Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL UTS KELAS XI Peta Pemikiran Pendiri Bangsa dan Pancasila

Total questions: 50

Worksheet time: 32mins

Name
Class
Date
1.

Apa itu Pancasila?

a)

Simbol negara Indonesia

b)

Dasar Negara Indonesia

c)

Pancasila

d)

Lima sila dalam agama

2.

Siapa saja pendiri bangsa Indonesia?

a)

Soekarno, Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir

b)

Joko Widodo

c)

B.J. Habibie

d)

Megawati Soekarnoputri

3.

Apa saja sila-sila yang terdapat dalam Pancasila?

a)

Kemandirian Ekonomi

b)

Kebebasan Beragama

c)

1. Ketuhanan yang Maha Esa 2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab 3. Persatuan Indonesia 4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan 5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

d)

Persatuan Dunia

4.

Bagaimana Pancasila berperan dalam persatuan bangsa?

a)

Pancasila tidak memiliki pengaruh terhadap keragaman budaya.

b)

Pancasila berperan sebagai dasar nilai yang menyatukan berbagai suku, agama, dan budaya di Indonesia.

c)

Pancasila hanya berfungsi sebagai simbol negara.

d)

Pancasila hanya relevan untuk kalangan tertentu di Indonesia.

5.

Sebutkan contoh penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari!

a)

Mengabaikan peraturan lalu lintas

b)

Membuat kerusuhan di masyarakat

c)

Contoh penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari adalah saling menghormati antar sesama, berpartisipasi dalam kegiatan sosial, dan menegakkan keadilan.

d)

Menolak untuk membantu sesama

6.

Apa yang dimaksud dengan nilai-nilai Pancasila?

a)

Nilai-nilai Pancasila tidak memiliki pengaruh dalam kehidupan sehari-hari.

b)

Nilai-nilai Pancasila adalah tujuh prinsip dasar ideologi negara Indonesia.

c)

Nilai-nilai Pancasila hanya berlaku di Indonesia.

d)

Nilai-nilai Pancasila adalah lima prinsip dasar ideologi negara Indonesia.

7.

Mengapa Pancasila dianggap sebagai dasar negara?

a)

Pancasila adalah simbol negara Indonesia.

b)

Pancasila tidak memiliki hubungan dengan konstitusi.

c)

Pancasila adalah dasar negara Indonesia.

d)

Pancasila hanya digunakan dalam pendidikan.

8.

Bagaimana pandangan para pendiri bangsa tentang Pancasila?

a)

Pancasila dipandang sebagai dokumen sejarah yang tidak memiliki pengaruh dalam kehidupan berbangsa.

b)

Pancasila hanya relevan untuk kalangan tertentu dan tidak mencerminkan seluruh bangsa.

c)

Pancasila dianggap sebagai simbol agama yang harus diikuti oleh semua warga negara.

d)

Pancasila dipandang sebagai dasar negara yang menyatukan dan mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa.

9.

Apa yang dimaksud dengan Pancasila sebagai dasar negara?

a)

Pancasila terdiri dari tujuh sila.

b)

Pancasila hanya berlaku di pulau Jawa.

c)

Pancasila sebagai dasar negara adalah ideologi dan pedoman hidup bangsa Indonesia yang terdiri dari lima sila.

d)

Pancasila adalah lagu kebangsaan Indonesia.

10.

Jelaskan hubungan antara agama dan negara dalam konteks Pancasila.

a)

Negara tidak memiliki peran dalam urusan agama.

b)

Agama dan negara saling menghormati dan berfungsi dalam kerangka Pancasila, dengan negara menjamin kebebasan beragama dan tidak memihak pada satu agama.

c)

Agama harus diutamakan dalam semua kebijakan negara.

d)

Agama dan negara harus bersatu menjadi satu entitas.

11.

