NEW
Font size
WorksheetsQuiz Kode Etik Polisi Pamong Praja
Total questions: 71
Worksheet time: 36mins
Apa tujuan utama Kode Etik bagi Polisi Pamong Praja?
Meningkatkan efisiensi anggaran daerah
Menjaga kehormatan dan martabat profesi Polisi Pamong Praja
Mengurangi jumlah personel Polisi Pamong Praja
Meningkatkan pendapatan dari denda masyarakat
Menciptakan hubungan internasional di bidang keamanan
Siapa yang bertanggung jawab atas pengawasan pelaksanaan Kode Etik Polisi Pamong Praja?
Kepala daerah
Majelis Kode Etik Polisi Pamong Praja
Departemen Keuangan
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Kementerian Dalam Negeri
Apa sanksi terberat yang dapat diberikan kepada anggota Polisi Pamong Praja yang melanggar kode etik?
Teguran lisan
Skorsing sementara
Pemecatan dari keanggotaan
Penundaan kenaikan pangkat
Pengurangan tunjangan bulanan
Apa prinsip dasar yang harus dipegang oleh Polisi Pamong Praja sesuai dengan kode etiknya?
Loyalitas terhadap kepentingan pribadi
Pemenuhan target denda
Fokus pada efisiensi anggaran daerah
Pengutamaan hubungan politik
Profesionalisme, integritas, dan keadilan
Apa yang harus dilakukan anggota Polisi Pamong Praja jika menghadapi perintah yang bertentangan dengan kode etik?
Tetap menjalankan perintah demi kepentingan pimpinan
Melaporkan situasi tersebut kepada Majelis Kode Etik
Mengabalkan perintah tanpa memberikan alasan
Menjalankan perintah dengan catatan pribadi
Menninta kompensasi tambahan sebelum melaksanakan tugas
Apa dampak dari pelanggaran kode etik oleh anggota Polisi Pamong Praja terhadap institusi?
Menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi
Meningkatkan anggaran institusi
Menambah jumlah anggota yang direkrut
Mengurangi tugas operasional institusi
Meningkatkan hubungan dengan pemerintah daerah
Bagaimana anggota Polisi Pamong Praja diharapkan bersikap terhadap masyarakat?
Bertindak tegas tanpa mempedulikan kepentingan masyarakat
Bertindak secara ramah, adil, dan profesional
Mengutamakan hubungan politik masyarakat
Mengabalkan keluhan masyarakat untuk fokus pada tugas utama
Bersikap netral tanpa mematuhi peraturan daerah
Apa kewajiban Polisi Pamong Praja terhadap peraturan daerah?
Membertuk sendiri peraturan baru
Menyerahkan pengawasan kepada pinak swasta
Mengabalkan peraturan daerah yang sudah usang
Fokus hanya pada peraturan nasional
Mengawasi dan menegakkan pelaksanaan peraturan daerah
Apa tindakan yang dapat diambil pemerintah daerah terhadap pelanggaran ketertiban umum?
Memberikan sanksi administratif sesuai peraturan daerah
Menyerahkan kasus kepada pengadilan internasional
Mengabalkan pelanggaran kecil untuk efisiensi kerja
Menunda tindakan hingga ada persetujuan pusat
Menyediakan dana tambahan bagi pelanggar
Apa yang dimaksud dengan ketenteraman masyarakat dalam Permendagri 26/2020?
Keadaan masyarakat yang diatur ketat oleh aparat keamahan
Situasi masyarakat yang tenang, bebas dari gangguan fisik dan psikis
Tidak adanya aktivitas ekonomi yang melanggar hukum
Penurunan jumlah konflik horizontal di tingkat provinsi
Pengendalian penuh oleh pemerintah daerah atas aktivitas masyarakat
Apa kewajiban Satpol PP terhadap masyarakat dalam melaksanakan tugasnya?
Memaksa masyarakat untuk patuh tappa pengecualian
Menyerahkan tugas kepada Linmas sepenuhnya
Mengelola sumber daya ekonomi daerah
Memberikan edukasi dan pendampingan terkait peraturan daerah
Menghindari interaksi langsung dengan masyarakat
Apa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk menjaga ketertiban umum?
