wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Jamu Gendong

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Seorang produsen jamu gendong ingin memulai usahanya. Untuk memastikan jamu yang dibuatnya aman dan bermutu, ia harus memprioritaskan aspek mana dari higiene sanitasi?

a)

Menjaga kebersihan diri produsen dan lingkungan berjualan, tetapi peralatan bisa dibersihkan secara berkala.

b)

Fokus pada bahan baku dan air yang digunakan, karena kebersihan diri tidak terlalu memengaruhi kualitas jamu.

c)

Memastikan semua aspek higiene sanitasi, termasuk kebersihan diri, peralatan, dan lingkungan, terjaga dengan baik.

d)

Memastikan jamu tidak mengandung bahan kimia berbahaya, karena itu adalah satu-satunya faktor keamanan yang penting.

e)

Menerapkan kebersihan diri hanya saat meracik jamu, tidak saat berjualan.

2.

Mengapa efek penyembuhan jamu tidak dapat dirasakan secara langsung (tokcer/cespleng)?

a)

Karena jamu harus melewati proses metabolisme yang panjang di dalam tubuh.

b)

Karena jamu bekerja dengan cara mencegah penyakit, bukan menyembuhkan secara instan.

c)

Karena manfaat jamu akan terasa jika digunakan secara teratur dan sesuai tujuan penggunaan.

d)

Karena dosis jamu yang dianjurkan terlalu kecil untuk menghasilkan efek yang cepat.

e)

Karena jamu hanya berfungsi sebagai suplemen, bukan obat.

3.

Seorang ibu rumah tangga menemukan rimpang kencur di pasaran yang memiliki bercak-bercak coklat dan terasa lembek saat disentuh. Berdasarkan panduan pemilihan bahan baku, tindakan terbaik apa yang harus dilakukan?

a)

Tetap membeli dan menggunakan rimpang tersebut setelah memotong bagian yang rusak.

b)

Membeli rimpang tersebut, lalu mencucinya dengan air panas untuk membunuh bakteri.

c)

Mencari rimpang lain yang kondisinya segar, utuh, dan tidak memiliki bercak atau kerusakan.

d)

Membeli rimpang yang sudah kering saja untuk menghindari masalah ini.

e)

Menawar harga rimpang yang rusak karena kualitasnya sudah menurun.

4.

Seorang pelaku usaha jamu meracik jamu segar di pagi hari. Karena dagangannya tidak habis, ia menyimpannya di kulkas untuk dijual esok hari. Tiba-tiba, ia menyadari bahwa jamu tersebut memiliki bau asam yang tidak biasa. Apa yang mungkin menjadi penyebabnya?

a)

Jamu tersebut telah ditambahkan madu atau telur, yang menyebabkan fermentasi.

b)

Jamu disimpan terlalu lama di kulkas, melebihi batas maksimal penyimpanan yang dianjurkan.

c)

Jamu tersebut telah tercemar secara mikrobiologi atau tidak diolah sesuai kaidah yang baik.

d)

Air yang digunakan untuk meracik jamu tidak dimasak hingga matang.

e)

Jamu tersebut ditempatkan di botol plastik yang tidak kedap udara.

5.

Seorang konsumen jamu bungkusan melihat kemasan jamu yang terlihat sudah kusam, warnanya pudar, dan tidak ada informasi tanggal kedaluwarsa. Apa yang harus dilakukan konsumen tersebut?

a)

Membeli produk tersebut karena kemasan yang kusam tidak selalu berarti kualitasnya buruk.

b)

Melaporkan produk tersebut kepada dinas terkait karena tidak memenuhi standar keamanan.

c)

Meminta diskon dari penjual karena kondisi kemasan yang buruk.

d)

Tidak membeli produk tersebut karena tidak memenuhi kriteria jamu yang aman.

e)

Mengonsumsinya sedikit untuk memastikan apakah rasanya masih enak.

6.

Mengapa penggunaan air matang menjadi persyaratan penting dalam pembuatan jamu segar?

a)

Untuk membuat jamu memiliki rasa yang lebih murni dan tidak ada rasa asing dari air mentah.

b)

Untuk membunuh bakteri patogen yang mungkin ada di dalam air.

c)

Untuk membuat bahan baku jamu lebih cepat larut dan menyatu.

d)

Untuk memenuhi standar rasa yang diinginkan oleh konsumen.

e)

Agar jamu dapat disimpan lebih lama tanpa perlu didinginkan.