Definisikan konsep negara hukum dan bagaimana Pancasila berperan di dalamnya.

a)

Negara hukum hanya berlaku untuk pemerintah dan tidak melibatkan masyarakat.

b)

Pancasila tidak memiliki hubungan dengan sistem hukum di Indonesia.

c)

Negara hukum adalah sistem di mana hukum mengatur semua aspek kehidupan, dan Pancasila berperan sebagai dasar nilai-nilai hukum yang adil dan demokratis.

d)

Negara hukum adalah sistem di mana hukum tidak perlu diikuti oleh semua warga negara.

12.

Sebutkan nilai-nilai moral yang terkandung dalam Pancasila.

a)

Kemandirian, Kebebasan, Kesetaraan, Kesejahteraan, Keberanian

b)

Kedamaian, Kebudayaan, Kemandirian, Keterbukaan, Ketulusan

c)

Nilai-nilai moral dalam Pancasila: Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, Keadilan Sosial.

d)

Kepemimpinan, Kedisiplinan, Keterampilan, Kebersihan, Ketekunan

13.

Bagaimana sejarah pembentukan Pancasila sebagai dasar negara?

a)

Pancasila diusulkan oleh Soekarno pada tahun 1940.

b)

Pancasila dibentuk pada 17 Agustus 1945.

c)

Pancasila dibentuk pada 1 Juni 1945 dan diakui sebagai dasar negara pada 18 Agustus 1945.

d)

Pancasila diakui sebagai dasar negara pada 1 Mei 1945.

14.

Apa saja tantangan yang dihadapi dalam menerapkan Pancasila di masyarakat?

a)

Pancasila selalu diterima tanpa perdebatan

b)

Pendidikan Pancasila sudah cukup di semua level

c)

Masyarakat tidak memiliki perbedaan pandangan

d)

Tantangan dalam menerapkan Pancasila di masyarakat meliputi perbedaan pemahaman, konflik kepentingan, kurangnya pendidikan, dan pengaruh globalisasi.

15.

Mengapa penting untuk memahami Pancasila dalam konteks hubungan agama dan negara?

a)

Pancasila hanya relevan untuk urusan politik.

b)

Pancasila mengutamakan satu agama di atas yang lain.

c)

Pancasila tidak berhubungan dengan nilai-nilai agama.

d)

Pancasila penting untuk menciptakan harmoni antara agama dan negara di Indonesia.

16.

Apa yang dapat dilakukan untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda?

a)

Fokus pada hiburan semata tanpa nilai-nilai

b)

Mendorong individualisme di kalangan remaja

c)

Mengabaikan pendidikan Pancasila

d)

Menerapkan pendidikan Pancasila, kegiatan sosial, dan media sosial.

17.

Latar belakang dibentuknya BPUPKI oleh pemerintah Jepang adalah......

a)

Keinginan Jepang menguasai Indonesia

b)

Belanda menyerah kepada Jepang

c)

Jepang ingin menarik simpati bangsa Indonesia

d)

Penderitaan panjang bangsa Indonesia akibat penjajahan

e)

Jepang khawtir akan kalah dengan Belanda

18.

Yang termasuk 5 dasar usulan Ir. Soekarno dibawah ini, kecuali...........

a)

Kebangsaan Indonesia

b)

Peri Kerakyatan

c)

Mufakat/demokrasi

d)

Ketuhanan

e)

Kesejahteraan sosial

19.

5 usulan Moh. Yamin tentang dasar negara Indonesia, kecuali....

a)

Peri Kebangsaan

b)

Peri Kemanusiaan

c)

Peri Kesejahteraan

d)

Peri Ketuhanan

e)

Peri Kerakyatan

20.

Soepomo mengajukan 5 dasar bagi negara, kecuali...

a)

Persatuan

b)

Kekeluargaan

c)

Keadilan rakyat

d)

Peri kebangsaan

e)

Musyawarah

21.

Nama Pancasila pertama kali diperkenalkan oleh....

a)

Ir Soekarno

b)

Soepomo

c)

Moh. Yamin

d)

Moh. Hatta

e)

Ki Bagus hadi Kusumo

22.