Menambah jumlah aturan yang diberlakukan secara ketat
Meningkatkan interaksi dan komunikasi dengan masyarakat secara berkelanjutan
Memberikan wewenang penuh kepada Linmas
Bagaimana pemerintah daerah harus menangani situasi darurat yang mengancam ketertiban umum?
Menunda penanganan hingga ada bantuan dari pusat
Mengaktifkan sistem tanggap darurat dan melibatkan Satpol PP serta Linmas
Menyerahkan seluruh kendali kepada aparat kepolisian
Mengandalkan komunitas lokal tanpa koordinasi
Memprioritaskan pengamanan aset pemerintah terlebih dahulu
Apa prinsip utama dalam penyelenggaraan perlindungan masyarakat sesuai Permendagri 26/2020?
Kepastian hukum dan partisipasi masyarakat
Otoritas penuh pemerintah daerah tanpa melibatkan masyarakat
Pengurangan jumlah aturan hukum yang diterapkan
Penekanan pada penegakan represif tanpa dialog
Pengalihan tugas ke lembaga keamanan swasta
Apa yang dimaksud dengan hak dasar Pegawai Negeri Sipil (PNS) sesuai dengan peraturan perundang-undangan?
Hak untuk memperoleh pekerjaan tambahan di luar jam kerja
Hak atas gaji, tunjangan, fasilitas, dan jaminan sosial
Hak untuk memiliki tempat kerja tanpa pembatasan
Hak untuk tidak menerima evaluasi kinerja tahunan
Hak untuk menjalankan tugas tanpa mengikuti aturan organisasi
Apa yang menjadi syarat utama seorang PNS dapat menerima tunjangan, kinerja?
Tingkat pendidikan terakhir
Jabatan yang dipegang di organisasi non-pemerintah
Usia PNS yang melebihi batas pensiun
Masa kerja lebih dari 5 tahun
Prestasi kerja yang diukur melalui evaluasi kinerja
Hak cuti bagi PNS diatur dalam peraturan pemerintah. Manakah dari berikut ini yang termasuk dalam jenis cuti yang diberikan?
Cuti tahunan, cuti sakit, cuti alasan penting, dan cuti besar
Cuti bebas tugas, cuti pensiun, dan cuti adaptasi kerja
Cuti tanpa evaluasi, cuti bonus, dan cuti harian
Cuti politik, cuti pertemanan, dan cuti keluarga besar
Cuti tanpa batas waktu dan tanpa alasan resmi
Apa hak seorang PNS yang sedang menjalani masa pensiun?
Tidak memiliki kewajiban lagi terhadap negara
Mengatur sendiri aturan pensiumnya
Tetap mendapatkan tunjangan kinerja penuh
Mendapatkan dana pensiun dan jaminan hari tua
Memilih untuk terus bekerja tanpa batas usia
Apa yang harus dilakukan jika seorang PNS tidak menerima hak gaji bulanannya?
Menninta tunjangan ganda sebagai kompensasi
Melaporkan masalah tersebut kepada Badan Kepegawalan Negara (BKN) atau instansi terkait
Memprotes langsung ke publik melalui media sosial
Tidak menjalankan tugas hingga hak dipenuhi
Mengundurkan diri dari jabatan yang dipegang
Apa yang dimaksud dengan hak promosi jabatan bagi PNS?
Hak untuk mendapatkan promosi otomatis setiap tahun
Hak untuk menggantikan pejabat yang lebih tinggi tanpa evaluasi
Hak untuk diusulkan dalam seleksi jabatan sesuai kompetensi
Hak untuk memiliki jabatan di luar instansi pemerintah
Hak untuk tetap berada di posisi awal tanpa perubahan
Apa yang menjadi tantangan utama dalam pembinaan teknis operasional Satpol PP?
