WorksheetsSURAH AL-MAIDAH AYAT 3
Total questions: 15
Worksheet time: 15mins
Dalam sebuah pelajaran PAI, Ustadzah Rahma menjelaskan bahwa Allah mengatur makanan yang boleh dimakan dan yang tidak boleh. Beliau membaca Surah Al-Māidah ayat 3 yang menyebutkan beberapa makanan yang diharamkan, seperti bangkai, darah, dan daging babi. Menurut ayat tersebut, salah satu alasan Allah mengharamkan makanan tersebut adalah….
Karena makanan itu kurang enak rasanya
Karena makanan itu berbahaya bagi kesehatan dan akidah
Karena makanan itu sulit didapatkan
Karena makanan itu sering dipakai orang-orang kafir
Surah Al-Māidah ayat 3 menyebutkan beberapa hewan yang mati dengan cara tertentu, misalnya mati karena tercekik, terjatuh, ditanduk, atau diterkam binatang buas. Semua itu dihukumi haram, kecuali jika….
Hewan itu masih hidup lalu disembelih dengan menyebut nama Allah
Hewan itu enak dimakan oleh banyak orang
Hewan itu mahal harganya di pasar
Hewan itu diberikan oleh tetangga non-Muslim
Suatu ketika, keluarga Ahmad sedang dalam perjalanan jauh dan tersesat di hutan.Persediaan makanan mereka habis, dan hanya ada hewan babi yang ditemukan di jalan. Menurut Surah Al-Māidah ayat 3, dalam kondisi darurat seperti ini, Ahmad diperbolehkan makan hewan tersebut dengan syarat….
Dimakan sebanyak-banyaknya untuk mengenyangkan diri itu masih hidup lalu disembelih dengan menyebut nama Allah
Dimakan secukupnya agar terhindar dari kematian
Dimakan sambil membaca doa khusus
Dimakan karena tidak ada makanan yang enak
Dalam Al-Qur’an, Allah tidak hanya melarang makanan tertentu, tetapi juga memberikan penjelasan tentang kesempurnaan agama. Surah Al-Māidah ayat 3 menyatakan bahwa pada hari itu Allah telah menyempurnakan agama Islam, menyempurnakan nikmat-Nya, dan meridai Islam sebagai agama. Hal ini menunjukkan bahwa….
Islam sudah tidak bisa ditambah atau dikurangi syariatnya
Islam bisa disesuaikan dengan budaya setempat
Islam hanya berlaku di Arab saja
Islam baru sempurna pada masa sekarang
Seorang siswa membaca Surah Al-Māidah ayat 3 dan menemukan bagian yang menyebutkan larangan hewan yang disembelih untuk berhala. Larangan ini menunjukkan bahwa Islam sangat menjaga….
Kebersihan tubuh
Kesucian akidah dan ibadah
Tradisi bangsa Arab
Kebiasaan masyarakat umum
Ketika pelajaran PAI, Ustadzah memberikan pertanyaan: “Mengapa kita harus mensyukuri kesempurnaan agama Islam?” Siswa bernama Siti menjawab: “Karena dengan agama yang sempurna, kita mendapat petunjuk jelas mana yang halal dan haram, serta aturan ibadah yang lengkap.” Jawaban Siti sesuai dengan isi Surah Al-Māidah ayat 3 karena….
Islam sudah memberikan pedoman hidup yang lengkap
Islam hanya mengatur tentang makanan halal
Islam hanya berlaku di zaman Nabi Muhammad
Islam belum menjelaskan semua aturan
Di sekolah, Fajar membawa bekal makanan berupa sosis. Temannya bertanya, “Apakah sosis ini halal?” Lalu Fajar menjawab, “Tergantung, apakah disembelih atas nama Allah atau tidak.” Pernyataan Fajar sesuai dengan Surah Al-Māidah ayat 3, karena…
Semua makanan boleh dimakan asal enak
Hewan yang disembelih bukan atas nama Allah hukumnya haram
Semua makanan boleh dimakan asal murah
Hewan halal otomatis boleh dimakan tanpa syarat
Ayat ini menyebutkan bahwa agama Islam sudah sempurna. Hal ini berarti umat Islam tidak perlu mencari aturan hidup di luar ajaran Islam. Semua kebutuhan hidup manusia, baik dalam hal ibadah, muamalah, maupun akhlak sudah diatur. Maka, kesempurnaan Islam dalam Surah Al-Māidah ayat 3 adalah….
