Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz 2 kelas XI Smtr Ganjil

Total questions: 70

Worksheet time: 35mins

Name
Class
Date
1.

Periode pertama pemberlakuan Undang-Undang Dasar di Indonesia adalah pada tahun:

a)

1945

b)

1949

c)

1950

d)

1959

e)

1965

2.

Undang-Undang Dasar yang pertama kali diberlakukan di Indonesia adalah:

a)

UUD 1945

b)

UUD Sementara 1950

c)

UUD RIS 1949

d)

UUD 1959

e)

UUD 1965

3.

Pada tahun berapakah UUD 1945 pertama kali diubah?

a)

1950

b)

1959

c)

1999

d)

2002

e)

2004

4.

Periode kedua pemberlakuan Undang-Undang Dasar di Indonesia adalah pada tahun:

a)

1945

b)

1949

c)

1950

d)

1959

e)

1965

5.

Undang-Undang Dasar yang diberlakukan pada periode kedua adalah:

a)

UUD 1945

b)

UUD Sementara 1950

c)

UUD RIS 1949

d)

UUD 1959

e)

UUD 1965

6.

Periode ketiga pemberlakuan Undang-Undang Dasar di Indonesia adalah pada tahun:

a)

1945

b)

1949

c)

1950

d)

1959

e)

1965

7.

Undang-Undang Dasar yang diberlakukan pada periode ketiga adalah:

a)

UUD 1945

b)

UUD Sementara 1950

c)

UUD RIS 1949

d)

UUD 1959

e)

UUD 1965

8.

Periode keempat pemberlakuan Undang-Undang Dasar di Indonesia adalah pada tahun:

a)

1945

b)

1949

c)

1950

d)

1959

e)

1965

9.

Undang-Undang Dasar yang diberlakukan pada periode keempat adalah:

a)

UUD 1945

b)

UUD Sementara 1950

c)

UUD RIS 1949

d)

UUD 1959

e)

UUD 1965

10.

Perubahan pertama UUD 1945 terjadi pada tahun:

a)

1999

b)

2000

c)

2001

d)

2002

e)

2003

11.

Perubahan kedua UUD 1945 terjadi pada tahun:

a)

1999

b)

2000

c)

2001

d)

2002

e)

2003

12.

Perubahan ketiga UUD 1945 terjadi pada tahun:

a)

1999

b)

2000

c)

2001

d)

2002

e)

2003

13.

Perubahan keempat UUD 1945 terjadi pada tahun:

a)

1999

b)

2000

c)

2001

d)

2002

e)

2003

14.

Periode pemberlakuan UUD 1945 setelah Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dikenal sebagai:

a)

Demokrasi Liberal

b)

Demokrasi Terpimpin

c)

Demokrasi Pancasila

d)

Demokrasi Parlementer

e)

Demokrasi Konstitusional

15.

Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dikeluarkan oleh:

a)

Soekarno

b)

Soeharto

c)

Habibie

d)

Gus Dur

e)

Megawati

16.

Periode pemberlakuan Undang-Undang Dasar 1945 pertama kali terjadi pada tahun:

a)

1945-1949

b)

1949-1950

c)

1950-1959

d)

1959-1965

e)

1965-1998

17.

Konstitusi yang berlaku di Indonesia pada periode 1949-1950 adalah:

a)

UUD 1945

b)

Konstitusi RIS

c)

UUDS 1950

d)

UUD 1945 (Dekrit Presiden)

e)

UUD 1945 (Amandemen)

18.

Pada periode 1950-1959, Indonesia menggunakan konstitusi:

a)

UUD 1945

b)

Konstitusi RIS

c)

UUDS 1950

d)

UUD 1945 (Dekrit Presiden)

e)

UUD 1945 (Amandemen)

19.

Dekrit Presiden 5 Juli 1959 mengembalikan pemberlakuan:

a)

UUDS 1950

b)

Konstitusi RIS

c)

UUD 1945

d)

UUD 1945 (Amandemen)

e)

UUD 1945 (Dekrit Presiden)

20.