Kurangnya jumlah anggota di seluruh wilayah
Keterbatasan anggaran, kompetensi, dan fasilitas pendukung
Tingginya tingkat partisipasi masyarakat dalam pengawasan
Penghapusan SOP dalam tugas-tugas operasional
Penurunan tingkat konflik di masyarakat
Apa indikator keberhasilan pembinaan teknis operasional Satpol PP?
Penambahan jumlah denda dari pelanggar perda
Peningkatan efektivitás penegakan perda dan pengurangan konflik masyarakat
Meningkatnya jumlah pelan
Silan pembinaan teknis operasional Satpol PP?
Penambahan jumlah denda dari pelanggar perda
Peningkatan efektivitás penegakan perda dan pengurangan konflik masyarakat
Meningkatnya jumlah pelanggaran yang terdeteksi
Penambahan jumlah pelaporan masyarakat terhadap tugas Satpol PP
Penurunan jumlah personel Satpol PP di lapangan
Bagaimana pembinaan teknis operasional dapat meningkatkan kemampuan Satpol PP dalam menghadapi situasi darurat?
Dengan menambah tugas tanga pelatihan
Dengan mengurangi waktu pelatihan teknis agar lebih efisien
Dengan menyerahkan tugas darurat kepada lembaga lain
Dengan memberikan pelatihan tanggap darurat dan simulasi krisis
Dengan memfokuskan pembinaan hanya pada tugas administratif
Apa yang harus dilakukan jika ditemukan pelanggaran SOP oleh ang gota Satpol PP?
Membiarkan pelanggaran untuk menjaga efisiensi
Memberikan teguran lisan tanpà tindakan lanjut
Melakukan investigasi dan pembinaan ulang terhadap pelanggar
Menghapus SOP yang dilanggar
Mengabaikan pelanggaran jika tidak berdampak besar
Bagaimana pemerintah daerah dapat mendukung pembinaan teknis operasional Satpol PP?
Memberikan pelatihan intensif, menyediakan anggaran memadai, dan memastikan fasilitas lengkap
Mengurangi tugas operasional agar lebih efisien
Memfokuskan pembinaan hanya pada pejabat tinggi Satpol PP
Mengalihkan sebagian tugas kepada lembaga swasta
Membatasi tugas hanya pada penegakan hukum administratif
Apa tujuan utama pemberian penghargaan bagi anggota Satpol PP?
Meningkatkan jumlah denda dari pelanggaran perda
Memotivasi anggota untuk meningkatkan kinerja dan dedikasi
Mengurangi beban kerja anggota Satpol PP
Mengalihkan tugas dari satu anggota ke anggota lain
Menghapus evaluasi berkala pada kinerja anggota
Siapa yang berwenang memberikan penghargaan kepada ang gota Satpol PP?
Pemerintah daerah atau kepala Satpol PP sesuai dengan kewenangannya
Anggota masyarakat setempat
Lembaga swadaya masyarakat (LSM)
Aparat kepolisian lokal
Komunitas hukum internasional
Penghargaan bagi Satpol PP dapat diberikan atas dasar apa?
Tingkat pendidikan anggota
Prestasi luar biasa dalam pelaksanaan tugas operasional
Lamanya anggota bekerja tanpa promosi jabatan
Jumlah denda yang berhasil dikumpulkan
Hubungan personal dengan pimpinan daerah
Apa bentuk penghargaan yang dapat diberikan kepada anggota Satpol PP?
Uang tunai, piagam penghargaan, dan kenaikan pangkat
Liburan gratis tanpa evaluasi kinerja
Hak untuk mengabaikan SOP tertentu
Penurunan tugas operasional harian
Pemberian jabatan otomatis tanpa seleksi
Apa kriteria utama yang harus dipenuhi anggota Satpol PP untuk menerima penghargaan?
Usia yang memenuhi persyaratan
Kontribusi nyata dalam pencapaian tugas dan prestasi yang diakui
Hubungan dekat dengan pejabat daerah
Lama bekerja tanpa cuti tahunan
Kesediaan bekerja di hari libur
Apa manfaat utama dari penerapan standar teknis mutu pelayanan dasar?