7.

Mengapa peralatan yang digunakan untuk membuat jamu harus dicuci dengan bersih?

a)

Untuk menjaga agar alat tidak berkarat dan tahan lama.

b)

Untuk mencegah adanya kotoran fisik dan mikrobiologi yang dapat mencemari jamu.

c)

Untuk membuat proses pembuatan jamu menjadi lebih cepat.

d)

Untuk mempertahankan warna asli dari jamu yang dibuat.

e)

Agar aroma jamu tidak tercampur dengan bahan lain yang pernah diolah.

8.

Seorang produsen jamu menggunakan blender untuk menghaluskan bahan baku. Setelah digunakan, ia hanya membilasnya dengan air tanpa sabun. Mengapa praktik ini dapat membahayakan konsumen?

a)

Karena sisa-sisa jamu yang tertinggal bisa membuat blender sulit dibersihkan nanti.

b)

Karena sisa jamu yang menempel dapat menjadi media pertumbuhan mikroba yang berbahaya.

c)

Karena sabun akan meninggalkan residu dan mengubah rasa jamu.

d)

Karena praktik ini akan mengurangi manfaat jamu.

e)

Karena pembilasan dengan air tidak dapat menghilangkan sisa-sisa minyak.

9.

Seorang ibu rumah tangga ingin membuat jamu segar untuk menjaga kebugaran keluarga. Apa tujuan utama ia menambahkan madu ke dalam jamu tersebut?

a)

Untuk menambah khasiat obat dari ramuan jamu tersebut.

b)

Untuk memperpanjang masa simpan jamu agar tidak cepat basi.

c)

Untuk meningkatkan rasa manis dan palatabilitas jamu.

d)

Untuk membuatnya menjadi jamu bungkusan yang lebih mudah disimpan.

e)

Untuk membuat tekstur jamu menjadi lebih kental dan enak.

10.

Seorang produsen Usaha Jamu Gendong (UJG) ingin memastikan produk jamunya selalu bermutu. Apa yang harus ia lakukan untuk menjamin jamu yang dijualnya selalu dalam kondisi baik?

a)

Menambahkan bahan pengawet kimia agar jamu tidak cepat basi.

b)

Memastikan jamu yang dijual tidak berubah warna, rasa, atau bau.

c)

Menjual jamu hanya di daerah yang memiliki suhu udara dingin.

d)

Membuat jamu dalam jumlah besar dan menyimpannya dalam waktu yang lama.

e)

Hanya menjual jamu yang dibuat dalam 2 jam terakhir.

11.

Seorang konsumen membeli jamu bungkusan. Ia melihat logo BPOM, namun ia juga melihat jamu tersebut mengandung bahan kimia tambahan. Apa yang harus dilakukan konsumen tersebut?

a)

Tetap membeli karena logo BPOM menjamin keamanan produk.

b)

Tidak membeli produk tersebut karena jamu tidak boleh ditambah zat kimia

c)

Mengonsumsi produk tersebut tetapi dengan dosis yang lebih kecil.

d)

Membuat jamu sendiri untuk menghindari risiko produk yang tidak aman.

e)

Melaporkan produk tersebut kepada BPOM karena adanya bahan kimia.

12.

Mengapa jamu segar harus segera dikonsumsi setelah dibuat atau disimpan di kulkas maksimal 2-3 hari?

a)

Karena setelah 3 hari, kandungan manfaatnya akan hilang sepenuhnya.

b)

Untuk menjaga mutu dan keamanan dari kerusakan serta pencemaran mikrobiologi.

c)

Karena jamu segar dapat bereaksi dengan bahan-bahan di kulkas.

d)

Agar proses pendinginan tidak memengaruhi khasiatnya.

e)

Karena jamu akan menjadi terlalu kental jika didiamkan terlalu lama.

13.