Periode pemberlakuan UUD 1945 setelah Dekrit Presiden 1959 berlangsung hingga:

a)

1965

b)

1966

c)

1998

d)

2000

e)

2002

21.

Perubahan pertama UUD 1945 terjadi pada tahun:

a)

1998

b)

1999

c)

2000

d)

2001

e)

2002

22.

Perubahan kedua UUD 1945 dilakukan pada tahun:

a)

1998

b)

1999

c)

2000

d)

2001

e)

2002

23.

Perubahan ketiga UUD 1945 terjadi pada tahun:

a)

1998

b)

1999

c)

2000

d)

2001

e)

2002

24.

Perubahan keempat UUD 1945 dilakukan pada tahun:

a)

1998

b)

1999

c)

2000

d)

2001

e)

2002

25.

Konstitusi RIS berlaku pada periode:

a)

1945-1949

b)

1949-1950

c)

1950-1959

d)

1959-1965

e)

1965-1998

26.

UUDS 1950 mulai berlaku pada tanggal:

a)

17 Agustus 1945

b)

27 Desember 1949

c)

17 Agustus 1950

d)

5 Juli 1959

e)

10 November 1945

27.

Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dikeluarkan oleh:

a)

Soekarno

b)

Soeharto

c)

Habibie

d)

Abdurrahman Wahid

e)

Megawati Soekarnoputri

28.

Periode pemberlakuan UUD 1945 setelah Dekrit Presiden 1959 dikenal sebagai:

a)

Orde Lama

b)

Orde Baru

c)

Reformasi

d)

Demokrasi Terpimpin

e)

Demokrasi Pancasila

29.

Reformasi 1998 mengarah pada perubahan UUD 1945 yang pertama kali dilakukan pada tahun:

a)

1998

b)

1999

c)

2000

d)

2001

e)

2002

30.

Perubahan UUD 1945 yang keempat dan terakhir dilakukan pada tahun:

a)

1998

b)

1999

c)

2000

d)

2001

e)

2002

31.

Mengapa pada tanggal 18 Agustus 1945, UUD 1945 langsung disahkan sebagai konstitusi negara, meskipun belum melalui perdebatan panjang?

a)

Karena sudah mendapat persetujuan dari Belanda

b)

Karena kebutuhan mendesak untuk memiliki dasar hukum negara yang baru merdeka

c)

Karena UUD 1945 sudah sempurna tanpa perlu revisi lebih lanjut

d)

Karena perintah langsung dari pihak Jepang yang masih berkuasa

e)

Karena tidak ada alternatif lain yang bisa digunakan sebagai konstitusi

32.

Pada masa Konstitusi RIS 1949, Indonesia menerapkan sistem pemerintahan yang berbeda dari sebelumnya. Apa perbedaan utama sistem pemerintahan pada periode ini dibandingkan dengan periode UUD 1945 awal?

a)

Beralih dari sistem presidensial ke sistem parlementer federal

b)

Mengadopsi sistem monarki konstitusional seperti di Inggris

c)

Menghapus peran presiden dalam pemerintahan

d)

Menerapkan sistem pemerintahan anarki tanpa pemimpin pusat

e)

Mengadopsi sistem pemerintahan militer untuk menjaga stabilitas negara

33.

Konstitusi RIS 1949 hanya berlaku selama kurang dari satu tahun. Apa faktor utama yang menyebabkan Indonesia kembali ke bentuk negara kesatuan dengan berlakunya UUDS 1950?

a)

Ketidakmampuan Belanda dalam mengelola wilayah Indonesia

b)

Tekanan internasional yang menginginkan Indonesia bersatu

c)

Ketidakstabilan politik dan keinginan kuat rakyat untuk kembali ke NKRI

d)

Konstitusi RIS dianggap terlalu demokratis untuk diterapkan di Indonesia

e)

Presiden Sukarno menginginkan sistem monarki

34.