Rumusan internasionalisme atau perikemanusiaan yang dirumuskan Soekarno bermakna kosmopolitanisme yakni...

a)

Sebuah paham yang menganggap bahwa seluruh manusia adalah satu komunitas tunggal yang memiliki moralitas yang sama

b)

Sebuah paham yang mengutamakan kepentingan umum dibandingkan dengan kepentingan pribadi semata

c)

Sebuah paham yang menganggap bahwa manusia di seluruh dunia merupakan satu kesatuan yang utuh

d)

Sebuah paham yang beranggapan bahwa setiap negara memilki nilai-nilai kemanusiaan yang universal

e)

Sebuah pemahaman nilai kemanusiaan yang universal dan menjadikan nilai kemanuisaan sebagai nilai moral manusia

23.

Dalam pandangan Mohammad Hatta apa yang dilakukan oleh negara harus sesuai dengan kemauan, kehendak, dan aspirasi rakyat. Hal ini merupakan nilai dasar...

a)

Ketuhanan

b)

Kemanusiaan

c)

Persatuan

d)

Kerakyatan

e)

Keadailan

24.

Berikut ini yang tidak termasuk dalam perilaku yang mencerminkan sila Ketuhan yang Maha Esa adalah...

a)
  • Menjalankan perintah agama sesuai ajaran yang dianut masing-masing

b)
  • Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan, seperti bakti sosial, memberikan bantuan kepada panti asuhan sebagai bentuk kepedulian akan sesama

c)
  • Tidak melakukan penistaan terhadap suatu agama seperti melakukan pembakaran rumah-rumah ibadah

d)
  • Mengembangkan sikap saling menghormati, bekerja sama dan tolong menolong antar pemeluk agama

e)
  • Percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing

25.
  • Membantu melaksanakan pembangunan nasional, baik dari sisi pendidikan, budaya, sosial, politik, ekonomi, kesehatan dan lain-lain, merupakan perwujudan dari pelaksanaan pancasila khusunya sila ke...

a)

satu

b)

dua

c)

tiga

d)

empat

e)

lima

26.

Pancasila resmi diadopsi sebagai pijakan dan asas dasar dalam pembukaan dan isi UUD 1945 oleh PPKI pada tanggal...

l

a)

17 Agustus 1945

b)

18 Agustus 1945.

c)

1 Juni 1945

d)

29 Mei 1945

e)

30 Mei 1045

27.

Contoh pengamalan sila ke - 2 Pancasila dalam kehidupan sehari - hari ....

a)

menjalankan puasa sesuai perintah agama

b)

ikut serta dalam bergotong royong

c)

menjenguk tetangga yang dirawat di rumah sakit

d)

memilih ketua kelas dengan cara demokratis

28.

Anis orang Sunda beragama Islam, Berta orang Batak beragama Kristen, dan Made orang Bali beragama Hindu mereka bersahabat. Ketika Anis merayakan hari raya Idul Fitri , sikap Berta dan Made adalah ....

a)

ikut bersama merayakan idul fitri

b)

menghormati Anis merayakan hari Raya Idul Fitri

c)

meminta Anis untuk mengirim makanan ke rumah Berta dan Made

d)

s tidak berteman dengan Ani

29.

Pak Subandi merupakan seorang pemimpin yang sangat peduli terhadap anak buahnya. Meninggalnya pak Subandi di lokasi kebakaran itu pun karena dia berusaha menyelematkan tim pemadam yang sedang terjebak di dalam gedung reruntuhan yang sedang terbakar. Sikap yang perlu diteladani dari Pak Subandi adalah ....

a)

cinta tanah air

b)

rasa keadilan

c)

rela berkorban

d)

taat beribadah

30.

Contoh pengamalan sila ke -3 Pancasila dalam kehidupan sehari - hari ....

a)

menjalankan puasa sesuai perintah agama

b)

menjenguk tetangga yang dirawat di rumah sakit

c)

memakai pakaian buatan pengrajin lokal

d)

memilih ketua kelas dengan cara demokrasi

31.