Menurunkan beban kerja personel
Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik
Mengurangi jumlah tugas operasional di lapangan
Mempercepat proses administrasi internal
Mengurangi jumlah pelatihan yang diperlukan
Apa saja komponen penting dalam standar teknis mutu pelayanan dasar?
SOP, pengelolaan sumber daya, dan indikator kinerja
Penghapusan tugas operasional dan fokus pada administrasi
Pengurangan jumlah personel aktif di lapangan
Penekanan pada evaluasi masyarakat tanpa melibatkan personel
Penyediaan penghargaan tanpa kriteria yang jelas
Bagaimana pemerintah daerah dapat mendukung penerapan standar teknis mutu pelayanan dasar?
Dengan memberikan pelatihan, anggaran, dan infrastruktur yang memadai
Mengurangi jumlah aturan yang harus dipatuhi
Menghapus sistem penilaian berkala
Menyerahkan tugas layanan kepada lembaga swasta
Memfokuskan layanan hanya pada daerah tertentu
Apa yang dimaksud dengan indikator kinerja dalam standar teknis mutu pelayanan dasar?
Pengukuran kuantitatif untuk mengevaluasi keberhasilan pelayanan
Jumlah laporán administrasi yang diselesaikan
Jumlah personel yang bertugas di lapangan
Penekanan pada efektivitas anggaran saja
Pelibatan masyarakat dalam tugas internal Satpol PP
Apa risiko utama jika standar teknis mutu pelayanan dasar tidak diterapkan dengan baik?
Meningkatnya jumlah SOP yang tidak efektif
Penurunan jumlah personel operasional
Hilangnya tugas utama Satpol PP
Berkurangnya kebutuhan pelatihan teknis
Meningkatnya tingkat konflik di masyarakat
Bagaimana cara mengevaluasi keberhasilan penerapan standar teknis mutu?
Dengan menghapus evaluasi berkala
Dengan pengurangan tugas operasional
Dengan memfokaskan tugas pada daerah tertentu
Dengan survei kepuasan masyarakat dan laporan kinerja
Dengan meminta laporan dari pihak swasta
Apa bentuk pelibatan masyarakat dalam penerapan standar teknis mutu pelayanan dasar?
Memberbankan tugas administratif kepada masyarakat
Mengurangi peran masyarakat dalam pengawasan
Memberikan umpan balik melalui mekanisme pengaduan
Mengabalkan masukan dari masyarakat
Melibatkan masyarakat hanya dalam konflik hukum
Apa tugas utama seorang Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di lingkungan pemerintah daerah?
Melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu sesuai dengan kewenangan yang diberikan
Menyusun peraturan daerah bersama DPRD
Mengelola anggaran pemerintah daerah
Menyelesaikan konflik antara instansi pemerintah
Memberikan pelatihan kepada pegawai non-penyidik
Apa dasar hukum yang menjadi pedoman tugas PPNS di lingkungan pemerintah daerah?
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP)
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
Peraturan Menteri Keuangan tentang Anggaran
Peraturan Pemerintah tentang Aparatur Sipil Negara
Dalam pelaksanaan tugasnya, PPNS berada di bawah koordinasi siapa?
Kepala desa
Kepala daerah (gubernur atau bupati)
Penyidik Polri
Menteri Dalam Negeri
Badan Pemeriksa Keuangan
Apa kewenangan PPNS dalam mengumpulkan bukti selama proses penyidikan?
Melakukan penangkapan dan penahanan secara mandiri
Memeriksa dokumen, mengambil keterangan, dan menyita barang bukti
Menjatuhkan hukuman kepada pelaku pelanggaran
Menyusun peraturan daerah terkait hukum pidana
Menyelesaikan konflik tanpa melibatkan pengadilan
Apa bentuk pelatihan yang harus diikuti oleh PPNS sebelum menjalankan tugasnya?
Pelatihan dasar administrasi pemerintahan
Pelatihan teknis penyidikan dan hukum acara pidana
Pelatihan keuangan daerah
Pelatihan kepemimpinan tingkat tinggi
Pelatihan pengelolaan anggaran publik
Dalam SOP Satpol PP, pelaporan kinerja lapangan harus dilakukan secara berkala. Apa tujuan utama dari pelaporan ini?
