WorksheetsQuiz Literasi Keuangan
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
OJK dibentuk berdasarkan UU No. 21 Tahun 2011 dengan fungsi utama mengatur dan mengawasi jasa keuangan. Jika OJK tidak independen, maka risiko terbesar yang mungkin terjadi adalah...
Semua bank syariah ditutup
Pengawasan keuangan bisa dipengaruhi kepentingan politik tertentu
Perbankan konvensional otomatis lebih maju
Semua investasi ilegal langsung berhenti
Seorang siswa SMA mendapatkan uang jajan Rp500.000 per bulan. Jika ia ingin membeli buku seharga Rp150.000 dan tetap bisa menabung Rp100.000 per bulan, maka cara pengelolaan keuangan yang tepat adalah...
Menghabiskan uang jajan lebih dulu lalu menabung sisanya
Menyisihkan tabungan dan biaya buku di awal, baru menggunakan sisanya untuk jajan
Meminjam ke teman untuk membeli buku
Menggunakan pinjaman online untuk menutupi kekurangan
Dalam literasi keuangan digital, banyak kasus penipuan melalui phishing (tautan palsu yang mencuri data). Jika seorang nasabah menerima SMS berisi tautan mencurigakan mengaku dari bank, tindakan paling bijak adalah...
Segera klik link agar bisa tahu isinya
Membagikan link tersebut ke teman-teman untuk waspada
Menghapus pesan dan menghubungi call center resmi bank
Memasukkan data pribadi agar rekening aman
Prinsip “2L: Legal dan Logis” digunakan OJK untuk membedakan investasi resmi dari investasi bodong. Jika sebuah investasi mengklaim keuntungan 30% per minggu tanpa risiko, maka sikap yang tepat adalah...
Mengikuti segera sebelum terlambat
Menunggu OJK memberi izin baru ikut
Menolak karena tidak logis meskipun mungkin legal
Menolak karena tidak legal dan tidak logis
Seorang nasabah merasa dirugikan karena fintech yang digunakannya mengenakan bunga sangat tinggi dan cara penagihan kasar. Jika kasus ini dilaporkan, maka lembaga yang berwenang menangani pengaduan adalah...
DPR RI
OJK melalui Kontak 157
Bank Indonesia
BPS
Jika OJK tidak menyediakan saluran pengaduan konsumen, maka dampak yang paling berbahaya bagi masyarakat adalah...
Konsumen kehilangan tempat untuk mencari keadilan atas kerugian
Semua bank otomatis bangkrut
Masyarakat tidak bisa menabung lagi
Zakat tidak bisa disalurkan dengan baik
Seorang siswa mendapatkan tawaran investasi emas digital dari sebuah aplikasi baru. Ia ingin mengecek apakah aplikasi tersebut resmi atau ilegal. Langkah paling tepat adalah...
Menanyakan kepada teman yang sudah mencoba
Menghubungi guru ekonomi untuk meminta saran
Mengecek daftar perusahaan berizin di website OJK
Langsung mencoba dengan modal kecil agar tidak rugi besar
OJK dibentuk berdasarkan UU No. 21 Tahun 2011 dengan fungsi utama mengatur dan mengawasi jasa keuangan. Jika OJK tidak independen, maka risiko terbesar yang mungkin terjadi adalah...
Semua bank syariah ditutup
Pengawasan keuangan bisa dipengaruhi kepentingan politik tertentu
Perbankan konvensional otomatis lebih maju
Semua investasi ilegal langsung berhenti
Seorang siswa SMA mendapat uang jajan Rp500.000 per bulan. Ia ingin membeli buku Rp150.000 dan tetap menabung Rp100.000. Cara pengelolaan yang tepat adalah...
Menghabiskan uang jajan lalu menabung sisanya
Menyisihkan tabungan dan biaya buku di awal, baru sisanya untuk jajan
Meminjam ke teman untuk membeli buku
Menggunakan pinjaman online untuk menutupi kekurangan
Jika seorang nasabah menerima SMS berisi link palsu mengaku dari bank, tindakan paling bijak adalah...
Segera klik link agar tahu isinya
Membagikan link ke teman agar hati-hati
Menghapus pesan dan menghubungi call center resmi bank
Memasukkan data pribadi agar rekening aman
Prinsip “2L: Legal dan Logis” digunakan OJK untuk membedakan investasi resmi dari bodong. Jika ada investasi menjanjikan keuntungan 30% per minggu tanpa risiko, maka sikap yang tepat adalah...
Mengikuti segera sebelum terlambat
Menunggu OJK memberi izin
Menolak karena tidak logis meski mungkin legal
Menolak karena tidak legal dan tidak logis
Jika konsumen dirugikan oleh fintech ilegal yang menagih secara kasar, lembaga berwenang menangani pengaduan adalah...
DPR RI
OJK melalui Kontak 157
Bank Indonesia
BPS
Dampak rendahnya literasi keuangan di masyarakat adalah...
Masyarakat lebih rajin menabung
Mudah terjebak investasi bodong dan pinjaman ilegal
Pertumbuhan ekonomi lebih cepat
Semua transaksi dilakukan tunai
Prinsip pay yourself first dalam keuangan pribadi berarti...