UUDS 1950 memperkenalkan sistem parlementer dalam pemerintahan Indonesia. Apa dampak terbesar dari sistem ini terhadap stabilitas pemerintahan?

a)

Pemerintahan menjadi lebih stabil karena kekuasaan terpusat pada presiden

b)

Pemerintahan sering berganti karena mosi tidak percaya terhadap kabinet

c)

Presiden memiliki wewenang penuh dalam mengatur parlemen

d)

Perdana menteri memiliki kewenangan mutlak tanpa pengaruh presiden

e)

Terjadi penghapusan sistem multipartai di Indonesia

35.

Dekrit Presiden 5 Juli 1959 mengakhiri periode UUDS 1950 dan mengembalikan Indonesia ke UUD 1945. Apa alasan utama yang melatarbelakangi dikeluarkannya dekrit tersebut?

a)

Ketidakmampuan parlemen dalam menyusun konstitusi baru

b)

Keinginan Presiden Sukarno untuk menghapuskan demokrasi

c)

Desakan dari negara-negara asing agar Indonesia kembali ke UUD 1945

d)

Upaya memperkuat sistem parlementer agar lebih efektif

e)

Kehendak rakyat yang menginginkan bentuk pemerintahan federal

36.

Setelah Dekrit Presiden 5 Juli 1959, sistem pemerintahan Indonesia mengalami perubahan signifikan. Bagaimana perubahan tersebut mempengaruhi peran presiden?

a)

Presiden memiliki kewenangan lebih besar dalam menjalankan pemerintahan

b)

Presiden hanya berperan sebagai simbol negara tanpa wewenang eksekutif

c)

Presiden harus mendapatkan persetujuan penuh dari parlemen dalam setiap kebijakan

d)

Presiden tidak lagi memiliki kekuasaan dalam bidang hukum

e)

Presiden tidak diperbolehkan membentuk kabinet tanpa persetujuan rakyat

37.

Pada masa Orde Baru (1966-1998), UUD 1945 kembali ditegaskan sebagai konstitusi negara dengan interpretasi yang lebih otoriter. Bagaimana dampaknya terhadap kehidupan politik Indonesia?

a)

Demokrasi berkembang dengan pesat tanpa kendala

b)

Kekuasaan eksekutif menjadi sangat dominan dibandingkan legislatif

c)

Pemerintah memberikan kebebasan penuh kepada rakyat dalam berpolitik

d)

Masyarakat bebas mengkritik pemerintah tanpa takut konsekuensi

e)

Sistem multipartai berkembang pesat dengan kebebasan penuh

38.

Setelah reformasi 1998, dilakukan amandemen terhadap UUD 1945 sebanyak empat kali (1999-2002). Apa tujuan utama dari amandemen ini?

a)

Memperkuat kekuasaan presiden agar lebih stabil

b)

Menghapus sistem demokrasi di Indonesia

c)

Membatasi kekuasaan eksekutif dan memperkuat sistem demokrasi

d)

Mengembalikan sistem pemerintahan parlementer

e)

Menghapus lembaga legislatif agar pemerintahan lebih efisien

39.

Salah satu hasil penting dari amandemen UUD 1945 adalah perubahan dalam sistem pemilihan presiden. Bagaimana sistem ini berubah setelah amandemen?

a)

Presiden dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilihan umum

b)

Presiden tetap dipilih oleh MPR seperti sebelumnya

c)

Presiden dipilih oleh DPR berdasarkan hasil musyawarah

d)

Presiden dipilih oleh Mahkamah Konstitusi berdasarkan uji kelayakan

e)

Presiden diangkat oleh partai politik terbesar tanpa pemilihan umum

40.

Dalam konteks periodisasi UUD di Indonesia, bagaimana peran konstitusi dalam menjaga stabilitas negara?

a)

Konstitusi memberikan landasan hukum yang kuat dalam menjalankan pemerintahan

b)

Konstitusi hanya digunakan sebagai dokumen simbolik tanpa pengaruh nyata

c)

Konstitusi tidak memiliki peran dalam menjaga stabilitas negara

d)

Konstitusi harus sering diubah agar selalu mengikuti perkembangan zaman

e)

Konstitusi tidak perlu ditaati oleh pemerintah selama kebijakan berjalan efektif

41.