Meningkatkan jumlah operasi di lapangan tanpa memperhatikan efektivitasnya
Memastikan seluruh kegiatan sesuai dengan perencanaan operasional
Menghindari tanggung jawab individu anggota dalam pelaksanaan tugas
Mempermudah distribusi tugas tanpa mengevaluasi hasilnya
Mengurangi transparansi
Apa tantangan terbesar dalam menjaga konsistensi pelaksanaan SOP di seluruh wilayah kerja Satpol PP?
Kurangnya dukungan anggaran operasional dari pemerintah daerah
Adanya tekanan dari pihak luar untuk mengubah prioritas operasional
Pengawasan masyarakat yang terlalu ketat dan sering menghambat kerja
Tingginya tingkat rotasi anggota di setiap wilayah kerja
Perbedaan pemahaman dan interpretasi SOP oleh tim di lapangan
Dalam kondisi darurat, bagaimana SOP mengatur pengambilan keputusan oleh Satpol PP?
Selalu menunggu instruksi langsung dari atasan tanpa inisiatif
Mengutamakan langkah hukum meskipun situasi darurat memerlukan solusi cepat
Menunda pengambilan tindakan hingga ada koordinasi dengan pihak lain
Memberikan kewenangan kepada petugas lapangan untuk bertindak cepat sesuai prosedur
Menghindari tindakan untuk mengurangi risiko kesalahan prosedur
Apa kriteria evaluasi utama yang harus dilakukan terhadap pelaksanaan SOP penertiban?
Tingkat kepatuhan petugas terhadap arahan kepala daerah
Dampak tindakan penertiban terhadap kepatuhan masyarakat terhadap aturan
Jumlah pelanggaran yang ditemukan selama operasi
Tingkat efisiensi anggaran dibandingkan dengan tahun sebelumnya
Tingkat konflik yang terjadi antara Satpol PP dan masyarakat
Bagaimana Satpol PP dapat memastikan transparansi dalam pelaksanaan SOP?
Membuka seluruh data operasional kepada masyarakat tanpa filter
Melibatkan masyarakat dalam pengawasan dan pelaporan hasil kinerja
Membatasi informasi hanya untuk pihak internal agar lebih aman
Menunggu audit tahunan untuk menunjukkan kinerja
Menghindari publikasi data kinerja agar tidak disalahgunakan
Bagaimana cara yang tepat untuk meningkatkan efisiensi pelaksanaan SOP di Satpol PP tanpa mengurangi kualitas pelayanan?
Mengurangi jumlah operasi lapangan dan fokus pada tugas administratif
Membatasi jumlah petugas yang diturunkan dalam setiap operasi
Meningkatkan koordinasi antar divisi dan memanfaatkan teknologi pendukung
Mengutamakan tindakan langsung tanpa edukasi sebelumnya
Memotong anggaran untuk operasi yang djanggap kurang penting
Apa langkah yang dapat diambil jika terjadi pelanggaran SOP oleh pihak eksternal yang bekerja sama dengan Satpol PP?
Mengabalkan pelanggaran untuk menjaga hubungan kerja sama
Menghentikan kerja sama tappa memberi kesempatan klarifikasi
Melakukan evaluasi dan menegosiasikan ulang kerja sama berdasarkan SOP
Menyerahkan penyelesaian kepada pihak ketiga tappa campur tangan langsung
Membiarkan pihak eksternal mengambil keputusan sendiri
Apa peran utama kepala Satpol PP dalam memastikan keberlanjutan pelaksanaan SOP?
Mengarahkan seluruh petugas untuk fokus pada tindakan represif
Memastikan pelatihan rutin dilakukan dan SOP terus diperbarui sesuai kebutuhan
Menyerahkan seluruh pelaksanaan SOP kepada pengawas operasional
Membatasi wewenang petugas lapangan untuk menghindari kesalahan
Fokus pada penyelesaian laporan administrasi tanpa turun ke lapangan
Apa tujuan utama dari penyediaan sarana dan prasarana minimal bagi Satpol PP?