Mengutamakan hiburan sebelum menabung
Menyisihkan tabungan dan investasi sebelum konsumsi
Membayar hutang orang lain sebelum kebutuhan sendiri
Membiarkan uang mengendap tanpa rencana
Jika OJK tidak memiliki saluran pengaduan konsumen, dampak terbesarnya adalah...
Konsumen kehilangan tempat mencari keadilan
Semua bank otomatis bangkrut
Masyarakat tidak bisa menabung lagi
Zakat tidak bisa disalurkan
Banyak masyarakat memakai pinjaman online ilegal karena proses cepat. Analisis penyebab utamanya adalah...
Tingginya literasi keuangan
Rendahnya literasi digital & kurangnya verifikasi izin OJK
Banyaknya bank syariah
Regulasi OJK yang terlalu ketat
Jika masyarakat terbiasa menggunakan prinsip pengelolaan keuangan 50-30-20 (50% kebutuhan, 30% keinginan, 20% tabungan), maka dampak jangka panjang yang paling terlihat adalah...
Mudah terjerat pinjaman online
Mampu menciptakan stabilitas finansial pribadi
Tidak bisa menikma
Maka dampak jangka panjang yang paling terlihat adalah...
Mudah terjerat pinjaman online
Mampu menciptakan stabilitas finansial pribadi
Tidak bisa menikmati hiburan sama sekali
Semua pendapatan habis untuk kebutuhan
Peran OJK dalam ekosistem keuangan digital adalah...
Menjamin semua fintech untung besar
Mengawasi agar layanan keuangan tetap sehat dan melindungi konsumen
Menentukan suku bunga kredit semua bank
Menjadi penyedia aplikasi investasi
Seorang pelajar menerima tawaran kerja paruh waktu dengan gaji Rp1.000.000. Ia ingin menabung untuk membeli laptop Rp4.000.000 dalam setahun. Strategi pengelolaan terbaik adalah...
Menabung minimal Rp333.000 per bulan
Menunggu ada bonus dari orang tua
Menggunakan pinjaman online lalu mencicil
Membelanjakan semua gaji lalu menabung sisa kecil
Seorang pengusaha muda ingin mengembangkan usahanya, tetapi ia tidak memiliki modal cukup. Ia mengajukan kerjasama dengan investor melalui akad mudharabah. Namun, dalam perjalanannya usaha mengalami kerugian murni karena kondisi pasar global. Bagaimana seharusnya kerugian tersebut ditanggung?
Investor dan pengusaha membagi kerugian sesuai kesepakatan awal
Investor menanggung seluruh kerugian modal, sedangkan pengusaha hanya rugi tenaga dan waktu
Pengusaha menanggung kerugian penuh karena dia yang mengelola
Kerugian ditanggung bersama sesuai porsi modal
Bank syariah menawarkan produk pembiayaan rumah dengan akad murabahah. Harga rumah Rp400 juta, bank membeli rumah tersebut dari developer, lalu menjual ke nasabah Rp450 juta dengan cicilan 10 tahun. Jika nasabah menolak karena merasa ada “unsur bunga”, bagaimana seharusnya bank menjelaskan perbedaannya dengan sistem konvensional?
Bahwa keuntungan Rp50 juta adalah margin jual beli yang disepakati di awal, bukan bunga berjalan
Bahwa bank syariah tetap menarik bunga namun lebih rendah dari bank konvensional
Bahwa margin Rp50 juta bisa berubah sesuai kondisi pasar
Bahwa bank syariah bebas menentukan keuntungan tanpa kesepakatan
Dalam akad musyarakah, dua pihak bersepakat mendirikan usaha katering. Pihak A menyetor modal 70%, Pihak B menyetor 30% sekaligus menjadi pengelola. Usaha berhasil dan memperoleh keuntungan besar. Namun, Pihak A menuntut seluruh keuntungan dibagi sesuai modal. Apa solusi syariah yang paling tepat?
Keuntungan wajib dibagi sesuai modal tanpa memperhatikan peran pengelola
Keuntungan dibagi sesuai kesepakatan awal, bisa berbeda dari porsi modal
Pengelola boleh mengambil seluruh keuntungan karena bekerja lebih keras
Semua keuntungan wajib disedekahkan agar adil
Seorang nasabah menyimpan uangnya di bank syariah dengan akad wadiah yad dhamanah. Bank kemudian menggunakan uang itu untuk operasional bisnisnya. Namun, nasabah meminta bagi hasil dari keuntungan bank. Bagaimana sikap bank yang sesuai prinsip syariah?
Memberikan bagi hasil sesuai keuntungan
Tidak berkewajiban memberikan bagi hasil, tetapi boleh memberi bonus sukarela
Wajib memberikan bunga yang setara dengan bank konvensional
Menolak simpanan nasabah sejak awal
Dalam praktik keuangan syariah, larangan gharar sangat dijaga. Misalnya, seorang siswa ingin membeli motor secara online tanpa mengetahui merek, kondisi, dan harga pasti, hanya berdasarkan “janji dikirim motor terbaik.” Mengapa transaksi ini dilarang?
Karena mengandung unsur bunga
Karena ada ketidakjelasan objek transaksi (gharar) yang dapat merugikan salah satu pihak
Karena tidak melalui bank syariah
Karena penjual tidak mendapat keuntungan