Bagaimana keterbukaan informasi dapat memperkuat nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara?

a)

Dengan membatasi akses informasi kepada masyarakat

b)

Dengan memberikan kebebasan informasi tanpa batasan hukum

c)

Dengan mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan

d)

Dengan menghapus regulasi yang mengatur kebebasan informasi

e)

Dengan membiarkan masyarakat mendapatkan informasi tanpa verifikasi

42.

Pasal dalam UUD NRI Tahun 1945 yang menjamin hak warga negara untuk memperoleh informasi adalah…

a)

Pasal 27 ayat (1)

b)

Pasal 28F

c)

Pasal 30 ayat (1)

d)

Pasal 33 ayat (4)

e)

Pasal 34 ayat (1)

43.

Apa tantangan utama dalam menerapkan keterbukaan informasi di era digital?

a)

Meningkatnya jumlah media sosial yang digunakan masyarakat

b)

Sulitnya pemerintah mengontrol seluruh informasi yang beredar

c)

Banyaknya informasi hoaks dan disinformasi yang menyebar cepat

d)

Kurangnya minat masyarakat terhadap informasi politik

e)

Kebijakan pemerintah yang membatasi penggunaan internet

44.

Mengapa kebebasan berpendapat di era keterbukaan informasi harus diimbangi dengan tanggung jawab?

a)

Agar pendapat yang disampaikan selalu sesuai dengan kebijakan pemerintah

b)

Agar tidak terjadi penyalahgunaan kebebasan yang dapat merugikan pihak lain

c)

Agar setiap individu dapat mendominasi opini publik

d)

Agar hanya kelompok tertentu yang memiliki hak menyampaikan pendapat

e)

Agar informasi yang beredar tetap terbatas pada kalangan elit

45.

Dalam sistem demokrasi, bagaimana peran media dalam mengawal keterbukaan informasi?

a)

Menyaring informasi agar hanya berita positif yang tersebar

b)

Menyajikan informasi secara objektif dan berdasarkan fakta

c)

Mengutamakan sensasi agar informasi lebih menarik perhatian

d)

Menghapus berita yang tidak menguntungkan pemerintah

e)

Mengurangi akses masyarakat terhadap berita politik

46.

Bagaimana sikap yang mencerminkan perilaku demokratis dalam menanggapi berita di media sosial?

a)

Menyebarkan informasi tanpa memeriksa kebenarannya

b)

Mengkritik dengan cara menghina pihak yang tidak disukai

c)

Memverifikasi berita sebelum menyebarkannya ke orang lain

d)

Menghindari berita politik agar tidak terlibat dalam konflik

e)

Hanya membaca berita yang sesuai dengan pandangan pribadi

47.

Apa dampak negatif dari penyebaran informasi yang tidak benar di era keterbukaan informasi?

a)

Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam politik

b)

Memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa

c)

Menyebabkan ketidakpercayaan terhadap pemerintah dan institusi publik

d)

Meningkatkan literasi media masyarakat secara signifikan

e)

Memudahkan pemerintah dalam mengontrol opini publik

48.

Bagaimana bentuk pelaksanaan hak untuk memperoleh informasi yang bertanggung jawab?

a)

Mengakses informasi tanpa mempertimbangkan dampaknya

b)

Memanfaatkan informasi untuk kepentingan pribadi tanpa peduli kebenarannya

c)

Menggunakan informasi untuk membuat keputusan yang lebih baik dalam kehidupan sosial dan politik

d)

Menyebarkan informasi tanpa perlu memahami konteksnya

e)

Menghindari informasi politik agar tidak terpengaruh opini tertentu

49.

