
Dalam iklan yang sama, tercantum juga kualifikasi: "Mampu bekerja sama dalam tim dan berkomunikasi dengan baik". Kualifikasi ini tergolong sebagai...
Soft Skill
Hard Skill
Keterampilan teknis
Sertifikasi keahlian
Pengetahuan produk
Kualifikasi ini tergolong sebagai...
Soft Skill
Hard Skill
Keterampilan teknis
Sertifikasi keahlian
Pengetahuan produk
Seorang teknisi berhasil memperbaiki mesin yang rusak, namun ia tidak melaporkan masalah tersebut kepada supervisornya sehingga masalah yang sama terulang kembali. Analisislah, skill manakah yang paling kurang dari teknisi tersebut?
Kemampuan teknis memperbaiki mesin
Kemampuan berkomunikasi dan melapor
Kemampuan menggunakan alat ukur
Kemampuan membaca manual
Kemampuan bekerja cepat
Mengapa perusahaan sangat menekankan pentingnya soft skill seperti "kemampuan memecahkan masalah" (problem solving) bagi seorang teknisi?
Agar teknisi bisa memperbaiki semua jenis kerusakan tanpa berpikir.
Karena masalah di lapangan sering kali unik dan tidak selalu ada di buku panduan.
Agar teknisi bisa mengobrol dengan baik saat istirahat.
Karena itu adalah syarat untuk mendapatkan gaji yang lebih tinggi.
Agar teknisi bisa bekerja secara individual tanpa perlu tim.
Bedakan antara "Kewajiban" dan "Hak" seorang pekerja. Manakah dari pernyataan berikut yang merupakan contoh hak seorang teknisi?
Datang ke tempat kerja tepat waktu.
Mengerjakan tugas perakitan sesuai SOP.
Menjaga kebersihan area kerja.
Menerima upah yang layak dan tepat waktu.
Mengikuti instruksi dari atasan.
Seorang teknisi menemukan cara yang lebih efisien untuk merakit sebuah komponen. Ia kemudian mengusulkan idenya kepada manajer produksi. Tindakan teknisi ini menunjukkan soft skill...
Disiplin
Manajemen waktu
Inisiatif dan proaktif
Mengikuti perintah
Bekerja sendiri
Sebuah perusahaan multinasional ingin membangun pabrik di Indonesia. Analisislah mengapa perusahaan tersebut harus mempelajari aspek ketenagakerjaan lokal, seperti Upah Minimum Regional (UMR).
Untuk memastikan mereka bisa membayar gaji serendah mungkin.
Untuk mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia.
Karena UMR di semua negara sama saja.
Untuk menarik tenaga kerja asing datang ke Indonesia.
Karena itu adalah bagian dari strategi pemasaran.
Dalam sebuah tim proyek, terjadi perdebatan sengit mengenai metode perbaikan. Seorang teknisi senior menengahi dengan mendengarkan semua pendapat dan memfasilitasi diskusi hingga ditemukan solusi terbaik. Skill yang ditunjukkan oleh teknisi senior tersebut adalah...
Kemampuan teknis menyolder
Kepemimpinan dan manajemen konflik
Kecepatan merakit
Kemampuan berbahasa asing
Keterampilan menulis laporan
Menurut Anda, manakah yang lebih penting bagi kesuksesan jangka panjang seorang teknisi di era Industri 4.0: memiliki hard skill yang sangat mendalam pada satu jenis mesin saja, atau memiliki hard skill yang cukup baik disertai dengan soft skill (seperti kemampuan belajar hal baru, adaptasi, dan komunikasi) yang kuat?
Hard skill mendalam, karena spesialis selalu dibutuhkan.
Soft skill kuat, karena teknologi terus berubah sehingga kemampuan adaptasi lebih penting.
Keduanya tidak penting.
Hanya penting jika ingin menjadi manajer.
Tergantung pada jenis perusahaannya.
Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh dari "Big Data" dalam konteks industri?
Data pelanggan yang dikumpulkan dari survei tahunan
Data sensor dari ribuan mesin yang terhubung dalam waktu nyata
Data inventaris yang diperbarui setiap minggu
Data keuangan perusahaan selama satu tahun
Data penjualan bulanan dari satu produk