Islam hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah
Islam hanya fokus pada masalah makanan
Islam sudah memberikan aturan hidup yang menyeluruh
Islam hanya berlaku untuk orang Arab
Pak Andi seorang guru PAI bertanya kepada muridnya: “Mengapa Allah melarang makan bangkai, darah, dan daging babi?” Muridnya menjawab: “Karena itu semua bisa merusak kesehatan jasmani dan akidah.” Jawaban murid tersebut sesuai dengan tujuan syariat yang dijelaskan dalam Surah Al-Māidah ayat 3, yaitu….
Menyusahkan umat Islam
Menjaga kemaslahatan dan kebaikan manusia
Membatasi makanan orang Arab saja
Mengikuti budaya bangsa lain
Ketika keluarga Lina pergi berlibur ke luar negeri, mereka menemukan makanan yang tidak jelas kehalalannya. Lina ingat Surah Al-Māidah ayat 3 yang mengingatkan tentang larangan makanan tertentu. Sikap yang sebaiknya diambil Lina adalah….
Makan saja semua makanan yang ada
Menanyakan terlebih dahulu kandungan makanan dan cara penyembelihannya
Menganggap semua makanan di luar negeri halal
Membeli makanan tanpa peduli halal atau haram
Seorang siswa berkata: “Kalau kita ingin tahu hasil ujian, kita buka undian atau kertas ramalan saja.” Sikap ini tidak sesuai dengan Surah Al-Māidah ayat 3, karena….
Ramalan dan undian itu pasti benar
Mengundi nasib dilarang karena merusak akidah
Islam membolehkan setiap cara yang menyenangkan
Nasib manusia memang bisa diprediksi
Dalam kehidupan modern, bentuk mengundi nasib bisa berupa ramalan bintang, kartu tarot, atau angka keberuntungan. Semuanya sama dengan praktik jahiliyah mengundi nasib dengan anak panah. Menurut Surah Al-Māidah ayat 3, seorang Muslim yang baik seharusnya….
Menghindari semua bentuk ramalan dan percaya kepada Allah
Boleh mencoba ramalan asal tidak berlebihan
Boleh ikut ramalan hanya untuk hiburan
Menganggap ramalan sebagai tradisi turun-temurun
zaman jahiliyah, orang Arab sering menggunakan anak panah untuk menentukan keputusan penting, misalnya apakah akan berdagang, bepergian, atau menikah. Mereka menyebutnya “azlām” atau mengundi nasib dengan anak panah. Dalam Surah Al-Māidah ayat 3, Allah melarang perbuatan ini. Larangan tersebut menunjukkan bahwa….
Orang Arab jahiliyah lebih pintar menentukan masa depan
Nasib manusia hanya boleh ditentukan dengan azlām
Muslim harus berserah diri dan bertawakal kepada Allah
Mengundi nasib adalah tradisi baik yang boleh dilanjutkan
Surah Al-Māidah termasuk surah Madaniyah yang berisi banyak hukum halal dan haram. Kata Al-Māidah sendiri berasal dari bahasa Arab yang artinya….
Hewan sembelihan
Hidangan (meja makanan)
Janji Allah
Perintah wudhu
Nama Surah Al-Māidah diambil dari sebuah kisah dalam ayat 112–115, yaitu ketika para pengikut Nabi Isa ‘alaihis salam meminta….
Diturunkan mukjizat berupa tongkat
Diturunkan hidangan dari langit
Diturunkan kitab suci baru
Diturunkan hujan deras