Mengapa dalam era keterbukaan informasi, peran literasi digital sangat penting dalam kehidupan demokrasi?

a)

Agar masyarakat lebih percaya pada semua informasi yang diterima

b)

Agar informasi yang beredar dapat dikontrol oleh pemerintah

c)

Agar masyarakat mampu memilah informasi yang benar dan bertanggung jawab

d)

Agar media sosial dapat menjadi sumber informasi utama tanpa filter

e)

Agar opini masyarakat dapat diarahkan sesuai kepentingan politik tertentu

50.

Sikap apa yang menunjukkan pemanfaatan keterbukaan informasi secara demokratis?

a)

Menggunakan informasi untuk kepentingan kelompok tertentu

b)

Memanfaatkan informasi untuk menyebarkan kebencian

c)

Menyampaikan pendapat secara santun dan berdasarkan fakta

d)

Menyebarkan berita hoaks untuk mendukung opini pribadi

e)

Menghindari perdebatan di media sosial agar tidak menimbulkan konflik

51.

Mengapa demokrasi dianggap sebagai sistem pemerintahan yang paling sesuai untuk menjamin keadilan dan kebebasan warga negara?

a)

Karena semua keputusan ditentukan oleh pemerintah tanpa campur tangan rakyat

b)

Karena dalam demokrasi, setiap warga negara memiliki hak yang sama dalam pengambilan keputusan

c)

Karena demokrasi memberikan kebebasan tanpa batas kepada semua individu

d)

Karena hanya negara demokrasi yang memiliki hukum yang mengikat

e)

Karena dalam demokrasi, pemimpin memiliki kekuasaan mutlak

52.

Dalam kehidupan sehari-hari, bagaimana cara sederhana yang mencerminkan praktik demokrasi?

a)

Memaksakan pendapat kepada orang lain agar lebih cepat diterima

b)

Mendengarkan pendapat orang lain dan mengambil keputusan bersama

c)

Menolak setiap keputusan yang tidak sesuai dengan keinginan pribadi

d)

Mengabaikan aturan karena kebebasan adalah hak semua orang

e)

Menyebarkan opini tanpa mempertimbangkan fakta

53.

Salah satu prinsip utama dalam demokrasi adalah musyawarah untuk mufakat. Mengapa prinsip ini penting dalam kehidupan bermasyarakat?

a)

Agar keputusan hanya ditentukan oleh kelompok mayoritas

b)

Agar masyarakat dapat dipaksa menerima keputusan pemimpin

c)

Agar semua pihak dapat memberikan pendapat dan mencapai kesepakatan bersama

d)

Agar konflik tetap terjadi sehingga masyarakat dapat belajar darinya

e)

Agar pendapat individu lebih diutamakan daripada kepentingan bersama

54.

Salah satu ciri negara demokrasi adalah adanya kebebasan berpendapat. Bagaimana cara memanfaatkan kebebasan berpendapat yang bertanggung jawab?

a)

Menyampaikan kritik yang membangun dengan data dan fakta yang valid

b)

Mengkritik pemerintah tanpa memeriksa kebenaran informasi terlebih dahulu

c)

Menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan konflik sosial

d)

Menghindari pembicaraan tentang politik agar tidak menimbulkan perdebatan

e)

Memanfaatkan media sosial untuk menghujat pihak yang tidak disukai

55.

Bagaimana peran aktif warga negara dalam mendukung sistem demokrasi?

a)

Mengabaikan proses pemilihan umum karena tidak berdampak langsung pada kehidupan

b)

Berpartisipasi dalam pemilu dan mengawasi jalannya pemerintahan

c)

Menghindari pembicaraan politik agar tidak terlibat dalam konflik

d)

Menerima semua keputusan pemerintah tanpa kritik atau saran

e)

Hanya memilih pemimpin yang berasal dari kelompok atau suku yang sama

56.