Berikut ini salah satu contoh perilaku yang menunjukan semangat persatuan dan kesatuan adalah ....

a)

bergotong royong membersihkan lingkungan

b)

memberikan sebagian uang jajan kita pada teman yang membutuhkan

c)

menolong orang yang mendapat musibah kecelakaan

d)

berteman hanya dengan satu suku saja

32.

Untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, diperlukan rasa ....

a)

kemandirian

b)

keadilan

c)

kebenaran

d)

persatuan dan kesatuan

33.

Dalam suatu rapat, untuk mencapai kata mufakat dibutuhkan ....

a)

tunjuk langsung

b)

voting

c)

suara terbanyak

d)

musyawarah

34.

Nilai kebersamaan dalam kehidupan sehari - hari sebagai siswa adalah ....

a)

melaksanakan ronda malam

b)

melaksanakan piket kelas

c)

membersihkan selokan di masyarakat

d)

memperbaiki jembatan penyeberangan

35.

Berikut ini sikap yang sesuai dengan sila keempat Pancasila adalah ...

a)

Bersikap adil dengan teman

b)

Menghargai pendapat teman

c)

Mendengarkan nasihat orang tua

d)

Menyayangi hewan di sekitar

36.

Berikut ini merupakan contoh penerapan sila keempat Pancasila adalah . . . .

a)

mengumpulkan sumbangan untuk korban banjir

b)

merawat hewan peliharaan dengan baik

c)

tidak memaksakan pendapat saat diskusi

d)

membagi tugas kelompok dengan adil

37.

Berikut ini yang merupakan sikap yang sesuai dengan sila kelima adalah ....

a)

tidak bersifat boros dan tidak bergaya hidup mewah

b)

mengikuti kegiatan kerja bakti

c)

mengutamakan kepentingan bangsa dan negara

d)

menghargai pendapat orang lain

38.

Mira sangat senang merawat tanaman yang ada di sekitar rumah. Setiap hari Mira menyiram tanaman dan setiap hari Minggu Mira memberi pupuk organik. Kegiatan Mira sesuai dengan pengamalan Pancasila sila ke- ....

a)

dua

b)

tiga

c)

empat

d)

lima

39.

Ayah mengajak anggota keluarga untuk berdiskusi hewan peliharaan yang akan mereka beli untuk dipelihara di rumah. Hal tersebut sesuai dengan pengamalan Pancasila sila ke- ....

a)

lima

b)

empat

c)

tiga

d)

dua

40.

Dinda mensyukuri segala yang ada di alam semesta merupakan anugerah Tuhan. Dinda selalu menghabiskan bekal makanan yang dibawa ke sekolah, hal tersebut merupakan contoh penerapan sila ke ....

a)

lima

b)

empat

c)

tiga

d)

satu

41.

Keluarga Santi memelihara beberapa hewan peliharaan seperti burung, ikan, dan kucing. Masing-masing anggota keluarga memiliki tugas untuk merawat hewan peliharaan tersebut secara adil. Hal tersebut sesuai dengan sila ke- ....

a)

satu

b)

tiga

c)

empat

d)