Memenuhi persyaratan administrasi pemerintah pusat
Mendukung kelancaran tugas dan fungsi penegakan Peraturan Daerah
Mengurangi kebutuhan anggaran untuk operasional lapangan
Meningkatkan kewenangan Satpol PP dalam menegakkan aturan
Membatasi tugas Satpol PP agar lebih fokus pada urusan administratif
Apa yang dimaksud dengan sarana minimal bagi operasional Satpol PP?
Kendaraan operasional dan seragam standar
Gedung kantor dengan peralatan modern
Teknologi mutakhir untuk pengawasan
Pendanaan penuh dari pemerintah pusat
Pelathan rutin bagi seluruh ang gota
Apa tantangan utama dalam penyediaan prasarana minimal untuk Satpol PP di daerah terpencil?
Kekurangan personel yang terlatih di wilayah tersebut
Terbatasnya anggaran daerah untuk pengadaan fasiiltas
Tidak adanya dukungan masyarakat terhadap keberadaan Satpol PP
Kesulitan dalam mengimplementasikan SOP di daerah tersebut
Kurangnya kebijakan nasional yang mendukung daerah terpencil
Alat komunikasi seperti apa yang dianggap wajib dalam sarana minimal Satpol PP?
Smartphone pribadi anggota
Walkie-talkie atau radio komunikasi untuk koordinasi cepat
Laptop atau perangkat komputer
Televisi dan perangkat multimedia
Ponsel dengan aplikasi perpesanan modern
Bagaimana pemerintah daerah memastikan ketersediaan sarana minimal bagi Satpol PP?
Dengan meminta sumbangan dari pihak swasta
Dengan membeli sarana hanya saat dibutuhkan
Dengan memprioritaskan pengadaan sarana dibandingkan pelatihan
Dengan bergantuing pada kebijakan pemerintah pusat
Dengan mengalokasikan anggaran khusus dalam APBD
Apa dasar hukum pembentukan Satpol PP di setiap daerah?
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2018 tentang Satpol PP
Instruksi President Nomor 3 Tahun 2003
Peraturan Menteri Dalam Negeri terkait pengawasan daerah
Keputusan kepala daerah setempat
Apa prinsip utama yang harus dijalankan Satpol PP dalam melaksanakan tugas?
Represif dan koersif untuk menegakkan aturan
Professional, akuntabel, dan humanis
Efisien tanpa memperhatikan aspek hukum
Tegas tanpa memperhatikan pandangan masyarakat
Mandiri tanpa perlu koordinasi lintas sektor
Apa peran masyarakat dalam mendukung tugas Satpol PP?
Melaporkan pelanggaran Perda dan Perkada kepada pihak Satpol PP
Mengawasi seluruh tugas Satpol PP di lapangan
Memberikan saran langsung kepada pelanggār Perda
Menyediakan dana tambahan untuk operasional Satpol PP
Menentukan prioritas penegakan hukum di wilayahnya
Apa kewenangan Satpol PP terkait perlindungan masyarakat?
Memberikan perlindungan fisik secara penuh kepada masyarakat
Menyelesaikan konflik antar masyarakat secara langsung
Melakukan investigasi hukum terkait masalah masyarakat
Mengupayakan tindakan preventif untuk menjaga ketertiban umum
Menindak pelanggaran hukum berat tanpa melibatkan polisi
Dalam hal apa Satpol PP dapat melakukan kerja sama dengan aparat penegak hukum lainnya?
Saat menangani pelanggaran berat yang melibatkan tindakan kriminal
Saat membutuhkan tambahan dana untuk operasional
Saat ada instruksi langsung dari kepala daerah untuk melibatkan aparat lain
Saat melakukan operasi gabungan untuk menegakkan Perda
Saat masyarakat meminta keterlibatan instansi lain
Apa tujuan utama dari diberlakukannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah?