Dalam sebuah komunitas sekolah, kepala sekolah mengajak para siswa untuk berdiskusi tentang aturan baru yang akan diterapkan. Sikap kepala sekolah ini mencerminkan prinsip demokrasi karena…

a)

Kepala sekolah menunjukkan otoritasnya dengan memaksakan kebijakan

b)

Kepala sekolah membuka ruang partisipasi siswa dalam pengambilan keputusan

c)

Kepala sekolah ingin menguji kepatuhan siswa terhadap aturan yang ada

d)

Kepala sekolah ingin melihat siapa yang paling banyak menentang aturan

e)

Kepala sekolah hanya meminta pendapat siswa sebagai formalitas

57.

Salah satu dampak negatif dari sistem demokrasi yang tidak diterapkan dengan baik adalah munculnya politik uang dalam pemilu. Apa dampak buruk dari praktik ini?

a)

Meningkatkan kesejahteraan rakyat karena bantuan diberikan langsung

b)

Membantu masyarakat untuk memilih calon pemimpin yang benar

c)

Merusak moralitas demokrasi dengan mengutamakan kepentingan pribadi daripada kepentingan rakyat

d)

Mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam politik dengan mendapatkan imbalan

e)

Membantu ekonomi masyarakat kecil dengan memberikan uang secara langsung

58.

Apa yang akan terjadi jika dalam sebuah negara demokrasi, kebebasan berpendapat tidak dihormati dan sering dibatasi secara berlebihan?

a)

Masyarakat menjadi lebih kreatif dalam menyampaikan kritik

b)

Pemerintah dapat menjalankan tugasnya tanpa gangguan

c)

Demokrasi menjadi tidak sehat karena rakyat tidak memiliki suara dalam pemerintahan

d)

Masyarakat semakin semangat dalam berpartisipasi dalam politik

e)

Negara akan tetap stabil tanpa adanya kritik dari rakyat

59.

Di era digital, media sosial menjadi salah satu alat dalam demokrasi. Bagaimana cara yang tepat memanfaatkannya untuk mendukung kehidupan demokratis?

a)

Menyebarkan berita tanpa memastikan kebenarannya

b)

Menggunakan media sosial sebagai sarana menyebarkan kebencian terhadap lawan politik

c)

Menggunakan media sosial untuk berdiskusi secara sehat dan berbagi informasi yang valid

d)

Menyerang individu atau kelompok yang memiliki pandangan berbeda

e)

Menghindari media sosial agar tidak terpengaruh politik

60.

Apa yang menjadi tantangan utama dalam menjaga nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sehari-hari?

a)

Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajiban dalam demokrasi

b)

Demokrasi hanya dapat dijalankan oleh pemerintah tanpa peran rakyat

c)

Demokrasi hanya berlaku dalam pemilu dan tidak dalam kehidupan sehari-hari

d)

Demokrasi membuat masyarakat tidak perlu mematuhi aturan yang ada

e)

Demokrasi hanya menguntungkan segelintir orang yang memiliki kepentingan politik

61.

Di era keterbukaan informasi, bagaimana sikap yang paling tepat dalam menerima berbagai pendapat yang berbeda?

a)

Menolak pendapat yang tidak sesuai dengan pandangan pribadi

b)

Mengkritik pendapat lain tanpa mendengarkan alasannya

c)

Menghargai setiap pendapat dengan tetap mempertimbangkan kebenarannya

d)

Menghindari diskusi agar tidak terjadi perdebatan

e)

Hanya mengikuti pendapat yang sesuai dengan kepentingan pribadi

62.

Salah satu bentuk perilaku demokratis dalam penggunaan media sosial adalah…

a)

Membagikan berita tanpa memverifikasi kebenarannya

b)

Menghargai perbedaan pendapat dengan tidak menyebarkan ujaran kebencian

c)

Menyerang opini orang lain yang berbeda dengan sudut pandang kita

d)

Memilih hanya membaca berita dari satu sumber tanpa membandingkannya

e)

Memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan propaganda sepihak

63.

Bagaimana cara terbaik menghadapi berita hoaks yang dapat mempengaruhi opini masyarakat dalam sistem demokrasi?

a)

Membagikannya agar semua orang tahu tentang berita tersebut

b)

Menyebarkan berita tandingan yang bersifat provokatif

c)

Memeriksa kebenaran berita sebelum membagikannya kepada orang lain

d)

Mengabaikan semua berita yang beredar di media sosial

e)

Mempercayai semua berita yang memiliki banyak pendukung

64.