lima

42.
Mohammad Yamin menyuguhkan lima usulan tentang dasar negara Indonesia merdeka. Bagaimana penjelasan Moh. Yamin terhadap Peri ketuhanan?
a)
Sebuah negara, menurut Yamin, berkaitan dengan tanah air, bangsa, kebudayaan, dan kemakmuran. Ia ibarat setangkai bunga yang berhubungan dengan dahan, daun, dan cabang. Karena itu, Yamin menyarankan agar tatanan negara Indonesia berbeda dengan negara luar, karena aturan-aturan dasar negara Indonesia perlu merujuk kepada tradisi, adat, agama, dan otak Indonesia, bukan merujuk kepada negara lain.
b)
Kedaulatan rakyat Indonesia dan Indonesia merdeka berdasarkan peri kemanusiaan yang universal, berisikan tentang humanisme dan internasionalisme bagi segala bangsa. Dasar peri kemanusiaan adalah dasar hukum internasional dan peraturan kesusilaan sebagai bangsa dan negara yang merdeka.
c)
Yamin hanya mengatakan bahwa bangsa Indonesia merdeka adalah bangsa yang berkeadaban luhur, dan peradabannya memiliki Ketuhanan Yang Maha Esa. Tuhan akan melindungi negara Indonesia merdeka itu.
d)
Ketika membahas tentang permusyawaratan, Yamin mengutip ayat al-Qur’an surat As-Syuara ayat 38, juga merujuk kepada sejarah Nabi Muhammad dan para sahabat, yang kesemuanya dijadikan dasar perlunya permusyawaratan. Yamin juga mengambil dasar permusyawaratan dari sifat-sifat peradaban asli Indonesia (prasejarah), di mana nenek moyang kita sudah terbiasa melakukan musyawarah.
e)
Perubahan besar yang terjadi dalam diri bangsa Indonesia berhubungan langsung dengan dilantiknya negara baru. Selain itu, mengenai kehidupan ekonomi sosial bangsa Indonesia, Mohammad Yamin membicarakan persoalan tentang kesejahteraan rakyat atau keadilan sosial yang dikaitkan dengan daerah negara
43.
Mohammad Yamin menyuguhkan lima usulan tentang dasar negara Indonesia merdeka. Bagaimana penjelasan Moh. Yamin terhadap Peri kerakyatan?
a)
Sebuah negara, menurut Yamin, berkaitan dengan tanah air, bangsa, kebudayaan, dan kemakmuran. Ia ibarat setangkai bunga yang berhubungan dengan dahan, daun, dan cabang. Karena itu, Yamin menyarankan agar tatanan negara Indonesia berbeda dengan negara luar, karena aturan-aturan dasar negara Indonesia perlu merujuk kepada tradisi, adat, agama, dan otak Indonesia, bukan merujuk kepada negara lain.
b)
Kedaulatan rakyat Indonesia dan Indonesia merdeka berdasarkan peri kemanusiaan yang universal, berisikan tentang humanisme dan internasionalisme bagi segala bangsa. Dasar peri kemanusiaan adalah dasar hukum internasional dan peraturan kesusilaan sebagai bangsa dan negara yang merdeka.
c)
Yamin hanya mengatakan bahwa bangsa Indonesia merdeka adalah bangsa yang berkeadaban luhur, dan peradabannya memiliki Ketuhanan Yang Maha Esa. Tuhan akan melindungi negara Indonesia merdeka itu.
d)
Ketika membahas tentang permusyawaratan, Yamin mengutip ayat al-Qur’an surat As-Syuara ayat 38, juga merujuk kepada sejarah Nabi Muhammad dan para sahabat, yang kesemuanya dijadikan dasar perlunya permusyawaratan. Yamin juga mengambil dasar permusyawaratan dari sifat-sifat peradaban asli Indonesia (prasejarah), di mana nenek moyang kita sudah terbiasa melakukan musyawarah.
e)
Perubahan besar yang terjadi dalam diri bangsa Indonesia berhubungan langsung dengan dilantiknya negara baru. Selain itu, mengenai kehidupan ekonomi sosial bangsa Indonesia, Mohammad Yamin membicarakan persoalan tentang kesejahteraan rakyat atau keadilan sosial yang dikaitkan dengan daerah negara