Meningkatkan kewenangan pusat dalam pengelolaan daerah
Memberikan otonomi penuh kepada setiap kabupaten/kota
Menciptakan pemerintahan daerah yang efisien, efektif, dan akuntabel
Menghapuskan peran provinsi sebagai pengawas pemerintahan daerah
Mengurangi keterlibatan pemerintah pusat dalam urusan daerah
Menurut UU No. 23 Tahun 2014, apa yang dimaksud dengan urusan pemerintahan absolut?
Urusan yang menjadi wewenang daerah sepenuhnya
Urusan yang tidak dapat didelegasikan kepada daerah
Urusan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat secara mutlak
Urusan yang dibagi antara pusat dan daerah secara proporsional
Urusan yang dapat dialihkan ke pihak swasta melalui perjanjian
Apa perbedaan utama antara urusan pemerintahan konkuren dan urusan pemerintahan absolut?
Urusan konkuren hanya ada di daerah, sedangkan absolut ada di pusat
Urusan konkuren melibatkan pusat dan daerah, sedangkan absolut hanya di pusat
Urusan konkuren sepenuhnya dikelola oleh swasta, sedangkan absolut oleh pemerintah
Urusan konkuren lebih fleksibel dibandingkan urusan absolut
Urusan konkuren berfokus pada masalah lokal, sedangkan absolut pada masalah nasional
Apa yang dimaksud dengan asas desentralisasi dalam UU No. 23 Tahun 2014?
Penyerahan kewenangan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk mengūrus urusan tertentu
Pemberian kebebasan penuh kepada pemerintah daerah tanpa pengawasan
Pengalihan semua urusan pusat kepada daerah secara langsung
Pembagian kewenangan antara pemerintah daerah dan swasta
Pendelegasian tugas khusus kepada pejabat daerah tertentu
Bagaimana pemerintah daerah tingkat provinsi menjalankan fungsi pembinaan terhadap kabupaten/kota?
Memberikan instruksi wajib kepada kepala daerah kabupaten/kota
Mengawasi dan mengevaluasi kinerja pemerintahan kabupaten/kota
Menggantikan peran kepala daerah kabupaten/kota dalam situasi darurat
Menyusun Peraturan Daerah (Perda) untuk kabupaten/kota
Memberikan dana tambahan kepada kabupaten/kota tanpa syarat
Apa indikator yang digunakan untuk mengukur keberhasilan penerapan SPM?
Kepuasan masyarakat secara kualitatif
Jumlah anggaran yang dialokasikan
Cakupan pelayanan dasar yang sesuai dengan target SPM
Tingkat pertumbuhan ekonomi daerah
Jumlah peraturan daerah yang diterbitkan
Apa kewajiban pemerintah pusat dalam mendukung pelaksanaan SPM di daerah?
Menyediakan seluruh anggaran untuk pelaksanaan SPM
Melakukan evaluasi langsung terhadap setiap pelayanan daerah
Menyusun regulasi, memberikan pendampingan, dan alokasi anggaran
Menggantikan fungsi daerah jika SPM tidak tercapai
Menyerahkan seluruh tanggung jawab pelaksanaan kepada daerah
Bagaimana pemerintah daerah memastikan pencapaian target Standar Pelayanan Minimal (SPM)?
Dengan mengurangi beban kerja dinas terkait
Dengan melakukan pengawasan dan evaluasi berkala
Dengan menyerahkan sebagai besar tugas kepada pinak ketiga
Dengan mengurangi indikator keberhasilan
Dengan hanya melibatkan instansi pusat dalam pelaksanaannya
Apa sanksi bagi pemerintah daerah yang tidak melaksanakan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai ketentuan?
Pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat
Pemecatan kepala daerah oleh pemerintah pusat
Pengambilalihan kewenangan oleh DPRD
Teguran administratif dan pendampingan intensif
Pemberian hukuman pidana kepada kepala daerah
Apa peran DPRD dalam pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di daerah?
Mengambil alih tanggung jawab pelaksanaan SPM jika daerah gagal
Menyusun target SPM bersama pemerintah pusat
Mengawasi pelaksanaan SPM dan memastikan anggaran mencukupi
Menentukan sektor prioritas SPM di luar ketentuan pusat
Menjadi pelaksana langsung SPM di masyarakat