Dalam diskusi online yang membahas kebijakan pemerintah, sikap yang paling mencerminkan perilaku demokratis adalah…

a)

Mencaci maki kebijakan tanpa memberikan solusi

b)

Menghindari diskusi agar tidak terlibat masalah

c)

Menggunakan data dan argumen yang kuat untuk menyampaikan pendapat

d)

Mengkritik semua kebijakan pemerintah tanpa mempertimbangkan dampaknya

e)

Mengajak orang lain untuk menolak semua kebijakan yang tidak disukai

65.

Apa dampak negatif dari keterbukaan informasi yang tidak diiringi dengan sikap kritis masyarakat?

a)

Masyarakat semakin cepat mendapatkan informasi yang benar

b)

Berita bohong dan propaganda mudah menyebar di tengah masyarakat

c)

Pemerintah menjadi lebih transparan dan terbuka terhadap kritik

d)

Masyarakat semakin memahami hak-haknya dalam demokrasi

e)

Diskusi publik menjadi lebih sehat dan objektif

66.

Bagaimana cara membangun budaya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari di era digital?

a)

Menerima semua informasi yang didapatkan tanpa memverifikasinya

b)

Menghindari media sosial agar tidak terpengaruh berita palsu

c)

Menggunakan media sosial untuk menyebarkan opini dengan argumentasi yang kuat

d)

Menyerang pihak yang tidak sependapat agar pendapat pribadi lebih diterima

e)

Memblokir semua akun yang memiliki pandangan berbeda

67.

Mengapa kebebasan berpendapat harus tetap diiringi dengan tanggung jawab di era keterbukaan informasi?

a)

Agar masyarakat lebih mudah menyebarkan opini mereka tanpa batas

b)

Agar semua pendapat yang ada di masyarakat selalu seragam

c)

Agar kebebasan tidak digunakan untuk menyebarkan kebencian dan hoaks

d)

Agar hanya kelompok tertentu yang boleh menyampaikan pendapat

e)

Agar pemerintah dapat mengontrol semua opini yang berkembang

68.

Dalam era keterbukaan informasi, sikap kritis terhadap informasi yang diterima menjadi penting. Bagaimana cara menerapkan sikap tersebut?

a)

Mengandalkan satu sumber berita tanpa mencari referensi lain

b)

Meneliti sumber informasi sebelum membagikan kepada orang lain

c)

Mempercayai semua berita yang sudah viral di media sosial

d)

Hanya menerima informasi dari pihak yang sejalan dengan opini pribadi

e)

Menolak semua informasi baru yang beredar di internet

69.

Dalam memilih pemimpin yang demokratis, informasi yang tersebar luas harus dikaji dengan bijak. Apa langkah terbaik yang harus dilakukan oleh masyarakat?

a)

Memilih kandidat berdasarkan popularitas di media sosial

b)

Mencari informasi dari berbagai sumber terpercaya sebelum mengambil keputusan

c)

Mengikuti opini mayoritas tanpa mempertimbangkan kebenarannya

d)

Hanya memilih kandidat yang memiliki banyak pendukung di dunia maya

e)

Mengabaikan informasi politik karena tidak berdampak langsung pada kehidupan

70.

Bagaimana penerapan nilai demokrasi dalam kehidupan sekolah di era keterbukaan informasi?

a)

Kepala sekolah mengambil semua keputusan tanpa diskusi dengan siswa

b)

Siswa diberi kebebasan untuk menyampaikan pendapatnya secara santun dan berbasis data

c)

Guru memaksakan pandangan politiknya kepada siswa dalam pembelajaran

d)

Siswa dilarang mengkritik kebijakan sekolah meskipun dirasa tidak adil

e)

Hanya guru yang boleh menentukan aturan tanpa pertimbangan dari siswa