44.
Mohammad Yamin menyuguhkan lima usulan tentang dasar negara Indonesia merdeka. Bagaimana penjelasan Moh. Yamin terhadap Kesejahteraan rakyat?
a)
Sebuah negara, menurut Yamin, berkaitan dengan tanah air, bangsa, kebudayaan, dan kemakmuran. Ia ibarat setangkai bunga yang berhubungan dengan dahan, daun, dan cabang. Karena itu, Yamin menyarankan agar tatanan negara Indonesia berbeda dengan negara luar, karena aturan-aturan dasar negara Indonesia perlu merujuk kepada tradisi, adat, agama, dan otak Indonesia, bukan merujuk kepada negara lain.
b)
Kedaulatan rakyat Indonesia dan Indonesia merdeka berdasarkan peri kemanusiaan yang universal, berisikan tentang humanisme dan internasionalisme bagi segala bangsa. Dasar peri kemanusiaan adalah dasar hukum internasional dan peraturan kesusilaan sebagai bangsa dan negara yang merdeka.
c)
Yamin hanya mengatakan bahwa bangsa Indonesia merdeka adalah bangsa yang berkeadaban luhur, dan peradabannya memiliki Ketuhanan Yang Maha Esa. Tuhan akan melindungi negara Indonesia merdeka itu.
d)
Ketika membahas tentang permusyawaratan, Yamin mengutip ayat al-Qur’an surat As-Syuara ayat 38, juga merujuk kepada sejarah Nabi Muhammad dan para sahabat, yang kesemuanya dijadikan dasar perlunya permusyawaratan. Yamin juga mengambil dasar permusyawaratan dari sifat-sifat peradaban asli Indonesia (prasejarah), di mana nenek moyang kita sudah terbiasa melakukan musyawarah.
e)
Perubahan besar yang terjadi dalam diri bangsa Indonesia berhubungan langsung dengan dilantiknya negara baru. Selain itu, mengenai kehidupan ekonomi sosial bangsa Indonesia, Mohammad Yamin membicarakan persoalan tentang kesejahteraan rakyat atau keadilan sosial yang dikaitkan dengan daerah negara
45.
Pokok-pokok pemikiran apa saja yang disampaikan oleh Soepomo dalam sidang BPUPK salah satunya adalah kekeluargaan yaitu.....
a)
persatuan hidup, persatuan kawulo dan gusti, persatuan antara dunia luar dan dunia batin, antara mikro kosmos dan makrokosmos, antara pemimpin dan rakyatnya. Soepomo sangat menekankan adanya persatuan pemimpin dengan rakyatnya. Karena itulah, pejabat negara, menurut Soepomo, ialah pemimpin yang bersatu-jiwa dengan rakyat, dan para pejabat negara itu senantiasa memegang teguh persatuan dan kese imbangan dalam masyarakatnya.
b)
Menurut Soepomo, orang Barat berpegang pada prinsip perseorangan (individualisme). Individualisme ini yang menyebabkan bangsabangsa Eropa pada keangkaramurkaan, ia dapat bersaing dengan sangat keras dan saling menjatuhkan. Sementara, orang Timur tidak mengenal individualisme. Dalam budaya Timur, sebagaimana Indonesia, semua orang dianggap seba gai anggota keluarga.
c)
Setiap manusia, menurut Soepomo, dalam pergaulan sosial memiliki kewajiban hidup (dharma) sendiri menurut kodrat alamnya, yang kesemuanya itu ditujukan untuk mencapai keseimbangan lahir dan batin. Batin di sini berkaitan dengan agama, keyakinan, atau kepercayaan yang dimiliki masyarakat Indonesia, yang dapat menjadikan petunjuk jalan dalam kehidupannya. Sementara lahir berarti hal-hal tampak, ragawi, dan fisikal. Keduanya tidak dapat dipisahkan.
d)