Seorang produsen jamu gendong ingin meningkatkan citra produknya. Cara terbaik untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan...

a)

Mengemas jamu dalam botol plastik yang berwarna-warni.

b)

Membuat jamu segar yang baik dan benar sesuai standar keamanan dan mutu.

c)

Menambahkan iklan yang mengatakan bahwa jamunya 'cespleng' atau 'tokcer'.

d)

Menggunakan bahan baku dari luar negeri yang lebih mahal.

e)

Menjual jamu dalam jumlah besar untuk menunjukkan keberhasilan usahanya.

14.

Dalam pemilihan bahan baku, mengapa penting bagi produsen jamu untuk memastikan bahan baku tidak tercemar?

a)

Untuk mencegah jamu berbau atau rasanya berubah setelah dikonsumsi.

b)

Untuk memastikan jamu yang dibuat dapat memberikan manfaat bagi kesehatan.

c)

Karena jamu yang baik adalah yang tidak tercemar secara fisik, kimia, maupun mikrobiologi.

d)

Agar jamu tidak terlihat buruk saat dijual di pasaran.

e)

Agar jamu yang dibuat memiliki rasa yang lebih pahit dan otentik.

15.

Seorang pelaku Usaha Jamu Racikan (UJR) akan membuat jamu. Ia ingin menggunakan peralatan dari bahan yang tepat. Bahan peralatan apa yang seharusnya ia hindari?

a)

Bahan stainless steel.

b)

Bahan plastik yang tidak bersertifikasi food grade.

c)

Bahan kaca.

d)

Bahan keramik.

e)

Bahan baja berlapis krom.

16.

Dalam konteks pembuatan jamu segar, mengapa penting untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah mengolah bahan baku?

a)

Untuk menjaga tangan agar tidak kotor.

b)

Untuk menghindari tangan menjadi lengket akibat getah dari bahan baku.

c)

Untuk mencegah perpindahan kuman dari tangan ke jamu dan sebaliknya.

d)

Agar ramuan jamu dapat bekerja lebih efektif.

e)

Untuk memastikan aroma tangan tidak berpindah ke jamu.

17.

Apa pentingnya melestarikan budaya minum jamu?

a)

Karena jamu adalah produk yang sangat populer dan mudah diproduksi.

b)

Karena jamu adalah warisan budaya bangsa yang bermanfaat untuk kesehatan dan dapat menggerakkan ekonomi rakyat.

c)

Karena jamu adalah produk yang diimpor dari negara lain.

d)

Karena jamu dapat menyembuhkan semua jenis penyakit secara instan.

e)

Karena budaya ini dapat meningkatkan pariwisata Indonesia.

18.

Seorang penjual jamu racikan (UJR) ingin mengiklankan produknya. Pernyataan mana yang tidak seharusnya ia gunakan dalam promosinya?

a)

"Jamu ini diolah sesuai kaidah cara pembuatan jamu segar yang baik."

b)

"Dengan minum jamu ini, Anda akan merasa sehat dan bugar."

c)

"Khasiat jamu ini langsung terasa dan menyembuhkan penyakit Anda."

d)

"Jamu ini menggunakan bahan-bahan tumbuhan obat pilihan."

e)

"Rasakan khasiatnya segera setelah diminum."

19.

Mengapa Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Kesehatan, berupaya melindungi masyarakat dari peredaran obat tradisional yang tidak memenuhi persyaratan?

a)

Karena pemerintah ingin mengendalikan harga jual obat tradisional di pasaran.

b)

Untuk memastikan jamu yang beredar memiliki kualitas, keamanan, dan manfaat bagi konsumen.

c)

Karena pemerintah ingin memonopoli produksi obat tradisional.

d)

Untuk mendorong masyarakat beralih dari obat tradisional ke obat modern.

e)

Karena jamu berbahaya jika tidak di bawah pengawasan pemerintah.

20.

Seorang mahasiswa berencana membuat jamu segar untuk menjaga daya tahan tubuhnya selama musim ujian. Apa yang harus ia pertimbangkan sebagai faktor utama sebelum memulai produksi jamu?

a)

Memastikan semua bahan baku berasal dari kebun sendiri.

b)

Mendapatkan resep jamu yang paling populer di internet.

c)

Menghitung keuntungan yang akan didapat dari penjualan jamu.

d)

Memastikan semua proses pembuatan jamu, dari pemilihan bahan hingga penyajian, memenuhi standar kebersihan.

e)

Mempersiapkan kemasan yang menarik agar jamu terlihat lebih premium.