Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz 2 sifat koligatif larutan

Total questions: 15

Worksheet time: 19mins

Name
Class
Date
1.

Hitunglah tekanan osmosis larutan urea (CO(NH2)2) 0,2 M pada 300 K! (Ar C=12, O = 16, N = 14, H = 1 dan R = 0,082 atm.M-1.K-1)

a)

1,23 atm

b)

2,94 atm

c)

3,42 atm

d)

4,92 atm

e)

9,24

2.

Senyawa yang bersifat isotonis dengan larutan 0,1 M asam sulfat adalah ....

a)

0,1 M Natrium klorida

b)

0,2 M Urea

c)

0,3 M Kalium klorida

d)

0,1 M Natrium nitrat

e)

0,1 M Magnesium klorida

3.

diantara larutan-larutan berikut ini yang mempunyai titik beku paling tinggi pada konsentrasi yang sama adalah ...

a)

urea

b)

glukosa

c)

asam asetat

d)

kalium sulfat

e)

natirum klorida

4.

kedalam 500 gram air dilarutkan 13,35 gram senyawa AlCl3. jika Kb air = 0,52, harga ɑ= 0.8, kenaikan titik didih larutan tersebut adalah .. (Mr AlCl3=133,5)

a)

0,163oC

b)

0,354oC

c)

0,469oC

d)

0,659oC

e)

0,839oC

5.

Cermati beberapa penerapan sifat koligatif dalam kehidupan sehari-hari berikut!

1) penggunaan garam dapur untuk mengawetkan ikan

2) cuci darah dengan metode dialisis

3) penambahan etilen glikol ke dalam air radiator mobil

4) penyulingan komponen minyak bumi

5) penggunaan garm dapur untuk mencairkan salju

penerapan sifat koligatif berupa penurunan titik beku terdapat peristiwa ....

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

2 dan 4

d)

3 dan 5

e)

4 dan 5

6.

Urutan kenaikan titik didih larutan tersebut adalah….

a)

1, 2, 3

b)

1, 3, 2

c)

3, 1, 2

d)

2, 3, 1

e)

3, 2, 1

7.

Perhatikan gambar ilustrasi komposisi larutan berikut ini!

Pernyataan yang tepat untuk kedua larutan tersebut adalah…

a)

 Tekanan osmotik larutan A lebih tinggi daripada larutan B

b)

. Titik didih larutan A lebih tinggi daripada larutan B

c)

. Titik beku larutan A lebih tinggi daripada larutan B

d)

. Tekanan uap larutan A lebih rendah daripada larutan B

e)

. Larutan A isotonik dengan larutan B

8.

Air membeku pada suhu 0°C dan air gula mampu membeku pada suhu -3°C pada waktu yang sama. Mengapa demikian?

a)

Gula menghambat pembekuan, menghalangi air untuk merapat dan membeku.

b)

Gula tidak memengaruhi perubahan suhu air untuk membeku karena sudah tercampur rata

c)

Gula memberi rasa manis sehingga memerlukan suhu lebih dingin untuk membeku

d)

Gula memberikan energi tambahan saat dikonsumsi.

9.

Berapa tekanan osmosis dari larutan NaCl 1 M pada suhu 310 K jika nilai faktor van’T Hoff NaCl adalah 2? (Gunakan R = 0.0821 L·atm/(mol·K))

a)

49.5 atm

b)

50.8 atm

c)

48.6 atm

d)

52.2 atm

10.

10 gram suatu lemak dilarutkan dalam 100 gram benzena (kf = 5,1) dan ternyata larutan itu membeku 0,34oC dibawah titik beku benzena murni. Mr lemak tersebut adalah.....

a)

3000

b)

2500

c)

2000

d)

1500

e)

750

11.

Gambar disamping merupakan sebuah destinasi wisata di Indonesia yaitu kolam apung. Orang yang berenang di kolam itu tidak akan tenggelam akibat banyaknya material mineral dan garam. Menurut anda wisata ini merupakan fenomena sifat koligatif larutan pada....

a)

Penurunan tekanan uap

b)

Kenaikan titik didih

c)

Penurunan titik beku

d)

Penurunan titik didih

12.

Bagan berikut adalah gambaran molekuler larutan dengan berbagai konsentrasi.


Gambar yang menunjukkan titik didih larutan paling besar adalah nomor ….

a)

I

b)

II

c)

III

d)

IV

e)

V

13.

Dari grafik tersebut, yang menunjukkan Δ\Delta  Tf adalah .......

a)

G - H

b)

I - J

c)

B - E

d)

C - E

e)

D - F

14.

Diberikan senyawa berikut:

NaCl, K2SO4, FeCl3 dan glukosa

Urutan kenaikan titik didih dari yang terendah adalah.....

a)

glukosa - FeCl3- NaCl - K2SO4

b)

NaCl - K2SO4 - FeCl3- glukosa

c)

glukosa - NaCl-K2SO4 - FeCl3

d)

K2SO4 - NaCl - glukosa - FeCl3

e)

NaCl - glukosa - K2SO4 - FeCl3

15.

0,20 molal larutan gula dalam air , dalam keadaan normal mempunyai titik beku sama dengan ….

a)

0,05 molal larutan KOH (α =1)

b)

0,10 molal larutan HNO3 (α = 1)

c)

0,15 molal larutan CO(NH2)2 (α =0)

d)

0,25 molal larutan NaCl (α = 1)

e)

0,30 molal larutan HF (α =0,75)