Menurut Soepomo, masyarakat Indonesia sudah terbiasa melakukan musyawarah sejak dahulu kala. Karena itu, pemimpin negara Indonesia, menurut Soepomo, hendaknya bermusyawarah dengan rakyatnya, atau dengan kepala-kepala keluarga dalam desa, agar terwujud pertalian antara pemimpin dan rakyat.
e)
Setiap pemimpin, mulai dari kepala desa, menurut Soepomo, harus bertindak sesuai dengan prinsip keadilan dan cita-cita rakyatnya.
46.
Pokok-pokok pemikiran apa saja yang disampaikan oleh Soepomo dalam sidang BPUPK salah satunya adalah keseimbangan lahir bathin yaitu.....
a)
persatuan hidup, persatuan kawulo dan gusti, persatuan antara dunia luar dan dunia batin, antara mikro kosmos dan makrokosmos, antara pemimpin dan rakyatnya. Soepomo sangat menekankan adanya persatuan pemimpin dengan rakyatnya. Karena itulah, pejabat negara, menurut Soepomo, ialah pemimpin yang bersatu-jiwa dengan rakyat, dan para pejabat negara itu senantiasa memegang teguh persatuan dan kese imbangan dalam masyarakatnya.
b)
Menurut Soepomo, orang Barat berpegang pada prinsip perseorangan (individualisme). Individualisme ini yang menyebabkan bangsabangsa Eropa pada keangkaramurkaan, ia dapat bersaing dengan sangat keras dan saling menjatuhkan. Sementara, orang Timur tidak mengenal individualisme. Dalam budaya Timur, sebagaimana Indonesia, semua orang dianggap seba gai anggota keluarga.
c)
Setiap manusia, menurut Soepomo, dalam pergaulan sosial memiliki kewajiban hidup (dharma) sendiri menurut kodrat alamnya, yang kesemuanya itu ditujukan untuk mencapai keseimbangan lahir dan batin. Batin di sini berkaitan dengan agama, keyakinan, atau kepercayaan yang dimiliki masyarakat Indonesia, yang dapat menjadikan petunjuk jalan dalam kehidupannya. Sementara lahir berarti hal-hal tampak, ragawi, dan fisikal. Keduanya tidak dapat dipisahkan.
d)
Menurut Soepomo, masyarakat Indonesia sudah terbiasa melakukan musyawarah sejak dahulu kala. Karena itu, pemimpin negara Indonesia, menurut Soepomo, hendaknya bermusyawarah dengan rakyatnya, atau dengan kepala-kepala keluarga dalam desa, agar terwujud pertalian antara pemimpin dan rakyat.
e)
Setiap pemimpin, mulai dari kepala desa, menurut Soepomo, harus bertindak sesuai dengan prinsip keadilan dan cita-cita rakyatnya.
47.
Pokok-pokok pemikiran apa saja yang disampaikan oleh Soepomo dalam sidang BPUPK salah satunya adalah musyawarah yaitu.....
a)
persatuan hidup, persatuan kawulo dan gusti, persatuan antara dunia luar dan dunia batin, antara mikro kosmos dan makrokosmos, antara pemimpin dan rakyatnya. Soepomo sangat menekankan adanya persatuan pemimpin dengan rakyatnya. Karena itulah, pejabat negara, menurut Soepomo, ialah pemimpin yang bersatu-jiwa dengan rakyat, dan para pejabat negara itu senantiasa memegang teguh persatuan dan kese imbangan dalam masyarakatnya.
b)
Menurut Soepomo, orang Barat berpegang pada prinsip perseorangan (individualisme). Individualisme ini yang menyebabkan bangsabangsa Eropa pada keangkaramurkaan, ia dapat bersaing dengan sangat keras dan saling menjatuhkan. Sementara, orang Timur tidak mengenal individualisme. Dalam budaya Timur, sebagaimana Indonesia, semua orang dianggap seba gai anggota keluarga.
c)
