Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pengaruh Teman Sebaya pada Remaja

Total questions: 26

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Dalam teori perkembangan Erikson, interaksi dengan teman sebaya pada masa remaja sangat penting untuk pencapaian…

a)

Keintiman emosional

b)

Identitas diri

c)

Kemandirian ekonomi

d)

Kreativitas sosial

2.

Remaja yang cenderung meniru gaya hidup teman sebaya tanpa pertimbangan rasional menunjukkan perilaku…

a)

Asertif

b)

Konformitas berlebihan

c)

Internal locus of control

d)

Adaptasi sehat

3.

Menurut Vygotsky, diskusi antar teman sebaya berperan dalam mengembangkan…

a)

Self-concept

b)

Zona Perkembangan Proksimal (ZPD)

c)

Moral absolut

d)

Intelligence Quotient (IQ)

4.

Peran teman sebaya sebagai faktor protektif ditunjukkan oleh…

a)

Ajakan menyontek saat ujian

b)

Tekanan untuk mencoba narkoba

c)

Dorongan belajar kelompok menjelang ujian

d)

Eksklusi sosial terhadap siswa berbeda minat

5.

Salah satu perbedaan utama pengaruh teman sebaya dan orang tua adalah…

a)

Teman sebaya menanamkan nilai moral universal

b)

Orang tua memberi tekanan konformitas yang kuat

c)

Teman sebaya membentuk norma kelompok yang spesifik

d)

Orang tua membatasi interaksi sosial

6.

Konformitas terhadap kelompok sebaya sering lebih kuat daripada perintah guru karena…

a)

Hubungan teman sebaya lebih formal

b)

Kelompok sebaya memberikan rasa memiliki

c)

Guru lebih menekankan individualitas

d)

Orang tua lebih sering mendukung guru

7.

Jika seorang remaja menolak ajakan merokok walaupun semua temannya melakukannya, hal ini menunjukkan…

a)

Penolakan sosial

b)

Kontrol diri dan asertivitas

c)

Kurangnya empati

d)

Keengganan bersosialisasi

8.

Kelompok teman sebaya yang eksklusif cenderung memunculkan…

a)

Solidaritas luas antar kelompok

b)

Diskriminasi terhadap yang berbeda

c)

Rasa percaya diri semua anggota

d)

Kemandirian individu

9.

Pengaruh teman sebaya dalam pembentukan identitas gender terjadi melalui…

a)

Observasi dan imitasi perilaku kelompok

b)

Tekanan orang tua

c)

Media massa

d)

Pengawasan guru

10.

Seorang siswa yang selalu berusaha sesuai dengan standar kelompok sebaya meskipun bertentangan dengan nilai pribadinya mengalami…

a)

Cognitive dissonance

b)

Self-esteem tinggi

c)

Internal locus of control

d)

Identitas diri kuat

11.

Remaja yang mengalami isolasi dari teman sebaya berisiko tinggi mengalami…

a)

Penurunan identitas diri

b)

Kecerdasan emosional meningkat

c)

Kreativitas berkembang pesat

d)

Penalaran moral lebih baik

12.

Mengapa teman sebaya disebut "laboratorium sosial" bagi remaja?

a)

Karena menjadi tempat eksperimen nilai dan perilaku

b)

Karena mengajarkan keterampilan akademik formal

c)

Karena mengurangi tekanan orang tua

d)

Karena membentuk disiplin otoritatif

13.

Hubungan antara peer pressure dan self-esteem adalah…

a)

Peer pressure selalu meningkatkan self-esteem

b)

Self-esteem rendah membuat individu rentan terhadap peer pressure

c)

Peer pressure tidak berhubungan dengan self-esteem

d)

Self-esteem tinggi membuat individu mudah tertek

14.

Self-esteem rendah membuat individu rentan terhadap peer pressure

a)

Self-esteem rendah membuat individu rentan terhadap peer pressure

b)

Peer pressure tidak berhubungan dengan self-esteem

c)

Self-esteem tinggi membuat individu mudah tertekan oleh peer pressure

15.

Teman sebaya dapat memengaruhi perkembangan moral melalui…

a)

Sanksi sosial informal

b)

Regulasi formal dari sekolah

c)

Instruksi langsung dari orang tua

d)

Kegiatan ekstrakurikuler resmi

16.

Remaja yang terlalu tergantung pada kelompok sebaya seringkali mengalami kesulitan dalam…

a)

Membuat keputusan independen

b)

Menyesuaikan diri dengan aturan kelompok

c)

Beradaptasi dengan teknologi

d)

Mengembangkan keterampilan komunikasi

17.

Ketika kelompok sebaya memberi dukungan pada aktivitas positif, dampak yang paling mungkin adalah…

a)

Peningkatan perilaku menyimpang

b)

Penurunan harga diri

c)

Motivasi belajar yang lebih kuat

d)

Konflik identitas

18.

Konflik dalam kelompok teman sebaya biasanya muncul akibat…

a)

Perbedaan minat dan latar belakang

b)

Kesamaan nilai dan tujuan

c)

Solidaritas kelompok

d)

Internal locus of control tinggi

19.

Tekanan teman sebaya paling kuat terjadi pada masa…

a)

Kanak-kanak awal

b)

Remaja awal

c)

Remaja akhir

d)

Dewasa awal

20.

Jika seorang remaja mampu menolak ajakan negatif teman sebaya namun tetap mempertahankan hubungan sosial, maka ia menunjukkan…

a)

Asertivitas sosial

b)

Alienasi

c)

Konformitas pasif

d)

Sosialisasi gagal

21.

Pengaruh teman sebaya dalam perkembangan sosial remaja lebih dominan dibandingkan orang tua karena…

a)

Orang tua cenderung pasif

b)

Remaja mencari identitas di luar keluarga

c)

Guru lebih berperan dalam kehidupan sosial

d)

Media massa lebih kuat daripada teman sebaya

22.

Remaja yang mengabaikan nilai kelompok sebaya dan lebih mengutamakan prinsip pribadi disebut memiliki…

a)

Identitas lemah

b)

Moralitas pasif

c)

Moralitas pasca-konvensional

d)

Ketidakmampuan sosial

23.

Jika seorang remaja hanya merasa berharga ketika diterima oleh teman sebayanya, maka ia mengalami…

a)

Self-esteem berbasis eksternal

b)

Self-esteem berbasis internal

c)

Identitas mandiri

d)

Internal locus of control

24.

Salah satu strategi efektif menghadapi pengaruh negatif teman sebaya adalah…

a)

Menolak secara agresif

b)

Menghindari semua kelompok sosial

c)

Menggunakan komunikasi asertif

d)

Mengikuti sementara agar tidak dikucilkan

25.

Perbedaan status ekonomi dalam kelompok teman sebaya dapat menimbulkan…

a)

Kesetaraan peran

b)

Konflik sosial

c)

Peningkatan solidaritas

d)

Perbedaan usia kronologis

26.

Dalam konteks era digital, pengaruh teman sebaya diperkuat melalui…

a)

Kegiatan keluarga rutin

b)

Media sosial dan komunitas online

c)

Peraturan sekolah

d)

Pendidikan formal