Font size
WorksheetsStoa/Stoic
Total questions: 22
Worksheet time: 11mins
Apa itu Filsafat Stoa?
Aliran filsafat Romawi kuno yang didirikan oleh Seneca pada abad ke-1 SM.
Aliran filsafat India kuno yang didirikan oleh Siddhartha Gautama pada abad ke-6 SM.
Aliran filsafat Yunani kuno yang didirikan oleh Plato pada abad ke-4 SM.
Aliran filsafat Yunani kuno yang didirikan oleh Zeno dari Citium pada abad ke-3 SM.
Siapakah tokoh utama dalam Filsafat Stoa?
Sokrates
Plato
Aristoteles
Zeno of Citium
Apa prinsip dasar dalam Filsafat Stoa?
To live in isolation from nature and avoid accepting things that are beyond our control.
To live in accordance with society's expectations and reject things that are beyond our control.
To live in accordance with nature and accept things that are beyond our control.
To live in opposition to nature and control everything.
Apa konsep etika yang dianut dalam Filsafat Stoa?
epikureisme
hedonisme
skeptisisme
stoisisme
Bagaimana pandangan Filsafat Stoa terhadap takdir?
Takdir adalah ilusi dan tidak memiliki pengaruh dalam kehidupan manusia
Takdir adalah nasib yang ditentukan oleh dewa-dewa dan tidak dapat diubah oleh manusia
Takdir dipandang sebagai sesuatu yang tidak dapat diubah dan harus diterima dengan bijak.
Takdir adalah hasil dari keputusan manusia dan dapat diubah sesuai keinginan
Apa saja prinsip kehidupan yang diajarkan dalam Filsafat Stoa?
rejecting the idea of self-discipline and virtue
living in accordance with nature, accepting things as they are, focusing on what is within our control, practicing self-discipline, and cultivating virtue
striving for material possessions and wealth
ignoring the importance of accepting things as they are
Apa perbedaan antara Filsafat Stoa dengan Filsafat Epikurean?
Perbedaan antara Filsafat Stoa dengan Filsafat Epikurean terletak pada pandangan mereka terhadap kebenaran.
Perbedaan antara Filsafat Stoa dengan Filsafat Epikurean terletak pada pandangan mereka terhadap kebebasan.
Perbedaan antara Filsafat Stoa dengan Filsafat Epikurean terletak pada pandangan mereka terhadap keadilan.
Perbedaan antara Filsafat Stoa dengan Filsafat Epikurean terletak pada pandangan mereka terhadap kebahagiaan.
Bagaimana Filsafat Stoa memandang emosi?
Filsafat Stoa memandang emosi sebagai sesuatu yang harus dikendalikan dan ditekan.
Filsafat Stoa memandang emosi sebagai sesuatu yang harus diberikan kebebasan untuk berkembang.
Filsafat Stoa memandang emosi sebagai sesuatu yang harus diabaikan dan dihindari.
Filsafat Stoa memandang emosi sebagai sesuatu yang harus diungkapkan dan diekspresikan.
Apa saja kontribusi Filsafat Stoa terhadap filsafat modern?
Filsafat Stoa memberikan kontribusi terhadap filsafat modern dalam pengembangan konsep etika dan pemikiran tentang logika, fisika, dan teori pengetahuan.
Filsafat Stoa tidak memberikan kontribusi apa pun terhadap filsafat modern.
Filsafat Stoa hanya memberikan kontribusi dalam pengembangan konsep logika dalam filsafat modern.
Filsafat Stoa hanya memberikan kontribusi dalam pengembangan konsep etika dalam filsafat modern.
Bagaimana Filsafat Stoa memandang kebahagiaan?
Filsafat Stoa memandang kebahagiaan sebagai pencapaian kekayaan material dan status sosial
Filsafat Stoa memandang kebahagiaan sebagai pencapaian kekuasaan dan dominasi atas orang lain
Filsafat Stoa memandang kebahagiaan sebagai pencapaian ketenangan pikiran dan kebijaksanaan dalam menghadapi segala situasi
Filsafat Stoa memandang kebahagiaan sebagai pencapaian kesenangan dan kenikmatan fisik
Bagaimana Filsafat Stoa memandang emosi?
Filsafat Stoa memandang emosi sebagai sesuatu yang harus dikendalikan dan ditekan.
Filsafat Stoa memandang emosi sebagai sesuatu yang harus diberikan kebebasan untuk berkembang.
Filsafat Stoa memandang emosi sebagai sesuatu yang harus diabaikan dan dihindari.
Filsafat Stoa memandang emosi sebagai sesuatu yang harus diungkapkan dan diekspresikan.
Bagaimana Filsafat Stoa memandang kebahagiaan?
Filsafat Stoa memandang kebahagiaan sebagai pencapaian kekayaan material dan status sosial
Filsafat Stoa memandang kebahagiaan sebagai pencapaian kekuasaan dan dominasi atas orang lain
Filsafat Stoa memandang kebahagiaan sebagai pencapaian ketenangan pikiran dan kebijaksanaan dalam menghadapi segala situasi
Filsafat Stoa memandang kebahagiaan sebagai pencapaian kesenangan dan kenikmatan fisik
Filosofi teras dipelopori oleh
Zena
Zino
Zeno
Zeni
Tujuan utama filosofi teras adalah
Memperoleh kebahagiaan hidup
Hidup bebas dari masalah
Pasrah dengan keadaan
Hidup bebas dari emosi negatif
Berikut yang merupakan kebajikan utama menurut kaum stoa adalah
Keadilan
Kebijaksanaan
Rendah hati
Menahan diri
Menurut filosofi teras, kebahagiaan hanya bisa datang dari
Interpretasi kita
Kebajikan
Hal yang bisa kita kontrol
Ketentraman jiwa
Berikut yang BUKAN manfaat dari dikotomi kendali adalah
Rendah hati
Cepat move-on
Tidak terpuruk
Pasrah dengan keadaan
Memberi tahu kesalahan orang lain merupakan contoh kebajikan
Kebijaksanaan
Keadilan
Keberanian
Menahan diri
Langkah pertama yang harus dilakukan saat menghadapi emosi negatif adalah
Think
Respond
Stop
Assess
Pada dasarnya emosi negatif muncul dari
Interpretasi kita
Peristiwa buruk
Orang yang menyebalkan
Tindakan & perilaku orang lain
Memperlakukan orang lain dengan jujur merupakan contoh kebajikan
Kebijaksanaan
Keberanian
Keadilan
Menahan diri
Contoh hal yang ada di bawah kendali kita adalah
Ditolak pasangan
Opini orang lain
Merasa terhina
Kesehatan