Setiap manusia, menurut Soepomo, dalam pergaulan sosial memiliki kewajiban hidup (dharma) sendiri menurut kodrat alamnya, yang kesemuanya itu ditujukan untuk mencapai keseimbangan lahir dan batin. Batin di sini berkaitan dengan agama, keyakinan, atau kepercayaan yang dimiliki masyarakat Indonesia, yang dapat menjadikan petunjuk jalan dalam kehidupannya. Sementara lahir berarti hal-hal tampak, ragawi, dan fisikal. Keduanya tidak dapat dipisahkan.
d)
Menurut Soepomo, masyarakat Indonesia sudah terbiasa melakukan musyawarah sejak dahulu kala. Karena itu, pemimpin negara Indonesia, menurut Soepomo, hendaknya bermusyawarah dengan rakyatnya, atau dengan kepala-kepala keluarga dalam desa, agar terwujud pertalian antara pemimpin dan rakyat.
e)
Setiap pemimpin, mulai dari kepala desa, menurut Soepomo, harus bertindak sesuai dengan prinsip keadilan dan cita-cita rakyatnya.
48.
Pokok-pokok pemikiran apa saja yang disampaikan oleh Soekarno dalam sidang BPUPK salah satunya adalah kebangsaan indonesia yaitu....
a)
Pendek kata, Soekarno menjelaskan bahwa bangsa Indonesia bukanlah sekadar satu golongan orang yang memiliki keinginan untuk bersama dan bersatu dengan golongannya, tetapi harus menjadi satu kesatuan seluruh manusia Indonesia yang berbangsa-bangsa dan tinggal di pulau-pulau Indonesia.
b)
Soekarno mengatakan, “Nasionalisme tidak dapat hidup subur, kalau tidak hidup dalam taman-sarinya internasionalisme”. Dengan demikian, dasar pertama, kebangsaan Indonesia, harus bergandengan tangan dengan dasar kedua, internasionalisme. Soekarno mengutip pendapat Mahatma Gandhi, “Saya seorang nasionalis, tetapi kebangsaan saya adalah perikemanusiaan."
c)
Soekarno mengatakan, “Negara Indonesia bukan satu negara untuk satu orang, bukan satu negara untuk satu golongan walaupun golongan kaya. Tetapi kita mendirikan negara, 'semua buat semua, satu buat semua, semua buat satu.' Saya yakin, bahwa syarat yang mutlak untuk kuatnya negara Indonesia ialah permu syawaratan, perwakilan.
d)
Menurut Soekarno, prinsip keempat ini belum ada yang membicarakan selama sidang pertama BPUPK. Kesejahteraan sosial di sini, menurut Soekarno, “tidak akan ada kemiskinan di dalam Indonesia Merdeka”.
e)
“Bukan saja bangsa Indonesia ber-Tuhan, tetapi masing-masing orang Indonesia hendaknya berTuhan,” ujar Soekarno. “Segenap rakyat hendaknya ber-Tuhan secara kebudayaan,” kata Soekarno. Apa maksud ber-Tuhan secara kebudayaan atau keadaban itu? Ialah hormat-menghormati satu sama lain.
49.
Moh. Hatta mendiskusikan tentang rencana penghapusan "dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk- pemeluknya kepada tokoh Islam, seperti Ki Bagus Hadikusumo dan K.H.A. Wachid Hasyim. Saat mengetahui keberatan dan potensi perpecahan, Ki Bagus Hadikusumo dan K.H.A. Wachid Hasyim sebagai representasi dari 2 organisasi Islam terbesar : Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama berpendapat?
a)
Setuju Penghapusan
b)
Menolak Penghapusan
c)
Diam
d)
Marah
e)
Tidak berpendapat
50.
Perdebatan mengenai hubungan antara agama dan negara turut mewarnai sidang BPUPK kala itu. Para pejuang dan pendiri bangsa Indonesia berbeda pendapat soal ini. Sebagian menghendaki Islam menjadi dasar negara, sebagian lainnya berpandangan bahwa negara Indonesia tidak perlu menjadikan agama sebagai dasar negara. Siapakah Tokoh yang berpandangan bahwa negara Indonesia tidak perlu menjadikan agama sebagai dasar negara...
a)
Soekarno
b)
Hatta
c)
Ki Bagus Hadikusumo
d)
Moh. Natsir
e)
KH. Wahid Hasyim